00:00Saudara tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban longsor Bandung Barat hari Rabu ini meski cuaca hujan dengan intensitas sedang dan pandangan yang terbatas.
00:13Pencarian korban longsor Rabu pagi ini melanjutkan dengan memerhatikan faktor keselamatan karena cuaca yang tidak bisa diprediksi.
00:20Pencarian gabungan akan fokus mencari korban di sejumlah sektor yang telah ditentukan termasuk lokasi yang menjadi permukiman padat dan berpotensi ada banyak korban.
00:32Selain itu belasan alat berat serta anjing pelacak juga diterjunkan untuk mencari korban yang tertimbun material longsor.
00:38Sementara itu Saudara Pemprov Jabar akan memberikan bantuan 10 juta rupiah bagi warga terdampak longsor Cisarua.
00:57Bantuan 10 juta rupiah tersebut disebutkan cukup untuk 2 bulan ke depan.
01:03Bantuan tersebut diberikan agar warga bisa mencari kontrakan untuk menghindari tumpukan di pengungsian.
01:14Daripada ngumpul, berebut toilet, mengalami stres, lebih baik mereka cari kontrakan atau tinggal di rumah keluarganya dan bekalnya kita cukupi untuk 2 bulan.
01:25Maka hitungannya 10 juta untuk biaya mereka 2 bulan walaupun kalau ukuran di sini 10 juta itu bisa untuk 4 bulan.
01:34Karena kan rata-rata tukang nyangkul di daerah ini kan paling 30 gitu loh.
01:40Ratusan korban longsor di Cisarua, Bandung Barat masih bertahan di pengungsian.
02:03Tak ada lagi tempat untuk dituju usai rumah mereka hancur tertimbun material longsor yang terjadi Sabtu dunia hari.
02:12Warga mengaku trauma kembali ke wilayah tempat tinggalnya.
02:16Di sisi lain, warga khawatir jika relokasi jauh dari ladang tempat mereka bertani dan berternak.
02:22Kalau bisa sih mau direlokasi, ada lokasi kemana? Karena kan kalau direlokasi kemana gitu, nanti pencarian dari mana?
02:30Kan semua di situ penghasilannya dari kebun, bertani gitu.
02:36Untuk relokasi sih kalau bisa mah nggak gitu, nggak direlokasi. Tapi takut juga kalau tinggal di situ gitu.
02:45Nah lokasinya mungkin di tempat yang aman, tapi juga bisa ada mata kecelakaan.
02:51Iya, kalau gitu sih mungkin itu harapan.
02:57Pemkap Bandung Barat tengah melakukan pemetaan kawasan yang nantinya dijadikan hunian warga.
03:03Untuk relokasi masih menunggu kajian badan geologi.
03:08Sementara lokasi longsor nantinya akan dialih fungsikan menjadi hutan.
03:11Untuk dikembalikan di situ, itu sudah kesepakatan dan kemarin arahan dari Pak Gubernur juga itu
03:18ke depannya mau dijadikan sebagai hutan.
03:25Tidak boleh dipakai lagi untuk perumahan.
03:29Tidak boleh. Karena itu sudah sangat membahayakan kalau dibuatkan di situ lagi.
03:36Kita mencari lokasi yang tadi, kalau kata geologi, sekitar kecamatan Cisarua ini.
03:44Ya, di pasir langu.
03:45Iya, di sekitar sini.
03:48Longsor menerjang pasir langu Cisarua, Bandung Barat, Sabtu Dinihari.
03:53Peneliti geologi sekaligus dosen teknik geologi ITB, Ahmad Sadisun menyebut,
03:58longsor akibat adanya penyumbatan aliran air dan curah hujan yang tinggi
04:02menyebabkan jebolnya penyumbatan di lereng gunung.
04:05Pada saat hujan cukup beras ya, atau dikatakan bisa ekstrim
04:13kalau nilai curah hujannya di atas 200 mili.
04:17Bahkan lebih itu ya, klasifikasi BNKG itu 150 mili ke atas dari curah ekstrim.
04:25Nah, disitulah yang menarik ya, sehingga ada sumbatan dari aliran air yang ada.
04:31Kemungkinan besar seperti itu ya, yang saya analisis saat ini ya, ditambah oleh curah hujan yang ekstrim saat itu ya,
04:41terjadi jebolah sumbatan itu dan aliran besar.
04:45Dia itu menuju bagian sisi itu tentunya mengikuti jalur sungai eksisting yang ada.
04:54Saat ini, ratusan korban longsor di Cisarua memilih bertahan di pengungsian.
04:59Warga tak berani untuk kembali ke rumah, khawatir longsor susulan kembali terjadi.
05:04Tim Liputan, Kompas TV
05:07Informasi terkini terkait evakuasi hari ke-5 korban longsor Cisarua di Bandung Barat.
05:15Kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV, Niko Anggriawan dan juru kamera Bimo Wicaksana.
05:20Niko, selamat pagi.
05:21Rencana pencarian dan evakuasi korban hari ini seperti apa, Niko?
05:25Mengingat situasi pagi ini berkabut di sana?
05:27Ya, tadi baru saja digelar apel yang dilakukan oleh tim besar gabungan.
05:35Intinya, meskipun hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang malah guyur.
05:41Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ini sudah berlangsung sejak pagi tadi.
05:46Okta dan juga saudara tentunya tim besar gabungan ini tetap mengutamakan keamanan
05:51yang nantinya akan memberikan kelancaran untuk mencari para korban yang saat ini masih tertimbun material longsor.
06:00Dan saya akan menunjukkan kepada Anda jumlah personil dan juga jumlah korban yang telah diangkut oleh tim besar dari lokasi longsoran.
06:12Ini jumlah korban yang terdampak. Ini ada sekitar 158 jiwa.
06:21Data ini diupdate pada Rabu 28 Januari 2026 atau hari ini sekitar pukul 7 waktu Indonesia Barat.
06:27Kemudian jumlah orang yang selamat. Ini ada 78 jiwa.
06:32Kemudian ada jumlah kantong jenazah atau body pack yang sudah diangkut oleh tim sar gabungan.
06:40Dari titik longsoran. Ini ada jumlahnya ada 48 kantong jenazah.
06:46Tentunya setelah dilakukan pengangkatan kantong jenazah dari lokasi pencarian, nantinya kantong jenazah tersebut akan langsung dibawa oleh ambulans menuju ke Posko DVI
06:57yang ada di Puskesmas Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarwa, Kabupaten Badung Barat.
07:04Dan kemudian kendaraan SAR yang digunakan.
07:07Kemudian ada unit-unit yang digunakan untuk mencari korban yang tertimbun material longsor.
07:13Ini ada helikopter 5 unit.
07:15Kemudian ada pesawat yang fixed wing. Ini 1 unit.
07:18Ada drone yang digunakan 9 unit.
07:20Drone ini difungsikan untuk melakukan pemetaan terlebih dahulu.
07:24Sebelum nantinya personel SAR diterjunkan, awalnya tim sar gabungan akan menerjunkan drone terlebih dahulu
07:32untuk memetakan situasi di lokasi longsoran dan juga untuk memastikan keamanan di tempat kejadian perkara.
07:40Dan kemudian alat berat yang menjadi fokus dalam pencarian hari ini, alat berat ada sekitar 15 unit.
07:49Mulai baik itu dari tonase kecil maupun tonase besar.
07:53Tadi kami sempat memantau ada sekitar 2 unit ekskavator berukuran besar yang saat ini sudah masuk ke dalam lokasi pencarian untuk melakukan evakuasi.
08:06Dan sekitar 2.716 orang ini dilibatkan untuk melakukan pencarian para korban.
08:13Yang saat ini sekiranya dalam hitungan Basarnas kemarin yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor SAR Bandung,
08:20ada sekitar 80 orang yang hilang hingga saat ini.
08:25Pencarian masih terus berlangsung, otakian juga saudara.
08:28Meskipun kabut dengan jarak pandang kurang lebih 50 meter,
08:32ini tidak menyurutkan semangat daripada petugas search and rescue yang saat ini sudah mulai memasuki tempat untuk mencari para korban.
08:42Ada beberapa sektor yang diutamakan, ada 5 sektor saat ini,
08:45baik itu A1, A2, kemudian ada B1, ada B2, kemudian ada A3,
08:51yang ini tempat-tempat tersebut merupakan yang diduga menjadi tempat permukiman padat
08:57dan berpotensi ditemukan banyak korban jiwa yang tertimbun material longsor di lokasi tersebut.
09:03Untuk sementara demikian, Okta, kembali ke studio.
09:06Ada 5 sektor tempat pencarian, cuaca masih tidak menentu, tapi tentunya tetap mengutamakan keamanan.
09:12Lantas, Niko, sudah adakah informasi terbaru soal berapa jumlah korban yang sudah dievakuasi dan juga sudah teridentifikasi, Niko?
09:19Terima kasih.
09:49Dan kalau kemarin di hari keempat, ini ada sekitar 8 kantong jenazah yang ditemukan di tempat kejadian perkara.
09:59Dan kemudian di sektor A1 dan A2 ini menjadi fokus tim besar gabungan untuk mencari korban
10:05karena di tempat tersebut merupakan permukiman padat.
10:08Ya, nantinya tim besar gabungan akan menggunakan alat berat, kemudian ada melibatkan anjing pelacak,
10:15dan juga pengevakuasian secara manual ini nantikan akan diutamakan untuk mencari para korban hingga nanti sore.
10:25Oke, Okta.
10:26Baik, terima kasih atas laporan Anda, Jurnalas Kompas TV, Niko Anggri Ewan, dan Juru Kamera Bimo Wicaksana dari Kabupaten Bandung Barat.
10:32Selamat bertugas kembali jaga kesehatan.
Komentar