00:00Jadi tidak ada perintah apalagi dari Presiden untuk menonaktifkan.
00:36Hari ini saya kirim surat kepada Wali Kota Timaksud untuk meluruskan pernyataannya, karena itu bisa menyesatkan.
00:47Kenapa? Karena penonaktifan itu semata-mata didasarkan data yang ada, bukan instruksi dari Presiden.
00:57Instruksi Presiden nomor 4 tahun 2025 itu adalah tentang data tunggal,
01:03di mana kementerian, lembaga, pemerintah daerah tidak boleh lagi memiliki data sendiri-sendiri.
01:14Datanya data tunggal, namanya data tunggal sosial ekonomi,
01:19nasional yang disingkat DITESEN, yang kemudian menjadi pedoman bersama dalam mengintervensi program
01:28atau dalam melaksanakan program.
01:32Jadi tidak ada perintah apalagi dari Presiden untuk menonaktifkan
01:47Peserta BPJS Kesehatan yang merupakan bagian dari bantuan IURAN.
01:58Ya jadi tidak ada, sekali lagi tidak ada itu.
02:01Yang ada ini adalah penonaktifkan, penonaktifkan berdasarkan data yang kemudian dialihkan
02:09kepada penerima manfaat yang lebih memenuhi kriteria.
02:15Dan biasanya kami mendapatkan usulan-usulan dari Bupati Wali Kota
02:21jika masih ada alokasi yang tersisa.
02:28Jadi intinya pada dasarnya 96,8 juta itu,
02:35saya ulang, 96.800.000 itu dibagi ke berbagai kabupaten, kota.
02:44Jika ada alokasi yang kurang,
02:47Bupati Wali Kota biasanya mengirim surat kepada kami
02:50untuk menambah jumlah penerima manfaat
02:55untuk kemudian kami tetapkan.
02:57Tetapi bagi yang sudah memenuhi kuota,
03:00ya tentu pemutakhirannya tergantung pada
03:07detesen yang telah dimutakhirkan bersama-sama dengan pemerintah daerah.
03:14Maka itu saya sekali lagi cukup menyesalkan ya kalau ada pernyataan dari Wali Kota
03:23yang seakan-akan penonaktifan ini adalah instruksi dari Presiden.
03:28Tidak ada sama sekali itu.
03:29Yang ada adalah peneraktifan itu didasarkan pada detesen desil 1 sampai 5
03:44dan ditetapkan oleh Menteri Sosial.
03:48Jadi yang menetapkan adalah Menteri Sosial,
03:52pedomannya adalah detesen,
03:55terutama yang berasal dari desil 1 sampai desil 5.
04:01Oleh karena itu dosil 6 sampai ke atas sampai 10,
04:05kalau misalnya terdaftar sebagai peserta PBI,
04:09kita alihkan kepada desil 1 sampai desil 5.
04:14meskipun begitu yang dinonaktifkan bisa melakukan reaktifasi.
04:21Jadi bisa melakukan reaktifasi melalui saluran-saluran yang kami buat.
04:28Terima kasih ya.
04:29Cukup ya saya kira ya.
04:35Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
04:40Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:44Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
04:50Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar