00:00Korowai Batu, Sudadakasat Gas Humas Operasi Damai Kartens 2026,
00:05Kombes Yusuf Sutejo.
00:06Pak Yusuf, selamat sore.
00:08Selamat sore, Mbak.
00:10Pak Yusuf, jadi dari hasil olah TKP sementara,
00:14apa yang ditemukan, Pak Yusuf?
00:17Baik, perlu kami sampaikan di sini.
00:20Jadi dari hasil olah TKP kami,
00:22serta pengumilan keterangan saksi yang kemarin selamat,
00:28kami memperoleh hasil bahwasannya
00:30kelompok kriminal berkenjata ini berjumlah sekitar 20 orang lebih.
00:35Jadi mereka memang sudah menunggu kedatangan pesawat tersebut
00:39dari arah belakang bandara,
00:43dari sekitar semak-semak di belakang bandara.
00:48Jadi selain 13 lubang yang ada di badan pesawat,
00:53juga beberapa slongsong yang tertunjol di sekitaran pesawat.
01:01Oke, jadi ketika mereka sudah mengetahui pesawat akan datang,
01:06kira-kira dugaan sementara,
01:08tujuannya apa para pelaku ini?
01:12Pak Yusuf?
01:13Pelompok Priminatus Kenjata ini atau OPM,
01:18ini memang target mereka adalah selalu membuat teror di masyarakat.
01:25Karena tujuan mereka adalah kemerdekaan dari Republik Indonesia.
01:30Sehingga mereka tetap akan selalu meneror tanah Papua ini.
01:36Oke, tadi di Jakarta Pak Kapolri mengatakan bahwa sudah mengetahui ciri-ciri pelakunya.
01:43Apakah saat ini sudah tahu keberadaan pelaku penembakan ini siapa-siapa saja?
01:48Dan di mana lokasinya sekarang Pak Yusuf?
01:53Betul Pak.
01:55Jadi memang kita sudah identifikasi kelompok mereka ini adalah kelompok pimpinan LQ Skobak
02:01dari Batalion Kanibal dan Semut Merah.
02:05Namun kendala kami dalam melakukan pengejaran ini adalah pertama adalah faktor geografis.
02:11Di mana daerah Korawa ini merupakan daerah yang sangat terpencil.
02:15Sehingga butuh keterampilan khusus dan kesabaran kami untuk bisa mengidentifikasi para pelakunya.
02:23Karena pelakunya itu kurang lebih jumlahnya 20 orang.
02:27Oke, Pak Yusuf tadi kan Pak Yusuf mengatakan dari olah tempat kejadian perkara,
02:31tadi sekitar 20 pelaku ini sudah mengincar ya artinya sudah tahu kira-kira pesawat ini akan tiba pukul berapa.
02:39Nah pertanyaannya apakah memang tidak ada pengamanan yang begitu ketat di sekitar lokasi bandara?
02:49Baik Pak, perlu diketahui bandara Korowai Batu ini adalah salah satu dari lima bandara terpencil
02:58atau perintis yang ada di Kabupaten Bapak Pendikul.
03:02Jadi akses kemari memang satu-satunya hanya melalui pesawat udara.
03:06Dan di sini juga sangat minim fasilitas seperti listrik di sini belum ada bahannya ditopang dengan genset.
03:14Dan genset bahan bakarnya pun harus diterbangkan melalui udara
03:18dari Ibu Kota, ulangi dari Ibu Kota Kabupaten Bapak Pendikul yaitu di Tanah Merah.
03:25Dan inilah salah satu faktor penyebab kenapa kita tugas terutama memang sangat jarang ada di sana
03:34karena akses jalan darat itu nggak ada, nggak bisa.
03:37Oke, jadi memang biasanya pada saat setiap harinya beroperasional
03:41artinya tidak ada yang berjaga atau berapa orang biasanya berjaga Pak Yusuf?
03:49Memang perlu kami sampaikan di sini, aparatu tugas yang di sini memang belum ada Mbak
03:53karena terpencilnya daerah ini.
03:55Oke, jadi oke kalau tidak ada berarti artinya pada saat melakukan pendaratan
03:59ataupun take off begitu ya memang tidak ada penjagaan dari petugas begitu.
04:05Jadi landing dan kemudian take off ya sudah hanya itu saja begitu.
04:10Tidak ada pengamanan yang benar-benar ketat dilakukan di sekitar bandara.
04:17Selama ini memang tidak ada Mbak, bandaranya dioperasionalkan oleh empat orang
04:23dari otoritasnya bandara sendiri.
04:27Nah kalau tadi kan sudah diketahui Pak ini dari kelompok mana
04:30kemudian juga pelakunya sekitar jumlah 20 orang
04:33bagaimana sejauh ini pengejaran kepada para pelaku Pak?
04:39Kami tetap tidak kenal lelah untuk terus berupaya mengejar para pelaku ini Mbak
04:46karena ini adalah kelompok dari Yaukimo, seberang daripada pendudul.
04:52Kami sudah identifikasi dan kami sudah mapping Pak.
04:55Karena lokasi memang di hutan jadi kami harus mapping lokasi hutan-hutan tersebut.
05:01Pak Yusuf ini kan puluhan pekerja medis kalau kita lihat ada guru juga,
05:07ada ASN, ada pekerja medis juga yang kemudian dievakuasi dengan alasan keamanan.
05:12Berarti artinya apakah situasi di sana dinyatakan belum aman?
05:18Sampai saat ini petugas kami masih tetap siaga Mbak, berjaga di sana.
05:25Mengamankan bandara dan juga aset dari maskapai itu sendiri
05:29yaitu pesawat yang kemarin ditembak dalam kondisi rusak.
05:33Sampai saat ini kami masih mengamankan.
05:35Oke jadi satu-satunya akses menggunakan pesawat ini
05:38untuk sementara sudah dibuka, normal kembali atau sementara masih ditutup Pak?
05:42Tidak ada penerbangan?
05:46Masih ditutup Pak, masih ditutup sambil menunggu proses selanjutnya.
05:53Oke baik, kita harapkan tentunya dalam waktu dekat ya Pak pelaku dapat ditangkap
05:58supaya keamanan kembali terjaga dan pesawat ini juga bisa segera digunakan
06:02karena satu-satunya transportasi untuk di sana adalah menggunakan pesawat.
06:07Terima kasih Kasat Gas Humas Operasi Damai Kartens 2026, Kombes Yusuf Sutejo.
06:15Tetap bersama kami Saudara Presiden Amerika Serikat Donald Trump
06:18mengancam mengirimkan kapal induk kedua ke Timur Tengah.
06:21Dikirimnya kapal induk ini sebagai peringatan.
Komentar