00:00Duta Besar Iran desak pemerintah RI sampaikan kecaman resmi atas serangan militer Amerika Serikat Israel ke Tehran.
00:06Duta Besar Iran untuk Indonesia, Muhammad Borujerdi,
00:10mendesak pemerintah Indonesia untuk secara resmi mengutuk serangan militer yang diluncurkan Amerika Serikat dan Israel ke Tehran
00:18pada Sabtu pagi 28 Februari 2026.
00:22Ternyataan itu disampaikan melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada 1 Maret 2026.
00:28Menurut Borujerdi, serangan tersebut menghantam wilayah ibu kota Tehran dan menyebabkan kerusakan besar
00:35serta korban jiwa di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah Ramadan.
00:40Ia menyebut tindakan militer itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Iran.
00:46Dalam perisiwa itu, pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dilaporkan wafat setelah kantornya terkena serangan rudal.
00:54Selain itu, sebuah sekolah dasar di Kabupaten Minap dilaporkan hancur dan menewaskan hampir 200 siswi yang tengah mengikuti kegiatan belajar.
01:04Borujerdi menilai serangan tersebut melanggar piagam PBB, hukum internasional, serta hukum humaniter.
01:10Sehingga ia meminta Indonesia mengambil sikap tegas dan terbuka dalam mengecam agresi tersebut.
01:16Ia juga mengapresiasi dukungan Indonesia sebelumnya, termasuk wacana peran mediasi,
01:21namun menekankan pentingnya pernyataan resmi sebagai bentuk solidaritas terhadap Iran.
Komentar