00:00Terima kasih Anda masih menyaksikan berita utama.
00:04Saudara, satu bulan berlalu, misteri kematian satu keluarga di Warakas Tanjung Priok, Jakarta Utara akhirnya terungkap.
00:14Dalang dibalik tragedi ini tidak lain adalah Abdullah Syauki Jamaluddin, salah satu anak korban.
00:21Dendam jadi motif, pelaku merasa kerap diperlakukan berbeda oleh sang ibu.
00:27Hingga pada satu waktu yang keliru, Amarah mengalahkan Nalar.
00:33Pria 22 tahun itu meracuni ibu dan dua saudaranya hingga tewas.
00:43Saat kejadian, salah satu korban ditemukan dalam kondisi lemas di kamar mandi dan langsung dibawa ke rumah sakit.
00:52Ia adalah Abdullah Syauki Jamaluddin, anak kedua dari empat persaudara.
00:57Namun belakangan terungkap, Syauki adalah pelaku pembunuhan tersebut.
01:09Lebih dari satu bulan, polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus kematian satu keluarga di Warakas.
01:19Di rumah kontrakan itu, polisi memeriksa 43 barang bukti.
01:25Antara lain, air minum dalam kemasan, bekas makanan hingga ponsel.
01:30Polisi juga memeriksa 10 saksi.
01:33Salah satunya adalah anak korban yang saat itu menjadi korban selamat.
01:38Penyelidikan lewat metode sains mengungkap bahwa ditemukan senyawa kimia di dalam tubuh korban yang dikenal juga sebagai racun tikus.
01:49Berdasarkan hasil penyelidikan, anak korban yang terbaring lemas di kamar mandi saat kejadian adalah pelaku pembunuhan.
02:05Hal ini terkuat setelah penyelidikan memeriksa Syauki secara lebih intensif.
02:11Pelaku mengakui perbuatannya telah meracuni ibu dan saudaranya hingga tewas menggunakan racun tikus.
02:20Atas hasil penyelidikan memeriksaan dari platform, doktor, dan juga penyelidikan persikologi serta hasil penyelidikan perlaku pembunuhan.
02:34Jadi, hasil penyelidikan memeriksaan dari platform, doktor, dan juga penyelidikan persikologi serta hasil penyelidikan.
02:37Terima kasih.
03:05Ini adalah rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku sendirian keluar dari rumah kontrakan menggunakan motor.
03:14Pelaku membawa panci atau teko yang dipakai untuk meracuni keluarganya.
03:21Dari rekaman CCTV tertulis, kejadian terjadi pukul 9 pagi.
03:27Kemudian pelaku diantar bersama temannya pulang ke rumah kontrakan.
03:35Kamis malam 1 Januari 2026, pelaku meracik kapur barus dan racun tikus di sebuah panci berisi air teh.
03:49Saat melihat ibu dan saudara kandungnya terkapar lemas, pelaku mencekoki teh beracun ke mulut para korban.
03:59Dokter forensik rumah sakit Polri Krametjati memastikan ketiga korban tewas tidak mengalami kekerasan fisik.
04:06Kematian ketiga korban disebabkan zat kimia beracun masuk ke dalam tubuh dalam jumlah melebihi batas toleransi.
04:15Di dalam lambung, didapat sayur utang soplakan, didapatkan peperan udara, dan bau yang sangat menyenangkan ketika isi lambung atau lambung dibuka.
04:30Didapatkan sekurang makin akibat sinyawa kimia atau zat yang tidak azim masuk ke dalam tubuh
04:39yang lebih di batas toleransi tersebut yang mengaktifatkan korban tersebut mati luas.
04:47Polisi menyebut peristiwa tewasnya satu keluarga di Warakas Jakarta Utara adalah pembunuhan berencana.
04:57Berdasarkan pemeriksaan kejiwaan, pelaku mengakui perbuatannya.
05:01Pelaku memberi racun di sebuah warung, kemudian dicampur bersama teh.
05:06Pembunuhan berencana ini diperkuat dari hasil forensik, rekaman CCTV, dan sejumlah barang bukti.
05:14Kepulauan Bersambung
05:18Korban Bersambung
05:21Korban Bersambung
05:22Belum tinggal dunia, dia menyebutkan
05:25Raja Mbabi ke bawah
05:27Mula kepada korban
05:29Jadi, disini bisa kita lihat
05:33Bahwa memang
05:34Pelaku sudah merencanakan
05:36Dan ini semua hasil dari
05:38BAP
05:39Tersahat
05:41Kejahatan ini dilakukan lantaran pelaku dendam dengan ibu dan saudaranya
05:49Pelaku mengaku kerap diperlakukan berbeda dan sering dimarahi oleh ibunya
05:55Pelaku juga sering cekcok dengan saudara kandungnya
05:59Motivasi dari pelaku adalah dendam kepada uangannya karena merasa hidup terapan berbeda dan sering dimarahi oleh ibunya
Komentar