Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MALUKU, KOMPAS.TV - Seorang pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs) meninggal setelah diduga dianiaya anggota Brimob Polda Maluku.

Korban dituduh sebagai bagian dari rombongan balap liar.

Kematian pelajar berusia 14 tahun ini memicu kemarahan warga dan keluarga.

Mereka mendatangi Markas Brimob Tual dan meminta pelaku segera ditangkap.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama kakaknya melintas di ruas jalan RSUD Maren.

Menurut saksi, Brimob yang telah memantau tiba-tiba mencegat dan memukul korban menggunakan helm.

Korban dituduh sebagai bagian dari rombongan balap liar yang sebelumnya melintas di jalan itu.

Akibat pukulan keras itu, korban kehilangan kendali dan terjatuh di jalan.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.

Baca Juga Ricuh Laga Sepak Bola di Buton Selatan, Ratusan Personel TNI dan Brimob Terlibat Bentrok di https://www.kompas.tv/regional/641964/ricuh-laga-sepak-bola-di-buton-selatan-ratusan-personel-tni-dan-brimob-terlibat-bentrok

#brimob #pelajar #balapliar #tual

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/652106/kasus-dugaan-anggota-brimob-aniaya-pelajar-mts-di-tual-maluku-ini-kata-orang-tua-korban-borgol
Transkrip
00:00Yang juga jadi sorotan saudara seorang pelajar Madrasah Sanawiyah meninggal setelah diduga
00:05dianyaya anggota BRIMO Polda, Maluku.
00:08Korban dituduh sebagai bagian dari rombongan balap liar.
00:20Kematian pelajar berusia 14 tahun ini memicu kemarahan warga dan keluarga.
00:26Mereka mendatangi markas BRIMO Polda dan meminta pelaku segera ditangkap.
00:31Peristiwa itu terjadi saat korban bersama kakaknya melintas di ruas jalan RSUD Maren.
00:37Menurut saksi BRIMO Polda yang telah membantu, telah memantau maksud kami,
00:42tiba-tiba mencegat dan memukul korban dengan menggunakan helm.
00:46Korban dituduh sebagai bagian dari rombongan balap liar yang sebelumnya melintas di jalan tersebut.
00:51Akibat pukulan keras itu korban kehilangan kendali terjatuh di jalan.
00:56Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
01:05Tetap transparan dan tetap akan kami sampaikan kepada pihak keluarga dan kita akan tutup-tutup di.
01:12Tadi terkait proses anggota tersebut dipecat atau dihukum semua hidup,
01:17ini nanti akan kita koreasikan sama BID Program,
01:21teman-teman ini dari Polda, untuk tindakan lainnya seperti apa.
01:28Ketika saya merasa menyesal seorang pendekat untuk mengambil tindakan yang di luar berat-berat-berat-berat-berat-berat-berat-berat
01:38-berat-berat-berat-berat.
01:41Masyarakat merasa perhatian kalau harus-harus dihukum sesuai dengan umum-umum yang berlaku.
01:51Kalau tidak, itu dia memalukan nama cita rasu, cita pulisi.
01:57Kita akan kawal terus, kita akan kawal terus sebagai warga.
02:03Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan