Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Harga minyak goreng merek Minyakita di pasar tradisional Kabupaten Blora, Jawa Tengah, merangkak naik menjelang Hari Raya Idulfitri.

Di tingkat pengecer, harga Minyakita kini mencapai Rp19 ribu hingga Rp19.500 per liter, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Kenaikan harga ini mulai terjadi sejak awal Ramadan. Sejumlah pedagang menyebut lonjakan harga dipicu oleh kenaikan harga di tingkat distributor yang telah mencapai sekitar Rp18 ribu per liter.

Akibat kondisi tersebut, pedagang terpaksa menjual Minyakita dengan harga lebih tinggi agar tetap memperoleh keuntungan.

Para pedagang berharap pemerintah, melalui Bulog, dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasaran.

#minyakita #jawatengah #idulfitri

Baca Juga Harga Cabai Rawit di Karangasem Bali Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Ini Sebabnya! | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/655499/harga-cabai-rawit-di-karangasem-bali-tembus-rp100-ribu-per-kilogram-ini-sebabnya-kompas-siang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/655500/harga-minyakita-di-blora-tembus-rp19-500-per-liter-melebihi-het-pemerintah-kompas-siang
Transkrip
00:00Sementara itu saudara, harga minyak kita di pasar tradisional di Blora, Jawa Tengah merangkat naik.
00:06Harga di tingkat pengecer saat ini mencapai 19.000 rupiah per liter.
00:11Jauh di atas harga eceran tertinggi pemerintah yaitu 15.700 rupiah per liter.
00:21Jelang Hari Raya Idul Fitri, kenaikan harga mulai terjadi pada minyak goreng jenis minyak kita.
00:27Di tingkat pengecer, minyak kita saat ini dijual seharga 19.000 hingga 19.500 rupiah per liter.
00:37Harga ini jauh di atas harga eceran tertinggi pemerintah sebesar 15.700 rupiah per liter.
00:45Menurut sejumlah pedagang, kenaikan ini dipicu adanya kenaikan di tingkat distributor yang sudah mencapai 18.000 rupiah.
00:53Kenaikan ini sudah mulai terjadi sejak awal Ramadan lalu.
00:59Pedagang berharap bulog segera menstabilkan harga.
01:06Saat ini, Bu?
01:08Harga menyatita saat ini kami tidak dapat harga subsidi, tetap jual mahal.
01:13Harganya dijual berapa itu?
01:15Ini 19.000 rupiah.
01:18Kenapa, Bu, mahal itu, Bu?
01:20Mahal lah, kulaknya mahal.
01:22Tulaknya sudah berapa itu?
01:23Tulaknya sudah 218.
01:25Mahal, tidak sesuai dengan net-nya.
01:28Berapa, Bu, dijual penjenenannya?
01:31Saya itu kalau jual 19.500.
01:34Basar harga net-nya itu cuma 15.700.
01:3815.700.
01:39Oh, ya.
Komentar

Dianjurkan