00:00Yang berikutnya, ketiga ya, kita harus memperhatikan setiap kejadian yang kita alami,
00:08karena itu merupakan cara Allah mendewasakan.
00:12Dewasa itu sama dengan untuk konteks ini ya, suci.
00:15Makin dewasa makin suci.
00:18Suci itu bukan hanya berarti bersih, tetapi memiliki pikiran dan perasaan yang tajam.
00:25Sehingga semua kehendak kita yang dilahirkan dari pikiran dan perasaan itu selalu sesuai dengan kehendak Allah.
00:36Itu.
00:38Jadi pendewasaan kita itu sama dengan proses untuk hidup makin kudus.
00:46Nah, setiap peristiwa itu memuat berkat saudaraku.
00:51Pasti ada nasihat dan berkat Tuhan.
00:54Nah, ini tergantung bagaimana kita merespon ya, terhadap kejadian dan peristiwa yang kita alami.
01:02Kalau respon kita salah, kita bisa tambah rusak.
01:06Kalau respon kita baik, ini tambah baik.
01:11Saudara punya kesempatan korupsi?
01:17Kejadian itu merupakan cara Allah mendewasakan kita.
01:20Kalau kita berkata tidak, itu membangun diri.
01:26Tidak, tidak satu kali, tidak dua kali, tidak sepuluh kali jadi karakter.
01:32Karakter tidak nyolong.
01:34Tidak bisa mencuri lagi nanti.
01:37Anda punya kesempatan berjinah, saudara berkata tidak, tidak, tidak, tidak.
01:43Itu kesekian belas, saudara jadi orang yang tidak mungkin berjinah.
01:50Saudara dijahati orang, dimusuhi orang.
01:52Nah, biasanya reaksi kita kan mengamuk.
01:55Kita keluarkan kuku-kuku ya.
01:57Cakar kalau istilah, kalau ibarat itu singa atau macan, lalu tarinya keluar.
02:06Kalau terus-menerus begitu jadi anak setan.
02:09Tapi kalau kita pakai satu jurus, mau dengar jurusnya?
02:15Domba keluh dibawa ke pembantaian.
02:18Diam, mengalah.
02:20Itu akan mengkarakter diri menjadi lemah lembut seperti Yesus.
02:25Jadi orang tidak bisa lemah lembut dalam satu hari lewat satu kejadian.
02:30Berbagai kejadian.
02:34Memaknai suatu kejadian sebagai kehadiran Allah atau tindakan Allah
02:39itu bukan saja pada waktu mengalami kesembuhan secara ajaib
02:46atau mengalami mujizat kesembuhan atau hal-hal spektakuler.
02:53Kehadiran Allah di dalam hidup kita juga
02:56melalui berbagai keadaan yang tidak menyenangkan.
03:00Tidak menyenangkan.
03:02Menyakitkan bahkan keadaan di mana kita merasa dirugikan.
03:07Baik secara materi atau secara nama baik.
03:11Nah, berkat-berkat jasmani itu, berkat-berkat materi itu sementara.
03:26Kesembuhan kita peroleh, sembuh dari sakit nanti mati juga.
03:34Punya hutang, bisa kebayar, ya nanti ada masalah keuangan lagi bisa lebih parah.
03:43Itu berkat-berkat fana.
03:46Tapi berkat kekal itu ketika kita tertindas, diperlakuan tidak adil,
03:53dihina, direndahkan, difetna, ibu-ibu yang dikianati suami.
04:00Semua itu merupakan cara alam mendidik kita.
04:04Jangan kita memaknai itu sebagai kehadiran setan.
04:10Memang setan ikut bekerja di situ.
04:13Tetapi kita harus melihat dari sudut pandang maksud Allah.
04:18Seperti ayub itu diporak-porandakan, diobok-obok oleh setan.
04:26Tapi itu Allah yang mengizinkan.
04:29Jadi setan punya sim dulu, surat izin mencobai.
04:34Nah, setelah dapat suatu izin mencobai, dia obok-obok ini si ayub.
04:39Tapi ayub berkata, Allah tahu jalan hidupku.
04:44Kalau ia mengunci aku, aku akan muncul seperti emas.
04:49Oh, jadi itu cara Allah meningkatkan kadar.
04:56Kadar emasnya yang tadinya cuma 22, sekarang jadi 24, logam mulia.
05:04Nah, itu sudara.
05:06Kita harus memaknai kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan
05:12sebagai bentuk cara Allah menyatakan kehadirannya.
05:16Dia adalah Allah sebagai Bapak yang mendidik kita.
05:20Oh, indah sekali, sudah ragu.
05:26Luar biasa, amin.
05:28Jadi ingat lagunya Pak Awodatu deh.
05:36Beliau sudah di surga ya.
05:38Ada kata yang saya ubah, nanti saya ketemu beliau di surga,
05:43minta maaf om.
05:43Itu ada kata yang saya ubah om.
05:47Tapi ku mengerti sekarang
05:55Kau tolong padaku
06:25Kau sayang padaku
06:33Kini ku melihat dan ku merasakan
06:41Indah rencanamu
06:45Tapi ku mengerti, mari katakan bersama
06:48Tapi ku mengerti sekarang
06:54Tapi ku mengerti sekarang
06:56Kau tolong padaku
07:00Kau tolong padaku
07:04Kini ku melihat dan ku merasakan
07:11Indah rencanamu
07:38Indah rencanamu
07:51Sudara, kalau kita sungguh-sungguh mencari Tuhan
07:56Kita harus memperhatikan dengan seksama setiap peristiwa hidup
08:03Sebagai cara Allah
08:06Sebagai cara Allah untuk membuat kita lebih dikuduskan
08:10Lebih dewasa
08:12Tuhan membuat kita dewasa rohani
08:16Yaitu sempurna seperti Bapak
08:20Dan serupa dengan Yesus
08:24Melalui
08:26Berbagai
08:28Kesulitan-kesulitan hidup
08:31Dan keadaan-keadaan yang
08:34Tidak menyenangkan
08:37Dan keadaan-keadaan yang