Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV Ketua Komisi IV DPR, Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), mengingatkan instruksi Presiden RI, Prabowo Subianto, saat rapat bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada Selasa (3/2/2026).

"Kelihatannya stok bahan-bahan pangan strategis ini, insyaallah, tidak ada masalah. Menjelang Imlek dan Lebaran ini tidak ada gejolak harga karena stoknya terjamin," ujar Ketua Komisi IV DPR, Titiek Soeharto.

"Dan juga kalau ada yang main-main dengan harga, saya rasa Bapak-bapak semua sudah mendapat instruksi dari Bapak Presiden untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu," lanjutnya.

Baca Juga Mentan, Kapolri dan Titiek Soeharto Resmikan Revamping Pabrik Amoniak PT Pupuk Kaltim | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/647219/mentan-kapolri-dan-titiek-soeharto-resmikan-revamping-pabrik-amoniak-pt-pupuk-kaltim-sapa-malam

#dpr #mentan #kkp #pangan #breakingnews

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648215/ingatkan-instruksi-prabowo-titiek-soeharto-depan-mentan-amran-menteri-kkp-di-rapat-komisi-iv-dpr
Transkrip
00:00Terima kasih di RUT PT. RNI IDFood.
00:03Hampir kelewatan karena merangkap jabatan jadi hampir kelewatan.
00:08Kepala Badan Pangan Nasional mohon disampaikan.
00:12Pak Pananya.
00:30Terima kasih. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:35Salam sejahtera untuk kita semua.
00:37Shalom, om swasti, astro, namo budaya, salam kebajikan.
00:41Yang kami hormati, kami banggakan Ibu Pimpinan Komisi 4
00:46beserta Wakil Ketua Komisi 4 DPR RI.
00:51Yang kami hormati, Anggota Komisi 4 DPR RI.
00:55Yang kami hormati, sahabat saya, Menteri KKP.
01:00Yang kami hormati, Wakil Menteri Pertanian.
01:03Yang kami hormati, Wakil Menteri KKP.
01:06Yang kami hormati, Dirut Bulog bersama direksi lainnya.
01:11Yang kami hormati, Dirut BIHC beserta direksi lainnya.
01:17Yang kami hormati, PT. IDFood, PT. RNI.
01:23Dirut IDFood, yang kami hormati, beserta direksi lainnya.
01:26Para Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
01:31Lingkup Kementerian Pertanian.
01:34Para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
01:38Lingkup Badan Pangan Nasional.
01:40Ibu, Bapak, hadir ini yang berbahagia.
01:46Pertama-tama, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Pimpinan dan segenap anggota,
01:53Wakil, Ketua dan Anggota Komisi 4 DPR RI atas undangan rapat.
01:57Dengar pendapat hari ini, sesuai dengan agenda rapat.
02:00Pada kesempatan ini, kami menyampaikan ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga pangan strategis
02:06menjelah hak HBKN Ramadan dan Idul Fitri 2020.
02:12Enam, neraca kebutuhan dan ketersediaan pangan nasional 2026 dalam kondisi surplus meliputi,
02:22kami bisa lihat beras 15 juta ton, jagung 4,6 juta ton,
02:31kedelai 176 ribu ton,
02:34daging sapi karbau 39 ribu ton,
02:38ayam 520 ribu ton,
02:41telur 301 ribu ton,
02:45minyak goreng 3,56 juta ton,
02:48gula konsumsi 986 ribu ton,
02:52cabai besar 244 ribu ton,
02:56cabai rawit surplus 3.808 ribu ton,
03:03bawang merah 154 ribu ton,
03:06bawang putih 124 ribu ton.
03:10Bapak-Ibu,
03:12Ibu pimpinan dan Wakil Komisi 4
03:15serta anggota Komisi 4 DPR RI yang kami hormati,
03:18dalam rangka menjaga stabilitas pasokan harga pangan pada pangan nasional melaksanakan langkah strategis
03:26pembentukan satgas
03:28sapu bersih pelanggaran harga mutu dan keamanan pangan 2024
03:35berdasarkan keputusan Kepala Bapak Nasional nomor 4 tahun 2026,
03:40penyaluran SPHP beras sebesar 4,97 triliun,
03:45penyaluran bantuan pangan 10 kilogram,
03:49dan 2 liter minyak kita selama 2 bulan
03:52sebesar 33,2 juta KPM.
03:58Pelaksanaan gerakan pangan murah GPM target 13.500 kali di 38 provinsi,
04:07514 Kabupaten Kota,
04:09fasilitas distribusi pangan dari wilayah surplus ke wilayah defisit,
04:15pemantauan harga melalui panel harga oleh 1.060 petugas enumerator bersama lintas kementerian dan lembaga,
04:26Satgas Saber Pangan 2026 menjalankan pengawasan di lapangan
04:30terhadap 10 komoditas strategis untuk memastikan pelaksanaan HPP, HET, HHAP,
04:40serta menjaga keamanan dan mutu pangan.
04:43Struktur dibentuk berjenjang dari tingkat pusat ke upaten,
04:47kota dengan melibatkan aparat penegak hukum,
04:52dan memastikan koordinasi lintas sektor dan efektivitas penguasaan seluruh wilayah.
04:57Ijin Bu Ketua Wakil Ketua, kami sampaikan memang ada perbedaan sedikit tahun ini dengan tahun sebelumnya.
05:07Kami membentuk tim Satgas bersama Polda, Polres seluruh Indonesia,
05:16dan tim kami di lapangan tugas selama dua bulan.
05:19Mulai minggu lalu, tugas untuk memantau harga dan bukan lagi menghimbau,
05:25tapi menindak produsen yang menaikkan harga.
05:31Salah satu contoh kemarin, kami melihat di berita harga daging naik,
05:37padahal di feedlotter tidak naik.
05:40yang menaikkan adalah yang middleman, yang rumah RPH.
05:49Ini menaikkan seribu,
05:53keadaan menaikkan dua ribu,
05:55padahal hanya menerima dari sini.
05:57Ijin Bu Ketua kami lapor,
05:59barang siapa yang menaikkan harga
06:03daging di atas HET,
06:07izinnya kami cabut untuk tahun depan.
06:10Eh sorry, izinnya dicabut tahun ini,
06:12tapi tahun depan tidak boleh impor.
06:14Karena itu ada 700 ribu ekor setiap tahun.
06:19Ini kami tindak,
06:21dan kami sudah himbau, kami sudah surati semua.
06:25Alhamdulillah kemarin,
06:27satu hari ya Pak Dijan,
06:29satu hari naik,
06:30tiba-tiba kita sidak,
06:32langsung turun Bu.
06:33Jadi,
06:35kami sampaikan,
06:38seluruh pangan strategis tahun ini adalah penindakan
06:42bila dia melanggar.
06:43Bukan lagi himbauan seperti tahun sebelumnya.
06:46Alhamdulillah,
06:47Nataru kemarin cukup stabil.
06:50Kita menghadapi Ramadan,
06:52masih Alhamdulillah kondisi stabil.
06:55Jadi kami tidak beri ruang gerak,
06:56dan yang memimpin di provinsi adalah di Krimsus.
07:01yang posko membuat posko setiap provinsi dan kabupaten itu adalah tim kami turun dari Bapak Nas.
07:09Posko selama dua bulan.
07:10bagi umur yang 50 ke atas, dua bulan.
07:13Yang umur 50 ke bawah atau 40 yang masih muda, boleh satu bulan sekali pulang ke rumahnya, Bu.
07:19Tapi intinya tidak boleh dibiarkan lagi seperti tahun sebelumnya bahwa himbauan.
07:26Yang kami tindak bukan penjual-penjual yang UMKM,
07:33bukan pengecer, tapi langsung kami tindak produsen.
07:40Seperti kemarin,
07:41selat di Surabaya dan Jawa Tengah,
07:48itu ada produsen minyak goreng terbesar di Republik ini,
07:53menaikkan harga Rp 2.000.
07:55Sendirian, yang lain tidak ada.
07:57Langsung kami serahkan di Krimsus, tindak mereka bila perlu izinnya dicabut.
08:05Jadi izin Bu Ketua itu minta maaf,
08:08mungkin nanti ada yang melapor ke Komisi 4,
08:13karena tahun ini kami bukan himbau,
08:15tapi tindak sesuai regulasi yang berlaku.
08:18Terima kasih.
08:19Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
08:23Baik, terima kasih Bapak-Bapak sekalian atas penjelasannya.
08:27Kelihatannya stok bahan-bahan pangan strategis ini,
08:35insya Allah tidak ada masalah menjelang Imlek dan Lebaran ini.
08:39Tidak ada gejolak-gejolak harga,
08:41karena stoknya terjamin dan juga kalau ada yang main-main dengan harga,
08:49saya rasa Bapak-Bapak semua sudah dapat instruksi dari Bapak Presiden
08:54untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu.
08:58Baik, terima kasih sekali lagi.
Komentar

Dianjurkan