Konflik di Timur Tengah kembali memakan korban sipil setelah sebuah drone yang diduga diluncurkan dari Iran menghantam kawasan Sitra di Bahrain pada Minggu dini hari. Serangan tersebut menyebabkan sedikitnya 32 warga sipil terluka, termasuk beberapa anak-anak dan bayi.
Menurut laporan Kementerian Kesehatan Bahrain, empat korban berada dalam kondisi serius dan harus menjalani tindakan operasi darurat akibat luka parah yang mereka alami.
Seluruh korban yang terluka merupakan warga negara Bahrain. Di antara mereka terdapat seorang remaja perempuan berusia 17 tahun yang mengalami cedera berat di bagian kepala dan mata.
Selain itu, dua anak berusia tujuh dan delapan tahun menderita luka serius pada bagian kaki, sementara seorang bayi berusia dua bulan juga termasuk dalam daftar korban serangan tersebut.
———
Baca berita terpercaya lainnya di www.suaramerdeka.com dan unduh aplikasi Suaramerdeka.com di App Store & Play Store.
Komentar