Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Semenjak pengumuman MSCI soal review dan rebalancing saham-saham Indonesia, IHSG terpantau terus tertekan, bahkan terjadi trading halt alias penghentian sementara pada 28 dan 29 Januari, setelah indeks terkoreksi hingga delapan persen.

Meski demikian, Jumat pekan lalu IHSG mampu ditutup menguat tipis di level 8.329. Namun sayang, kembali amblas pada perdagangan hari Senin, ditutup di level 7.922 atau turun 4,8 persen, dan anjlok sebesar 11,7 persen selama sepekan terakhir.

Di tengah terus tertekannya IHSG, kepanikan muncul terutama pada investor ritel. Lalu, apa yang perlu dilakukan investor? Dan masih adakah potensi rebound dalam waktu dekat setelah OJK-BEI menggelar rapat dengan MSCI? Kita langsung bahas bersama dengan Liza Camelia, Head of Equity Research Kiwoom Sekuritas.

#ojkbei #IHSG #ritel

Baca Juga Kondisi Ekonomi Nasional Ditengah Dinamika Global, BI Rilis Laporan Perekonomian Indonesia 2025 di https://www.kompas.tv/nasional/648150/kondisi-ekonomi-nasional-ditengah-dinamika-global-bi-rilis-laporan-perekonomian-indonesia-2025



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648155/full-langkah-investor-ritel-di-tengah-tekanan-ihsg-apa-strateginya-sapa-pagi
Transkrip
00:00Intro
00:00Saatnya Kompas Bisnis, Saudara, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia,
00:21serta perwakilan BPI dan Antara, telah menyelesaikan pertemuan dengan penyedia Indeks Global MSCI secara daring pada Senin sore.
00:28Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fauzi,
00:36membeberkan hasil pertemuan dengan MSCI.
00:38Hasan bilang fokus MSCI selaras dengan 8 aksi percepatan reformasi pasar modal yang dicanangkan OJK,
00:46terutama kluster transparansi dan pengungkapan data Ultimate Beneficial Owner,
00:50serta likuiditas untuk peningkatan batas free float menjadi 15% sebagai kebijakan baru pasar modal Indonesia.
00:57Hasan juga mengatakan, OJK berkomitmen memenuhi semua proposal transparansi dan perbaikan data yang diminta MSCI,
01:05termasuk membuka data kepemilikan pemegang saham dengan porsi lebih dari 1%.
01:10Dan kemudian kami sudah memiliki rencana untuk melakukan pemenuhan atas semua isu yang terkait,
01:23yaitu, bisa saya bacakan,
01:28terkait dengan disclosure atas kepemilikan pemegang saham dengan porsi di bawah 5%
01:38yang kita komitkan untuk dapat dilakukan untuk kepemilikan saham di atas bahkan 1%.
01:46Kemudian yang kedua, kita akan menghadirkan granularity atau lebih merinci klasifikasi investor
01:56pada data yang selama ini dilakukan pengelolaannya di KSEI.
02:01Yang kita ketahui saat ini terbatas hanya di 9 tipe investor utama,
02:06tapi nanti akan dirinci menjadi 27 subtipe investor.
02:10Semenjak pengumuman MSCI soal review dan rebalancing saham-saham Indonesia,
02:16IHSG terpantau terus tertekan bahkan terjadi trading halt alias penghentian sementara pada 28 dan 29 Januari
02:23setelah indeks terkoreksi hingga 8%.
02:26Meski begitu, pada Jumat pekan lalu, IHSG mampu ditutup menguat tipis di level 8.329.
02:32Namun sayang kembali ambles pada perdagangan hari Senin ditutup di level 7.922
02:38atau turun 4,8% dan anjlok sebesar 11,7% selama sepekan terakhir.
02:47Pengumuman MSCI juga membuat sentimen aksi jual oleh investor asing.
02:52Selama sepekan terakhir, asing melakukan aksi jual sebesar 13,92 triliun rupiah.
02:58Aksi jual ini lebih besar dibanding pekan sebelumnya, yakni 3,25 triliun rupiah.
03:03Meski begitu, pada perdagangan hari Senin terpantau asing melakukan aksi beli sebesar 654,94 miliar rupiah.
03:15Di tengah terus tertekannya IHSG, kepanikan muncul terutama pada investor retail.
03:21Lalu apa yang perlu dilakukan investor dan masih adakah potensi rebound dalam waktu dekat setelah OJK BEI
03:27menggelar rapat dengan MSCI?
03:29Kita langsung bahas bersama Liza Camellia, Head of Equity Research, Kiwum Sekuritas.
03:35Mbak Liza dengan Tifal, selamat pagi.
03:37Halo, selamat pagi Mas Tifal.
03:39Terima kasih sudah bergabung bersama kami.
03:40Ini kalau kemudian melihat fenomena IHSG dalam sepekan kemarin,
03:45wajarkan menurut Anda investor retail ketar-ketir atau ada hal lain yang perlu dibaca di sini?
03:50Ya, kalau melihat perkembangannya dari pekan lalu memang cukup shocking ya.
03:56Tapi untungnya saya juga melihat pihak regulator dan pemerintah ini cukup gercep bekerjasama
04:03atau at least reaching out to MSCI untuk membicarakan, buka diskusi untuk hal-hal yang mungkin bisa
04:12untuk memperbaiki situasi.
04:14Dan akhirnya kemarin kita sudah mendapatkan sedikit secercah harapan alias keterangan.
04:25Kondisi yang lebih terang mengenai tiga langkah utama yang akan dilakukan ke depannya.
04:31Nah, jadi kalau kita menurut pelaku pasar ini, kita suka akan hal-hal yang lebih detail,
04:40menghilangkan faktor ketidakpastian, lebih jelas.
04:43Nah, ini menurut saya merupakan kita sudah mendapatkan suatu sentimen positif hari ini.
04:49Oke, kita coba ulas satu persatu kalau begitu.
04:52Ini kan dari hasil yang dipaparkan oleh Pak Hasan Fauzi kemarin,
04:55salah satunya soal pembukaan data kepemilikan saham di bawah 5%,
04:59ke depan akan diturunkan hingga ambang batas 1%.
05:02Dari analisis Anda, apakah retail atau investor retail ini diuntungkan
05:06atau lagi-lagi ya investor dari level perusahaan asing akan mendapat keuntungan dari kebijakan ini?
05:11Transparansi perlu kita kedepankan.
05:16Itu satu hal yang pasti ya.
05:18Dan tidak bisa dipungkiri bahwa market Indonesia memang masih sedikit banyak dipengaruhi oleh asing.
05:24Buktinya kemarin saja keluar berita dari Nomura bahwa mereka juga turut mendowngrade
05:31posisi pasar saham Indonesia mengikuti yang sebelumnya Goldman Sachs dan UBS ya.
05:37So, kalau data ini dibuka, saya perkirakan mungkin akan ada lebih banyak kerepotan di market,
05:46terlebih di pihak regulator bursa ya.
05:48Mengingat ini pasti akan banyak makan resource dan waktu untuk bisa mendeliver informasi yang cukup memuaskan buat MSCI.
06:04Ya, karena kita tahu mungkin praktek-praktek rekening nomi di daftar susunan pemegang saham itu memang banyak adanya begitu.
06:19Nah, so, tapi in the spirit of transparansi, ini merupakan suatu sentimen yang bagus
06:27dan mudah-mudahan lebih bisa membuat market Indonesia itu lebih layak investasi di mata dunia.
06:33Oke, ada poin lainnya yang juga ditawarkan oleh pemerintah, yakni menaikkan free float saham.
06:37Awalnya 7,5% jadi 15%.
06:39Tapi yang jadi pertanyaan baru begini, apakah dengan dinaikkan free float itu akan berpengaruh ke harga saham juga, Mbak?
06:48Sedikit banyak, iya.
06:49Karena kita harus meneliti nih lebih lanjut, skema implementasinya seperti apa?
06:53Nah, bagaimana owner harus melepas sekian persen yang dibutuhkan untuk mencapai minimal 15% itu ke market.
07:03Skemanya bagaimana ya?
07:04Nah, ya otomatis di sini juga mungkin bikin pelaku pasar jadi agak ketar-ketir gitu.
07:10Apakah, dan tenggat waktunya itu sampai Maret.
07:14Eh, iya, sampai Maret ya.
07:17Nah, jadi dalam waktu sebulan ini, terus udah gitu, kayaknya juga agak ada kepotong libur ya.
07:24Ini bagaimana ya bisa mendeliver suatu hasil yang dianggap cukup ya memuaskan.
07:31Again, gitu loh, di mata asing dan juga di mata bursa dan pemerintah dan pelaku pasar tentunya gitu.
07:36Jadi, jangan sampai bikin skema yang terlalu mengguncang pasar gimana gitu.
07:40Oke, dan yang disebutkan juga oleh OJK, ini akan meningkatkan kredibilitas pengungkapan ultimate beneficial ownership dan mempermudah pengawasan transaksi.
07:50Soal UBO ini, Mbak, sejauh mana Anda mencermati itu dari kebijakan yang dikeluarkan? Dua tadi.
07:56Oke, again, ini masalah transparansi ya.
08:00Dan hasilnya, apapun itu, inilah yang akan bisa membuat fund asing, passive fund untuk benar-benar menilai kondisi market kita ini sebenarnya aman untuk investasi atau tidak.
08:22Jadi, masalah transparansi ini ketika akhirnya nanti dibuka gitu ya dan kecurigaan MSCI pada awalnya seperti kasus brand yang pertama kali mereka sorot gitu.
08:34Bahwa dari porsi masyarakat itu sebenarnya juga banyak rekening nomini dari ownership investor awal gitu.
08:42Nah, ini akan hasilnya, apapun yang terjadi, ini akan membuktikan bahwa pasar kita terang atau memang sesuai dengan kecurigaan mereka.
08:56Ada indikasi market manipulation.
08:58Nah, disitulah kita, pihak regulator, pemerintah harus siap menerima apapun hasilnya.
09:06Dan bagaimana solusi ke depannya untuk memperbaiki semuanya itu.
09:10Oke, ada juga tawaran yakni perincian klasifikasi investor.
09:16Awalnya terbagi sembilan kategori bakal diperluas menjadi 27 subtipe investor.
09:23Sejauh mana Anda menelisik benefit atau manfaat dari perluasan itu kepada investor retail, Mbak?
09:33Mbak Liza?
09:37Mbak Liza, masih mendengar soal saya, Mbak?
09:40Kita coba perbaiki dulu komunikasi kami untuk membahas lebih lanjut lagi terkait dengan kondisi dari IHSG kita setelah dikeluarkannya beberapa kebijakan oleh OJKBI.
09:53Mbak Liza, suara saya masih terdengar, Mbak?
09:57Masih.
09:58Oke, sorry tadi terpotong ada gangguan sinyal tadi.
10:00Mungkin bisa diulang lagi dari awal, Mbak.
10:01Soal pelebaran subsektor menjadi 27 ini, apakah ada benefit yang bisa dirasakan oleh investor retail?
10:09Iya.
10:1027 jenis itu, again, saya belum tahu jenis persisnya seperti apa.
10:15Tapi mungkin konsepnya saya mengerti.
10:17Karena ada investor yang benar-benar menerapkan value investing,
10:20atau ada juga yang cuma demi short term capital gain atau benefits saja gitu ya.
10:25Nah, intinya adalah keuntungannya adalah untuk membuka transparansi ini.
10:39Seperti contoh saham brand pada awalnya yang disorot oleh MSCI.
10:51Ini di mana porsi masyarakat diperkirakan banyak rekening nomini dari owner awal gitu ya.
11:00Nah, ini juga akan menyajikan informasi yang reliable,
11:05dan nantinya akan dinilai oleh pihak passive funds ya.
11:13Dan juga ini akan membuktikan bahwa saham Indonesia ini apakah banyak muatan indikasi market manipulation
11:24atau ya, atau tidak, atau sebaliknya.
11:28Itu yang akan dinilai ke depannya.
11:30Oke, kalau membaca tren dari perdagangan sepanjang pekan kemarin kan,
11:34itu koreksi cukup dalam juga mbak kalau dibaca.
11:37Apakah tren penurunan ini bakal terjadi juga kalau analisis Anda dalam perdagangan sepanjang pekan ini?
11:45Sepanjang pekan ini, terus terang saya lebih optimis.
11:48Kenapa? Karena tadi saya bilang faktor ketidakpastian.
11:50Ini pelan-pelan mulai dikikis.
11:52Kemarin sudah tercapai deal antara BI, OJK, dan MSCI.
11:56Cuman ke depannya bagaimana pelaksanaannya?
11:57Itu saja.
11:58Seperti Pak Pandu Syahri dari Danantara bilang,
12:01the devil is in the details right now.
12:04Perasaan teknisnya gimana?
12:06Supaya jangan sampai penerapan free float 15% itu yang kurang harus menambah selama sebulan ke depan.
12:13Ini bagaimana supaya jangan terjadi banyak buyuran misalkan seperti itu.
12:19Dan kalau dari sisi teknikalnya, dalam beberapa hari terakhir ini saya memperhatikan adanya pola yang cukup berulang
12:28bahwa IHSG itu kerap menggunakan retracement Fibonacci.
12:31Either 50% atau 61,8%.
12:34Nah, kebetulan kemarin low intraday-nya di 7,820 itu persis kena Fibonacci retracement 61,8%.
12:42So, masuk akal kalau kita harapkan ada technical rebound hari ini dengan target pertama-tama ke angka bulat 8.000 dulu, of course.
12:50Atau next-nya ke 8.115 itu retracement 50% atau 8.185 itu adalah 61,8%.
12:58Anyway, bursa Asia yang kemarin itu agak melemah juga hari ini sudah hijau royo-royo.
13:04Bahkan Kospi yang kemarin sempat trading hal, sekarang juga sudah hampir 5%.
13:08Sepertinya Nikkei 3%.
13:10So, I'm pretty optimistic for this morning.
13:13Oke, lalu kalau membaca trend itu tadi, kalau kemudian ada penurunan, apakah bisa jadi momentum juga nih?
13:19Buat investor beli terutama saham-saham fundamental atau masih harus wait and see dulu nih, Mbak?
13:24Ya, kalau kita masih harus mengalami penurunan lagi, ya terus terang batas terbawahnya adalah titik low kemarin ya,
13:337.820, bahkan bisa ke 7.6 atau 7.4 lagi.
13:37Harus diakui, volatilitas masih akan tinggi pekan ini.
13:41Jadi, kalaupun Anda memutuskan untuk buy, positioning, very selective sectors.
13:46Tadi saya lihat harga gold juga sudah mulai rebound dari low 4.400, sekarang sudah di 4.700.
13:53Saham gold kemarin kita sempat rontok juga.
13:55Nah, mungkin ada kesempatan speculative buy di situ.
14:00Tapi, please, money management-nya saya sarankan bertahap saja, demi amannya.
14:06Oke, satu hal lagi.
14:08Maka rekomendasi apa yang mungkin Anda bisa berikan begitu kepada OJK dan BEI,
14:12agar pemulihan IHSG kita ini bisa betul-betul berlangsung cepat, ada trust yang bisa kembali begitu?
14:19Reformasi besar-besaran kemarin memang sudah terjadi di pihak pucuk pimpinan.
14:24Tapi, kalau regulasi atau implementasi ke bawahnya itu tetap sama saja.
14:29Kayak kemarin, nothing is going to change ya.
14:31Jadi, harus ada perubahan dan pihak regulator juga harus cepat tanggap dengan dinamika market ya.
14:39Terus, mungkin juga harus ada kebijakan-kebijakan yang direview ulang,
14:42yang lebih membuat untuk passivage itu lebih nyaman investment di sini.
14:46Again, transparansi adalah suatu hal yang penting.
14:50Apa artinya public listing company itu kalau tidak bisa mengedepankan transparansi yang reliable gitu.
14:58Ya, saya rasa.
14:59Dan bagaimana pelaksanaannya supaya ini juga jangan terlalu mengguncang stock market kita secara keseluruhan.
15:06Dan dukungan dari dana lokal seperti dana antara itu,
15:10we will appreciate it very much.
15:12Mereka katanya sudah siap investasi kan pekan ini gitu.
15:16Tapi, I believe mereka juga harus tahu kejelasan skema market bagaimana
15:22sebelum mereka mulai masuk lebih banyak di sini.
15:26So, dana antara kami harapkan kedatangan Anda segera di market.
15:30Baik. Mbak Lisa, terima kasih banyak sudah berbagi analisisnya bersama kami.
15:33Selamat pagi, Mbak.
15:35Oke. Sama-sama. Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan