00:00Kita harus kembali kepada kekristenan sejati yaitu kehidupan yang berpusat pada Yesus.
00:08Itu saja intinya, you mau doktrin apapun, yang penting bagaimana doktrinmu membawa dirimu kepada kehidupan Yesus.
00:17Memiliki perilaku seperti Yesus.
00:20Dimana segala hal yang saudara dan saya lakukan bisa selalu sesuai dengan pikiran perasaan Allah
00:27dan menghasilkan, memproduksi kehendak-kehendak yang tidak melukai siapapun.
00:36Tetapi selalu sesuai dengan kehendak Allah.
00:39Dan ini bisa membuat orang lain bisa hidup suci dan merindukan kerajaan surga.
00:45Nah tentu kecuali orang itu memang nuraninya buruk hatinya bengkok.
00:50Nah itu kita tidak jadi bau harum, jadi bau busuk.
00:55Alkitab begitu mengatakan.
00:56Jadi kalau orang mencium kita, kok busuk yaudah, tidak apa-apa.
01:02Kita jangan bilang, kamu lebih busuk.
01:04Nah usah, diam saja, diam.
01:06Kita ada di pengadilan Tuhan nanti.
01:11Dan kepada jemaat khusus,
01:14KSKI Reobot Artagading,
01:16kalau Anda melihat di media sosial,
01:20orang membuli saya,
01:22kita diam saja.
01:24Saya minta, saudara tidak perlu membela saya dengan kata-kata yang tidak patut kepada orang-orang yang membuli saya itu.
01:33Dan ini akan bisa menimbulkan akar pahit.
01:36Saudara, sudah saya ajar diam, diam dan diam.
01:39Anda ngomong, saya susah.
01:41Kamu itu ikut siapa sih?
01:43Kamu itu ikuti siapa?
01:44Itu hati saya mengatakan begitu.
01:46Apa kamu pernah saya suruh membela saya?
01:50Kan tidak.
01:52Jangan.
01:53Kita urusi diri kita sendiri juga belum selesai.
01:56Kita sendiri juga belum benar-benar benar.
02:00Belum.
02:01Kita mau benar-benar benar, tapi belum benar-benar benar.
02:06Kita harus membenai diri untuk menegakkan integritas diri,
02:12yaitu bagaimana tidak sama dengan dunia,
02:15dan bagaimana membangun kepekaan untuk mengerti kehendak Allah,
02:19guna melakukan kehendaknya,
02:22dan memenuhi, menyelesaikan,
02:25menunaikan rencana-rencana Allah.
02:30Saudaraku, kembali ke pokok masalah.
02:34Banyak orang tidak mengerti bahwa keadaan sulit itu memberi berkat.
02:39Melindungi kita dari perbuatan dosa.
02:42Benar.
02:44Yang ngerti loh ya.
02:45Membawa pertumbuhan rohani yang membangun manusia batinia,
02:50yang elok di mata Allah,
02:52dan membuat kita merindukan Tuhan dan kerajaannya.
02:57Kalau dulu melalui aniaya fisik,
03:00kalau kita sekarang tidak.
03:02Nah kalau saudara hidup nyaman dengan uang banyak,
03:05harta banyak, terhormat,
03:07temukan salibmu di situ,
03:09ada salib.
03:15Tadi nyanyi lagu itu ya,
03:16Kau bawa aku di jalan salibmu.
03:22Kau ajar melangkah di jejak hidupmu.
03:28Ini loh yang penting.
03:30Perjuangan yang telah kau lakukan,
03:35pengorbananmu demi kemenangan.
03:40Kalau Tuhan tidak berkorban mati di kayu salib,
03:42tidak ada kemenangan.
03:44Tuhan Yesus berkorban,
03:46berjuang,
03:47sampai menang,
03:48dan kemenangannya menjadi contoh bagi kita.
03:53Lalu,
03:54ku mau ikut Yesus,
03:59Tuhan dan Rajaku,
04:02walau sukar,
04:04dan berat jalan salibku.
04:09Di sisimu Tuhan,
04:13dalam penderitaan,
04:16sampai kemuliaan,
04:18bersamamu Tuhan.
04:22Nah,
04:23kalau kita mau ikut Yesus,
04:25jangan hanya sampai di Galilea,
04:29harus sampai di Golgotha,
04:32saudara.
04:33Masuk,
04:33Getsemane,
04:34diremukan,
04:35sampai Golgotha.
04:39Jadi,
04:40saudara,
04:40kalau sekarang keadaannya lagi sulit banget,
04:43aduh,
04:44sulit banget.
04:45Tuhan tahu,
04:46kalau kita banyak uang,
04:47maka kita bisa melakukan hal-hal yang Tuhan tidak kehendaki.
04:52Saya mestinya bicara khusus mengenai hal ini,
04:54tapi saya akan singgung cepatnya.
04:57Kadang-kadang kita itu dalam keadaan kesulitan keuangan itu berlarut-larut.
05:04Sepertinya Tuhan itu buta, tuli, dan tidak peduli.
05:10Tapi,
05:11saudara tahu enggak,
05:11Anda tidak akan tenggelam di situ.
05:15Ada saja itu mestinya.
05:17Betul.
05:18Dimana kita masih bisa hidup,
05:19walaupun kita seperti berjalan di pinggir curang.
05:26Seperti telur di ujung tanduk.
05:29Jatuh, Pak.
05:30Enggak,
05:30kalau ada yang menggenggam,
05:31enggak jatuh.
05:32Tapi telur di atas meja bisa ngeliling,
05:35jatuh.
05:35Di ujung tanduk bisa tidak jatuh,
05:38kalau ada yang menggenggam.
05:40Uang itu memberi potensi kita mengingini banyak hal.
05:45Sehingga kita tidak mengingini Tuhan.
05:49Potensi membuat kita mengumbar keinginan.
05:54Nah, kita akan terjerat
05:56seperti seorang yang terkena candu.
05:59Addicted.
06:01Sehingga fokus kita bukanlah perkara-perkara rohani,
06:06dan tidak merindukan,
06:08dunia akan datang.
06:11Makanya kepada orang
06:13di Matius 19,
06:15Tuhan berkata,
06:17jual segala milikmu,
06:18bagikan kepada orang miskin,
06:20ikutlah aku.
06:21Begitu.
06:22Karena kamu tidak fokus,
06:24selama kamu masih punya potensi
06:26mengumbar keinginan.
06:30Mengumbar keinginan.
06:31Nah, saya ini kan manusia seperti saudara,
06:35biar pendeta,
06:36teolog, guru,
06:37atau dosen pendeta juga
06:39di sekolah tinggi teologi.
06:41Gejala-gejala jiwa kita itu sama, saudara.
06:45Mengumbar keinginan,
06:47potensi mengumbar nafsu,
06:49ada loh.
06:51Manusia kok, saudara.
06:53Yesus pun mengalami banyak pencobaan,
06:56tapi Yesus menang.
06:58Ayo kita belajar juga menang.
07:01Makanya saya mulai tulis lagu-lagu
07:04yang terkait dengan pengalaman hidup.
07:08Dan paling yang sangat membekas
07:11waktu saya sakit selama 15 hari
07:13di rumah sakit.
07:15Di isolasi.
07:17Lahir lagu ini.
07:19Mestinya tak lagi ku ingini
07:24apapun juga
07:28segenap diriku
07:30telah kau miliki.
07:35Ku perhatikan petunjukmu
07:39ku nantikan suaramu
07:43keinginan Bapak
07:45segalanya bagiku.
07:51Akhirnya ketika pulang dari rumah sakit,
07:54sound system dan barang-barang
07:55yang menjadi hiburan saya,
07:57saya keluarkan semua.
08:01Saya tidak mau tergoda
08:03untuk hal-hal di mana
08:05waktu saya bisa terkuras.
08:08Dan terus belajar
08:10untuk berubah,
08:11bertobat.
08:15memiliki uang bukanlah suatu dosa
08:17dan bukan kejahatan.
08:20Tetapi kalau seseorang
08:21tidak berjalan dalam kebenaran
08:23sehingga uang itu bisa mengikat
08:26keadaan orang itu
08:27menjadi jahat.
08:29Jadi jahat, licik.
08:33Aduh saudara,
08:35jadi jahat.
08:36Alkitab mengatakan kok.
08:39Cintakan uang itu
08:41membuat orang jadi binasa.
08:44Rupa atau wajahnya
08:46dipandang hina oleh Tuhan.
08:50Kekayaan dunia
08:52membuat seseorang
08:53senang dipandang mulia.
08:55Senang dipandang agung,
08:58dipuji manusia.
09:01Tetapi ini membuat kita
09:03bisa dipandang hina.
09:04Nah, jangan begitu saudara.
09:07Kalau saudara punya kekayaan
09:09atau harta banyak,
09:10wah itu potensi besar
09:11untuk bisa menyenangkan Tuhan
09:14menjadi berkat bagi banyak orang.
09:20Jadi kalau saudara
09:22bisa menolong orang
09:23dengan kekayaan saudara
09:25sampai orang itu bisa nangis
09:28karena kita menolong.
09:32Saudara bisa merasakan loh
09:34perasaan Tuhan.
09:38Bisa, kita bisa.
09:41Tuhan senang ini
09:42dengan apa yang kulakukan ini.
09:46Dan Tuhan akan mengirimkan
09:48Lazarus-Lasarus itu
09:50yang dulu
09:51kita bisa berkata
09:54wah ini orang-orang ini
09:56merepotkan saya.
09:58Ini ya.
09:59Membuat saya susah nih.
10:01Tapi
10:05kemudian kita tahu
10:07bahwa ini kehormatan.
10:09Kita bisa menyambut
10:10Lazarus-Lasarus
10:11di dalam hidup kita
10:13saudaraku.
10:20Maka saya tulis lagu yang itu
10:26Dalam Berat Kutapaki
10:29Jalan Terjal ini
10:32Jalan Terjal ini
10:33Bermandikan peluh pedih
10:37Dan air mata
10:39Kadang-anganku melayang
10:44Nunjau di sana
10:47Dimana
10:50Kini Engkau berada
10:53Tuhan Yesus
10:54Tidak ada
10:57Jalan muda
10:59Mengikut jejakmu
11:03Menyusuri
11:04Lorong
11:06Kejam
11:07Via
11:08Dulurusa
11:11Menggenggami
11:12Erat-erat
11:14Tangan-tangan
11:16Tangan kecil
11:17Yang engkau
11:19Titipkan
11:21Titipkan
11:22Padaku
11:25Sampai rumah
11:27Bapak nanti
11:29Ku menghadap
11:30Raja ku
11:31Ku sampaikan
11:34Telah usai
11:36Tugasku
11:38Ku cium
11:41Kakimu Tuhan
11:43Yang berlubang
11:45Pakku
11:47Ku bisikkan
11:49Hamba
11:51Mencintaimu
11:54Ku dapat
11:56Kaisipkan