Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MALUKU, KOMPAS.TV - Seorang pelajar madrasah tsanawiyah di Tual, Maluku, diduga dianiaya oleh oknum anggota Brimob setelah dituduh terlibat balap liar.

Kematian korban memicu kemarahan warga yang mendatangi Markas Brimob Tual untuk meminta pertanggungjawaban.

Untuk mengetahui perkembangan kasus dugaan penganiayaan yang berujung kematian pelajar di Tual, Maluku, telah bergabung jurnalis KompasTV, Imanuel Alfred, bersama juru kamera Yahya Lating.

#pelajar #maluku #korban

Baca Juga PLN Gandeng Huawei Hadirkan SPKLU Ultra-Fast Charging 480 kW di Tangerang | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/652228/pln-gandeng-huawei-hadirkan-spklu-ultra-fast-charging-480-kw-di-tangerang-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/652230/full-viral-kasus-pelajar-tewas-di-ambon-maluku-oknum-brimob-diperiksa-sapa-pagi
Transkrip
00:02Untuk mengetahui perkembangan kasus penganiayaan hingga meninggal terhadap pelajar di Tual, Maluku,
00:07sudah ada jurnalis Kompas TV, Emmanuel Alfred, dan juru kamera Yahya Lating.
00:12Selamat pagi, Noel. Bagaimana proses hukum dan juga etik terhadap anggota Brimopolda, Maluku ini?
00:19Selamat pagi, Brimopolda, dan juga saudara.
00:22Proses hukum untuk oknum anggota Brimopolda, Maluku, sudah dilakukan dan kemarin juga kami sudah konfermasi ke pihak Brimopolda, Maluku,
00:35bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 14 taksi, oknum anggota Brimop tersebut sudah naik statusnya dari terlapor menjadi tersangka.
00:50Dan saat ini oknum anggota Brimopolda ini sudah diterbangkan ke Abor untuk menjalani proses hidang kode etik
01:01yang nanti rencananya akan dilakukan pada Senin besok di Polda, Maluku.
01:07Setelah proses hidang etik dilakukan dan terdiri jika oknum tersebut bersalah,
01:14maka proses hidangnya akan dikembalikan ke kode aktual.
01:17Dan saat ini kami juga masuk ke sopermasi resmi dari pihak Kodak Maluku terkait bagaimana langkah hukum yang akan diambil
01:28oleh pihak Kodak Maluku
01:30karena sebelumnya Pak Brimopolda juga telah menyatakan proses hidang ini juga dilakukan sehari-hari dan juga terang-hari.
01:42Ya, Noel. Kemudian dari pihak keluarga, apa yang kemudian menjadi harapan mereka ketika pelaku sudah tertangkap dan juga dijadikan tersangka?
01:52Ya, Bramana, seperti yang dikatakan oleh saya, bahwa pihak keluarga sangat menunggu dan agar gelap bisa dihukum simpel dengan perbuatannya.
02:05Memang dari pihak keluarga masih merasakan luka yang mendalam atas pengertian dari almarhum,
02:13yang dimana mereka tahu bahwa sosok almarhum adalah sosok yang baik dan juga anak-anak bahkan keladan di dalam keluarga.
02:25Dan mereka mohon kepada institusi Polbi agar proses hukum kepada oknum telah yang merenggut nyawa anak mereka ini bisa dilakukan
02:41secara adil,
02:43seadilnya terbuka transparan agar publik juga tidak.
02:48Ya, tentu. Itulah harapan dari keluarga untuk bisa tuntas kasus ini dan juga pelaku diberikan hukuman yang seadil-adilnya.
02:56Terima kasih, Jurnalis Kompas TV Emanuel Alfred dan juga Juru Kamera Yahya Lating dari Maluku.
03:01Selamat pertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan