00:02Hujan yang mengguyur Jakarta membuat sejumlah titik tergenang banjir.
00:06Salah satunya di perumahan Periuk Damai, Tangerang, Banten.
00:09Telah bersiap jurnalis Kompas TV Medina Andas dan juru kamera Junaid Saputra.
00:14Selamat siang Medina.
00:16Bagaimana kondisi banjir di perumahan Periuk Damai hingga siang hari ini?
00:20Sudah surut atau justru makin tinggi ketinggian air di sana?
00:29Ya betul Imron dan juga saudara untuk situasi di Periuk Damai kecamatan Periuk Kota Tangerang, Banten ini memang terpantau masih
00:37digenangi air oleh air banjir.
00:39Dan untuk ketinggian airnya sendiri ini memang variatif dikarenakan kontur jalan yang tidak merata.
00:44Mulai dari sekitar 20 cm hingga 2 meter.
00:48Namun sebenarnya ketinggian air ini sudah mulai berangsur surut.
00:52Kalau tadi kami sempat berbicara dengan beberapa warga bilang bahwa bahkan tadi malam sekitar pukul 1 waktu Indonesia Barat tadi
00:59malam ini ketinggian airnya bahkan mencapai 3,5 hingga 4 meter.
01:03Namun proses evakuasi ini juga sudah mulai dilakukan sejak pukul 7 waktu Indonesia Barat tadi pagi.
01:09Dan memang tentunya situasi banjir ini membuat aktivitas beberapa warga tersendat terhambat begitu karena warga jadi tidak bisa berjualan dan
01:18juga menghambat perekonomian dan juga tata usaha kecil para warga Periuk Damai.
01:23Dan untuk lokasi pengungsian salah satunya ini yang dijadikan titik lokasi pengungsian adalah Masjid Jami Al-Jihad yang merupakan masjid
01:31terdekat dari perumahan Periuk Damai sekitar 20 meter dari perumahan Periuk Damai.
01:35Dan untuk lebih lengkapnya lagi bagaimana proses evakuasi sekarang sedang berlangsung dan dijalankan saya akan bertanya langsung kepada Kapol Sek
01:43Jati Uwung Kompol Robiin. Selamat siang Pak.
01:46Selamat siang Ibu, selamat siang Permirsa.
01:50Pak ini bagaimana nih proses evakuasinya sejauh ini sudah ada berapa kepala keluarga yang di lokasi pengungsian?
01:56Iji menjelaskan ini evakuasi kami lakukan dari jam 05 tadi Bu ya, lanjut bertahap sampai sekarang.
02:04Sini kurang lebih sudah hampir seratusan kita evakuasi dan itu tetap berlanjut sampai nanti sore.
02:12Dan kami pastikan bahwa satu titik di perumahan Periuk Damai ini warga sudah tidak ada yang terisolasi dengan daratan.
02:23Artinya kami evakuasi ke pesjid semua sehingga pengawasan kami lebih terkonsentrasi.
02:28Selain dikarenakan curah hujan yang tinggi nih Pak, apakah ada implikasi-implikasi lain yang menyebabkan ini banjir terjadi?
02:35Karena juga diketahui ini kan merupakan titik yang rawan banjir begitu ya Pak.
02:38Ini apakah ada implikasi lain?
02:40Ya setelah kami cek bersama Pak Lura, Pak Camat memang ada tanggul yang sedikit bocor sehingga di samping hujan deras
02:50lanjut tambah tanggul yang agak bocor sehingga menyebabkan air.
02:59Dua minggu, tiga minggu yang lalu disini juga seperti ini keadaannya ini belum ada satu bulan tapi ini lebih parah
03:05dari minggu yang lalu.
03:07Kalau gitu ini bantuan-bantuan apa saja Pak yang sudah disalurkan kepada warga yang terdampak?
03:12Kami sudah komunikasi dengan Pak Camat, dengan Porkom Pinca, memberikan BPPD, bahwa ada dapur umum untuk warga yang kami siapkan
03:21sehingga nanti pada saat berbuka puasa sudah ada dapur umumnya.
03:25Selain dapur umum nih Pak, apakah ada obat-obatan begitu atau mungkin pakaian bersih?
03:31Sementara ini yang kami lihat saat ini di lokasi adalah dari Dinkes, Kota Tangerang.
03:37Itu dari pagi bersama kami sudah ada di lokasi untuk memastikan kondisi warga kami.
03:42Saat ini kira-kira proses evakuasi masih berlangsung nih siapa Pak kaum lanjut?
03:47Usia kah lansia atau siapa yang di?
03:49Kami saat barusan mengevakuasi lansia dan balita yang ada di dalam, kami pastikan sekali lagi warga kami yang terdampak ini
03:59sehingga keluar dari lokasi banjir ini.
04:01Sehingga pengawasan kami betul-betul terkonsentrasi di satu titik yaitu di masjid di belakang kami Al-Jihad sehingga semua terkontrol.
04:09Kami masih berlangsung terus melaksanakan evakuasi bersama intansi terkait.
04:13Selain Masjid Jami Al-Jihad, apakah ada titik-titik lokasi untuk pengungsian lain?
04:18Perlu kami sampaikan, untuk yang di RW 8 juga ada di pengungsian, lanjut di lokasi yang lain juga di Alamanda
04:26itu ada berapa RW yang terdampak.
04:28Sehingga memang kami dari jam 3 pagi langsung mengevakuasi kerjasama dengan titik-titik yang ada untuk memastikan warga kami tidak
04:36terdampak.
04:38Apakah mungkin nanti masih akan ada keterlibatan dari pihak lain untuk mengasih bala bantuan?
04:45Kami selalu berkondensi dengan DIN SOS.
04:49Semua intansi kami komunikasikan sehingga bantuan-bantuan yang ada diperlukan warga tetap bisa dibantukan, diberikan.
04:58Baik, kalau gitu terima kasih banyak Kompol Robiin atas pernyataannya. Selamat bertugas kembali.
05:04Ya Imran dan juga Saudara itu dia tadi wawancara kami bersama dengan Kapolsek Jati Uwung Kompol Robiin yang mengatakan bahwa
05:12hingga saat ini proses evakuasi masih berlangsung dan untuk sekarang proses evakuasi yang dilakukan adalah diutamakan untuk mengevakuasi kaum lanjut
05:23usia begitu dan juga para warga yang sudah kehabisan pakaian bersih.
05:28Dan memang hingga saat ini dikarenakan ketinggian air ini bahkan mencapai 2 meter sehingga mobilisasi memang dilakukan, mobilisasi dilakukan masih
05:40menggunakan perahu karet.
05:42Dan tadi kami juga sempat berbicara dengan beberapa warga bilang bahwa mereka sudah mulai terkena penyakit gatal-gatal begitu akibat
05:48terendam banjir dan juga sudah mulai pegal-pegal dikarenakan memindahkan barang-barang dari lantai bawah rumahnya ke lantai ke atasnya
05:57bagi warga yang memutuskan untuk tidak mengungsi ke lokasi pengungsian Imran.
06:02Itu artinya di beberapa titik yang terdampak paling parah ketinggian air bahkan mencapai 2 meter begitu ya Medina ya dan
06:08tercatat sudah ada sekitar 100 orang yang mengungsi di sejumlah tempat termasuk di masjid sekitar.
06:12Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Komas TV, Medina Andas dan Juru Kamera, Junaidisa Putra.
Komentar