Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Stand Up Comedy Indonesia atau SUCI kembali hadir di layar Kompas TV.

Setelah audisi di Surabaya, Yogyakarta dan Bandung, kini Jakarta jadi kota terakhir audisi SUCI ke-12.

Berikut laporan Jurnalis Kompas TV Vedrizqa Ananda dan Juru Kamera Septha Yoga di tengah audisi SUCI ke-12 di Menara Kompas.

Baca Juga Sorotan Komika Pandji Pragiwaksono Soal SUCI 12: Standar Naik, Belajar dari Referensi Kekinian di https://www.kompas.tv/nasional/649230/sorotan-komika-pandji-pragiwaksono-soal-suci-12-standar-naik-belajar-dari-referensi-kekinian

#suci12 #sucikompastv #standupcomedy

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/649348/indro-warkop-ungkap-indikator-penilaian-audisi-suci-ke-12

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Saudara standar komedi Indonesia atau Suci kembali hadir di layar Kompas TV.
00:05Setelah audisi di Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung, kini Jakarta, jadi kota terakhir audisi Suci ke-12.
00:12Dan berikut laporan jurnalis Kompas TV Fedris Kaananda dan juru kamera Septa Yoga di tengah audisi Suci ke-12 di Menara Kompas.
00:22Saudara musim Suci ke-12 sudah dimulai.
00:24Saat ini Kompas TV sudah membuka audisi bagi para pemirsa Kompas TV yang ingin mengikuti Suci ke-12.
00:30Dan saat ini saya bersama dengan salah satu peserta yang sudah mendapatkan Golden Ticket.
00:34Artinya sudah lolos nih ya kak ya?
00:35Alhamdulillah sudah lolos.
00:37Kak, boleh di-share bagaimana tadi masa seleksinya dan juga penjurannya seperti apa?
00:42Dan materi apa yang kakak bawa?
00:43Oke, tadi kebetulan aku bawa materi yang membawakan persona diri aku itu cewek bongsor.
00:49Jadi lumayan suasananya luar biasa menegangkan ya.
00:53Di depan langsung jurinya Pak Ade Indro dan Mas Gilbas.
00:57Dan itu benar-benar kita harus melatih mental kita di depan juri.
01:00Terus karena penulisan, pembawaan, semua dinilai sama juri sih.
01:05Ada gak kak mungkin barangkali komplimen ataupun pujian khusus yang disampaikan oleh juri ke kakak tadi?
01:11Karena tadi pembahasannya yang setelah saya tampil yang dinilai itu adalah pembawaannya udah sama seperti komika pada umumnya gitu ya.
01:22Terus juga karena saya perempuan ya, perempuan tuh jujur jarang banget sih jadi komika di Indonesia itu sih paling.
01:28Aku harap kakak nanti lolos untuk tahap-tahap selanjutnya.
01:31Terima kasih atas waktunya, semangat ya kak ya.
01:33Nah itulah tadi salah satu peserta yang sudah menceritakan pengalamannya ketika mengikuti audisi suci ke-12.
01:39Dan saat ini saya bersama dengan juri yang mungkin barangkali akan meng-share.
01:43Seperti apa sih indikator ataupun kriteria yang dikatakan lolos pada Indro?
01:46Ya, biasanya kita ada dua juri kali ini.
01:52Satu juri lebih pada teknis.
01:55Ada struktur yang harus dipenuhi di stand-up komedi.
01:59Ada kaedah-kaedah yang harus dipenuhi di stand-up komedi.
02:02Kalau saya kebetulan menilai dari sedikit, katakanlah budaya ya cara berpikir.
02:08Kenapa?
02:09Karena dari awal kebetulan saya ikut memidani suci dari awal.
02:13Itu kita memang memilih stand-up komedi Indonesia.
02:19Indonesianya ini.
02:21Jadi walaupun ini stand-up komedi tetap ada Indonesia.
02:24Nah itu, kenapa seperti itu?
02:28Karena memang satu-satunya cabang sedi yang benar-benar lekat dengan budaya menurut saya ya komedi.
02:37Dan bangsa ini bangsa komedi menurut saya.
02:39Di mana-mana ada komedi ya.
02:41Di pemerintahan ada komedi.
02:42Di DPR ada komedi.
02:46Jadi itu sebetulnya yang saya nilai.
02:49Ya oke lah, semuanya boleh bersuara kok.
02:52Ini negara demokrasi.
02:53Tapi buat saya, komedi is komedi.
02:56Ketika komedi kemudian dipersalahkan,
03:00ya marilah kita ulangi lagi berpikir.
03:02Terima kasih banyak Pak Dendro.
03:05Sama-sama.
03:06Nah itulah tadi sempat berkongobrol panjang dengan Pak Dendro yang mengatakan bahwa sebetulnya komedi itu adalah bagian dari kultur masyarakat Indonesia.
03:13Memang tidak harus dianggap apa ya, sebagai pemecah belah.
03:17Justru komedi ini menjadi pemersatu bangsa.
03:19Tadi disampaikan oleh Pak Dendro juga bahwa harapannya di stand komedi Indonesia ini tidak hanya mencari talenta-talenta muda yang terbaru, yang fresh begitu.
03:27Tapi bagaimana juga mampu membangun daya pikir yang kritis dan juga menyampaikan dengan santun.
03:33Ferdiska Ananda, Yoga Septa Janaloka, Kompas TV Jakarta.
Komentar

Dianjurkan