Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
TEGAL, KOMPAS.TV - Musibah tanah bergerak melanda Tegal, Jawa Tengah, pada Jumat (6/02/2026) lalu, membuat warga Desa Padasari terpaksa mengungsi. Sebagian warga kehilangan rumah karena mengalami kerusakan parah.

Pergerakan tanah terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut.

Lalu seperti apa kondisi terkini di Desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah? Informasi selengkapnya akan dilaporkan jurnalis Kompas TV, Ari Himawan.

Baca Juga Gibran Tinjau Dampak Tanah Bergerak di Tegal, Warga: Pergerakan Paling Parah! | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/649344/gibran-tinjau-dampak-tanah-bergerak-di-tegal-warga-pergerakan-paling-parah-kompas-petang

#tanahbergerak #tegal #jawatengah #breakingnews

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649346/terbaru-pergerakan-tanah-masih-terjadi-di-desa-padasari-tegal-begini-kondisi-pengungsian-warga

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:01Lalu seperti apa kondisi terkini di Desa Padasari, Tegal, Jawa Tengah?
00:05Kita sapa jurnalis Kompas TV, Ari Himawan.
00:08Ari, sampai sore ini masihkah tercatat ada pergerakan tanah di sana?
00:14Hingga sore hari ini masih ada pergerakan tanah di lokasi pencana tanah bergerak,
00:24sepertinya di Desa Padasari, Kesamatan Jati Negara, Kau Paten, Tegal, Jawa Tengah.
00:28Tempat saya mengobrol dengan sejumlah relawan di lokasi pencana bahwa 1-2 rumah menyusul ambruk hingga siang hari tadi,
00:41dan hingga kini warga masih terus melakukan evakuasi kepada korban pencana lain yang belum mengungsi.
00:50Kerana kan memang tanah yang terus bergerak di lokasi membuat sangat berbahaya,
00:56sehingga mereka terutama relawan menyusir satu-satu rumah-rumah warga,
01:01adakah orang yang masih di dalam rumah.
01:05Ari, di tengah masih ada kemungkinan tanah itu masih tetap bergerak.
01:08Apa yang paling dibutuhkan warga, dan apa imbauan dari Pemda ke sana bagi warga?
01:13Ya, dari bantuan kami di lokasi dan juga di tos kompungsian,
01:20yang paling dibutuhkan warga saat ini adalah keperluan wanita seperti pembalut dan sebagainya.
01:27Obat-obatan, kemudian makanan sudah tersebuti oleh dinas terkait,
01:32seperti dinas sosial yang membangun dapur umum di lokasi Minkana.
01:36Kemudian ada bantuan dari Minkana daerah juga yang mengkomodir sejumlah relawan
01:46untuk melakukan bantuan di lokasi tanah bergerak.
01:50Simbawan dari pemerintah sendiri, pemerintah Kabupaten Sejal,
01:55kepada korban Minkana Tanah Bersia,
01:58Ya, pulang ke rumah terlebih dahulu, menunggu informasi lebih lanjut,
02:04dikarenakan memang pemerintah sudah memastikan bahwa ada relokasi
02:10atau pindah rumah untuk korban Minkana Tanah Bergerak di Kabupaten Sejal ini.
02:17Untuk lokasi relokasinya sudah ditentukan, dan kapan waktu yang dijanjikan oleh Pemda?
02:22Ya, ini untuk tempat atau lokasi-relokasi yang disiapkan sudah ada di sekitaran desa pada sehari ini,
02:37namun tidak jauh dari ladang-ladang warga atau milik warga,
02:43yaitu sudah ada tiga lokasi dengan luas sekitar 10 hektare
02:47yang nantinya akan dibangun hunian penentara maupun hunian tetap
02:52di sekitaran tidak jauh dari desa pada sehari ini.
02:58Oke, tapi untuk kepastiannya, apakah mereka diberitahu kapan huntara dan huntap ini akan sudah dibangun,
03:05sampai kapan mereka harus bertahan dulu di pengungsian?
03:07Ya, kalau saya berbicara dengan sejumlah orang di dinas sosial maupun badan penanggulan rumah daerah,
03:20setepatnya hunian penentara maupun sehari ini akan dibangun.
03:24Bahkan saya sempat melihat tadi,
03:27tugas-tugas dari dinas keperluan sekatan sipil maupun dinas sosial
03:31sedang mendata nama-nama warga yang akan mendapatkan rumah hunian sementara maupun hunian tetap.
03:39Jawabannya adalah sekepatnya akan dibangun oleh pemerintah.
03:44Jurnalis Kompas TV, Ari Himawan, terima kasih atas laporan Anda.
03:48Tetap berhati-hati, selamat bertugas kembali.
Komentar

Dianjurkan