00:02Untuk mengetahui perkembangan kasus penganiayaan hingga meninggal terhadap pelajar di Tual, Maluku,
00:07sudah ada jurnalis Kompas TV, Emmanuel Alfred, dan juru kamera Yahya Lating.
00:12Selamat pagi, Noel. Bagaimana proses hukum dan juga etik terhadap anggota Brimopolda, Maluku ini?
00:19Selamat pagi, Brimopolda, dan juga saudara.
00:22Proses hukum untuk oknum anggota Brimopolda, Maluku, sudah dilakukan dan kemarin juga kami sudah konfermasi ke pihak Brimopolda, Maluku,
00:35bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 14 taksi, oknum anggota Brimop tersebut sudah naik statusnya dari terlapor menjadi tersangka.
00:50Dan saat ini oknum anggota Brimopolda ini sudah diterbangkan ke Abor untuk menjalani proses hidang kode etik
01:01yang nanti rencananya akan dilakukan pada Senin besok di Polda, Maluku.
01:07Setelah proses hidang etik dilakukan dan terdiri jika oknum tersebut bersalah,
01:14maka proses hidangnya akan dikembalikan ke kode aktual.
01:17Dan saat ini kami juga masuk ke sopermasi resmi dari pihak Kodak Maluku terkait bagaimana langkah hukum yang akan diambil
01:28oleh pihak Kodak Maluku
01:30karena sebelumnya Pak Brimopolda juga telah menyatakan proses hidang ini juga dilakukan sehari-hari dan juga terang-hari.
01:42Ya, Noel. Kemudian dari pihak keluarga, apa yang kemudian menjadi harapan mereka ketika pelaku sudah tertangkap dan juga dijadikan tersangka?
01:52Ya, Bramana, seperti yang dikatakan oleh saya, bahwa pihak keluarga sangat menunggu dan agar gelap bisa dihukum simpel dengan perbuatannya.
02:05Memang dari pihak keluarga masih merasakan luka yang mendalam atas pengertian dari almarhum,
02:13yang dimana mereka tahu bahwa sosok almarhum adalah sosok yang baik dan juga anak-anak bahkan keladan di dalam keluarga.
02:25Dan mereka mohon kepada institusi Polbi agar proses hukum kepada oknum telah yang merenggut nyawa anak mereka ini bisa dilakukan
02:41secara adil,
02:43seadilnya terbuka transparan agar publik juga tidak.
02:48Ya, tentu. Itulah harapan dari keluarga untuk bisa tuntas kasus ini dan juga pelaku diberikan hukuman yang seadil-adilnya.
02:56Terima kasih, Jurnalis Kompas TV Emanuel Alfred dan juga Juru Kamera Yahya Lating dari Maluku.
03:01Selamat pertugas kembali.
Komentar