00:00Intro
00:00Saudara akibat kecelakaan usai diduga menghantam jalan berlubang di kawasan Matraman Jakarta Timur Senin pagi
00:10seorang pelajar meninggal. Ibu korban histeris saat tiba di lokasi kejadian.
00:17Intro
00:17Cuaca ekstrim yang melanda Jakarta dan sekitarnya tak hanya memicu banjir
00:23namun juga meninggalkan persoalan serius di jalan raya.
00:26Kerusakan infrastruktur seperti jalan berlubang mengancam keselamatan pengguna jalan.
00:32Akibat jalan rusak seorang pelajar SMK meninggal usai terjatuh dari sepeda motornya
00:37di jalan Matraman Raya menuju Salemba Senin pagi.
00:41Ibu korban histeris mengetahui anaknya meninggal dalam perjalanan menuju sekolah.
00:46Sepeda motor korban menghantam lubang jalan yang menyebabkan korban terjatuh.
00:50Diduga korban mengalami benturan keras di bagian kepala hingga meninggal di lokasi kejadian.
00:56Dari pertama awal jadinya dia ikutin prekabri dua, ikutin prekabri ring-ringan.
01:02Mungkin di situ dia kencang, gak ingin dilahirkan lubang, gak lupa.
01:05Yang keselamatan jatuh langsung, ngusuk begini parahnya.
01:08Bapak itu ada orang-orang?
01:10Kalian?
01:11Iya dong, sendiri.
01:13Jajak putih ring-ringan?
01:15Ujan.
01:16Dia kencang lohnya.
01:18Dia takut langgar sekolah.
01:22Iya lubang, dilahirkan lubang sini-sini.
01:24Usai disemayamkan di rumah duka, jenazah Aldi Surya Putra dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Menteng, Pulau Tebet, Jakarta Selatan.
01:33Soal jalan berlubang yang membahayakan pengguna jalan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung,
01:37menginstruksikan penanganan cepat dan meminta jalan berlubang di Jakarta segera diperbaiki.
01:42Saya sudah memerintahkan kepada dinas perhubungan, karena sudah tidak bisa lagi menunggu sampai dengan kemudian hujan berhenti.
01:52Sehingga kalau dilihat di lapangan sekarang sudah ditangani, lubang-lubang yang ada hampir sebagian besar ditutup.
02:00Walaupun kemudian ketika hujan akan, mohon maaf, pasti sebagian ada yang terbongkar kembali.
02:06Jalan rusak di kawasan Matraman, Jakarta Timur yang menjadi penyebab pelajar meninggal, kini telah diperbaiki.
02:14Perbaikan jalan mendesak meski cuaca jadi tantangan.
02:18Keselamatan pengguna jalan harus jadi prioritas.
02:21Tim Liputan, Kompas TV
02:23Kerusakan infrastruktur seperti jalan berlubang mengancam keselamatan pengguna jalan.
02:32Untuk membahasnya, kita telah terhubung dengan Dewan Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia, Joko Setiowarno.
02:38Selamat malam Pak Joko dengan Bella di studio.
02:42Selamat malam Mbak Bella.
02:43Pak Joko, bagaimana pandangan Anda terhadap banyaknya jalan rusak di Ibu Kota, Bapak?
02:50Ya, ini persoalan yang rutin yang terjadi hampir setiap tahun ya.
02:55Apalagi di saat musim hujan, ini banyak jalan-jalan kita yang rusak.
02:59Tidak hanya di Jakarta, di daerah-daerah itu pun sama.
03:03Bahkan yang sangat menyesakkan kita adalah
03:07mesti ada korban kecelakaan dan meninggal.
03:11Itu yang sering terjadi.
03:13Dan ini kebetulan sekarang kalau di Jakarta itu kan
03:15cukup banyak media yang meliput.
03:17Padahal hal yang sama itu juga terjadi di daerah.
03:21Nah inilah yang menjadi problem di Indonesia.
03:24Pada saat hujan, jalan-jalan kita banyak yang rusak.
03:28Sementara banyak juga pengendalian daerah itu kurang peduli
03:32dengan persoalan seperti ini.
03:34Artinya, ya kalau sudah jalan seperti ini kan sudah rutin.
03:38Tentunya ini segera dipetakan, dicari celah,
03:42dan itu dimungkinkan untuk ada pemberitahuan bahwa ini jalan rusak.
03:47Ya, selain itu juga pengendalian ini juga harus berhati-hati.
03:50Agar kalau musim-musim seperti ini sudah tahu jalan rusak,
03:56justru menghindarilah jalan-jalan seperti itu untuk berkecepatan tinggi.
04:00Pak Joko, tapi ada juga yang berpendapat bahwa
04:02kok belakangan ini kalau sudah dirapihkan seperti itu,
04:06kok semakin banyak lagi lubang-lubang lain yang terbuka?
04:10Kok kualitasnya kurang baik?
04:11Bagaimana pendapat Anda?
04:12Ya, jalan rusak itu kan bisa disebabkan tiga hal ya.
04:18Pertama, karena kondisi konstruksi jalannya.
04:22Mungkin saya nggak tahu terus jalannya gimana,
04:24jalan itu dibuat kualitasnya seperti apa,
04:26sehingga mudah rusak.
04:28Yang kedua, karena muatan berlebihan.
04:31Itu jalan juga bisa dibuat rusak.
04:33Yang ketiga, karena tidak ada drenase.
04:36Dan sehingga kalau jalan yang permukaannya lentur,
04:40flexible payment itu lebih mudah tertimbang permukaan jalan yang
04:44sifatnya rigid atau beton lah.
04:47Ya, makanya kalau kita lihat di jalan-jalan itu yang
04:49ini mestinya permukaan yang flexible payment,
04:53permukaan apa, konstruksinya lentur.
04:56Ya, kalau yang konstruksi,
04:57dia tidak berlubang.
05:00Nah, ditambah lagi tadi drenasenya.
05:03Makanya cukup diperhatikan bagaimana drenase yang jalan-jalan itu
05:06bisa berfungsi dengan baik,
05:07sehingga tidak lama banyak mengenang.
05:11Kalau dia sudah mengenang,
05:13seperti ini dia mudah rusak.
05:15Pak Joko, kita menyayangkan kasus kemarin
05:18menewaskan seorang pelajar karena jalan rusak.
05:20Nah, kalau ada kasus seperti ini,
05:22mungkin orang juga ingin tahu,
05:24siapa yang harusnya paling bertanggung jawab?
05:27Ya, tentunya jalan di Indonesia itu ada tiga penyelenggara jalan
05:32sesuai dengan mengenangnya ya.
05:34Kalau jalan nasional,
05:36itu yang bertanggung jawab adalah
05:38Kementerian Pekerjaan Umum sekarang ini.
05:41Kalau jalan provinsi,
05:43gubernur.
05:44Kalau jalan kabupaten, bupati.
05:46Kalau jalan kota, ala wali kota.
05:48Itu sesuai dengan
05:49undang-undang leluh leluh dan anggota jalan.
05:53Dan itu juga sebagai wenangnya,
05:56makanya mereka bertanggung jawab
05:58dengan kondisi jalan yang ada di daerah masing-masing.
06:01Pak Joko, undang-undangnya ada,
06:03aturannya ada.
06:04Kalau orang ingin meminta pertanggung jawaban lebih,
06:07misalnya dengan sanksi pidana,
06:09atau mungkin ganti rugi,
06:10apa yang harus mereka lakukan terlebih dahulu?
06:14Nah, ini mungkin lebih bicara hukum.
06:16Tapi kami pernah sebagai saksi pada saat itu ya,
06:18pernah kejadiannya sebelum pandemi.
06:21Di satu daerah,
06:22saya tidak sebut namanya,
06:24itu jalan itu tidak
06:25sering mengambilkan
06:27rusak, bahkan kematian juga.
06:30Nah, penyelenggara jalan ini sudah diundang
06:31oleh pihak kepolisian beberapa kali,
06:33tidak mau hadir.
06:34Atau hadir pun staffnya.
06:36Tapi saking jengkelnya,
06:37akhirnya polisi itu bisa melakukan penuntutan.
06:40Dan mereka setelah berkonsultasi
06:42dengan kejaksaan pada saat itu.
06:45Nah, saya tidak tahu prosesnya,
06:46tapi itu bisa.
06:48Tapi di sisi lain,
06:48memang katanya infonya harus ada pelaporan.
06:51Jadi, masyarakat ya,
06:54ini berhak lu melaporkan,
06:55kalau ada kejadian-kejadian menyebabkan korban
06:58untuk menuntut pada penyelenggara jalan.
07:03Lalu, sebagai warga yang bisa dilakukan
07:06ketika ada banyak jalan rusak apa, Bapak?
07:08Karena kita tidak mau lagi nih,
07:10kejadian lagi nih, ada korban jiwa gitu.
07:12Ya, tentunya ini kan sebagai penyelenggara jalan,
07:17menyisir kondisi-kondisi jalan mana saja yang rusak.
07:20Ya, tentunya kalau musim hujan seperti ini memang,
07:23ini tidak harus segera diperbaiki lah.
07:25Dia kondisinya harus kering gitu ya.
07:27Tetapi kalau di Jakarta ini kan,
07:29ya susah kalau menunggu kering kan.
07:31Ya, benar Pak Gubernur.
07:33Jadi, apapun ditutup,
07:34nanti kalau diulangi lagi.
07:35Kalau tidak, ya memang dimungkinkan
07:38itu diberikan rambu atau
07:41rambu atau kaitannya sama apa ya,
07:45informasi lah.
07:46Ya, bahwa ini jalan rusak harus hati-hati.
07:50Nah, kalau di luar Jakarta biasanya tuh
07:52sering dikasih palang dan sebagainya
07:54untuk berhati-hati.
07:55Atau cukup juga,
07:56kalau menjalan satu ruasnya cukup banyak,
07:58itu diberikan sepandu-sepandu
08:00agar berhati-hati.
08:03Kita berharap baik itu pemerintah pusat,
08:05pemerintah daerah juga mulai memetakan
08:07mana saja jalan-jalan yang harus
08:08diperbaiki segera,
08:09karena kita tidak ingin lagi
08:10ada korban jiwa yang terjadi.
08:14Terima kasih atas perbincangannya
08:15malam hari ini Pak Joko Setiawarno,
08:17Penasehat Masyarakat Transportasi Indonesia
08:19dan juga Pakar Transportasi.
08:20Selamat beraktifitas kembali, Bapak.
08:23Terima kasih, Mbak Pak.
Komentar