00:01Pantauan jurnalis Kompas TV Sabtu Pagi di Pasar Bunur, Jokota, Malang,
00:06harga cabai rawit masih bertahan di 100 ribu rupiah per kilogramnya.
00:10Mahalnya harga cabai ini tidak berubah selama lima hari terakhir.
00:15Pedagang hasil menyebut karena mahalnya cabai,
00:18ia hanya berani menyediakan stok 5 kilogram cabai.
00:21Pembeli pun minimal harus membeli setengah oms atau 5 ribu rupiah.
00:25Hari ini harga cabai rawit berapa, Pak?
00:30Kalau saya jual di sini 100 ribu per kilo.
00:33Sudah berapa hari ini, Pak?
00:35Sekitar lima harian.
00:37Padahal normalnya berapa, Pak?
00:39Normanya kemarin.
00:40Pokoknya pertama sebelum naik itu dari 50 ribu,
00:43tapi naik terus-naik terus.
00:45Oh, dari 50 ribu?
00:46Ya, dari 50 ribu.
00:47Naik terus setiap hari.
00:49Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat,
00:51mengakui harga cabai rawit di Kota Malang kerap meroket.
00:54Selain tingginya permintaan,
00:55Wahyu bilang lahan pertanian cabai di Kota Malang terbatas,
00:58sehingga mengandalkan pasukan dari luar.
01:01Ini sangat berpengaruh sekali,
01:03karena memang permintaannya sangat tinggi,
01:06karena Kota Malang terkenal dengan puliner-pulinernya,
01:09apalagi puliner-puliner yang sangat pedas-pedas,
01:12dan itu mengakibatkan memang tingginya lonjakan terkait dengan harga cabai.
01:17Menurutnya kedua,
01:19ketersediaan lahan terkait dengan talaman cabai yang ada di Kota Malang,
01:23itu sangat terbatas sekali,
01:25dan kita sangat tergantung sekali dengan cabai-cabai dari luar.
01:29Kenaikan harga cabai mulai terjadi sepekan jalan Romadon,
01:33dimulai dengan 50 ribu rupiah per kilogramnya.
01:35Harga cabai rawit terus naik perharinya,
01:38hingga menembus 100 ribu rupiah per kilogram.
01:40Hilder Nusantara, Kompas TV Malang, Jawa Timur.
Komentar