Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Terlapor, Rismon Sianipar merespons laporan dari Andi Azwan dan rekan Peradi Bersatu ke Polda Metro Jaya terkait dugaan Ijazah palsu S2 dan S3.

Hal ini disampaikan Rismon dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (13/2/2026).

Rismon menduga laporan ini atas perintah orang-orang yang terganggu.

"Akhir-akhir ini Jokowi semakin terpojok, kita lihat bagaimana Ijazah yang dipakai 2 tahun pencapresan itu legalisirnya tanpa time stamp," ujar Rismon.

Video Editor: Lintang Amiluhur

#rismon #andiazwan #ijazah

________________________________

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/650693/respons-rismon-sianipar-dilaporkan-andi-azwan-ke-polisi-dugaan-ijazah-s2-s3-palsu
Transkrip
00:00Tanggapan saya terhadap laporan siapa itu? Joman atau Andi Aswan?
00:07Tentang ijasa S3 saya.
00:10Oh, kalau saya pikir, saya duga ini, menurut keyakinan saya,
00:16ini atas perintah orang-orang yang merasa terganggu
00:20bahwa akhir-akhir ini Jokowi semakin terpojok.
00:26Kita lihat bagaimana ijasa yang dipakai pada dua tahun pencapresan,
00:322014 dan 2019, itu legalisirnya tanpa timestamp,
00:38tanpa tahun, bulan, dan tanggal, yang kami duga itu palsu.
00:44Jadi itu akan laporan tersebut mengganggu konsentrasi maupun stamina saya.
00:51Dan yang kedua, bisa jadi itu pesanan terhadap saya ya.
01:00Artinya, saya sebagai penulis buku Gibran Endgame,
01:05Wapres Tak Lulus SMA, itu semakin progresif.
01:09Dan satu bulan ini sudah laku 5.000 buku,
01:12dan per hari ini ya, itu kita sudah kirimkan 200 buku Gibran Endgame,
01:18Wapres Tak Lulus SMA, ke DPD.
01:22Jadi setiap anggota DPD mendapatkan satu.
01:25Nah, total anggota DPD 150-an, ditambah staff ahli,
01:29kami total, kami bulatkan 200 buku Gibran Endgame.
01:34Jadi ini untuk memecah konsentrasi saya,
01:38dan kita siap untuk meladeni,
01:41dan saya ingatkan ada konsekuensi laporan palsu.
01:47Oke, terima kasih.
01:48Mereka.
02:13Menemani pagi Anda dengan informasi terbaru.
02:16Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih mencerahkan.
02:20Saksikan Sapa Indonesia Pagi di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan