00:00Belum tercatat dapodik, guru honorer menangis saat rapat balek RI.
00:05Kisah guru honorer dengan penghasilan yang jauh dari kata layak kembali menggema di ruang rapat DPR RI.
00:11Kali ini datang dari Indah Permatasari, seorang guru honorer di SD Negeri Wonosari 1 Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
00:19Selama bertahun-tahun, Indah mengabdikan dirinya untuk mendidik anak-anak sekolah dasar.
00:23Namun dibalik perannya mencerdaskan generasi bangsa, realitas hidup yang ia jalani justru penuh keterbatasan.
00:29Gaji sebagai guru honorer belum mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari begitu pula untuk bertahan hidup.
00:35Sehingga Indah terpaksa mengambil pekerjaan sampingan sebagai tukang antarjemput laundry.
00:40Cerita ini disampaikan langsung oleh Indah saat menghadiri rapat bersama Badan Legislasi DPR RI di Kompleks Parlemen Jakarta pada Senin 3 Februari 2026 lalu.
00:51Dengan suara bergetar dan air mata yang tak terbendung, Indah menceritakan kondisi yang selama ini ia pendam.
00:57Saya yang namanya terdata di 265 itu yang belum masuk data pendidikan Pak.
01:07Padahal saya sudah memenuhi masa kerja, tapi sulitnya untuk masuk ke data pendidikan atau DAPODIC itu sulitnya luar biasa Pak.
01:18Padahal informasi yang turun dari dinas ke sekolah tidak menyuluruh Pak.
01:26Bahkan jadinya kita ketinggalan info.
01:29Tadi Bapak bilang pulang mengajar, jadi antarjemput laundry Pak.
01:37Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan.
01:42Menurutnya kendala terbesar yang ia hadapi ialah namanya belum tercatat dalam data pokok pendidikan atau DAPODIC.
01:49Dimana DAPODIC menjadi sistem utama dalam pendataan tenaga pendidik di Indonesia.
01:54Data ini digunakan sebagai dasar perencanaan kebijakan pendidikan, evaluasi hingga penyaluran dana bantuan operasional sekolah dan tunjangan guru secara daring.
02:03Tidak terdaftar dalam sistem ini membuat Indah seolah tak terlihat dalam peta kebijakan pendidikan nasional.
02:09Kondisi yang dialami Indah mencerminkan realitas yang masih dihadapi banyak guru honorer di berbagai daerah.
02:16Mereka tetap mengajar dengan penuh tanggung jawab, meski kesejahteraan belum sebanding dengan pengabdian yang diberikan.
Komentar