00:00Kita ke informasi selanjutnya, sejumlah WNI yang berada di kawasan Timur Tengah tertahan tak bisa pulang ke Indonesia
00:06akibat penerbangan sejumlah maskapai tertunda, bahkan dibatalkan akibat perang di Timur Tengah.
00:14Saat ini kami bingung karena bagaimana cara kami kembali ke Indonesia.
00:20Karena penerbangan kami di-cancel dan sampai saat ini kami juga tidak menemukan penerbangan yang bisa membawa kami kembali ke
00:31tanah air.
00:35Peserta tur ziarah napaktilas Yesus Kristus asal Surabaya di Timur Tengah ini meminta bantuan pemerintah.
00:41Mereka tertahan di Aman Yordania akibat tak ada penerbangan dampak pecahnya perang di Timur Tengah.
00:47Atas bantuan KPRi Aman Yordania, peserta tur ini akan dipindah ke Cairo Mesir via jalur darat karena masih banyak penerbangan
00:55dari Cairo.
00:57KPRi juga menjanjikan akan membiayai bus dan feri bagi rombongan kami yang akan kami pindahkan ke Cairo.
01:06Di mana di Cairo akan ada lebih banyak opsi penerbangan dan bandaranya tidak dibuka tutup seperti di Aman.
01:14Imbas dari serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran juga berpengaruh kepada perjalanan ibadah umroh jemaah Indonesia.
01:22Meski ada imbauan dari pemerintah untuk melakukan penundaan,
01:25ternyata sejumlah travel umroh tetap memberangkatkan jemaahnya ke Tanah Suci.
01:31Keputusan itu diambil karena pihak maskapai dan pihak Arab Saudi belum mengumumkan pembatalan.
01:36Dan insya Allah besok tanggal 9 Maret ini ada yang menyusul akan berangkat ke Tanah Suci.
01:44Karena belum ada pemberitahuan dari maskapai, maka tetap jemaah kami persiapkan untuk berangkat.
01:50Jika yang menggunakan maskapai Garuda misalnya atau Lion, sampai sejauh ini yang kami ketahui tidak ada pengaruh,
01:59tidak ada penundaan baik keberangkatan maupun ke pulangan.
02:03Hingga kini diperkirakan lebih dari 58 ribu jemaah umroh Indonesia masih berada di Arab Saudi.
02:09Kementerian Luar Negeri menerjunkan tim di Bandara Arab Saudi
02:12untuk memantau kondisi jemaah umroh yang tertahan akibat perang di Timur Tengah.
02:18Perwakilan RI menerjunkan tim pemantauan di Bandara Internasional King Abdul Ajis Jeddah
02:24dan Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdul Ajis Madinah selama 24 jam
02:31dan jemaah yang masih tertahan kepulangannya di bawah koordinasi perwakilan dan pihak travel
02:37dicarikan akomodasi atau penginapan di sekitar Bandara Jeddah dan Madinah
02:41sambil menunggu tiket kepulangan yang tersedia.
02:45Juga menyampaikan himbauan untuk penundaan perjalanan ke kawasan Timur Tengah hingga situasi lebih kondusif.
02:52Di tengah situasi perang yang tak kunjung meredah,
02:56pemerintah Indonesia mengimbau jemaah umroh yang akan berangkat dalam waktu dekat
02:59untuk menunda keberangkatannya sampai situasi dinyatakan kondusif.
Komentar