00:00Warga desa Duren Karawang, Jawa Barat membongkar paksa pembatas jalan trotoar di jalur arteri Karawang
00:06agar mempersipat aliran air.
00:09Warga terpaksa membongkar pembatas jalan trotoar karena banjir yang terjadi sejak Kamis sore tidak kunjung surut.
00:17Dan diduga banjir tak kunjung surut karena saluran pembuangan air menyempit
00:23hingga air menggenangi jalan raya kelari dan permukiman warga hingga ketinggian 70 cm.
00:31Untuk membantu memperlancar arus lalu lintas dan membantu kendaraan warga yang mogok,
00:37TNI Polri bersiaga di titik-titik rawan banjir.
00:41Tadi saya cek upayanya warga, dia nyari solusi, nyari solusi untuk pembuangan.
00:55Memang pembuangannya awalnya itu 2 meter persegi, sekarang tinggal hanya 1 meter persegi,
01:00sementara yang di dalam itu sudah kerendam sampai 6-70 cm ke dalam rumah.
01:07Tadi saya cek upaya mereka cari solusi, menggobol, menggobol jalan trotoar yang itu.
01:15Sementara Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi mendorong segera relokasi dan pembangunan danau
01:20mengatasi banjir di Karangligar, Kabupaten Karawangi yang setiap tahun
01:25selalu jadi lokasi yang kerap kali banjir.
01:29Menurut KDM, wilayah itu merupakan cekungan, sehingga tidak akan pernah bisa diselesaikan secara permanen
01:35jika hanya mengandalkan penanganan teknis biasa.
01:39KDM menyampaikan tantangan terbesar bukan aspek teknis, melainkan sosial.
01:44Banyak warga yang awalnya setuju relokasi, namun menolak setelah air surut.
01:48Tidak ada jalan lain, Pak harus relokasi.
01:57Kalau relokasi mungkin nggak, Pak?
01:59Ya bisa, kalau masyarakatnya mau.
02:01Tapi kalau keinginan saya sih, kalau relokasi disitunya menjadi kawasan danau.
02:05Kan lumayan tuh, kita bisa menampung berapa kubik yang ada disini.
02:10Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar