Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
WASHINGTON, KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan sampai saat ini Indonesia belum membayar iuran Board of Peace (Bop) meskipun sudah menjadi bagian dari anggota.

"Belum sekali pun (membayar iuran), jadi kemarin itu yang dibicarakan soal ini bukan kontribusi, ini on top of itu yang USD 1 miliar itu ada negara-negara lain yang ingin kontribusi di situ, dan sudah ada pledge berapa kemarin lima apa tujuh (USD), di luar (iuran) itu," kata Sugiono saat menyampaikan keterangan pers di Washington DC, Jumat (20/2/2026).

Ia menegaskan bahwa membayar iuran bukan menjadi syarat keanggotaan BoP, sehingga Indonesia tidak ada kewajiban untuk itu.

"Dari awal saya bilang, ini yang namanya itu bukan iuran keanggotaan, bukan syarat keanggotaan. Tidak, kita sekarang sudah anggota nggak perlu bayar juga nggak apa-apa. Tapi, kalau misalnya kemarin tuh kita mau jadi anggota permanen, ada kontribusi USD 1 miliar itu, kan gitu," jelas Sugiono.

Baca Juga Reaksi Prabowo Saat Ditunjuk Trump Pegang Dokumen Board of Peace Depan Pemimpin Dunia di https://www.kompas.tv/internasional/651994/reaksi-prabowo-saat-ditunjuk-trump-pegang-dokumen-board-of-peace-depan-pemimpin-dunia

#menlu #boardofpeace #indonesia

Video Editor: Vila

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652238/menlu-sugiono-tegaskan-indonesia-tak-wajib-bayar-iuran-board-of-peace
Transkrip
00:00Tidak, tunggu dulu, jelas dulu nih.
00:02Bukan kemudian kita sekarang karena belum
00:04bayar, kita bukan anggota board office loh.
00:07Nah ini berkaitan sama
00:08anggaran dan imuran juga mas.
00:10Ini kan juga yang dipertanyakan
00:12belah biaya kontribusi. Nah apakah
00:14memang kemarin sama itu sempat
00:15klaim bahwa dia sudah mengatungi 5
00:17billion dollars. Nah itu apakah
00:19kita sudah menetor
00:21uang juga sebagai
00:22belum.
00:24Tapi apakah akan memberikan imuran?
00:27Karena kayaknya kemarin
00:28Udah saya sampaikan, udah di
00:30Tapi di presentasinya sepertinya belum ada detail
00:33soal biaya kontribusi yang
00:34Tidak, tidak dibicarakan. Jadi kemarin itu
00:37yang dibicarakan soal, ini bukan
00:39kontribusi ini on top of
00:40itu yang 1 miliar itu
00:42ada negara-negara lain yang ingin
00:45kontribusi disitu. Secara superela
00:47Dan sudah ada pledge, berapa kemarin?
00:495 atau 7?
00:51Di luar, itu.
00:56Mas, dari semua
00:57Pertemuan Bilang Peral ini ada
00:58enggak yang mau melakukan kunjungan
01:00bahasa?
01:01Saya kemarin menawarkan juga
01:03Sekretario State
01:04untuk berkunjung ke Jakarta
01:09Tapi ya
01:10kita lihat
01:11apakah availability-nya
01:14Kemudian
01:15dari beberapa
01:17Menteri Luar Negeri dan
01:19Kepala Negara yang kemarin
01:20juga ada beberapa yang
01:21berkeinginan untuk
01:23melakukan kunjungan ke Jakarta
01:26Nanti kita akan
01:28koordinasi waktunya
01:29Mas, sorry
01:31Konfirmasi lagi
01:31Berarti soal
01:32Iyuran
01:34itu kita belum ada
01:36tutor
01:37Belum
01:38Belum
01:39Belum
01:39Dan kedepannya apakah
01:40misalnya kan bisa ada
01:41kalau mau ikut dalam
01:43suatu
01:43lembaga
01:44atau organisasi
01:45oke
01:45banyak sekian
01:46itu juga
01:47belum jelasin
01:48Jadi dari awal saya bilang
01:50ini yang namanya itu
01:52bukan
01:52Iyuran keanggotaan
01:54bukan syarat keanggotaan
01:56tidak
01:56Kita sekarang sudah anggota
01:58enggak perlu bayar juga
01:59enggak apa-apa
02:01Tapi kalau misalnya
02:02kemarin itu
02:03kita mau jadi anggota permanen
02:05ada
02:08ada kontribusi
02:101 miliar itu
02:11kan gitu
02:11Mas, mereka kan berarti
02:13enggak, tunggu dulu
02:13jelas dulu
02:14bukan kemudian kita sekarang
02:16karena belum
02:16bayar kita bukan anggota
02:18board office
02:21Jadi kontribusinya
02:22beda-beda gitu ya
02:22Mas, ada yang uang
02:23ada yang pasukan
02:24Ada yang uang
02:26ada yang pasukan
02:27ada yang orang per orang
02:28kirim ke rekening yang
02:29di World Bank kemarin
02:30Jadi masing-masing negara
02:32punya kontribusinya
02:33tersendiri
02:35Mas, terakhir mengenai
02:36aneksasi di
02:37West Bank
02:38Kemarin kan Mas Suki
02:40udah bahas di BBB
02:41apakah dalam
02:41board office juga disuarakan
02:42mengenai kecaman
02:43kita
02:45menyuarakan
02:48kita menyampaikan surat
02:50ke
02:51board office
02:54bukan
02:55bukan
02:56kecaman ya
02:57tapi concern kita
02:59terhadap situasi
03:00yang terjadi disana
03:02dan
03:04ya
03:05situasi seperti apa
03:08yang kita inginkan
03:08supaya ini semua berjalan
03:12berjalan sesuai dengan
03:14apa yang menjadi
03:14peace proposal ini
03:31selamat menikmati
03:56kecepatan informasi
03:58dan akurasi data
03:59adalah komitmen kami
04:00satu langkah
04:02lebih dekat
04:02satu langkah
04:03lebih terpercaya
04:05saksikan
04:06Sapa Indonesia Malam
04:07di Kompas TV
04:08channel 11
04:10di televisi Anda
04:11selamat menikmati
04:11selamat menikmati
Komentar

Dianjurkan