Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru parkir liar alias Pak Ogah diduga sengaja membongkar beton pembatas jalan dan menarik sejumlah uang dari pengendara yang hendak memotong jalan.

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang juru parkir liar alias Pak Ogah terlihat menagih sejumlah uang kepada pengendara yang hendak memotong jalan menuju kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.

Padahal, beton pembatas tersebut sengaja dipasang untuk mengatur arus lalu lintas menuju kawasan Kota Tua. Kini, petugas Satpol PP berjaga di kawasan tersebut untuk menghindari kejadian serupa terulang kembali.

Baca Juga Gondola Ski di New York Macet, Evakuasi 67 Wisatawan Terjebak Berlangsung Dramatis | BERUT di https://www.kompas.tv/internasional/649208/gondola-ski-di-new-york-macet-evakuasi-67-wisatawan-terjebak-berlangsung-dramatis-berut

#pakogah #videoviral #kotatua #jakarta

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/649226/viral-pak-ogah-nekat-bongkar-beton-pembatas-jalan-dan-tagih-pungli-di-kawasan-kota-tua-berut
Transkrip
00:00Juru parkir liar alias Pak Ogah diduga sengaja membongkar beton pembatas jalan dan menarik sejumlah uang untuk pengendara yang hendak memotong jalan.
00:13Dalam video yang beredar di media sosial, seorang juru parkir liar alias Pak Ogah sedang menagih sejumlah uang terhadap pengendara yang hendak memotong jalan ke kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
00:25Padahal beton itu sengaja dipasang untuk mengatur lalu lintas yang menuju ke kawasan Kota Tua.
00:31Kini petugas Satpol PP berjaga di kawasan itu untuk menghindari kejadian serupa.
00:38Yang viral di kawasan Kota Tua memang mereka itu memampatkan situasi yang ada.
00:48Ketika jalanan macet, mereka buka MCB yang ada untuk kendara yang lewat, bisa lewat dari lintasan itu.
01:01Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan