Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KARAWANG, KOMPAS.TV - Warga Desa Duren, Karawang, Jawa Barat membongkar paksa pembatas jalan trotoar di jalur arteri Karawang agar mempercepat aliran air.

Warga terpaksa membongkar pembatas jalan trotoar karena banjir yang terjadi sejak Kamis (22/1/2026) sore tidak kunjung surut. Dan diduga, banjir tak kunjung surut karena saluran pembuangan air menyempit hingga air menggenangi Jalan Raya Klari dan permukiman warga, hingga ketinggian 70 cm.

Untuk membantu memperlancar arus lalu lintas dan membantu kendaraan warga yang mogok, TNI Polri bersiaga di titik-titik rawan banjir.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong untuk segera melakukan relokasi dan pembangunan danau, untuk mengatasi banjir di Karang Ligar, Kabupaten Karawang, yang setiap tahun selalu menjadi lokasi langganan banjir.

Menurut KDM, wilayah tersebut merupakan cekungan sehingga tidak akan pernah bisa diselesaikan secara permanen jika hanya mengandalkan penanganan teknis biasa.

KDM menyampaikan tantangan terbesar bukan pada aspek teknis, melainkan sosial. Banyak warga yang awalnya setuju relokasi saat banjir, namun menolak setelah air surut.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Banjir Jakarta: BPBD Sebut 1.349 Warga Mengungsi, Ini Daftar Lokasi Pengungsian di https://www.kompas.tv/regional/645869/banjir-jakarta-bpbd-sebut-1-349-warga-mengungsi-ini-daftar-lokasi-pengungsian

#karawang #banjir #cuacaekstrem

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/645874/banjir-tak-surut-warga-karawang-bongkar-pembatas-trotoar-untuk-jalur-aliran-air-sapa-malam
Transkrip
00:00Warga desa Duren Karawang, Jawa Barat membongkar paksa pembatas jalan trotoar di jalur arteri Karawang
00:06agar mempersipat aliran air.
00:09Warga terpaksa membongkar pembatas jalan trotoar karena banjir yang terjadi sejak Kamis sore tidak kunjung surut.
00:17Dan diduga banjir tak kunjung surut karena saluran pembuangan air menyempit
00:23hingga air menggenangi jalan raya kelari dan permukiman warga hingga ketinggian 70 cm.
00:31Untuk membantu memperlancar arus lalu lintas dan membantu kendaraan warga yang mogok,
00:37TNI Polri bersiaga di titik-titik rawan banjir.
00:41Tadi saya cek upayanya warga, dia nyari solusi, nyari solusi untuk pembuangan.
00:55Memang pembuangannya awalnya itu 2 meter persegi, sekarang tinggal hanya 1 meter persegi,
01:00sementara yang di dalam itu sudah kerendam sampai 6-70 cm ke dalam rumah.
01:07Tadi saya cek upaya mereka cari solusi, menggobol, menggobol jalan trotoar yang itu.
01:15Sementara Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi mendorong segera relokasi dan pembangunan danau
01:20mengatasi banjir di Karangligar, Kabupaten Karawangi yang setiap tahun
01:25selalu jadi lokasi yang kerap kali banjir.
01:29Menurut KDM, wilayah itu merupakan cekungan, sehingga tidak akan pernah bisa diselesaikan secara permanen
01:35jika hanya mengandalkan penanganan teknis biasa.
01:39KDM menyampaikan tantangan terbesar bukan aspek teknis, melainkan sosial.
01:44Banyak warga yang awalnya setuju relokasi, namun menolak setelah air surut.
01:48Tidak ada jalan lain, Pak harus relokasi.
01:57Kalau relokasi mungkin nggak, Pak?
01:59Ya bisa, kalau masyarakatnya mau.
02:01Tapi kalau keinginan saya sih, kalau relokasi disitunya menjadi kawasan danau.
02:05Kan lumayan tuh, kita bisa menampung berapa kubik yang ada disini.
02:10Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan