Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
MAROS, KOMPAS.TV - Pesawat dan helikopter dikerahkan, tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian bagian pesawat ATR 42-500 yang diduga jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Selain udara, pencarian juga dilakukan di darat dengan membagi 4 titik dari utara selatan timur dan barat.

SAR gabungan mengerahkan pesawat intai, dan heli Karakal TNI Angkatan Udara. Heli Karakal mengamati di koordinat sebelah utara dari titik terakhir komunikasi antara pengatur lalu lintas udara atau ATC, dengan pesawat.

Dari titik ini ditemukan serpihan diduga pintu pesawat. Untuk memastikan hal itu, tim SAR gabungan yang melakukan pencarian lewat darat, menuju ke koordinat itu, yang diperkirakan membutuhkan waktu 2 jam.

Sementara tim darat lainnya, yang terbagi 4 titik, dari utara selatan timur dan barat dengan melaksanakan penyisiran dari bawah menuju ke puncak Gunung Bulusaraung.

Pencarian difokuskan kurang lebih dari radius satu kilometer dari titik terakhir pesawat.

Prajurit TNI Angkatan Udara, dari pasukan khusus Kopasgat mendekati koordinat, yang diduga bagian dari pesawat ATR 42-500 dengan teknik replling atau fast rope untuk mendekati titik koordinat.

Metode ini dilakukan lantaran sulitnya medan untuk mengakses titik koordinat temuan di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan. Kepala Staf Komando Daerah TNI Angkatan Udara II, Marsma TNI Hermawan Widhianto menjelaskan teknik pencarian dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500.

Untuk mengetahui perkembangan pencarian pesawat ATR 42-500, kita bergabung jurnalis kompastv Kasiops Basarnas Makassar, Andi Sultan.

Baca Juga Puing Pesawat ATR 42-500 Ditemukan, Tim SAR Prioritaskan Evakuasi Korban | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/644628/puing-pesawat-atr-42-500-ditemukan-tim-sar-prioritaskan-evakuasi-korban-kompas-petang

#basarnas #pesawathilangkontak #pesawatatr42500 #evakuasi

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/644633/full-penjelasan-basarnas-soal-proses-pencarian-dan-evakuasi-jenazah-korban-pesawat-hilang-kontak
Transkrip
00:00Dua dan harapan masih terus dikatakan
00:30dipanjatkan keluarga Deden Maulana, salah satu pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan
00:35yang dinyatakan hilang kontak pada Sabtu lalu.
00:41Suasana haru pun masih menyelimuti kediaman.
00:46Menurut ayah Deden Maulana, ia telah menerima kabar bahwa pesawat ATR-42500 telah ditemukan.
00:54Namun, belum ada kabar soal keberadaan anaknya yang jadi salah satu penumpang pesawat.
01:02Pihak keluarga pun mengaku telah menyiapkan perwakilan keluarga,
01:05yakni istri Deden dan juga adik Ibar, untuk berangkat ke Makassar.
01:11Ya, katanya baru pesawatnya.
01:14Baru ditemukan.
01:15Baru ditemukan pesawatnya.
01:17Iya, istrinya, terus adiknya sama suaminya.
01:24Tiga orang berarti Pak?
01:25Iya, tadinya mau sama ibunya, cuma nggak boleh.
01:30Takut nggak tahan.
01:32Jadi terpukul Pak ya?
01:34Iya.
01:38Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan,
01:40Sakti Wahyu Trenggono juga mendatangi rumah Yoga Noval,
01:44salah satu penumpang pesawat ATR-42500
01:47yang mengalami kecelakaan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
01:52Sakti Wahyu Trenggono mengaku sedih
01:54atas musibah yang menimpa tiga pegawai kementeriannya
01:57saat sedang bertugas dan berada di dalam pesawat tersebut.
02:01Sakti Wahyu Trenggono
02:31Dalam pesawat ATR-42500 yang mengalami kecelakaan,
02:38ada tiga pegawai KKP yang berasal dari Direktorat Jenderal Pengawasan
02:43Sumber Daya Kelautan dan Perikanan,
02:45yang diketahui sedang bertugas sebagai tim air surveillance.
02:50Ketiganya adalah Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan juga Yoga Noval.
02:56Tim Liputan, Kompas TV.
03:01Untuk mengetahui perkembangan pencarian pesawat ATR-42500,
03:07kita bergabung dengan Kasih Op Basar Nas Makassar Andi Sultan.
03:12Pak Sultan, selamat petang.
03:14Dengan Sindi di studio, Pak.
03:16Iya, iya, iya.
03:17Oke.
03:18Pak, hingga sore hari ini sudah ada temuan barukah, Pak,
03:21yang dikumpulkan oleh tim Sargabung?
03:23Nama di mana, Rani?
03:24Ada di...
03:25Ya, untuk 14.25 tadi kami terima info dari tim Sargabung,
03:31yaitu Polo Regu 1.
03:34Telah menemukan satu perban,
03:39diduga salah satu kru atau penumpang dari ATR-400 ini.
03:50Ditemukan sekitar 200 meter dari puncak.
03:57Kedalaman 200 meter dari puncak.
03:59Dan tadi kita sudah mencoba untuk melakukan evakuasi secara jetrik
04:05untuk penarikan dari atas,
04:08namun kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melakukan penarikan.
04:15Tadi sudah beberapa kali dicoba untuk bisa membahayakan.
04:19Maka dari itu, kami mengambil opsi kedua
04:23dalam opsi kedua untuk proses evakuasi.
04:31Sepuluh tim Sargabungan saat ini sudah masih berada di bawah
04:35dan masih mencari opsi tempat untuk dilakukan evakuasi besok pagi
04:46dengan menggunakan karakal.
04:49Kalau memang besok cuaca tidak memungkinkan untuk menurunkan hois,
04:57kita akan mencoba untuk berkoordinasi dengan masyarakat setempat
05:02dan teman-teman Manggalakmi
05:05untuk mencari jalur yang terdekat dan termudah untuk melakukan evakuasi.
05:14Pak Sultan, kamu bisa lihat di video yang kami terima
05:17jalurnya ekstrim, kemudian berkabut juga itu ada di lereng ya Pak.
05:22Dengan jalur dan medan yang seperti itu,
05:25sebenarnya kalau misalnya memang harus menggunakan jalur darat,
05:27opsi dua tadi diambil,
05:29berapa jarak harus ditemukan oleh tim Sargabungan
05:31untuk mengevakuasi dari titik ditemukan sampai ke posko terdekat Pak?
05:34Kalau kita melihat dari jarak itu sekitar butuh sekitar 4 jam
05:42untuk melakukan evakuasi ke tempat yang terdekat.
05:50Oke, dan artinya menunggu cuaca besok kalau memang sampai tidak bisa memang
05:56di evakuasi menggunakan jalur udara,
05:58sudah pasti hanya bisa dilakukan lewat jalur yang harus ditemukan 4 jam itu ya Pak?
06:03Iya, iya.
06:04Oke.
06:04Mungkin seperti itu.
06:06Oke, kalau untuk pencarian penumpang lain maupun juga badan pesawat,
06:11penyisirannya akan dilakukan seperti apa Pak?
06:13Ya, untuk mudah-mudahan besok mendukung.
06:19Nah tadi kami akan nanti malam kami melakukan briefing
06:23dan di sini juga ada Pak Danrem
06:26untuk kita akan membagi seru,
06:30membagi seru untuk besok dengan beberapa metode-metode pencarian.
06:35Intinya kita akan melakukan esar,
06:38penyisiran dengan radius sampai berapa jauh nanti
06:46dari titik yang kita temukan badan pesawat tersebut.
06:51Pak, tadi kami juga sempat melihat hujan sempat turun,
06:54tampaknya juga masih ya Pak sampai sekarang.
06:56Berarti untuk proses pencarian masih dilakukan di sore hari ini
07:00atau diberhentikan sementara Pak?
07:02Iya, untuk tim puncak yang tadi 27 orang,
07:06yang di puncak sekarang saat ini kita sudah menarik
07:10di pos 9, untuk di pos 9.
07:14Karena melihat dari kondisi cuaca di puncak itu
07:18angin sampai 30 sampai 35 knot.
07:22Begitu dengan kabut yang tebal.
07:25Artinya akan dilanjutkan besok
07:27atau ketika cuaca sudah mulai kembali memungkinkan
07:31akan dilakukan lagi Pak malam hari ini?
07:33Iya, nanti kami melihat kondisi-kondisi
07:38baru-baru kita bisa memastikan seperti apa.
07:43Untuk area penyisiran kan akan dilakukan dalam radius
07:46tadi 3 sampai 5 km apa, kurang lebih.
07:48Koordinasi dengan TNI, Polri, dan Pemda
07:51juga seperti apa Pak untuk mempercepat prosesnya?
07:53Ya, pada intinya kita akan melakukan
07:59untuk mempercepat ditemukannya korban
08:02tetapi tadi sudah ada tanda-tanda
08:05satu korban yang itu bisa jadi acuan kami
08:08dalam pelaksanaan operasi ini.
08:12Tadi kami pada waktu kami menemukan
08:14kami belum bisa terlalu bergerak
08:16karena spek yang di lokasi memang sempit
08:20dan selalu tebal untuk hutan-hutan di sana.
08:24Berarti masih ada berapa tim lagi Pak
08:27atau personil lagi Pak yang masih berada di puncak saat ini?
08:31Untuk di puncak, Nihil.
08:33Sekarang dia berada di pos 9.
08:35Oke, kalau untuk korban yang ditemukan
08:41tadi posisinya masih di mana Pak?
08:45Masih di lereng bukit, di lereng tebing itu Pak.
08:52Oke, yang menjadi kendala Pak
08:55dalam pencarian hari ini apa saja Pak?
08:58Ya kendala sebenarnya masalah cuaca Pak.
09:02Cuaca yang sampai saat ini juga masih hujan.
09:06Makanya kami tarik semua teman-teman
09:08untuk cari tempat yang aman.
09:11Oke, Pak untuk,
09:14kan tadi juga Bapak sempat menyebutkan,
09:15besok kemungkinan akan menunggu cuaca cerah dulu,
09:18kemudian dievakuasi menggunakan helikopter,
09:21kalau tidak menggunakan rute
09:22sesuai dengan rekomendasi warga sekitar.
09:25Apakah ada kemungkinan rute lain Pak
09:26atau skenario lain yang bisa digunakan besok?
09:31Ya tadi kami sudah mencoba untuk memplot di peta,
09:34cuma ada tadi warga mengatakan
09:38bahwa ini ada jalur-jalur bisa menuju ke sini.
09:43Kalau kita melihat dari peta memang
09:45semuanya itu tertutup semua.
09:48tetapi dengan keterangan warga
09:52bahwa ada jalur yang bisa kita tembus di sini.
09:57Cuma kalau malam hari tidak efektif juga,
10:01membahayakan juga untuk teman-teman.
10:03Oke, Pak dengan sudah ditemukannya satu korban Pak,
10:06apakah tim SAR yang ada di puncak juga sudah
10:09mulai bisa memetakan kemungkinan
10:10posisi penumpang lain ada di mana Pak?
10:14Ya insya Allah nanti kami melakukan
10:16briefing bersama teman-teman sirat gemungan
10:20dalam untuk pelencanaan
10:23rencana operasi besok.
10:25Oke, Pak mungkin juga koordinasi
10:27dengan BMKG kalau untuk besok
10:28prediksi cuacanya ketika melakukan
10:30evakuasi seperti apa?
10:33Ya, nanti kami juga akan
10:34berkoordinasi dengan BMKG
10:36masalah cuaca.
10:39Oke, berarti untuk besok
10:42rencananya tim SAR gabungan
10:45akan seperti apa saja Pak untuk pencarian?
10:50Ya, untuk pencarian esok hari
10:52kami akan tetap berfokus dulu
10:54di tempat penemuan badan pesawat
10:59dengan radius 5 kilo.
11:01Itu pun dari itu
11:02karena ditemukan
11:05selain serpihan ada juga
11:08di bagian selatan
11:09kami juga akan
11:11melakukan penyisiran
11:13karena disini sekitar
11:15476 potensi
11:19yang terlibat
11:19nanti kita akan bagi.
11:21Kalau untuk puing pesawat Pak
11:23yang sudah ditemukan sejauh ini
11:25apakah sudah ada temuan
11:26bagian pesawat yang besar juga Pak
11:28sore hari ini?
11:30Kenapa Bu?
11:31Sudah ada tambahan temuan
11:33puing pesawat lagi Pak
11:34untuk sore hari ini?
11:35Ya, temuan coba pasti
11:38untuk penemuan-penemuan
11:40ada beberapa serpihan ditemukan.
11:44Kalau dari titik
11:47badan pesawat ditemukan
11:49kemudian dengan jarak
11:51korban pertama yang juga sudah ditemukan
11:53ini jaraknya sebenarnya seberapa jauh Pak?
11:54Ya sekitar
11:55sekitar 200 meter
11:57meter
11:58ke turun ke bawah.
12:00Oke
12:01artinya untuk penyisiran
12:03pencarian penumpang lain
12:05rencananya akan
12:06difokuskan dari titik itu dulu ya Pak
12:09untuk radius 5 km
12:10atau seperti apa besok?
12:12Siap
12:13mungkin seperti itu Bu.
12:14Oke
12:16kalau gitu Pak
12:17untuk besok
12:19rencananya akan dimulai
12:20pada pukul berapa?
12:22Kami merencanakan
12:23di pukul
12:245
12:25subuh
12:26Oke
12:27dan itu akan dimulai dengan
12:28briefing bersama
12:29seluruh potensi SAR juga ya Pak?
12:32Siap
12:32siap
12:32Oke
12:34untuk besok
12:34rencananya siapa lagi Pak
12:36yang akan turut membantu
12:37apakah kalau dari KNKT
12:38juga sudah
12:38mulai turun juga Pak?
12:42Iya
12:42informasinya KNKT
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan