Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Artikel terkait:
https://www.suara.com/news/2026/03/02/203606/arab-saudi-cegat-drone-di-dekat-pangkalan-udara-prince-sultan-air-base

Ketegangan di kawasan Teluk Persia terus meningkat. Pada Senin 2 Maret 2026, militer Arab Saudi berhasil menggagalkan upaya serangan udara di wilayah selatan negaranya.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Turki al-Maliki, sistem pertahanan udara Saudi berhasil mencegat lima drone bermusuhan yang mendekati Prince Sultan Air Base, pangkalan udara penting yang juga digunakan oleh pasukan sekutu.

Serangan ini terjadi pada 2 Maret 2026, di tengah eskalasi konflik yang melanda Timur Tengah setelah serangkaian serangan balasan Iran terhadap beberapa negara di kawasan.

Dalam operasi yang sama, bagian sistem pertahanan juga menetralkan dua drone lain yang menyerang kompleks kilang minyak Ras Tanura di pantai timur Arab Saudi. Meskipun serpihan pesawat nirawak tersebut menyebabkan kebakaran kecil, tidak ada laporan korban jiwa, dan operasional sebagian kilang ditutup sementara sebagai tindakan pencegahan.

Pangkalan udara dan fasilitas energi yang menjadi sasaran serangan drone ini mencerminkan risiko perluasan konflik yang bisa berdampak pada keamanan regional serta pasokan energi global.

Hingga kini, belum ada klaim resmi dari pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan drone tersebut, sementara Arab Saudi menegaskan kesiapan untuk mempertahankan wilayahnya dari ancaman lebih lanjut.

Selengkapnya dalam video ini.

Creative/Video Editor: Zahwa/Vanya
#Arab Saudi #Drone #Prince Sultan Air Base #Iran
===================================
Homepage: https://www.suara.com
Facebook Fan Page: https://www.facebook.com/suaradotcom
Instagram:https://www.instagram.com/suaradotcom/
Twitter: https://twitter.com/suaradotcom
Transkrip
00:00Arab Saudi cegat lima drone, ketegangan timur tengah meningkat, ketegangan di kawasan Teluk Persia terus meningkat.
00:06Pada Senin 2 Maret 2026, militer Arab Saudi berhasil menggagalkan upaya serangan udara di wilayah selatan negaranya.
00:13Juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi, Turki Al-Maliki, sistem pertahanan udara Saudi berhasil mencegat lima drone bermusuhan yang mendekati
00:22Prince Sultan Air Base,
00:24pangkalan udara penting yang juga digunakan oleh pasukan sekutu.
00:27Serangan ini terjadi pada 2 Maret 2026 di tengah eskalasi konflik yang melanda timur tengah setelah serangkaian serangan balasan Iran
00:36terhadap beberapa negara di kawasan tersebut.
00:38Dalam operasi yang sama, bagian sistem pertahanan juga menetralkan dua drone lain yang menyerang kompleks kilang minyak Rastanura di pantai
00:46timur Arab Saudi.
00:47Meskipun serpihan pesawat nirawak tersebut menyebabkan kebakaran kecil, tidak ada laporan korban jiwa dan operasional sebagian kilang ditutup sementara sebagai
00:56tindakan pencegahan.
00:58Pangkalan udara dan fasilitas energi yang menjadi sasaran serangan drone ini mencerminkan resiko perluasan konflik yang bisa berdampak pada keamanan
01:06regional serta pasokan energi global.
01:08Hingga kini belum ada klaim resmi dari pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan drone tersebut, sementara Arab Saudi menegaskan
01:15kesiapan untuk mempertahankan wilayahnya dari ancaman lebih lanjut.
Komentar

Dianjurkan