Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Sudah lebih dari 24 jam, keluarga para penumpang dan awak pesawat ATR 42-500, terus menanti kabar.

Salah satunya, keluarga Deden Maulana, seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang tinggal di area Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Tangis keluarga tak terbendung, saat mendapat kabar Deden Maulana belum ditemukan, sejak kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Sang ayah bercerita, ia terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya, Kamis pekan lalu, tapi tak mendapat kabar untuk perjalanan dinas kali ini.

Keluarga Ferry Irawan, staf analis pengawas kapal di Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, KKP, yang juga menjadi salah satu penumpang, juga masih menunggu kabar.

Keluarga Ferry bilang, adiknya memang biasa melakukan perjalanan dinas memantau via udara, seminggu sekali.

Sebelum pesawat ATR 42-500 hilang kontak, kakak Ferry sempat berkomunikasi sebelum jam sembilan pagi Sabtu kemarin.

Begitu juga keluarga Yoga Nouval, pegawai KKP penumpang pesawat ATR 42-500.

Mereka masih menanti kabar Yoga ditemukan.

Sabtu malam, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, sempat datang, ke rumah Yoga, di wilayah Jati Padang Jakarta Selatan.

Sakti memastikan dukungan KKP kepada keluarga, sambil menanti kabar para penumpang dan awak pesawat ATR 42-500.

Tak hanya 3 penumpang, pesawat tersebut juga membawa 7 kru, salah satunya awak kabin Esther Aprilita Sianipar.

Orangtua Esther, berharap ada mukjizat semua penumpang selamat.

Sabtu siang, pesawat ATR 42-500 dari Bandara Adisucipto Jogjakarta ke Sultan Hasanuddin Makassar, hilang kontak.

Sejumlah puing pesawat, telah ditemukan, di lereng puncak Bulu-Sa-Raung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan, mengungkap, pesawat tersebut dalam misi pantauan udara, di wilayah sumber daya kelautan Indonesia.

Baca Juga Maskapai Ungap Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Masalah Mesin Sehari Sebelum Kecelakaan di https://www.kompas.tv/regional/644656/maskapai-ungap-pesawat-atr-42-500-sempat-alami-masalah-mesin-sehari-sebelum-kecelakaan

#pesawathilangkontak

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644658/menanti-kabar-dari-bulusaraung-keluarga-korban-pesawat-atr-42-500-berharap-ada-mukjizat
Transkrip
00:00Di tengah proses pencarian pesawat ATR 42500, keluarga para penumpang dan awak menanti kabar.
00:05Mereka berharap keajaiban semua penumpang dan kru pesawat selama.
00:13Sudah lebih dari 24 jam, keluarga para penumpang dan awak pesawat ATR 42500 terus menanti kabar.
00:22Salah satunya keluarga Deden Maulana, seorang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan
00:27yang tinggal di area Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
00:36Tangis keluarga tak terbendung saat mendapat kabar Deden Maulana belum ditemukan
00:41sejak kecelakaan pesawat ATR 42500.
00:46Sang ayah bercerita, ia terakhir kali berkomunikasi dengan anaknya Kamis pekan lalu,
00:51tapi tak mendapat kabar untuk perjalanan dinas kali ini.
00:57Biasanya kalau dia mau berangkat ke dunas itu, sumpah bilang, minta di doa ini.
01:21Nah, kalau yang kemarin?
01:25Tidak ada kabar.
01:26Ya, mudah-mudahan ada keajaiban dari Allah.
01:31Keluarga Ferry Irawan, staf analis pengawas kapal di Direkturat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP,
01:39yang juga menjadi salah satu penumpang, juga masih menunggu kabar.
01:44Keluarga Ferry bilang, adiknya memang biasa melakukan perjalanan dinas memantau via udara seminggu sekali.
01:50Sebelum pesawat ATR 42500 hilang kontak, kakak Ferry sempat berkomunikasi sebelum jam 10 pagi, Sabtu kemarin.
01:58Kembali itu kan dengan infokan, kalau misalkan Ferry hilang kontak, kakak seperti itu,
02:08tapi kita belum bisa share, karena belum bisa ada kepastian,
02:12dan begitu, jadi saya masih kipet juga sama istri dan anak-anak disini-sini-sini.
02:18Setelah itu, karena dia nyetir kan,
02:21selalu sejam setengah, ya, sejam,
02:25tertopong, ya, EWA ya.
02:28Begitu juga keluarga Yoga Naufal, pegawai KKP penumpang pesawat ATR 42500.
02:36Mereka masih menanti kabar Yoga ditemukan.
02:40Sabtu malam, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sempat datang ke rumah Yoga,
02:46di wilayah Jatipadang, Jakarta Selatan.
02:49Sakti memastikan dukungan KKP kepada keluarga,
02:52sambil menanti kabar para penumpang dan awak pesawat ATR 42500.
02:55Tak hanya tiga penumpang, pesawat tersebut juga membawa tujuh kru,
03:00salah satunya awak kabin Esther Aprilita Sianipar.
03:04Orang tua Esther berharap ada mukzizat semua penumpang selamat.
03:08Pertengahan 12 kan, dia nggak terbang dari pertengahan Desember sampai akhir Desember,
03:16karena pesawatnya itu lagi mau dipasang kamera, katanya gitu.
03:21Pasang kamera di bawah pesawat itu, CCTV,
03:23jadi mereka sementara nggak terbang gitu.
03:26Dia kan standby-nya di Halim.
03:29Nah, saya nggak tahu juga kenapa dari Jogja ke Makassar gitu.
03:33Kami berharap ditemukan mereka semua dalam keadaan selamat gitu.
03:38Sabtu siang, pesawat ATR 42500 dari Bandara Adi Sucipto, Jogjakarta,
03:43ke Sultan Hasanuddin Makassar hilang kontak.
03:45Sejumlah puing pesawat telah ditemukan di lereng puncak Bulu Saraung,
03:50Kecamatan Tompu Bulu, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
03:55Kementerian Kelautan dan Perikanan mengungkap,
03:58pesawat tersebut dalam misi pantauan udara di wilayah sumber daya kelautan Indonesia.
04:02Tim Liputan Kompas Sifi
04:05Kementerian Kelautan dan Perikanan
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan