Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memerintahkan anggotanya untuk mengejar pelaku penembakan pilot dan kopilot Smart Air di Bandara Korowai Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.

Kapolri menegaskan, saat ini anggota Polri telah mengidentifikasi pelaku penembakan terhadap pilot dan kopilot Smart Air tersebut.

Lebih jelas mengenai perkembangan pengejaran pelaku penembakan di Bandara Korowai Batu, telah hadir Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo.

#kapolri #papua #penembakan

Baca Juga Imlek di Semarang, Warga Tionghoa Gelar Tuk Panjang Sajikan Kuliner Khas Xinjiang | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/650705/imlek-di-semarang-warga-tionghoa-gelar-tuk-panjang-sajikan-kuliner-khas-xinjiang-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650706/full-kapolri-perintahkan-kejar-pelaku-penembakan-pilot-smart-air-di-bandara-kompas-petang
Transkrip
00:00Korowai Batu, Sudadakasat Gas Humas Operasi Damai Kartens 2026,
00:05Kombes Yusuf Sutejo.
00:06Pak Yusuf, selamat sore.
00:08Selamat sore, Mbak.
00:10Pak Yusuf, jadi dari hasil olah TKP sementara,
00:14apa yang ditemukan, Pak Yusuf?
00:17Baik, perlu kami sampaikan di sini.
00:20Jadi dari hasil olah TKP kami,
00:22serta pengumilan keterangan saksi yang kemarin selamat,
00:28kami memperoleh hasil bahwasannya
00:30kelompok kriminal berkenjata ini berjumlah sekitar 20 orang lebih.
00:35Jadi mereka memang sudah menunggu kedatangan pesawat tersebut
00:39dari arah belakang bandara,
00:43dari sekitar semak-semak di belakang bandara.
00:48Jadi selain 13 lubang yang ada di badan pesawat,
00:53juga beberapa slongsong yang tertunjol di sekitaran pesawat.
01:01Oke, jadi ketika mereka sudah mengetahui pesawat akan datang,
01:06kira-kira dugaan sementara,
01:08tujuannya apa para pelaku ini?
01:12Pak Yusuf?
01:13Pelompok Priminatus Kenjata ini atau OPM,
01:18ini memang target mereka adalah selalu membuat teror di masyarakat.
01:25Karena tujuan mereka adalah kemerdekaan dari Republik Indonesia.
01:30Sehingga mereka tetap akan selalu meneror tanah Papua ini.
01:36Oke, tadi di Jakarta Pak Kapolri mengatakan bahwa sudah mengetahui ciri-ciri pelakunya.
01:43Apakah saat ini sudah tahu keberadaan pelaku penembakan ini siapa-siapa saja?
01:48Dan di mana lokasinya sekarang Pak Yusuf?
01:53Betul Pak.
01:55Jadi memang kita sudah identifikasi kelompok mereka ini adalah kelompok pimpinan LQ Skobak
02:01dari Batalion Kanibal dan Semut Merah.
02:05Namun kendala kami dalam melakukan pengejaran ini adalah pertama adalah faktor geografis.
02:11Di mana daerah Korawa ini merupakan daerah yang sangat terpencil.
02:15Sehingga butuh keterampilan khusus dan kesabaran kami untuk bisa mengidentifikasi para pelakunya.
02:23Karena pelakunya itu kurang lebih jumlahnya 20 orang.
02:27Oke, Pak Yusuf tadi kan Pak Yusuf mengatakan dari olah tempat kejadian perkara,
02:31tadi sekitar 20 pelaku ini sudah mengincar ya artinya sudah tahu kira-kira pesawat ini akan tiba pukul berapa.
02:39Nah pertanyaannya apakah memang tidak ada pengamanan yang begitu ketat di sekitar lokasi bandara?
02:49Baik Pak, perlu diketahui bandara Korowai Batu ini adalah salah satu dari lima bandara terpencil
02:58atau perintis yang ada di Kabupaten Bapak Pendikul.
03:02Jadi akses kemari memang satu-satunya hanya melalui pesawat udara.
03:06Dan di sini juga sangat minim fasilitas seperti listrik di sini belum ada bahannya ditopang dengan genset.
03:14Dan genset bahan bakarnya pun harus diterbangkan melalui udara
03:18dari Ibu Kota, ulangi dari Ibu Kota Kabupaten Bapak Pendikul yaitu di Tanah Merah.
03:25Dan inilah salah satu faktor penyebab kenapa kita tugas terutama memang sangat jarang ada di sana
03:34karena akses jalan darat itu nggak ada, nggak bisa.
03:37Oke, jadi memang biasanya pada saat setiap harinya beroperasional
03:41artinya tidak ada yang berjaga atau berapa orang biasanya berjaga Pak Yusuf?
03:49Memang perlu kami sampaikan di sini, aparatu tugas yang di sini memang belum ada Mbak
03:53karena terpencilnya daerah ini.
03:55Oke, jadi oke kalau tidak ada berarti artinya pada saat melakukan pendaratan
03:59ataupun take off begitu ya memang tidak ada penjagaan dari petugas begitu.
04:05Jadi landing dan kemudian take off ya sudah hanya itu saja begitu.
04:10Tidak ada pengamanan yang benar-benar ketat dilakukan di sekitar bandara.
04:17Selama ini memang tidak ada Mbak, bandaranya dioperasionalkan oleh empat orang
04:23dari otoritasnya bandara sendiri.
04:27Nah kalau tadi kan sudah diketahui Pak ini dari kelompok mana
04:30kemudian juga pelakunya sekitar jumlah 20 orang
04:33bagaimana sejauh ini pengejaran kepada para pelaku Pak?
04:39Kami tetap tidak kenal lelah untuk terus berupaya mengejar para pelaku ini Mbak
04:46karena ini adalah kelompok dari Yaukimo, seberang daripada pendudul.
04:52Kami sudah identifikasi dan kami sudah mapping Pak.
04:55Karena lokasi memang di hutan jadi kami harus mapping lokasi hutan-hutan tersebut.
05:01Pak Yusuf ini kan puluhan pekerja medis kalau kita lihat ada guru juga,
05:07ada ASN, ada pekerja medis juga yang kemudian dievakuasi dengan alasan keamanan.
05:12Berarti artinya apakah situasi di sana dinyatakan belum aman?
05:18Sampai saat ini petugas kami masih tetap siaga Mbak, berjaga di sana.
05:25Mengamankan bandara dan juga aset dari maskapai itu sendiri
05:29yaitu pesawat yang kemarin ditembak dalam kondisi rusak.
05:33Sampai saat ini kami masih mengamankan.
05:35Oke jadi satu-satunya akses menggunakan pesawat ini
05:38untuk sementara sudah dibuka, normal kembali atau sementara masih ditutup Pak?
05:42Tidak ada penerbangan?
05:46Masih ditutup Pak, masih ditutup sambil menunggu proses selanjutnya.
05:53Oke baik, kita harapkan tentunya dalam waktu dekat ya Pak pelaku dapat ditangkap
05:58supaya keamanan kembali terjaga dan pesawat ini juga bisa segera digunakan
06:02karena satu-satunya transportasi untuk di sana adalah menggunakan pesawat.
06:07Terima kasih Kasat Gas Humas Operasi Damai Kartens 2026, Kombes Yusuf Sutejo.
06:15Tetap bersama kami Saudara Presiden Amerika Serikat Donald Trump
06:18mengancam mengirimkan kapal induk kedua ke Timur Tengah.
06:21Dikirimnya kapal induk ini sebagai peringatan.
Komentar

Dianjurkan