Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SULAWESI SELATAN, KOMPAS.TV - Tim SAR gabungan menemukan jenazah kedua korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.

Salah satu anggota tim SAR gabungan menceritakan detik-detik saat menemukan korban ketika melakukan penyisiran di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

Namun, jenazah belum dapat dievakuasi karena tim SAR masih menunggu kondisi cuaca membaik untuk melanjutkan proses evakuasi.

Simak kisah selengkapnya melalui tayangan berikut.

#timsar #atr42500 #kecelakaanpesawat

Baca Juga [FULL] Situasi-Proses Tes Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 di Makassar di https://www.kompas.tv/nasional/644945/full-situasi-proses-tes-sampel-dna-keluarga-korban-kecelakaan-pesawat-atr-42-500-di-makassar



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/644947/cerita-tim-sar-temukan-jenazah-kedua-korban-pesawat-atr-42-500-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara Timsar Gabungan menemukan jenazah kedua korban pesawat ATR-42500 di lereng Gunung Buluh, Sarau, Kabupaten Pangkep.
00:12Anggota Timsar Gabungan menceritakan detik-detik yang mendapati korban saat menyisir lokasi sekitar jatuhnya pesawat.
00:21Jenazah belum dapat dievakuasi karena Timsar masih menunggu kondisi cuaca membaik untuk melanjutkan proses.
00:30Di tempatan sekitar jam 2, sebelum posisi titik kepala pesawat, sekitar 100 meter sebelum, saya menyisir agak ke kanan, melebar ke kanan.
00:45Terus saya lihat ada bekas-bekas pohon, terus batu yang pecah, saya identifikasi kemungkinan ada di sini.
00:51Saya agak nyisir ke lereng sebelah, ada di situ sedang, sekitar jam 2 lewat.
00:57Jenis kelan ini sudah ditutup?
00:59Iya, identifikasi awal perempuan, cuma saya belum berani mendekat.
01:04Saya tunggu teman-teman dulu, begitu abang dan teman-teman Basarnas dan lain-lainnya datang, kita dekati.
01:11Ini adalah detik-detik Timsar Gabungan dan TNI Angkatan Darat berhasil menemukan dua korban di sekitar lokasi badan dan ekor pesawat.
01:22Proses evakuasi dilakukan melalui jalur darat dengan teknik mountain ring, mengingat keterbatasan akses udara akibat angin kencang dan kabut tebal di kawasan puncak bulu saraung.
01:35Meski dihadapkan pada tantangan medan ekstrim sodara dan cuaca yang sulit diprediksi, seluruh unsur tetap melanjutkan operasi secara disiplin dan terkoordinasi.
01:44TNI AD memastikan operasi evakuasi terus dilaksanakan hingga seluruh korban berhasil dievakuasi sesuai prosedur dan perkembangan situasi di lapangan.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan