00:00Deputy Commander, biasanya normanya adalah kalau misalnya pasukan terbanyak itu dikasih kehormatan untuk menjadi Force Commander.
00:13Dan dalam kaitannya dengan ISF ini, Force Commander itu dipegang oleh Amerika Serikat.
00:21Ada tiga Deputy Commander, salah satunya adalah Deputy Commander bidang operasi dan karena pasukan Indonesia juga merupakan yang terbanyak di
00:32sana, maka Deputy Commander operasi ini juga merupakan sesuatu yang penghormatan dan menghargaan.
00:43Terhadap track record Indonesia, kemudian reputasi prajurit-prajurit Indonesia di berbagai medan penjagaan perdamaian, dan saya kira kedudukan ini juga
01:00akan bisa memfasilitasi apa yang menjadi tujuan dan niatan kita mengirimkan pasukan di ISF.
01:09Mas, dari 8 ribu itu kapan mas pengirimannya? Apakah ada langsung 8 ribu itu atau ada tahapan-tahapan pengirimannya?
01:16Saya kira bertahap, karena tadi seperti saya sampaikan, tahapan yang ada di sana juga dibagi menjadi beberapa sektor.
01:28Detailnya belum, tapi kurang lebih nanti ada 5 sektor.
01:32Diperkirakan total pasukan yang akan ada di sana adalah 20 ribu atau mungkin lebih di seluruh sektor ini, tapi ini
01:41merupakan sesuatu yang sifatnya progresif.
01:47Kemarin kita juga sudah menyampaikan, Pak Presiden sudah menyampaikan komitmen kita, dan saya juga sempat menanyakan kira-kira kapan pasukan
01:57ini akan dikirim.
01:58Jawabannya ya, secepatnya mereka akan siapkan timelinenya.
02:04Mas, mengenai pasukan ini sudah secara gamblang berkomunikasi dengan tiap Palestina, mereka terbuka menerima?
02:10Oh, kemarin juga ada kan Palestina. Kemarin Prof. Dr. Ali Saad ada di sana, sebagai perwakilan Palestina yang juga merupakan
02:20chairman of NCAG, National Committee on Administration of Gaza.
02:31Jadi, Palestina juga sudah ada di sana, sudah tahu, sudah paham.
02:35Kemudian, kita juga sudah menyampaikan National Caveat kita. Jadi, semuanya sudah terlibat.
02:47Artinya, agree mengirim mereka masuk yang tentara kita disampaikan?
02:51Oh iya, kemarin kan sudah disampaikan. Karena yang pertama disampaikan juga oleh saat kemarin, bahwa yang pertama mereka butuhkan adalah
02:57situasi yang aman dan stabil.
03:00Jadi, semua rencana komprehensif ini, kunci pertamanya adalah perucutan, apa namanya, ceasefire,
03:13hentian tembak-menembak ya, ceasefire, kencatan senjata, kemudian ciptakan suasana yang aman dan stabil, baru tahap-tahap berikutnya itu bisa
03:25dilakukan.
03:25Dan itu juga, kemarin sudah disampaikan.
03:28Mas, konfirmasi, untuk penempatan pasukan perdamaian kita itu kalau yang tersebar kan dirapah. Apakah benar seperti itu?
03:35Mulainya dari situ, katanya kemarin.
03:38Tapi nanti detailnya kan ada operasinya seperti apa, teaternya seperti apa.
03:44Satu lagi, soal kesejahteraan pasukan kita sendiri, apakah dijamin sepenuhnya oleh negara?
03:49Apalagi saya suka melanggar siswa.
03:52Kesejahteraan pasukan kita ngirim ya pasti kita yang ini ini.
03:55Keamanannya berarti sudah keamanannya dijamin, kemudian kesejahteraan sosialnya seperti apa?
04:00Kesejahteraan sosial ya, kesejahteraan prajurit sebagai penjaga perdamaian kan sudah ada indeksnya juga.
04:06Kalau namanya operasi tentara, ya tentu saja ada resiko.
04:15Juga kemarin disampaikan ada tantangan-tantangan yang kita hadapi.
04:18Makanya kita perlu suatu mandat yang jelas pertama, kemudian rule of engagement yang jelas.
04:30Karena kita juga tidak mau prajurit kita jadi korban di luar misi yang sedang dilaksanakan.
04:39Dan saya kira itu yang menjadi tanggung jawab kita semua.
04:44Dan keberadaan kita di board of peace, kemudian keberadaan kita sebagai deputi komander operasi,
04:49saya kira akan memperbesar keyakinan dan kemungkinan bahwa keamanan prajurit itu tetap bisa jadi yang utama.
05:01Untuk deputi komander itu nanti ada yang dipilih? Dari Indonesia? Sosoknya sudah ada yang mulai dipilih?
05:08Belum kelihatan.
05:09Kita akan didiskusikan dulu mas yang akan dipilih di komander.
05:15Ya, itu nanti dari TNI lah yang pilih.
05:19Masa alpubianyaannya berarti di tanggung jawab atau dari board of peace untuk masukan kita?
05:24Jadi nanti masalah keuangan sejauh ini, itu seperti kemarin di board of peace itu juga ada beberapa yang komitmen untuk
05:33kontribusi baik private maupun negara.
05:37Itu juga akan digunakan untuk menopang semua operasional, tapi kita juga sebagai pengirim pasukan ya pasti mengeluarkan biaya.
06:04Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
06:08Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
06:12Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar