Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel merespons kembali pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal istilah di-noel-kan.

Dia mengaku kecewa karena peringatan yang disampaikan tidak ditanggapi positif.

Respons Noel atas tanggapan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disampaikan sebelum sidang lanjutan dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.

Noel menyayangkan peringatan yang dilontarkannya kepada Menteri Keuangan Purbaya tak ditanggapi serius.

Noel menjelaskan ungkapan dinoelkan sebagai peringatan.

Bahkan Noel dua kali menjelaskan istilah di-noel-kan yang ia pakai untuk memperingatkan Purbaya.

Sebelumnya Menkeu Purbaya menjelaskan tak paham istilah di-noel-kan.

Purbaya juga menyebut dirinya tidak menerima uang.

Purbaya menegaskan tidak mengetahui alasan Noel menyampaikan pernyataan itu.

Saat ini Immanuel Ebenezer tengah menghadapi kasus hukum dugaan tindak pidana korupsi.

Pada 19 Januari 2026 di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Noel didakwa meminta jatah Rp3,3 miliar dan satu unit motor mewah yang diduga terkait tindak korupsi dalam proses pengurusan sertifikasi K3 di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja.

Baca Juga Analisis Partai yang Dituding Eks Wamenaker Noel Terlibat Kasusnya, Pukat UGM Ungkap Fakta ini di https://www.kompas.tv/nasional/648066/analisis-partai-yang-dituding-eks-wamenaker-noel-terlibat-kasusnya-pukat-ugm-ungkap-fakta-ini

#noel #purbaya #korupsi

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648232/kecewa-dengan-respons-purbaya-noel-maksud-saya-hati-hati-dicari-kesalahannya-kompas-petang
Transkrip
00:00Informasi selanjutnya, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel
00:05merespons kembali pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa soal istilah dinoelkan.
00:11Dia mengaku kecewa karena peringatan yang disampaikan tidak ditanggapi positif.
00:17Orang diingatin hati-hati, hati dinoelkan. Maksud saya itu lu dicari kesalahannya.
00:26Noel kan terima duit, gue mah gak terima duit.
00:30Respons Noel atas tanggapan Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa disampaikan sebelum sidang lanjutan dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.
00:43Noel menyayangkan peringatan yang dilontarkannya kepada Menteri Keuangan Purbaya tak ditanggapi serius.
00:49Noel menjelaskan ungkapan dinoelkan sebagai peringatan.
00:53Bahkan Noel dua kali menjelaskan istilah dinoelkan yang ia pakai untuk memperingatkan Purbaya.
01:00Menerima duit lah, capek gak nerima duit.
01:03Kan saya gak nerima, apa namanya, gak nerima, apa ya bagus buat Pak Purbaya ya.
01:11Orang diingatin hati-hati, hati dinoelkan.
01:14Hati-hati di OTT dinoelkan, dinoelkan begini maksudnya, lu dicari kesalahannya.
01:19Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya menjelaskan tak paham istilah dinoelkan.
01:25Purbaya juga menegaskan dirinya tidak menerima uang.
01:28Saya gak ngerti apa sih maksudnya.
01:30Jadi Bapak akan bisa seperti Pak Noel, Pak, dijadikan tersangka gitu Pak?
01:35Dicebak begitu Pak.
01:35Dicebak.
01:36Noel kan terima duit, gue emang gak terima duit.
01:39Dicebak Pak.
01:40Dicebak gimana?
01:40Katanya karena kasus Bapak tuh mengganggu para bandit gitu Pak.
01:44Biar aja, yang penting gue gak terima duit.
01:46Saat ini, Immanuel Ebenezer atau Noel tengah menghadapi kasus hukum dugaan tindak pidana korupsi.
01:53Pada 19 Januari 2026 di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta,
01:58Noel Lidakwa meminta jatah 3,3 miliar rupiah dan 1 unit motor mewah
02:03yang diduga terkait tindak korupsi dalam proses pengurusan sertifikasi K3
02:07di lingkungan Kementerian Tenaga Kerja.
02:10Tim Liputan, Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan