00:00Klaim mampu mengolah seribu ton sampah per hari yang dikirimkan oleh TPS di kota Palembang.
00:06Seperti apa pengolahan sampah menjadi energi listrik?
00:09Kita kupas bersama dengan Bapak Ratu Dewa, Wali Kota Palembang.
00:13Selamat pagi Pak Dewa.
00:15Ini terkait dengan proyek PLTSA mengubah sampah menjadi energi listrik.
00:20Nah ini bagaimana untuk progresnya hingga saat ini Pak?
00:23Ya perlu kami sampaikan Mbak ya.
00:26Pertama proyek PLTSA ini adalah yang sekarang lebih gencarnya mengolah sampah menjadi sebuah energi listrik
00:34yang dirancang untuk menangani hingga seribu ton sampah per hari yang menghasilkan listrik 20 megawatt.
00:44Nah kondisi timbulan sampah yang ada di kota Palembang harian itu berada di kisaran seribu seratus sampai seribu dua ratus
00:52ton per hari.
00:52Artinya apa? Fasilitas ini tidak hanya menjadi pelengkap saja akan tetapi akan menjadi tulang punggung dari sistem penanganan sampah kota
01:04Palembang secara menyeluruh.
01:06Nah di samping itu perlu kami sampaikan juga Mbak ya bahwa proyek ini juga akan mengurangi volume sampah hingga 80%.
01:15Untuk itu dalam kesempatan ini cukup signifikan rasanya dalam rangka kita menekan produksi gas metan dan juga landfill.
01:24Dan yang lebih penting lagi bahwa secara ilmiah potensi pemanasan global jauh lebih besar dibandingkan dengan karbon dioksida serta menekan
01:33ketergantungan pada TPA.
01:36Nah dalam kesempatan ini juga perlu kami sampaikan Mbak ya bahwa dari sistem pengendalian emisi yang diterapkan
01:43fasilitas ini akan dilengkapi dengan sebuah sistem yang namanya filtrasi berlapis.
01:50Dan pemantauan emisi secara kontinu sehingga bisa dipastikan seluruh parameter khususnya dioksin dan kurannya
01:59menjadi parameter kunci emisi udara akan memenuhi baku mutu dari sisi lingkungan sehingga menjadi rahma lingkungan.
02:08Saya kira begitu Mbak ya.
02:09Baik ini diharapkan 80% menekan sampah untuk wilayah perkotaan khususnya di Palembang.
02:14Kalau kita lihat kan ada seribu ton yang Pak akan diolah.
02:18Bagaimana dengan tantangan ya? Bagaimana dengan distribusi sampah sebanyak itu untuk bisa masuk ke PLTSA ini Pak?
02:25Ya saya kira ini suatu pertanyaan yang cukup kritis Mbak ya.
02:28Bahwa mengelola sampah seribu ton sampah per hari berarti kita memastikan distribusi sekitar 40 sampai dengan 50 ton per jam.
02:42Dalam siklus tentunya operasionalnya 20 sampai 24 jam.
02:46Nah kalau bicara tentang tantangan terbesar ini tentunya berada pada sistem bulunya.
02:52Bagaimana memastikan pasokan-pasokan sampah dari seluruh TPSI yang ada bisa stabil, tepat waktu dan juga sesuai dengan spesifikasi pengelolaannya.
03:04Untuk itu dari sisi ketersediaan armada juga menjadi sebuah tantangan karena saat ini kota Palembang Mbak memiliki 160 unit kendaraan
03:18angkutan sampah yang beroperasi melayani 18 kecamatan dari 107 kelurahan.
03:25Namun apabila dihitung berdasarkan kebutuhan real dari pasokan yang menuju fasilitas pengelolaan sampah dengan kapasitas seribu ton per hari jumlah
03:38tersebut masih belum ideal, masih belum sangat memadai.
03:41Nah dengan mempertimbangkan volume timbulan harian rata-rata rites per hari unit-unitnya maupun jarak tempuh dan juga waktu bongkar
03:51muat dan lain sebagainya itu.
03:53Belum lagi kita ingin memastikan faktor kemacetannya juga Mbak.
03:58Perawatan kendaraan membutuhkan armada yang secara optimal mencapai kondisi idealnya Mbak ya 225 armada.
04:06Nah artinya terdapat kekurangan sekitar 65 unit armada untuk mencapai sistem distribusi yang benar-benar stabil dan juga efisien.
04:19Nah kekurangan yang ada ini Mbak bahwa ini akan berpotensi.
04:24Berpotensi dalam arti mempengaruhi konsistensi pengangkutannya.
04:29Juga dalam rangka meningkatkan beban kerja kendaraan yang ada.
04:34Solusinya apa? Artinya kita butuh peremajaan kendaraan-kendaraan tua di samping kita pengadaan-pengadaan kendaraan operasional yang baru.
04:45Sehingga optimalisasi manajemen pengelolaan sampah ini kita harus berbasikan data yang memang terukur.
04:52Saya kira begitu Mbak.
04:53Ya Pak Dewa kalau bicara sampah itu kan adanya di hulu ya Pak.
04:58Ini terkait dengan bagaimana peran masyarakat terkait dengan sampah yang dihasilkan.
05:02Bagaimana strategi dan juga pengawasan dari Pemkot Palembang untuk mengatasi hal ini?
05:10Baik.
05:12Dibutuhkan peran masyarakat yang secara sentral ini sangat penting buat kita.
05:19Kenapa? Karena ini akan menentukan keberhasilan dari proyek ini Mbak.
05:25Tanpa partisipasi warga, sistem sebesar apapun yang ada ini tidak akan berjalan optimal saya kira.
05:32Maka PSL bukan hanya solusi tunggal.
05:35Ini adalah bagian dari ekosistem pengelolaan sampah yang tetap membutuhkan pengurangan dan pemilahan sampah dari sumbernya.
05:43Untuk itu seperti pertanyaan Mbak tadi, kita ingin mendorong masyarakat tetap untuk melakukan prinsip 4R-nya.
05:51Sampah yang bisa diatur ulang tidak perlu masuk ke fasilitas pembakaran.
05:55Justru akan semakin baik saya kira pemilahan di rumah tangganya masing-masing sehingga lebih efisien dalam rangka proses pengelolaan industri
06:03listriknya.
06:04Kita punya program Mbak, pemerintah kota Kuala Mbak punya program juga yaitu program satu kelurahan satu bank sampah sebagai upaya
06:13peningkatan peran masyarakat untuk lebih berpartisipasi aktif dalam rangka kita menanggulangi sampah ini.
06:21Nah sekarang sudah jalan 96 bank sampah yang ada di 107 kelurahan.
06:26Jika setiap bank sampah mampu saja Mbak mengurangi minimal di angka 0,5 hingga 1 ton sampah per hari,
06:36berarti pemilahan dan pengumpulan sampah daun ulang, baik itu kertas maupun botol plastik, kardus dan lain sebagainya,
06:43maka secara total dapat kita pastikan mengurangi sekitar 50 hingga 100 ton sampah per hari dari sistem utama.
06:51Nah angka ini sebenarnya Mbak setara dengan 4-8% dari portal timbulan dan cukup signifikan saya rasa dalam konteks
07:00pencapaian target nasional seperti pengantar tadi Mbak sampaikan 30%.
07:05Nah untuk itu tidak hanya sebagai instrumen pengurangan tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan yang berada di tingkat grassroots maupun
07:14di masyarakat yang kelas marginal.
07:16Hal lainnya saya kira PSL ini juga Mbak tidak hanya menjadi alasan untuk kita mengapaikan penisi 4R-nya tadi,
07:26justru kita optimalisasinya program seperti saya katakan satu pelurahan ke satu bank sampah.
07:31Baik ini menarik Pak bagaimana peran masyarakat sentral dalam memilah sampah sebelum nanti sampah bisa didistribusikan ke PLTSA Palembang.
07:39Terima kasih Bapak Ratu Dewa, Wali Kota Palembang telah bergabung di Jurnal Nusantara.
07:44Sehat selalu Bapak.
Komentar