00:00Yang saya hormati Bapak Pimpinan Komisi 3 dan Bapak-Bapak Anggota yang saya hormati semuanya.
00:10Baiklah, disini saya akan menceritakan sedikit kronologi dari awal tahun 2025.
00:17Itu bertepat di bulan Januari tanggal 8 kejadiannya terjadi di lapangan sekolah.
00:25Jadi anak berkumpul di lapangan sekolah dari kelas 1 sampai kelas 6.
00:30Kebetulan ada anak 4 orang yang rambutnya bersemir Pak.
00:35Jadi rambutnya bersemir pirang.
00:37Anak kelas 6 SD.
00:39Di semir pirang ya?
00:41Ya, di semir pirang, ini cat merah.
00:44Jadi saya melakukan razia karena sebelumnya sudah diberitahu.
00:50Sudah dikasih tahu bahwasannya yang dicat harus dicat hitam kembali seperti itu sebelum libur semester.
01:00Ternyata setelah masuk liburan semester, mereka masih rambutnya bersemir.
01:05Nah, jadi saya merazia, saya potong rambutnya.
01:10Anak yang bertiga, teman anak yang ini tadi, mereka menurut ketika dipotong, mereka menurut.
01:17Karena mereka merasa memang salah mereka seperti itu.
01:21Nah, yang satu ini mereka berontak, dia tidak mau dipotong rambutnya.
01:27Jadi akhirnya saya bilang dipotong sedikit saja seperti itu.
01:33Akhirnya dia mau dipotong, setelah rambutnya dipotong, dia putar badan.
01:38Putar badan itu ngomong kotor Pak.
01:41Jadi setelah dia ngomong kotor, saya refleks nabok mulutnya.
01:46Kamu ngomong apa, orang tua di sekolah ini ya guru kamu, seperti itu.
01:50Kalau di rumah orang tua kamu ya orang tua kamu, tapi kalau di sekolah guru inilah orang tua kamu, seperti itu Pak.
01:56Tapi tidak ada kejadian yang berdarah atau mungkin giginya patah atau seperti apa.
02:03Tapi tidak refleks satu kali dan saya tidak pakai atribut apapun di tangan saya, seperti itu.
02:09Nah, dan anak itu masih masuk ke pelajaran selanjutnya.
02:15Jadi masih belajar sampai selesai, sampai pulang sekolah masih belajar.
02:20Jadi kejadiannya hari Rabu, pulang sekolah mungkin dia ngadu ke orang tuanya.
02:25Setelah itu orang tuanya ada datang ke rumah saya.
02:28Datang ke rumah saya, dia marah-marah, marah-marah ngomong apa yang kau anuin dengan anak aku, kata gitu kan.
02:36Jadi saya jawab, duduk dulu bang, biar kita ngomong baik-baik kan gitu.
02:42Tapi dia tidak mau ngomong baik-baik, akhirnya marah-marah gitu.
02:46Sudah itu sampai ngelontarin kato-kato kasar juga.
02:50Sampai dia balik, dia ngomong juga sama saya, mati kau kubuat.
02:54Kalau sudah secara kasar, secara halus, kata gitu Pak.
02:57Itu mengancam begitu orang tua, mati kau kubuat, kalau tidak secara kasar atau secara halus.
03:04Iya, jadi pas hari Kamisnya, hari Kamisnya kepala sekolah memanggil orang tua tersebut.
03:11Maksudnya biar mediasi, tapi hari itu saya tidak diperbolehkan ke sekolah, sama kepala sekolah.
03:17Karena takutnya terjadi apa-apa sama saya gitu.
03:20Jadi kepala sekolah berbicara dengan orang tua tersebut, tapi orang tua tersebut tidak mau.
03:27Karena kami sudah mengadukan ini ke proses hukum, seperti itu.
03:32Tidak mau berdamai, kayak gitu.
03:34Akhirnya diadukannya ke Polsek Bumpe waktu itu.
03:38Nah, akhirnya saya dipanggil juga, dapat surat undangan, diwawancarai di sana.
03:44Dan tanggal, ada di situ tanggal berapa?
03:49Melakukan mediasi di Polsek, sudah sempat juga.
03:52Melakukan mediasi di Polsek, sudah sempat, tapi memang orang tuanya juga tidak mau.
03:57Malahan dia menyebut, kalau ada jalur yang tidak melibatkan dinas pendidikan, saya tempuh jalur itu.
04:03Seperti itu Pak.
04:04Akhirnya kasusnya berlanjut, sampailah ke Pores.
04:11Ini saya singkat aja ceritanya Pak.
04:12Tidak apa-apa, detail juga tidak apa-apa.
04:14Detail juga tidak apa-apa.
04:18Jadi pada tanggal 13 Januari, itu Kabit SD kebetulan dipimpin dengan Pak Sabki,
04:28waktu itu sempat datang juga, turun ke desa.
04:32Dan datang ke rumah orang tua tersebut untuk mediasi juga Pak.
04:37Tapi tidak menemui titik temu.
04:41Udah itu, yang kejadian mediasi di Polsek itu tanggal 22 Januari.
04:47Mediasi di Polsek terjadi, ya orang tua mengatakan seperti itu.
04:50Kalau ada jalur yang tidak melibatkan dinas pendidikan, saya tempuh jalur itu katanya.
04:54Pada bulan Maret, saya beserta suami naik ke rumah ke Ketua Adat,
05:04ingin menyelesaikan masalah ini,
05:07mengajak Ketua Adat untuk ke rumah orang tua tersebut,
05:11biar bisa diselesaikan di desa, seperti itu.
05:14Tapi Ketua Adat menolak, Ketua Adatnya datang sendiri ke rumah orang tua tersebut,
05:21dan memang tidak ada penyelesaian.
05:25Tidak ada penyelesaian.
05:27Pada tanggal 12 Maret, ada surat panggilan mediasi di Polres,
05:31itu juga tidak terlaksana.
05:33Kebetulan hari itu saya ada kegiatan,
05:35jadi suami yang mewakilkan untuk datang ke Polres.
05:37Tapi ketika suami datang ke Polres,
05:39ternyata pihak orang tua tersebut sudah pulang.
05:43Jadi mediasinya tidak terlaksana.
05:46Pada tanggal 6 Mei,
05:48pihak PGRI Kabupaten Muaro Jambi turun ke desa Pematanaman.
05:53Nah, jadi berharap ada mediasi juga dengan orang tua tersebut.
05:59Tetapi memang tidak ada penyelesaian.
06:02Jadi kebetulan Ketua PGRI-nya Pak Ismianto,
06:04Bapak ini mewawancarai semua guru yang ada di sekolah.
06:09Seperti itu.
06:10Jadi gurunya satu-satu dipertanyakan seperti apa.
06:13Saya juga tidak tahu keterangan mereka seperti apa.
06:18Sudah itu,
06:20Bapak ini sempat mau mampir ke rumah orang tua itu,
06:24tapi orang tuanya tidak di rumah.
06:27Jadi tidak jadi.
06:27Pada Kamis tanggal 15 Mei,
06:31saya dipanggil lagi menjadi saksi di Polres Muaro Jambi.
06:38Pada tanggal 20 Mei,
06:40sama seperti itu juga,
06:42saya dimintai saksi.
06:44Dan saya ditetapkan tersangka
06:46pada tanggal 28 Mei,
06:55saya dipanggil juga ke Ruangan Kepala Dinas,
07:00bersama Bapak Ketua PGRI juga.
07:03Di situ juga kami mencari penyelesaian atas kasus ini,
07:07seperti apa.
07:09Dan pada hari itu juga,
07:10saya ditetapkan sebagai tersangka di Polres Muaro Jambi.
07:17Dan pada bulan Juni,
07:21itu saya sudah mulai wajib lapor.
07:24Wajib lapor di Polres Muaro Jambi.
07:28Pada awalnya,
07:29wajib lapor itu dua kali dalam seminggu,
07:32hari Senin dan hari Kamis.
07:34Setelah berjalan satu bulan,
07:37saya wajib lapor satu kali seminggu di hari Kamis.
07:40Pada hari Senin,
07:45tanggal 18 Agustus,
07:47Ketua PGRI beserta pengawas SD,
07:50beserta kepala sekolah,
07:52dan Ketua PGRI Kecamatan,
07:57juga hadir di rumah orang tuanya.
07:59Tapi jawabannya sama ya Pak.
08:03Jawabannya juga sama,
08:04proses hukum tetap berjalan.
08:07Dan ada juga saya naik,
08:09saya ke rumah beliau,
08:11bersama suami saya,
08:13untuk meminta maaf,
08:15secara pribadi,
08:16saya dengan suami.
08:19Jawabannya juga,
08:21ya kalau dimaafin,
08:22tetap dimaafkan.
08:23Tapi proses hukum tetap berjalan,
08:25seperti itu Pak.
08:34Dan pada tanggal 20,
08:39pada tanggal 17 November,
08:42saya dan seluruh KADES di KUMPE,
08:45menghadap ke Bapak Bupati Muaro Jambi,
08:49untuk mengurus kasus suami saya.
08:53untuk mengurus kasus suami saya,
08:57sekaligus menyelesaikan
08:58permasalahan saya.
09:03Jadi di situ disarankan
09:04dengan Pak Bupati,
09:06untuk menulis surat permohonan.
09:10Surat permohonan saya layangkan
09:12tanggal 25 November,
09:16ke Kabak Hukum Muaro Jambi.
09:20Dan pada tanggal 9 Januari kemarin,
09:23saya diundang oleh KES Bank Pol,
09:26untuk menindaklanjuti masalah saya.
09:29Di situ saya disarankan
09:31untuk meminta maaf kembali,
09:36sekaligus menulis surat permohonan maaf
09:39secara tertulis.
09:41Akhirnya saya naik ke rumah beliau
09:44pada tanggal 12 Januari,
09:48meminta maaf secara pribadi,
09:52meminta maaf dengan rendah hati,
09:54dan saya mengatakan,
09:56jika ada yang bisa saya lakukan
09:57untuk menyelesaikan masalah ini,
10:00saya akan lakukan.
10:01dan jika saya harus tidak mengajar lagi DSD itu,
10:10saya pun ikhlas.
10:14Saya bilang seperti itu dengan orang tuanya.
10:16tapi jawaban mereka,
10:24kami mau berumbuk keluarga dulu,
10:29besok pagi saya kasih keputusannya,
10:31tapi keputusan itu tidak ada sampai hari ini.
10:34Jadi, suami saya sudah ditahan
10:44dari 28 Oktober,
10:47hampir 3 bulan Pak.
10:50Dan saya menjalani ini dari 6 Juni,
10:53wajib lapor ke Pores,
10:56satu minggu satu kali.
11:00Jadi kalau dari pihak pendidikan,
11:02pihak bupati memang sudah banyak membantu,
11:05tapi memang tidak ada penyelesaiannya,
11:07seperti apa?
11:08Seperti itu Pak.
11:17Saya berharap,
11:20di sini,
11:22tidak banyak yang saya harapkan,
11:24saya cuma ingin suami saya pulang,
11:27dan masalah saya selesai.
11:29Seperti itu Pak.
11:32Terima kasih.
11:46Terima kasih, Pak.
11:47Terima kasih.
11:49Terima kasih.
Komentar