Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons usulan Dana Moneter Internasional (IMF) yang menyarankan agar Indonesia menaikkan Pajak Penghasilan (PPh) karyawan atau PPh 21 untuk menjaga defisit APBN tetap di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Purbaya menegaskan pemerintah belum akan mengubah tarif pajak karyawan sebelum kondisi ekonomi dinilai cukup kuat. Selain itu, defisit APBN pun masih di bawah 3 persen.

"Kan selama ini (defisit) kita (enggak) 3 persen, ya bagus, usulan IMF itu bagus untuk naikin pajak. Tapi saya bilang sebelum ekonominya kuat, kita enggak akan ubah-ubah itu tarif pajak," kata Purbaya, Rabu (18/2/2026).

Video editor: Novaltri

#purbaya #imf #pajak

Baca Juga Dasco Pimpin Rapat Evaluasi Pemulihan Sumatera, Mendagri Tito hingga Menkeu Purbaya Hadir di https://www.kompas.tv/nasional/651600/dasco-pimpin-rapat-evaluasi-pemulihan-sumatera-mendagri-tito-hingga-menkeu-purbaya-hadir




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/651654/respons-menkeu-purbaya-soal-usulan-imf-naikkan-pajak-karyawan
Transkrip
00:00Kan saya bilang sebelum ekonominya kuat, kita akan ubah-ubah itu tarif pajak, tapi kita akan eksen dedikasi.
00:06Kan kita enggak 3% selama ini juga.
00:08Kamera apa depan, Pak?
00:09Kan selama ini itu 3%-nya bagus, usulnya MR itu bagus untuk naikin pajak.
00:13Anda mau dipajakin?
00:14Enggak.
00:15Mau dipajakin, mau naikin pajak.
00:17Kan saya bilang sebelum ekonominya kuat, kita akan ubah-ubah itu tarif pajak, tapi kita akan eksen dedikasi.
00:23Cukup kebocoran pajak dan soal dan lain-lain.
00:26Dan yang saya pastikan adalah, supaya kalian tumbuh lebih cepat, sehingga pajak saya, sehingga 3% itu bisa dihindari secara
00:34otomatis.
00:35Pak, sampai kamu?
00:37Nanti kalau kurang, ya kita naikin pajak dulu, ya.
00:42Pak.
00:43Apa yang nggak soal tadi?
00:44Ya, Pak.
00:46Pak, soal dan indonesia 58% atau bias, Pak?
00:53Pak, rasio utang sampai 4%, Pak.
00:56Pak, ke kamera, Pak.
01:00Pak kamera, Pak.
01:01Pak ambur, kamera, Pak ambur.
01:03Kita kan lihat dari pejabat, sehingga mereka yang berkali-kali-kali secara fair.
01:08Itu nggak seperti itu.
01:09Ini ada beberapa kalangan yang seingkanya mengembuskan itu.
01:14Karena sepertinya pejabat itu akan saya tarik, sepertinya kita dari manajemen kementerian kalangan.
01:20Tapi sepertinya ada nggak setuju, sehingga mulai kembus-kembusan seperti itu.
01:24Tapi kan kita lihat case-nya seperti apa.
01:27Ini siapnya RLM.
01:28Apa tuh siapa?
01:30Oh ya, aku udah tahu.
01:32Nanti saya telpon nggak.
01:34Saya berkali-kali dengan KPK.
01:35Seperti aku.
01:37Pak Soadana Desa, Pak Soadana Desa, 58% itu, Pak.
01:45Nggak akan menekan fiskal nggak, Pak?
01:48Jangan rasio utang ngapa.
01:49Singapura berapa?
01:50100.
01:51Malaysia berapa?
01:5360.
01:5360.
01:54Thailand berapa?
01:58Masih aman ya, Pak?
02:00Nah, kalau paket dengan standar itu, kita masih aman.
02:05Defisi 3% nggak?
02:06Nggak.
02:07Ekonomi?
02:10Apalagi yang mau dicapain yang Anda minta.
02:13Jadi, strategi kita adalah memakimalkan defisi yang ada untuk memakinkan ekonomi berbalik arah.
02:19Itu doangkan empat tahun lalu, kan?
02:21Dan memutihkan ekonomi berbalik arah, kan?
02:24Itu sebenarnya strategi yang amat smart.
02:27Kita ngelewatin 3%, ekspansi fiskal, kasus stimulus ke ekonomi, ekonominya balik.
02:33Tinggal kita lari, kita tinggal atur ke depan, segitu seperti apa yang ramai, kan namanya.
02:37Tapi nggak akan letak seperti kemarin lagi, di mana kita mau hancur.
02:42Kan kemarin, demo besar-besaran, ayat ke luar ke 3.
02:45Anda udah lupa?
02:47Pak Soadana Desa.
02:49Jadi, kita akan lihat sesuai dengan keadaan kita.
02:53Kita nggak mau tiba-tiba naikin pajak, abis itu ambruk semuanya.
02:56Dari berhancur, misalnya jeblok, akarnya runtuh lagi.
03:01Abis itu kita terpasang hutan lagi, kan?
03:03Terpaksa 3% juga diterapas kalau ekonomi jatuh.
03:07Jadi, saya udah pakai biaya yang sempurna mungkin untuk membalikkan arah ekonomi.
03:24Terima kasih.
03:40Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
03:44Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
03:48Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan