JAKARTA, KOMPAS.TV - Bareskrim Polri terus menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang serta produksi emas ilegal. Sejumlah lokasi telah digeledah, di antaranya sebuah rumah di Surabaya dan toko emas di Nganjuk.
Lalu, bagaimana kaitan tindak pidana pencucian uang dengan praktik produksi emas ilegal? Apakah ini merupakan modus baru dalam tindak pidana pencucian uang?
Simak dialognya bersama Yenti Garnasih, pakar hukum tindak pidana pencucian uang.
#emas #ilegal #surabaya
Baca Juga Kapolda Aceh Tinjau Pembangunan 150 Hunian Tetap Korban Banjir di Aceh Tamiang | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/nasional/652223/kapolda-aceh-tinjau-pembangunan-150-hunian-tetap-korban-banjir-di-aceh-tamiang-jurnal-nusantara
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652227/full-pakar-kupas-dugaan-pencucian-uang-dari-bisnis-emas-ilegal-sapa-pagi
Lalu, bagaimana kaitan tindak pidana pencucian uang dengan praktik produksi emas ilegal? Apakah ini merupakan modus baru dalam tindak pidana pencucian uang?
Simak dialognya bersama Yenti Garnasih, pakar hukum tindak pidana pencucian uang.
#emas #ilegal #surabaya
Baca Juga Kapolda Aceh Tinjau Pembangunan 150 Hunian Tetap Korban Banjir di Aceh Tamiang | JURNAL NUSANTARA di https://www.kompas.tv/nasional/652223/kapolda-aceh-tinjau-pembangunan-150-hunian-tetap-korban-banjir-di-aceh-tamiang-jurnal-nusantara
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652227/full-pakar-kupas-dugaan-pencucian-uang-dari-bisnis-emas-ilegal-sapa-pagi
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Tambang emas ilegal
00:01Tim Liputan, Kompas TV
00:07Barat Srim Polri terus menyelidiki dugaan tindak pidana pencucian uang dan produksi emas ilegal
00:12Sejumlah tempat digeledah diantaranya rumah di Surabaya dan sebuah toko emas di Nganjuk
00:18Bagaimana sebenarnya kaitan tindak pidana pencucian uang dengan produksi emas ilegal
00:24Dan apakah ini modus baru dari TPPU?
00:28Kita akan membahasnya bersama dengan narasumber
00:30Ada Yenti Garnasi, Pakar Tindak Pidana Pencucian Uang
00:34Selamat pagi Bu Yenti
00:37Ya, Bu Yenti punten untuk audionya boleh dibuka dulu Bu
00:42Dan saudara selain Ibu Yenti Garnasi kami juga sebelumnya sudah berusaha untuk mengundang
00:49Nasir Jamil, anggota Komisi 3 DPR RI
00:52Namun untuk pagi hari ini kami masih menunggu respon dari Bang Nasir Jamil
00:58Saya mau ke Bu Yenti
00:59Bu Yenti ini kalau kita lihat sepertinya sangat rumit gitu ya TPPU yang terjadi soal emas ini
01:06Nah biasanya kan kalau TPPU yang kita tahu, orang awam tahu tuh ya uang kotor kemudian dibelikan barang mewah biar
01:12jejaknya hilang seperti itu
01:14Tapi kalau ini prosesnya sepertinya panjang banget Ibu
01:16Dari tambang yang tambangnya ilegal kemudian diproses di rumah di Surabaya kemudian sampai ke toko emas
01:22Nah ini Anda melihatnya seperti apa? Apakah ini model ataupun modus TPPU yang baru?
01:28Baik, mungkin baru enggak juga ya sepertinya tidak karena saya juga beberapa kali itu hadir di pengadilan berkaitan dengan penambangan
01:36emas ilegal
01:37Dan kemudian tapi sudah jadi emas kemudian dijual bahkan ke Cina dan sebagainya
01:42Ada TPPU-nya
01:43Tapi ini TPPU-nya itu sudah masuk karena kan gini
01:49Dari menambang ilegal, menambang emas ilegal itu biasanya dilakukan oleh mereka-mereka juga
01:54Di sekitar itu sampai dengan jadi emas batangan baru dijual kan gitu ya
01:58Kalau ini nampaknya emang mata rantainya panjang
02:01Artinya kalau panjang itu bagi kita adalah nanti yang kena TPPU akan panjang gitu
02:06Jadi hasil penambangan emas kan berlaku emas
02:10Emas yang mungkin belum diolah ya
02:13Tadi kan gitu ya, emas yang belum diolah
02:15Emas belum diolah itu dialirkan ke rumah tampu mas tadi untuk penambangan
02:20Karena pengolahannya di sana
02:21Kan gitu ya itu, ya mungkin itu kelicikan mereka yang baru gitu ya
02:25Modus itu licik ya, kelicikan mereka yang baru
02:28Nah disitulah peran jadi TPPU-nya itu maju
02:32Jadi setelah berhasil jadi emas ilegal yang belum diolah
02:39Itu dulu belum dialirkan
02:41Kalau sekarang sudah dialirkan
02:43Dialirkan mungkin menghindari penegak hukum kan
02:45Nah tapi ketika mengalirkan itu sudah jadi TPPU
02:48Dan dalam undang-undang TPPU itu yang dialirkan
02:52Hasil kejahatan itu tidak harus uang memang
02:54Jadi itu nanti ada pengolahan
02:57Jadi emas-emas yang belum diolah
02:59Kemudian yang TPPU-nya itu
03:01Jadi banyak-banyak peran dari peran TPPU-nya itu dan banyak orang gitu ya
03:09Menampung, menampung, menampung emas, emas yang belum diolah
03:13Mengolah itu, itu juga sudah ada dalam rumusan kita
03:17Mengubah bentuk gitu ya
03:19Jadi semua sudah dipersiapkan dengan undang pencucian uang
03:22Nanti tinggal penyidik ini benar-benar memahami
03:26Betul-betul penyesuaian perbuatan dan unsurnya
03:30Jadi nanti ketika mengalirkan emas
03:33Mengalirkan ke tampau emas yang di Jawa Timur itu
03:35Jalan tampau emas
03:37Itu sudah jadi TPPU
03:39Kenapa?
03:39Karena diarehkan itu adalah hasil dari pertambangan ilegal
03:45Oke, jadi pencucian uangnya belum jadi uang
03:48Sudah dicuci dari awal gitu ya Bu ya
03:50Masih jadi emas yang belum dimurnikan
03:52Sudah dicuci terlebih dahulu dalam tanda kutip
03:55Nah, berarti ini kemudian sangat rumit dong Bu ya
03:57Berarti dari mulai pemilik tambangnya
03:59Kemudian pemodal, ada penadah di sana
04:02Ada yang bagian pemurnian sampai eksportir
04:04Ini berarti kena semua
04:05Berarti sangat rumit dan juga banyak nih yang terlibat
04:09Ya, soalnya rumit sih tidak ya
04:11Biasanya juga begitu hanya
04:13Biasanya itu kerumitan-kerumitan itu satu pihak aja
04:15Mereka tanganin sendiri
04:16Kalau ini justru menimbulkan
04:18Bagi kita menimbulkan potensi untuk
04:21Menangkap banyak orang
04:23Ya, menentukan TPPU banyak orang
04:25Yang melakukan pemurnian
04:28Dari emas yang
04:29Mas Or yang emas yang belum
04:31Mas Bongkan
04:32Tapi bingung ya
04:33Kalau emas Or itu
04:34Itu jumlahnya besar sekali gitu
04:36Bahwanya gimana?
04:38Bagaimana mungkin tidak ketahuan gitu
04:39Kan baru diperlukan
04:41Kalau emas batangan memang kan kecil
04:43Tapi untuk jadi
04:44Satu kilo emas batangan itu
04:46Itu memerlukan emas yang besar gitu
04:49Artinya itu pasti ada kegiatan-kegiatan
04:51Mungkin membawanya bagaimana yang bawa siapa
04:54Karena gini
04:55Satu kontainer
04:57Satu kontainer emas mentah
04:59Mas Or itu
04:59Bisa jadi hanya 100 kilogram emas
05:02Jadi besar sekali
05:04Ya jadi bagaimana mungkin kita sampai tidak bisa mengawasi yang seperti itu
05:08Ini peringatan untuk negara
05:14Bagaimana seperti ini
05:15Ini persis ketika
05:16Pada waktu jaman Pak Mahmud masih
05:19Itu kan ada emas-emas yang masuk ke Indonesia yang tidak ada
05:23Yang penyeludupan
05:24Yang sejumlah 179 triliun
05:26Ini belum selesai
05:27Itu juga masuk ke Jawa Timur
05:29Berapa tahunnya?
05:31Dari 2019 sampai 2025
05:336 tahun loh ini total kerugiannya bisa 25,8
05:366 tahun ini kemana aja Bu?
05:38Kok bisa baru-baru terbuka sekarang gitu?
05:40Apakah jangan-jangan ada yang backing ini nih?
05:43Ya paling tidak ada yang backing dalam artian
05:45Yang ngawasin ya
05:46Jangan sampai
05:47Jangan sampai pendekat kumuh menyentuh gitu ya
05:49Nah sekarang tersentuh kan
05:51Nggak tahu ada apa yang sekarang mulai terbuka semua
05:53Dan memang harus begitu ya
05:55Alhamdulillahnya kan
05:56Pak Dirtipedeksusnya Pak Siman Juntak
05:59Ini kan kelihatannya galak ya
06:00Kita berharap ya
06:01Jadi itu jadi ini nanti TPPU-nya
06:04Kalau kejahatan asalnya memang penambangan emas
06:07Penambangan emas
06:08Tapi nanti
06:09Saya nggak tahu mau pakai undang-undang pertambangan
06:11Ataukah karena menambang emas ilegal
06:14Menimbulkan kerugian negara
06:15Nanti mungkin langsung menggunakan undang-undang korupsi
06:19Tapi kan ini yang megang tipideksus
06:20Jadi kemungkinan kejahatan asalnya adalah undang-undang pertambangan
06:24Dan kemudian TPPU-nya itu tadi
06:27Dan ini kan sudah dijual belikan ya
06:29Ada yang toko tadi di mana di daerah mana tadi ya
06:33Di Nganjuk
06:34Nah di Nganjuk ini kaitannya dengan Nganjuk bagaimana
06:36Di Nganjuk ini ada juga masalah untuk kita pemerintah dan negara ini
06:41Kalau sudah di Nganjuk kan dijual
06:43Padahal ada aturan untuk TPPU
06:45Toko-toko perhiasan yang melakukan transaksi 500 juta atau lebih
06:51Termasuk ini toko perhiasan
06:54Kemudian mobil itu harus lapor kepada PPATK
06:57Bahwa terjadi
06:58Terjadi ini ada transaksi sekian dilaporkan
07:02Saya kok nggak yakin ini dilaporkan ya
07:04Terus PPATK-nya ya kok diam saja gitu
07:07Jadi tolong deh
07:08Artinya ini undang-undang TPPU
07:11Undang-undang pertambangan
07:12Sumber daya alam Indonesia yang seperti ini luar biasa
07:15Kelihatannya benar-benar ya
07:17Dinikmati hanya beberapa orang
07:19Dan ada pelindungnya
07:21Dan berkaitan dengan emas
07:23Mungkin kita menyampaikan kepada siapa ya ini ya
07:25Harusnya ngampaikannya
07:26Berkaitan dengan emas
07:28Bank emas itu kan hanya pegadaian
07:30Ya
07:30Tampun tidak
07:32Dan kelihatannya di Indonesia yang menguasai emas itu hanya sedikit
07:36Coba datang ke
07:37Ke grey-nya Antam itu
07:39Di bawah
07:40Datang jam 8 pagi
07:42Mau jam lebih pagi
07:42Pasti kalau sampai sana beli emas batangan habis
07:46Ya Pak gitu
07:47Ini kalau mau disebut mafia
07:49Banyak ini mafia-mafianya yang harus dibongkar
07:51Oleh pemerintahan Pak Prabowo ini
07:53Agar masyarakat itu
07:55Tidak terlalu menderita seperti sekarang ini
07:57Karena mereka mempunyai hak-hak atas
08:00Kesejahteraan mereka dari pajak-pajak yang
08:03Yang sudah dikumpulkan
08:04Ini kan urusannya dengan pajak
08:06Sebetulnya kan
08:06Urusannya dengan pajak
08:08Urusannya dengan
08:09Dengan apa
08:10Kalau pertambangan kan diberikan konsesi
08:12Konsesi itu bagaimana
08:13Ini kan nanti kerugiannya akan panjang sekali
08:15Emas ilegal
08:16Jadi dia
08:17Dia menambangi ilegal
08:19Kalau ilegal itu berarti nanti kan ada
08:20Negara harus mengongkosi bagaimana
08:23Merecovery bekas tambang itu
08:25Nah ini juga
08:26Kementerian Pertahanan ESDM itu
08:29Bagaimana ini
08:30Tentang ini ya
08:31Sampai terjadi berkali-kali penambangan
08:33Penambangan
08:34Padahal siapapun akan menambang
08:36Itu harus ada
08:37Ada deposit
08:38Deposit dulu untuk
08:39Untuk
08:41Memulihkan kembali
08:43Jadi banyak sekali yang
08:44Yang sepertinya
08:45Dilalaikan oleh para pejabat
08:47Yang berkepentingan Indonesia ini
08:50Yang
08:50Ya kenapa melalaikan
08:52Ini harus dilihat juga
08:53Jangan-jangan betul ini karena ada backing
08:55Berapa harga backing itu
08:57Nah ini kan 25 triliun ya
09:00Itu mungkin campur dengan 179 triliun
09:04Yang harus kita
09:04Kita juga tagih juga
09:06Ketika Pak
09:07Pak Mahfud MD
09:09Waktu itu sudah selesai
09:10Dan ini
09:11Masalahnya belum selesai
09:13Jadi
09:13Ya marilah
09:14Rakyat ini dibantu
09:16Mari kita bicarakan
09:17Dan
09:17Rakyat
09:19Dengarkan bahwa
09:20Ada ini loh
09:21Harus segera
09:21Harus segera
09:22Selesaikan
09:24Dan kemudian
09:25Ditarik kembali
09:25Hasil kejahatan
09:27Dengan TPPU
09:28Nah ini dia
09:29Kemudian pengawasan ya Bu
09:30Ya mungkin yang kita
09:31Soroti selama ini
09:32Sangat lemah
09:33Atau jangan-jangan tadi
09:34Kita surigai
09:35Ada backingan
09:36Kok ya gak kebongkar-bongkar
09:37Walaupun
09:38Akhirnya sekarang kebongkar
09:39Walaupun belum semua
09:40Nah kita bicara soal jumlah
09:41Ini kan banyak sekali Bu
09:42Dan mungkin yang
09:43Sekarang baru digeledah ini
09:44Baru satu toko
09:45Yang ada di Nganjuk gitu ya
09:46Kemudian yang menjadi
09:48Pertanyaan publik gitu
09:48Jangan-jangan
09:49Ini emas-emas yang kita beli
09:51Di luar sana
09:52Ini juga dari hasil TPPU
09:54Karena kita gak tau nih
09:55Emas yang ini
09:55Atau toko emas yang ini
09:57Ternyata juga jadi
09:57Tempat untuk TPPU
09:59Seperti itu
10:00Iya
10:01Jadi kalau sudah ke toko
10:03Sudah ke toko
10:04Harusnya kan tokonya itu
10:05Sudah dalam pengawasan
10:07Pengawasan negara ya
10:09Misalnya
10:09Misalnya apakah mas
10:11Impor
10:11Apakah tidak
10:12Amor
10:12Itu jadi
10:13Barang-barang yang dijual itu
10:15Harusnya sudah ada dokumennya
10:16Ya
10:17Kalau sudah di toko
10:18Tokonya itu sudah
10:19Juga
10:19Tokonya itu sudah sangat
10:21Sangat dikenal ya
10:22Kalau gak salah kan disebutkan
10:23Apa Tiffany
10:24Apa siapa itu ya
10:25Tokonya itu ya
10:26Kalau itu soal apa aja
10:28Kalau tidak salah Bu
10:29Ya seperti itu
10:31Ini juga sebenarnya
10:32Penyelundupannya
10:33Begitu sudah ke toko
10:34Itu juga urusannya
10:35Dengan pajak juga
10:36Gitu ya
10:37Jadi seperti itu ya
10:39Jadi tokonya itu
10:41Brand-brand apapun itu
10:43Dia sudah
10:44Masyarakat sudah
10:45Bukan meyakini masyarakat
10:47Itu
10:47Ya harus percaya
10:49Bahwa itu sudah
10:49Sudah legal gitu ya
10:51Jadi bukan
10:51Kalau urusannya masyarakat
10:53Sudah ke masyarakat
10:53Yang bisa kita lusuri adalah
10:55Uang dari masyarakat
10:56Yang untuk beli emas itu
10:57Itu harus tarik kembali
10:59Kalau emas itu
11:00Masyarakat ya sudah haknya
11:01Karena dia sudah mengeluarkan uang
11:02Dan dia tidak patut juga
11:04Bahwa toko itu
11:05Penadah
11:07Ini kan jadinya ya
11:08Ini jadinya penadah juga
11:09Penadah
11:09Barang-barang
11:10Barang-barang ilegal
11:12Dan kemudian itu
11:13Namanya TPPU
11:14Tapi mungkin saya ingin
11:15Menyampaikan kepada
11:16Direkti Pideksus
11:17Bersama-sama
11:18Melakukan
11:20Tindak pidana
11:21Penjucaan uang
11:21Jadi mungkin istilahnya
11:23Memang perbuatannya
11:24Bersama-sama
11:24Artinya
11:25Banyak peran-peran
11:26Beberapa orang
11:27Tetapi di sana langsung
11:28Apakah TPPU aktif
11:30Atau pasif
11:31Apakah dia menerima
11:32Setelah menerima
11:33Dia membeli
11:34Itu langsung
11:34TPPU aktif
11:35Karena dalam skema
11:36Kita Indonesia
11:37Indonesia itu
11:39Tidak menggunakan
11:40Bersama-sama
11:40Melakukan TPPU
11:41Tapi bersama-samanya
11:42Melakukan tindak pidana asal
11:44Dan bersama
11:45Dengan TPPU
11:46Langsung sebutkan
11:47Misalnya
11:48Yang menerima ilegal tadi
11:49Yang Pak Tampomas
11:50Langsung kena
11:51Di jalan Tampomas
11:52Langsung kena
11:53Itu TPPU pasif
11:54Yang mengirimkan
11:55Dari
11:56Dari Pontianak
11:57Itu
11:57TPPU aktif
11:59Itu langsung
11:59Langsung mengacu
12:00Kepada pasalnya
12:01Lebih memudahkan
12:02Pendekat hukum
12:03Nah kemudian
12:04Bu Yantini terakhir
12:06Bagaimana kita bisa
12:07Kemudian
12:07Mendorong polisi
12:09Untuk bisa menelusuri
12:10Disampai ke akarnya
12:12Atau kalau kita bisa
12:13Bilang ini
12:14Aktor intelektualnya
12:15Pelaku utamanya
12:16Kita
12:17Khawatirnya
12:18Ternyata nih
12:19Dilindungi dalam
12:20Tanda kutip
12:21Aktor intelektualnya
12:23Ya
12:23Ini PRnya
12:25PRnya bukan
12:26Bukan di profesionalitas
12:27Tapi di integritas
12:29Semoga tidak ada lagi
12:30Yang menekan-nekan
12:31Polisi yang sudah
12:32Punya kesemangat ini
12:33Jadi karena ini
12:34Sudah mulai 2019
12:35Sudah lama nih
12:36Kenapa bisa selama ini
12:38Bisa selama ini
12:39Siapa sih sebetulnya
12:40Yang backing
12:41Backing itu
12:41Adakah
12:42Yang paling berat itu kan
12:43Backing itu
12:44Kalau dari aparat
12:45Ya kan gitu ya
12:46Kalau dulu kan enggak
12:47Yang backing itu kan
12:48Memang bodyguard
12:49Tukang pukul
12:50Memang gitu ya
12:51Nah kalau ini kan tidak
12:52Yang membuat berat itu adalah
12:54Ketika backing-backing itu
12:55Adalah aparat
12:56Aparat-aparat
12:57Yang seperti disampaikan
12:59Ada tidak gitu ya
13:00Makanya polisi juga
13:01Polisi
13:02TNI itu
13:03Harus segera
13:05Ini ya
13:05Segera
13:06Berbenah
13:07Banyak polisi-polisi itu
13:09Yang
13:09Ternyata misalnya
13:11Jadi ajudannya
13:12Pengusaha-pengusaha
13:13Ini itu
13:13Ini itu
13:13Juga satu itu
13:14Direformasi
13:15Tarik semua
13:16Enggak ada itu
13:16Polisi-polisi
13:17Jadi ajudan pengusaha
13:19Ajudan
13:20Apa
13:20Pengusaha tambang
13:21Dan sebagainya
13:22Itu banyak
13:22Nah
13:23Itu juga
13:24Permasalahan
13:25Belum lagi
13:26Nanti kalau memang
13:27Memang
13:28Memang tidak terkait
13:29Dengan itu
13:29Tetapi memang
13:30Ada
13:31Ada yang suruh
13:32Menjaga di sana
13:33Ya tentu saja
13:34Ada uang
13:34Semuanya ada
13:35Uang
13:36Nah ini
13:37Artinya integritas
13:39Jangan takut
13:40Ini penegakuan
13:41Pak Siman Juntak ini
13:42Ini di Polda Metro
13:44Kan
13:44Kan kencang tuh
13:45Jangan takut
13:46Jangan kencang
13:47Hanya dibicara saja
13:48Tapi
13:48Udahlah
13:49Integritas lah
13:49Demi rakyat
13:50Gak usah takut
13:51Gitu kan
13:51Apapun
13:52Itu maksud
13:53Melawan kejahatan
13:53Kok takut
13:54Itu udah pekerjaannya
13:55Jangan takut
13:56Dan
13:56Dan negara
13:58Dengan pejabatnya
13:59Jangan main-main
14:00Menekan
14:01Penegak hukum
14:01Menakuti
14:02Atau melindungi
14:04Penegak
14:04Menelindungi pejabat yang lain
14:05Yang selama ini
14:06Telah menerima
14:08Menerima terus
14:08Dari pengusaha-pengusaha
14:09Itu penambang-penambang
14:10Ilegal itu
14:15Profesionalitas
14:15Tetap juga
14:16Integritas
14:16Jadi masalah
14:17Kita nantikan bersama
14:18Ini polisi bagaimana
14:19Membongkar
14:20Dari hilir
14:21Sampai nanti
14:21Ke hulunya
14:22Siapa yang bermain
14:23Ataupun pemain utamanya
14:24Semoga tidak ada lagi
14:26Hal-hal seperti ini
14:27Dan juga bisa terbongkar
14:28Semuanya
14:29Dengan seluruhnya
14:30Maksimal semuanya
14:31Terima kasih Bu Yanti Garnasi
14:32Pakar
14:33Tindak pidana pencucian uang
14:34Sudah bersama kami
14:35Di Sampai Indonesia Pagi
14:36Selamat pagi
14:36Bu Yanti
14:39Kami akan kembali
14:40Dengan informasi lain
14:41Saudara
14:41Ada tradisi
14:42Bukapu
Komentar