00:00Oh enggak, jadi gini, kalau soal ijazah saya tidak bersinggungan sama sekali, karena saya tahu persis,
00:06oh iya, baik, saya hari ini hadir dalam rangka silaturahmi dengan Bapak Presiden ke-7, Bapak Jokowi Dodo,
00:17yang juga pernah menjadi pemimpin saya di era saya jadi Wakil Menteri Tenaga Kerja 2022-2024.
00:30Nah kehadiran saya, kebetulan saya dari Pak Citan menghadiri acara The Yudhoyono Institute yang diundang oleh Pak SBE, Presiden ke-7,
00:41dan kami di sana berdiskusi soal-soal perekonomian, soal-soal dinamika internasional ya,
00:50yang tentunya sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja mendapatkan informasi yang sebaik-baik.
00:57Nah kebetulan juga, setelah dari Pak Citan, saya akan kembali ke Jakarta via Solo.
01:05Hari ini saya pesawat jam 13.30, jadi sebelumnya tadi saya matur ajutan Pak Jokowi untuk silaturahmi,
01:14dan Alhamdulillah beliau memberikan kesempatan saya untuk bertemu dengan beliau.
01:18Ya Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan tokoh dan pemimpin bangsa di eranya ya,
01:26Pak SBE di eranya, Pak Jokowi di eranya,
01:29dan tentunya juga sebagai orang atau pemimpin yang saya hormati ketika saya ada di sini,
01:37dan saya minta waktu bisa bertemu dan beliau menyiapkan itu untuk ketemu.
01:42Ya pertama soal nostalgia ya, zaman beliau menjadi presiden,
01:49dan juga kebetulan putra-putri saya itu dinikahkan oleh beliau sebagai saksi menikah.
01:56Jadi putri pertama saya 2019, putra kedua saya tahun 2024.
02:03Jadi ini nostalgia, dan saya kaligus kita ya berdiskusi soal-soal hal-hal yang kecil ya,
02:13dan tentunya juga ke depan ya pemerintahan Bapak Prabowo dan Mas Gibran sebagai Wakil Presiden ini
02:21bisa berjalan mulus sampai dengan 2029 ya,
02:25dan kami dari kabinetnya Pak Prabowo Gibran ini fokus bekerja,
02:31fokus menyelesaikan persoalan-persoalan yang memang harus,
02:36kalau saya di bidang ketenaga kerjaan ya,
02:38soal pekerja, soal upah buhu, upah minimum ya,
02:43kemudian soal vokasional, soal bagaimana kita menciptakan kesejahteraan melalui BPJS tenaga kerja,
02:51ini kita lakukan.
02:52Ada menyinggung soal ijazah nggak sih Pak?
02:54Karena kan mungkin konflik ijazah kan juga sempat menyarat Demokrat juga Pak SBE ya.
02:58Oh enggak, jadi gini,
03:00kalau soal ijazah saya tidak bersinggungan sama sekali,
03:03karena saya tahu persis ya menurut keyakinan saya Pak Jokowi,
03:07selama berproses melakukan proses politik terakhir sebagai presiden kan sudah melalui tahapan-tahapan.
03:15Jadi kalau soal ijazah itu ya saya tidak menyinggung sama sekali dan Pak Jokowi juga tidak menyinggung,
03:21dan kami kebetulan saya sekarang di wakil sekjen Partai Demokrat,
03:25Pak Jokowi juga saya infokan dan beliau juga sudah tahu bahwa Demokrat sangat tidak mungkin ya,
03:35membuat fitnah atau lagi menuduh, itu tidak wataknya Pak SBE,
03:40tidak wataknya Pak AHI, dan juga tidak wataknya Partai Demokrat.
03:45Partai Demokrat ini partai kaum intelektual,
03:48kaum agamais,
03:49jadi kaum yang betul-betul menjunjung tinggi cara berpolitik yang santun,
03:54dan nasionalis,
03:56religius lah yang kami tanamkan.
03:58Jadi insya Allah tadi,
04:01malah Pak Jokowi pesan salam buat Pak SBE,
04:03buat Mas AHI,
04:04dan tentunya juga harapan-harapan ini,
04:07kita dengan jumlah penduduk yang besar ya,
04:10280 juta penduduk Indonesia ini,
04:13ini harus bersama-sama membangun bangsa,
04:15bersama-sama seluruh tokoh bangsa ini,
04:19memperkuat untuk membuat negara ini lebih kuat,
04:23lebih sejahtera,
04:24dan lebih mantap lagi.
04:25Hubungan Pak Jokowi dengan Pak SBE pun juga baik ya Pak,
04:28setelah dua-duanya tertimpa ISO Ijazah.
04:30Oh sangat baik,
04:31dan justru tadi saya cerita,
04:32saya melihat museum Pak,
04:34terus wah boleh juga tuh,
04:35kapan-kapan kita bisa kunjungan ke museumnya Pak SBE,
04:39yang dipacita,
04:41museum SBE Andi.
04:42Tadi sempat membawa pesan dari Pak SBE enggak Pak,
04:45untuk Pak Jokowi?
04:46Kenapa?
04:47Pak SBE ini dipesan enggak untuk Pak Jokowi?
04:48Pak SBE kebetulan saya tidak melapor dengan Pak SBE,
04:51ini kan gosok,
04:52saya tidak ada spontanitas saja,
04:55tidak ada niat untuk,
04:56tadi malam saya satu bangku sama Pak SBE,
04:59jadi saya hanya spontanitas,
05:01dan saya tidak,
05:03apa namanya,
05:04tidak lapor Pak SBE bahwa saya ini,
05:06jadi karena mungkin saya takut Pak Jokowi sibuk ya,
05:09jadi saya minta matur tadi pas sampai Solo,
05:11setelah kita kunjungan ke SBE,
05:13jadi sondakan ya,
05:15kita kunjungan,
05:16kita lihat,
05:18dan saya dapat waktu jam 11.30,
05:20tadi diterima jam 11.45,
05:24ya,
05:24dan mudah-mudahan,
05:26Pak Jokowi,
05:27sebagai Presiden ke-7 ya,
05:29sehat,
05:30dan tentunya diberikan keberkahan,
05:32dan tentunya juga,
05:34putra beliau,
05:35Mas Gibran,
05:36yang sekarang diberi aman sebagai Wakil Presiden,
05:38dapat betul-betul membantu Presiden Prabowo,
05:41bersama jajaran yang lain,
05:43terutama juga saya sebagai kabinet beliau,
05:45Insya Allah Indonesia akan menjadi lebih baik,
05:47ketika kita satu mempersatukan,
05:49memperkuat,
05:50begitu.
05:51Pak Semata Dabralan,
05:52enggak akan Pak Jokowi pasuk ke,
05:53dan mau DEA,
05:54iya,
05:55antara,
05:55dan tak menakral,
05:58dan tak menakral,
05:59dan tak,
06:00dan tak,
06:01dan tak,
06:01dan tak,
06:01dan tak,
06:02dan tak,
06:03ya,
06:04ya,
06:04ya,
06:04ya.
06:05Kalau sebuah posisi Jemokat,
06:06tadi Partai PAN,
06:08kan sudah terang-terangan,
06:10untuk Wakil Pak Sudhas,
06:11nanti,
06:12jadi,
06:13demokrat,
06:14konsentrasi,
06:15ketika kami diberi amanah oleh Bapak Presiden Prabowo,
06:18di kabinet beliau,
06:19ada 6, 2 wakil menteri dan 4, 1 menko dan 3 menteri
06:30itu tentunya kami akan menyelesaikan tugas secara maksimal
06:35dan kami tidak bicara soal calon dari demokrat
06:39atau juga kami tidak bicara kapan demokrat mengumumkan
06:43kami kerja saja, yang ada di gabinet kerja, yang ada di partai
06:47tentunya menyelesaikan dan membuat partai ini lebih kuat
06:52membangun infrastruktur yang lebih baik
06:53oke, terima kasih
06:56kecepatan informasi dan akurasi adalah komitmen kami
07:04satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya
07:09saksikan Kompas Petang di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda
Komentar