Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menegaskan komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Sebagai bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026, Lapas Pekanbaru melaksanakan tes urine terhadap 489 orang warga binaan, Selasa, 6 Januari 2025.
Kegiatan ini secara khusus menjadi wujud nyata pelaksanaan program strategis Kemenimipas pada poin pemberantasan narkoba serta pencegahan berbagai modus penipuan di dalam Lapas dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).
Tes urine dilakukan sebagai langkah preventif dan deteksi dini guna memastikan lingkungan Lapas benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkotika, telepon genggam ilegal, serta praktik pungutan liar.
00:09Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Apkan Baru kembali menegaskan komitmen memberantas peredaran dan penyalahguna narkoba di lingkungan pemasyarakatan
00:17sebagai bagian dari implementasi 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan
00:22atau Kemeni MIPAS tahun 2026, Lapas Pembaru melaksanakan tes urin terhadap 489 orang warga binaan, selasa 6 Januari 2025.
00:34Kegiatan ini secara khusus menjadi wujud nyata pelaksanaan program strategis Kemeni MIPAS
00:39pada poin pemberantasan narkoba, serta pencegahan berbagai modus penipuan di dalam lapas dan rumah tahanan negara.
00:46Tes urin dilakukan sebagai langkah preventif dan deteksi dini guna memastikan lingkungan lapas benar-benar bersih
00:52dari penyalahgunaan narkotika, telepon genggam ilegal, serta praktik penghutan liar.
00:59Pelaksanaan tes urin tersebut mendapat perhatian serius dari jajaran pimpinan pemasyarakatan.
01:04Kepala Kantor Wilayah Direkturat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar hadir langsung memantau jalannya
01:10kegiatan bersama Kepala Lapas Klas II Apkan Baru, Juniarto.
01:14Kehadiran pimpinan wilayah ini menjadi simbol kuat keseriusan dan konsistensi jajaran pemasyarakatan
01:20dalam menjaga integritas lembaga.
01:22Dalam keterangannya, Maizar menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar rutinitas,
01:28melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lapas yang bersih, aman,
01:33dan berorientasi pada pembinaan dan berintegritas.
01:37Maizar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat penegak hukum
01:41yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
01:46Menurutnya, sinergitas lintas instansi menjadi kuci utama dalam memperkuat pengawasan
01:51dan melakukan pembinaan internal secara berkelanjutan.
01:55Sementara itu, Kepala Lapas Klas II Apkan Baru, Juniarto, menegaskan
01:59bahwa tes urin ini merupakan langkah preventif yang penting dalam menjaga lapas tetap steril dari narkoba.
02:05Juniarto menyebut kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan penuh
02:09terhadap kebijakan dan program strategis Kemeninipas tahun 2026.
02:14Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan berbagai unsur aparat penegak hukum
02:19di antaranya Badan Narkotika Nasional Kota Pekan Baru,
02:23Polsek Bukit Raya,
02:24serta unsur TNI dari Koramil 03-01-05.
02:28Keterlibatan lintas instansi ini menjadi wujud nyata kolaborasi
02:32dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan permasyarakatan.
02:35Sinergitas tersebut diharapkan mampu memperkuat pengawasan,
02:40meningkatkan transparansi,
02:42serta mencegah potensi pelanggaran yang dapat mencederai tujuan permasyarakatan.
02:46Dengan pengawasan yang ketat dan berlapis,
02:49Lapas Pekan Baru berupaya memastikan seluruh proses pembinaan
02:52berjalan sesuai aturan dan nilai-nilai integritas.
02:55Melalui pelaksanaan tes urin terhadap ratusan warga binaan ini,
02:58Lapas Kelas II Apkan Baru kembali menegaskan komitmennya
03:02untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam pemberantasan narkoba.
Jadilah yang pertama berkomentar