00:00Ure Saffol bergulir setelah kursi wakil menteri
00:05keuangan kosong karena Thomas Jivandono resmi disahkan oleh DPR sebagai depan
00:10putih Gubernur Bank Indonesia Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadia
00:15menyebut Yuda Agung menjadi salah satu calon kuat mengganti Thomas Jivandono yang
00:20sudah disahkan sebagai deputih Gubernur Bank Indonesia
00:25Yuda Agung mengundurkan diri dari posisi deputih Gubernur BI pada 13 Januari
00:30ini kemudian digantikan oleh Thomas Jivandono
00:35tidak tahu saya katanya tidak boleh ngomong duluan harus dengerin
00:38tapi sudah ada nama Pak?
00:40bocuran itu kan yang kita tahu kelihatannya
00:43kelihatannya
00:44sekarang saya sudah ketemu dengan beliau
00:45dan kelihatannya sih
00:47itu salah satu calon yang kuat ya
00:50iya Pak Bradi
00:51iya Pak Bradi
00:52kelihatannya dia calon yang kuat
00:54memang ada beberapa calon
00:55saya nggak tahu
00:57tentu di Presiden tahu
00:59tidak hanya
01:00hanya soal Wakil Menteri Keuangan
01:02posisi Menteri Luar Negeri Sugiono
01:03juga dikabarkan akan
01:05diganti oleh Wakil Ketua Komisi 1 DPR
01:08Budi Jiwandono
01:10Sugiono mengaku belum mendengar informasi tentang resa pol kabinet
01:13termasuk isu soal
01:15pergantian dirinya sebagai menu oleh Wakil Ketua Komisi 1 DPR
01:19dari
01:20fraksi Gerindra Budi Jiwandono
01:23sementara itu Budi Jiwandono menegak
01:25menegaskan sampai saat ini masih bertugas
01:27sebagai Wakil Ketua Komisi 1 DPR
01:30tapi kalau benar itu terjadi
01:32akan ada pertindahan posisi
01:34mesti tugaskan di kementerian lain
01:35itu gimana mas
01:39bikin kemaskan
01:40makanya
01:43makanya
01:44makanya
01:45terima kasih
01:47terima kasih
01:48terima kasih
01:49terima kasih
01:50sampai hari ini masih dikongsi
01:52sampai hari ini masih dikongsi
01:54sampai hari ini masih dikongsi
01:55terima kasih
01:57terima kasih
01:58terima kasih
01:59terima kasih
02:00benar akan gabung ke kabinet
02:05Direktur Eksekutif Carta Politika Yunarto Wijaya
02:08mengkritisi rencana resafel kabinet
02:10Prabowo Subianto
02:12Yunarto bilang
02:13Prabowo
02:14harus mengutamai
02:15maka kapabilitas dibandingkan konsolidasi kepentingan politik
02:19dalam rencana
02:20resafel
02:23ketika kita berbicara mengenai resafel
02:24saya berhenti
02:25kita harap juga
02:26Pak Prabowo ada perbaikan besar
02:28dalam konteks menempatkan kapabilitas
02:30jauh lebih besar
02:31dibandingkan pertimbangan koalisi
02:33kenapa ada kekhawatiran itu Mas Toto
02:35apa yang menjadi latar belakangnya
02:37pembentukan kabinet
02:39ini
02:40kabinet terbesar sepanjang sejarah
02:42setelah Orde Lama
02:43Mas Yasir
02:44kenapa
02:45karena yang namanya jumlah parpol yang ditampung banyak sekali
02:48jumlah huamen terbesar juga
02:50sepanjang sejarah
02:51karena koalisinya besar sekali
02:53kalau logika itu yang
02:55digunakan dalam konsolidasi kekuasaan
02:57menurut saya itu malah menambah beban buat Pak Prabowo
03:00bukan kemudian malah menambah kekuatan dan energi
03:04untuk kemudian
03:05menghadapi situasi global yang memang sudah pelik
03:07itu poin paling baik
03:08saya
03:10sebelumnya Presiden Prabowo Subianto telah melakukan 4 kali perombakan kabinet
03:14sejak ia dilantik
03:15pada 20 Oktober 2024
03:18pada reshuffle kabinet jilid keempat
03:20Presiden Prabowo menambahkan 2 wakil menteri
03:23yakni wakil menteri dalam negeri
03:25dan wakil menteri kesehatan
03:27sehingga
03:28jumlah wakil menteri
03:30mencapai 58 orang
03:33Tim Liputan
03:34Kompas
03:35TV
03:38untuk mengulas kabar
03:40perombakan kabinet usai
03:41WOMENQ Thomas Jiwandono
03:42masuk ke Kejajaran Diputi Bank Indonesia
03:44kita
03:45membahas bersama analis politik Adi Prayitno
03:47Selamat petang Mas Ade
03:50Selamat petang
03:51Ya sudah ramai diperbincangkan
03:52soal perombakan kabinet
03:53kalau pandangan anda sendiri apakah
03:55ada kemungkinan besar Presiden kembali bongkar kabinet
03:58kalau jadikan berarti sudah 5 kali
04:00Ya saya sebenarnya termasuk yang relatif cukup meyakini
04:05bahwa
04:06soal kemungkinan resapel itu
04:08pastilah terjadi
04:09ini kan soal
04:10waktu
04:11apakah akan terjadi dalam waktu dekat
04:13dalam waktu sedang
04:14ataukah dalam
04:15waktu lama
04:16tapi bagi saya
04:17isu resapel ini kan
04:18dalam seminggu ini
04:19cukup santer di
04:20perbincangkan oleh publik
04:22salah satunya oleh
04:23kawan-kawan media ya
04:24tentu
04:25pembicaraan ini kan tidak lahir dalam ruang hampa
04:27pertama selalu dikaitkan dengan
04:29adanya
04:30kursi kosong yang kemarin
04:32Wamin Q misalnya
04:33kemudian jadi gubernur BI
04:35kemudian
04:36yang paling penting adalah
04:38soal
04:39ada juga Menteri beberapa
04:40waktu yang lalu
04:41misalnya bolak-balik
04:42datang ke Solo
04:43dan ada juga yang datang ke Tertanegara
04:45itu dibaca oleh publik
04:47soal
04:48kemungkinan tanda-tanda
04:49soal
04:50dan bahkan kalau kita ingin melihat
04:53tanda-tandanya secara umum
04:55adalah soal
04:56bencana alam yang terjadi di Sumatera
04:57beberapa waktu yang lalu
04:58itu kan
04:59ada
05:00jumlah Menteri yang menjadi sorotan
05:02dikritik
05:03dinilai
05:04tidak memiliki antara
05:05antisipasi yang cukup cepat ya
05:06terkait dengan
05:07kasus-kasus penanggulangan
05:09terkait dengan isu
05:10deforestasi
05:11termasuk juga soal
05:12kayu
05:13gelondongan goib
05:14yang mungkin
05:15mungkin hingga saat ini
05:16itu tidak bisa diungkap
05:17secara signifikan
05:18tiga anasir inilah
05:19yang kemudian
05:20dijadikan sebagai instrumen oleh publik
05:22untuk melihat tanda-tanda
05:25bahwa sebenarnya
05:26terkait dengan reshapul itu
05:27ya hanyalah
05:28tinggal menghitung hari
05:30entah itu kapan
05:31tentu hanya presiden lah
05:32yang punya otoritas
05:33segala-galanya
05:34bahkan
05:35kan kalau kita maju-jur
05:36sebenarnya
05:37ada sejumlah media
05:38yang secara agresif
05:40menafiskan
05:40sejumlah menteri yang mungkin
05:42posisinya akan digeser
05:43seperti yang
05:45yang tadi disampaikan oleh
05:46Kompas TV
05:47misalnya dalam prolognya
05:48soal kemungkinan menlu
05:50diganti posisinya
05:52jadi menko misalnya
05:54itu kan juga menjadi
05:55pembicaraan dan menlu
05:56akan diganti oleh
05:57wakil ketua
05:59pembicaraan
06:00itu tentu bukan sesuatu
06:02yang lahir dalam ruang hampa
06:03tapi pastinya sudah mulai beri
06:05edar soal informasi adanya
06:07terkait dengan kemungkinan
06:08soal resawal ini
06:09dan bahkan
06:10informasi dari kawan-kawan media
06:12yang sering ditanyakan ke saya
06:14mungkin juga ada menteri
06:15yang nanti posisinya itu direposisi
06:17misalnya menjadi
06:19wamen dan seterusnya
06:20sejumlah nama memang beredar
06:22termasuk nama Sugiyono Mas Adi
06:24tapi kira-kira
06:25yang resawal jadi dilakukan
06:26apa menurut anda
06:27urgency dari presiden
06:28kembali melakukan resawal
06:29seperti tadi
06:30yang kita ingatkan sebelumnya
06:31di satu tahun yang lalu
06:32sudah 4 kali resawal
06:33kalau ini jadi
06:34berarti sudah 5 kali
06:35presiden promosi Bianto
06:36melakukan resawal
06:38ya saya kira yang ramai
06:39soal resawal
06:40sekol itu adalah soal ganti orang
06:42kalau cuma ganti posisi
06:44geser posisi sebenarnya
06:45dianggap tidak lampau signifikan
06:47tapi kalau orangnya digantri
06:49diganti dengan menteri
06:50baru ini tentu menjadi
06:51berita politik yang cukup menarik
06:53karena mengganti seseorang
06:54dengan orang lain
06:55kalau misalnya soal menlu yang
06:58dispekulasikan akan digeser
07:00misalnya terkait dengan BMK
07:02mungkin publik mendengarai
07:04ini adalah untuk mengakses
07:05akselerasi bagaimana tugas
07:07Menteri Luar Negeri itu
07:08memang harus lebih perform
07:10dibandingkan dengan sebelumnya
07:11mengingat misalnya Pak Sugiono
07:13hari ini adalah sekian partai
07:15besar dan tentu saja
07:16perlu butuh keseriusan
07:18untuk memaksimalkan
07:20kedua tugas ini
07:21satu sisi sebagai melu
07:22dan satu sisi sebagai sekian partai
07:24jadi peran ini
07:25nilai yang mungkin
07:26supaya akan semakin maksimal
07:28akan diganti oleh posisi
07:29anak muda
07:30pengalaman luar negerinya bagus
07:31sehingga isu ini
07:32yang kemudian berkembang
07:33belakangan ini
07:34Oke baik
07:35Masa di satu sisi juga
07:36hari ini kita lihat
07:37bahwa Presiden kembali
07:38memberi tugas baru
07:39ke sejumlah menteri
07:40begitu ada tujuh menteri
07:43yang tergabung
07:44struktur Dewan Energi
07:45Terima kasih
07:46Terima kasih
07:47Terima kasih
07:48Terima kasih
07:49Terima kasih
07:51Terima kasih
07:52Terima kasih
07:54Bagi saya dua hal
07:55Pertama ini adalah
07:56sebagai bentuk
07:57kepercayaan Presiden
07:59terhadap sejumlah menteri
08:00terutama untuk
08:01melakukan inovasi
08:02manuver-manuver
08:04terukur
08:04bagaimana misalnya
08:05Indonesia itu
08:06segera melakukan
08:07langkah-langkah
08:08preventif
08:09menuju ketahanan energi
08:10karena suka tidak suka
08:12salah satu persoalan yang
08:13cukup serius ke depan
08:14adalah soal
08:15ketahanan energi
08:17yang saya kira
08:17memang sudah terjadi
08:18di berbagai negara
08:19bukan hanya di Indonesia
08:20yang kedua memang
08:21harus diakui
08:22ini kan
08:23menteri yang kemudian
08:24menjadi Dewan Energi
08:25itu kan dikritik oleh publik
08:27ini semacam
08:28ada
08:28ada tambahan tanggung jawab
08:30yang mesti difikirkan
08:31oleh menteri-menteri
08:32karena banyak
08:33sekali pihak yang mengatakan
08:35bahwa sebaiknya
08:36menteri fokus
08:37dengan kementerian
08:38yang saat ini
08:38dilakukan
08:39sementara misalnya
08:40Dewan Energi
08:41ataupun Dewan yang lain
08:42terkait dengan
08:43akselerasi untuk
08:45menyongsong ketahanan energi
08:46saya kira memang
08:47sebaiknya diberikan
08:48kepada
08:48pihak-pihak yang lain
08:49yang dipercaya oleh
08:51Presiden
08:51dipercaya oleh
08:52pemerintah
08:52tujuannya adalah
08:53supaya kinerja ini
08:55menteri semakin fokus
08:56dan kemudian
08:57terkait dengan
08:58ketahanan energi
08:58juga ada
08:59orang-orang lain
09:00yang juga memang
09:01sudah total
09:02memikirkan
09:03daya
09:03dan informasi
09:04terkait dengan
09:05apapun yang akan
09:06dilakukan untuk
09:07ketahanan energi
09:08itu
09:08dan itu yang diperdebatkan
09:10oleh publik sebenarnya
09:10kita tunggulah nanti
09:11bagaimana realisasi
09:13kalau sudah ada
09:13tujuh menit
09:13terima kasih
09:15Mas Sadi telah bergabung
09:16di Kompas Petang
09:17terima kasih Lona
09:18Saudara
Komentar