Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 8 bulan yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang ketampanan, kesabaran, dan keikhlasannya dalam menghadapi kedengkian saudara-saudaranya yang membuangnya ke sumur, dijual ke Mesir, difitnah, dipenjara oleh Zulaikha, namun akhirnya diangkat menjadi menteri bendahara karena kemampuannya menafsirkan mimpi raja, hingga akhirnya ia memaafkan saudaranya dan berkumpul kembali dengan keluarganya di Mesir, menunjukkan kebesaran jiwa dan kekuasaan Allah SWT.
Transkrip
00:00Terima kasih telah menonton
00:30Terima kasih telah menonton
01:00Tidak ada penjaga lagi di istana?
01:09Tidak ada, semuanya pergi kecuali Rodomon
01:12Tapi Rodomon, tidak bisa menjaga istana sendirian
01:17Maksudmu?
01:19Ya, aku memiliki banyak barang di toko
01:22Dan aku tidak bisa menjaga semuanya sendirian
01:25Bagaimana kalau nyonya Zulaika memecat kita?
01:38Dan aku tidak akan pergi dari sini
01:41Semoga itu tidak terjadi
01:44Aku tidak tahu apakah aku sanggup meninggalkan istana
01:48Atau nyonya Zulaika?
01:58Sepertinya kita juga akan segera pergi dari sini
02:01Para penjaga bergabung dengan tentara Mesir
02:05Sementara para imam bergabung dengan kuil Amun
02:07Kita harus kemana?
02:09Semua hidup kita, kita tinggal di sini
02:13Semoga kita tidak harus pergi dari sini
02:17Apakah ada sesuatu yang terjadi, Yang Mulia?
02:33Ya, sesuatu yang penting terjadi
02:35Aku perlu mengurus sesuatu di Memphis
02:38Bawalah gulungan ini ke Akenaten di Tiers
02:41Siap, Yang Mulia
02:42Terima kasih
02:44Kapan kau akan berangkat?
02:45Aku berangkat hari ini
02:46Aku akan naik kapal di sungai ini
02:49Tuhan selalu menyertai-Mu
03:01Tuhan selalu menyertai-Mu
03:31Tuhan selalu menyertai-Mu
04:01Tuhan selalu menyertai-Mu
04:31Rasanya percuma saja
04:59Memintamu untuk memberiku Yuzar Sif
05:03Kau tidak memilikinya
05:04Tuhan selalu menyertai-Mu
05:06Tuhan selalu menyertai-Mu
05:08Tuhan selalu menyertai-Mu
05:10Tuhan selalu menyertai-Mu
05:14Tuhan selalu menyertai-Mu
05:18Tamatlah aku
06:02Tuhan selalu menyertai-Mu
06:04Tuhan selalu menyertai-Mu
06:06Tuhan selalu menyertai-Mu
06:08Tuhan selalu menyertai-Mu
06:10Tuhan selalu menyertai-Mu
06:12Tuhan selalu menyertai-Mu
06:14Tuhan selalu menyertai-Mu
06:16Tuhan selalu menyertai-Mu
06:18Tuhan selalu menyertai-Mu
06:20Tuhan selalu menyertai-Mu
06:48Tuhan selalu menyertai-Mu
06:50Tuhan selalu menyertai-Mu
06:52Tuhan selalu menyertai-Mu
06:54Tuhan selalu menyertai-Mu
06:56Tuhan selalu menyertai-Mu
06:58Tuhan selalu menyertai-Mu
07:00Tuhan selalu menyertai-Mu
07:02Ini salah satu favorit yang mulia, kita tidak boleh mengambilnya
07:20Ini seharga gaji lima tahun seorang pelayan
07:24Nyonya sudah tua, dia tidak membutuhkan ini lagi
07:32Yang Mulia
08:01Apakah ada yang hilang dari kotak perhiasanmu?
08:10Kalung mutiaraku
08:11Baiklah, aku tahu siapa yang mengambil
08:16Aku harus mencegahnya sebelum mereka pergi
08:18Kalian yang di sana berhenti
08:32Rodamon, jangan biarkan mereka kabur
08:38Kalian mau ke mana?
08:39Apa yang kalian sembunyikan?
08:49Kalian sudah melakukan ini setelah aku berperilaku baik pada kalian
08:54Kau harus dihukum mati
08:57Dan kau, kau harus mati keaparan di penjara
09:00Nasar pelayan bodoh, minta maaf
09:07Minta maaf kepada Yang Mulia dan dia mungkin akan memaafkan kalian
09:11Berlututlah supaya Yang Mulia memaafkan kalian
09:14Maafkan kami, Nyonya
09:16Kami minta maaf
09:17Kami mohon maaf
09:18Maafkan kami
09:19Kami mohon maaf
09:21Kami bersalah
09:22Tolong maafkan kami, Nyonya
09:26Nyahlah kalian berdua
09:29Aku tidak mau melihat kalian lagi
09:31Usir mereka dari istanaku
09:36Kalau aku jadi kau, aku akan bunuh diri
09:41Aku akan menenggelamkan diri sendiri di sungai Niel
09:43Keluar sebelum aku mencabung kalian sampai mati
09:46Keluar
09:47Semoga para dewa melindungi, Nyonya
09:51Semoga para dewa
09:53Keluar
09:54Seolah-olah penderitaanku belum cukup
10:16Setiap hari ada saja kejadian buruk
10:20Kemarin gudang makanan dijarah
10:25Hari ini mereka mencoba mencuri perhiasanku
10:30Dan besok
10:31Karena gudang makanan ini dijarah
10:46Kondisi orang-orang ini jadi semakin parah
10:50Kudengar atas perintah Yuzarsif
10:56Siapapun yang bekerja di ladang
10:58Maka dia bisa memilikinya
11:01Betul
11:02Sesuai dengan hasil panen yang diserahkannya ke Silo
11:07Dia akan memiliki tanah Ahenaten
11:09Sebagai seorang bangsawan
11:14Apakah aku boleh bermurah hati seperti Yuzarsif?
11:18Apakah aku boleh membantu?
11:26Kalian semua bebas sekarang
11:29Aku memberikan semua propertiku
11:32Ladang gandum, linan, dan papirusku
11:35Kepada kalian semua
11:37Itu luar biasa
11:39Terima kasih
11:41Terima kasih
11:42Terima kasih
11:43Terima kasih
11:45Terima kasih
11:46Terima kasih
11:48Terima kasih
11:50Terima kasih
11:52Aku tidak bisa memberi kalian makan lagi
11:57Pergilah dan bekerja di ladang
12:00Pergilah dan bekerja di ladang
12:00Pergilah dan bekerja di ladang
12:00Pergilah dan bekerja di ladang
12:00Nafkahi diri kalian dan keluarga kalian
12:03Kami tidak akan melupakan kemurahan hatinya Zulaika
12:07Semoga para dewa melindungimu
12:10Terima kasih
12:11Terima kasih
12:12Terima kasih
12:13Terima kasih
12:15Terima kasih
12:16Terima kasih
12:18Terima kasih
12:18Bukankah seorang kekasih
12:22Harus berperilaku seperti yang ia cintai
12:24Kalau Yusuf menganggap dirinya pelayan kafir miskin
12:29Kenapa aku tidak menganggap diriku begitu
12:31Kalau dia tidak menginginkan apapun untuk dirinya
12:35Kenapa aku tidak begitu
12:36Bukankah ladang-ladang itu hartamu yang mulia
12:47Mengapa kau memberikannya
12:48Untuk apa aku memiliki ladang
12:51Kalau bisa aku akan memberikan istana ini juga
12:54Aku tidak bisa mengurus ladang-ladang itu
12:57Dan aku tidak bisa membiarkan orang-orang yang malang ini mati
13:00Kenapa tidak membiarkan mereka membuat roti mereka sendiri
13:03Bagaimana dengan kita
13:05Apa yang mulia akan membiarkan kita mati kelaparan
13:08Kita memiliki cukup makanan
13:09Jangan khawatir
13:10Kita tidak akan mati kelaparan
13:12Ada apa
13:13Kenapa kalian di sini
13:14Anda dari mana ya mulia
13:16Salah satu pelayan buru-buru pergi meninggalkan istana
13:19Dia menyembunyikan sesuatu
13:20Kami mengejarnya
13:22Tapi dia kabur
13:23Apa yang dia ambil
13:25Aku melihatnya
13:26Dia mengambil salah satu pakaian munyonya
13:29Rodamon di mana?
13:32Oh iya
13:33Dia bersama aku di halaman yang satunya lagi
13:35Memangnya aku membutuhkan pakaian itu
13:55Pakaian-pakaian itu seharusnya membuat Yuzarsif terpana
14:01Tapi tidak berhasil
14:03Aku tidak membutuhkan pakaiannya
14:05Untuk siapa aku akan memakainya
14:10Tidak ada yang tersisa
14:13Kalau anda mengizinkan aku juga akan pergi
14:30Kenapa?
14:36Tidak ada pekerjaan untukku di sini
14:38Kehadiranku tidak ada gunanya
14:41Aku seorang prajurit
14:43Aku bisa bertugas di mana saja di tentara Mesir
14:50Karena aku merasa kehadiranku
14:53Tidak dibutuhkan di sini
14:55Tapi kami membutuhkanmu di sini
14:57Ini rumahku
15:00Aku akan mengunjungi kalian setiap hari
15:04Tidak ada bedanya
15:12Baiklah Rodamon
15:17Terima kasih telah menonton!
15:47Sudah kuduga bahwa Nabi Allah akan sehebat ini
16:10Aku tahu semua yang dia prediksikan akan terjadi
16:16Apa kau tahu isi surat ini?
16:22Tahu yang mulia
16:24Lima tahun lalu di aula ini
16:27Yang mulia Yuzarsif
16:29Memberitahu Fir'aun Akenaten yang agung
16:32Bahwa para imam membuka jalan
16:35Untuk kekalahan mereka sendiri
16:36Dengan menyimpan gandum
16:38Di sini tertulis bahwa lima tahun telah berlalu
16:41Sejak mereka menyimpan gandum-gandumnya
16:43Sekarang pasti gandumnya dipenuhi hama
16:46Kita harus berhati-hati
16:49Jangan sampai para imam menghancurkan gandum-gandum itu diam-diam
16:52Masyarakat harus diberitahu tentang dadi yang berusak hasil panen kuil
16:56Kalau gandumnya memang dipenuhi hama
16:59Masyarakat harus diberitahu soal pengkhianatan ini
17:02Kita harus bersembunyi untuk melihat
17:05Kapan mereka akan mencoba menghancurkan gandumnya
17:10Terima kasih telah menonton
17:40Benar yang mulia
17:56Kami telah mengunjungi semua silo-silo
17:59Semua gandumnya dipenuhi hama
18:01Tidak bisa dimakan
18:03Apa yang dilakukan para petugas silo itu
18:06Kenapa mereka tidak memberitahu kita sebelumnya
18:09Silo-silo itu hanya untuk menyimpan
18:12Kami menutupnya bertahun-tahun yang lalu
18:15Mereka tidak boleh dibuka sampai kelaparan melanda
18:19Kami tidak sengaja mengetahuinya
18:23Sayangnya
18:25Kami tidak tahu bahwa gandum tidak bisa disimpan lebih dari dua tahun
18:29Apa yang kami lihat menunjukkan gandumnya sudah dipenuhi hama selama dua tahun
18:34Apakah sama sekali tidak bisa dimakan
18:36Tidak sama sekali
18:38Untuk dijadikan makanan hewan saja tidak bisa
18:42Apalagi manusia
18:44Buang gandumnya ke sungai Nil
18:50Masyarakat tidak boleh tahu soal ini
18:52Juga hati-hati
18:56Jangan sampai petugas pemerintah tahu
18:58Kalau Yuzar Sif sampai tahu tentang masalah ini
19:02Dia akan membongkar kita semua
19:04Buanglah ke sungai Nil diam-diam pada malam hari
19:09Jangan sampai petugas
19:39Jangan sampai petugas
20:09Kenapa mereka membuang gandum ke sungai Nil?
20:25Mereka sudah gila
20:26Sebenarnya apa yang mereka lakukan saat semua orang ingin menyimpan gandum?
20:32Komandan Horephob meminta izin untuk masuk ke istana
20:40Maaf sudah mengganggu yang mulia
20:57Penjaga dermaga melaporkan bahwa para imam menuangkan gandum ke sungai Nil
21:04Kukira Anda ingin tahu soal ini
21:07Betul, terima kasih
21:09Sudah kuduga ini akan terjadi
21:14Panggil Malik
21:20Penasihat dari Yang Mulia Yuzar Sif
21:23Masyarakat harus menyaksikan apa yang dilakukan para imam
21:31Sepertinya Yang Mulia Yuzar Sif tahu bahwa gandumnya
21:36Suatu hari akan dipenuhi oleh hama
21:40Salam untuk Fir'aun
21:50Komandan Horephob baru saja mengabarkan
21:54Bahwa para imam menuangkan gandum kuil ke sungai Nil
21:56Bawa beberapa warga tips ke dermaga agar mereka bisa menyaksikannya
22:01Ini adalah kesempatan bagus
22:02Kita ingin masyarakat melihat apa yang para imam lakukan pada hasil kerja keras mereka
22:09Prediksi Yang Mulia Yuzar Sif terjadi begitu cepat
22:13Bergegak setelah maling
22:15Lakukan sesuatu soal itu
22:17Hey, ada apa di sana?
22:47Apa yang kalian lakukan?
23:03Kenapa kalian menuangkan gandum ke dalam sungai Nil?
23:06Kalian berpihak pada masyarakat atau kalian musuh masyarakat?
23:09Sedang ada kelaparan di Mesir tapi kalian malah menghancurkan gandumnya
23:12Astaga
23:15Ini tidak bisa lebih buruk lagi
23:19Kita dipermalukan
23:20Semoga para dewa mengasihkan kita
23:23Aku tidak menduga bahwa prediksi dari Yang Mulia Yuzar Sif akan terjadi
23:30Ayo, ayo, ayo
23:31Kita harus pergi
23:33Aku tidak tahan sekali dipandang seperti itu
23:36Cepatlah
23:36Aku tidak akan seperti itu
23:42Ki MORE
23:48Bukan
23:50gandumnya busuk
24:12dipenuhi hama dan warnanya menghitam
24:15kenapa mereka menghancurkan gandum masyarakat saat krisis seperti ini
24:19semua gandum yang mereka simpan di silu terserang hama dan mereka harus memusnahkannya
24:24tapi mereka melakukannya diam-diam saat malam hari karena mereka takut pada masyarakat
24:49selamat menikmati
24:51lihatlah gandumnya
24:56lihatlah gandumnya
25:20bukankah para imam seharusnya menjadi pelayan masyarakat
25:24apakah ini melayani
25:28berapa banyak nyawa yang akan diselamatkan oleh gandum-gandum ini saat kelaparan menyerang
25:34berapa banyak petani yang sudah bekerja keras untuk gandum ini
25:39mereka sudah bekerja keras untuk ini
25:43inilah akibat menyimpan gandum tanpa mengetahui apa-apa
25:49alih-alih memikirkan masyarakat
25:53dan bahaya kelaparan
25:55para imam kuil Amun hanya memikirkan mengisi perut mereka sendiri dan menghancurkan hasil kerja masyarakat
26:03terkutuklah para imam kuil
26:10terkutuklah para imam kuil
26:12Sekali lagi, setelah kejadian tafsir mimpi, aku sama sekali tidak menyangka Yuzar Sif berhasil mempermalukan kuil Amon ini.
26:35Taukah kau seberapa besar dampak hancurnya gandum ini dalam melemahkan reputasi kita?
26:41Kita semua bisa saja hancur karena Yuzar Sif.
26:45Ini perang. Jika Yuzar Sif membuat kesalahan seperti itu, kita tidak akan memberinya kesempatan.
26:53Ya, itu benar. Bagus. Apa yang kau katakan itu benar.
26:59Dan sama seperti kita kalau Yuzar Sif juga rentan dengan cara yang sama.
27:06Kalau begitu, kita ada harapan.
27:16Beritahu pada masyarakat bahwa jika gandum tidak dapat disimpan selama bertahun-tahun, maka kesalahan Yuzar Sif lebih besar.
27:24Kalau gandum kuil busuk setelah disimpan selama lima tahun, maka gandum Yuzar Sif akan lebih busuk setelah disimpan selama tujuh tahun.
27:33Kalau gandum tidak bisa disimpan, mengapa Yuzar Sif melakukan kesalahan yang sama?
27:40Betul. Sekarang senjata yang digunakan Yuzar Sif untuk mengalahkan kita akan mengalahkan dirinya sendiri.
27:49Banyak masyarakat yang berkumpul dan menyaksikannya.
27:59Mereka sangat marah pada kuil dan menganggap para imam bertanggung jawab atas rusaknya hasil ceripayah para petani dan juga para pekerja.
28:09Kalau kami tidak menghentikan mereka, mereka pasti sudah akan menyerang para imam.
28:13Tentu saja. Masyarakat tidak tahan melihat hasil kerja mereka dihancurkan.
28:18Sekarang gandum sangat berharga.
28:22Apa kalian senang karena kalian telah menghasilkan masyarakat untuk melawan kuil Amon?
28:26Ya, aku senang. Amon adalah musuh kami. Dan kekalahannya membuat kami semua senang.
28:32Amon sudah disembah selama tiga ribu tahun. Sudah banyak yang mencoba menggulingkan Amon dari tahta ilahinya.
28:39Tapi mereka tidak berhasil. Kalian juga tidak akan berhasil.
28:42Entahlah. Masyarakat murka pada para imam karena memusnahkan gandum mereka.
28:48Para imam bertanya kenapa Yuzarsif tidak akan mendapatkan masalah yang sama dengan gandumnya.
28:55Tapi kami tidak tahu jawabannya.
28:57Aku bertanya pertanyaan yang sama pada Yuzarsif.
29:01Aku yakin dia punya alasan yang meyakinkan.
29:05Atas apa yang telah dia lakukan.
29:08Kita harus mencari tahu mengapa Yuzarsif menghancurkan gandum rakyat dengan sengaja.
29:13Bagaimana dia akan menjawab pertanyaan rakyat?
29:17Aku yakin Yuzarsif tidak membuat kesalahan.
29:21Dan dia memiliki jawaban yang baik atas apa yang dia perbuat.
29:25Tidak mungkin.
29:27Apa gandumnya disipan Yuzarsif tidak dipenuhi oleh hama?
29:31Aku tidak tahu jawabannya dan aku tidak peduli.
29:36Aku hanya ingin tahu apakah Yuzarsif ditips.
29:39Kalian dengar kabar tentangnya?
29:44Tidak, Yang Mulia. Aku tidak punya kabar tentangnya.
29:48Belakangan ini dia tidak ketips.
29:53Aku khawatir dia akan kembali dan aku tidak tahu soal itu.
29:58Jangan khawatir, Yang Mulia.
30:00Kami pasti akan dengar kalau dia kembali ketips dan kami akan memberitahumu.
30:05Kami berjanji.
30:07Anda tenang saja, Yang Mulia.
30:08Tenang saja.
30:11Aku mencintai Yuzarsif.
30:13Aku hitung tiap detik sampai aku berjumpa dengannya.
30:16Aku harus bertemu dengannya.
30:17Jadi, kau ingin pergi ke Memphis?
30:41Hanya kalau Sang Fir'aun mengizinkan.
30:44Kami juga sangat merindukan Yuzarsif.
30:50Berikan dia laporan tentang apa yang terjadi di Thibs.
30:53Dan beritahu dia untuk kembali ke sini untuk sesuatu yang penting.
30:57Ini sangat penting.
30:59Beritahu dia bahwa Sang Fir'aun memanggilnya dan dia harus kembali ke Thibs.
31:04Tentu saja, Yang Mulia.
31:10Dia tidak tahu soal rencana kita untuknya.
31:13Mimisabu!
31:17Mimisabu!
31:24Menyimpan gandum dengan bulir-bulirnya.
31:27Ali-Ali membangun begitu banyak silo.
31:31Mengapa Yuzarsif tidak bisa membangun satu silo dan menyimpan hanya butiran gandumnya,
31:36sehingga dia tidak begitu banyak memakan ruang?
31:38Dengan begitu, dia tidak akan menyanyiakan aset masyarakat.
31:44Aku tidak tahu.
31:46Tapi lihatlah, Yuzarsif datang.
31:48Kau bisa bertanya sendiri padanya.
31:49Salam untuk Nabi Allah.
32:03Salam Allah untukmu.
32:05Juga untukmu.
32:07Ada apa, Imam?
32:08Kau membawa gandum?
32:10Tidak, dia tidak membawa gandum.
32:12Dia ke sini untuk membuat onar, Yang Mulia.
32:14Dia mengeluh bahwa kita telah membangun terlalu banyak silo.
32:17Padahal biji gandum hanya membutuhkan satu silo.
32:20Dia benar.
32:22Kita bisa saja menyimpan gandum dalam satu silo,
32:25alih-alih membangun silo-silo ini.
32:28Tapi kemudian, kita akan bernasib sama dengan Angmahu,
32:32Imam Besar Mesir yang gandumnya dipenuhi hama.
32:36Ya, itulah rahasia yang kusimpan selama bertahun-tahun.
32:41Allah mengajarkan rahasia itu padaku.
32:44Kalau begitu, kami bisa menyimpan gandum dengan batangnya juga, kan?
32:48Semua orang bisa melakukannya.
32:49Kalau mereka punya waktu untuk membangun silo-silo dan menyimpan gandum.
32:55Jadi kau tahu kapan waktu yang tepat untuk mengungkap rahasia penyimpanan gandum?
32:59Ya, betul.
33:01Aku harus mencegah para imam dan orang kaya mengambil keuntungan atas situasi ini.
33:06Allah telah memberiku tugas untuk menyelamatkan masyarakat Mesir dari kelaparan.
33:10Jika semua orang tahu cara menyimpan gandum,
33:14silo-silo di tips tidak akan penuh sekarang.
33:16Ayo, kita pergi dari sini.
33:30Salam untuk Nabi Allah.
33:33Salam Allah untukmu.
33:35Bagaimana kondisi di tips?
33:42Semuanya baik-baik saja.
33:44Tapi, para imam sangat marah padamu.
33:49Akhenaten dan Nyonya Nefertiti tidak sabar ingin bertemu denganmu.
33:53Mereka memintamu untuk segera kembali ke tips dan segera menemui mereka.
33:58Ya, baiklah.
34:00Mimi Sabu, kau akan langsung berangkat ke tips dan beritahu mereka kalau kami akan segera berangkat.
34:10Sepertinya ada sesuatu yang sangat penting.
34:13Terima kasih telah menonton.
34:43Mimi Sabu, kau pasti di Mampis bersama Yusarsif.
35:12Apa yang kau lakukan di sini?
35:14Aku membawa kabar kembalinya, Yang Mulia Yusarsif, ke tips untuk menemui Akhenaten.
35:20Kenapa kau ke sini?
35:22Aku ditugaskan menjaga dan melindungi dermaga ini.
35:25Aku senang sekali bertemu denganmu.
35:27Tapi, aku sedang buru-buru.
35:29Yang Mulia Yusarsif akan kembali sebentar lagi.
35:33Kita harus banyak mengobrol.
35:35Aku akan kembali.
35:36Monoborias!
35:45Cepat kau pergi ke Istana Potiphar dan beritahu Yang Mulia Zulaika bahwa orang yang dia tunggu akan kembali ke tips hari ini.
35:53Mau ke mana, Yang Mulia?
36:19Apa kau tidak dengar? Yusarsif kembali ke tips melalui sungai Nil.
36:24Aku mencintainya dan dia harus tahu bahwa aku tidak akan meninggalkannya.
36:28Berikan hadiah yang bagus untuk penjaga ini.
36:30Jangan bergegas untuk menemuinya.
36:32Itu akan merusak harga dirimu.
36:37Terima kasih.
36:38Tama, Tiameni.
36:40Aku merasa kurang sehat.
36:42Bawa jubah ini dan kejarlah Yang Mulia.
36:44Cepat!
36:45Bawa jubah ini dan kejarlah Yang Mulia.
37:15Itu dia.
37:25Penasehat tinggi dan pemegang posisi emas.
37:28Penafsir mimpi hebat, Yuzarsif.
37:31Yuzarsif yang bijaksana.
37:45Yuzarsif yang bijaksana.
38:15Yuzarsif yang bijaksana.
38:44Yuzarsif yang bijaksana.
38:58Apa kau lihat?
39:01Dia tidak berdiri di pundak para bundar.
39:03Dia bilang dia datang untuk meringankan beban orang-orang.
39:07Bukan menjadi beban yang dipikul orang-orang.
39:09Yang Jogah.
39:11Yang Jogah.
39:13Yang Jogah.
39:21Yang Jogah.
39:23Terima kasih telah menonton
39:53Nyonya, kenapa kau ingin bertemu Yuzarsif?
39:57Karena Yang Mulia ingin menunjukkan cinta Yang Mulia
40:00Apa Yang Mulia berpikir dia akan memperhatikan Yang Mulia?
40:04Dia laki-laki yang muda dan berkuasa
40:07Dan sekarang Yang Mulia ini apa?
40:10Sudahkah Yang Mulia berkaca akhir-akhir ini?
40:23Apakah aku
40:29Terlihat sangat jelek?
40:37Kalau dia melihatku
40:40Dia akan meremehkanku
40:44Dia akan melihat gigiku, usiaku
40:50Dan kejelekanku
40:53Terima kasih telah menonton
41:23Apa itu Zulaika?
41:25Wanita yang paling cantik di Mesir?
41:28Iya
41:28Yang melewati lorong-lorong tips
41:31Menggunakan tandu di atas pundak budaknya
41:34Lihatkan?
41:36Itu akibat mencintai
41:37Tidak
41:40Yuzarsifku tidak seperti itu
41:44Aku yakin
41:47Dia tidak akan pernah meremehkanku
41:49Suatu hari nanti
41:52Aku akan berjumpa dengannya
41:54Tapi dia
41:57Tidak boleh melihatku begini
42:00Aku harus melihat diriku sendiri
42:04Aku harus melihat
42:06Apakah aku masih Zulaika
42:08Aku
42:10Harus melihat
42:12Apakah aku masih Zulaika
42:14Terima kasih telah menonton
42:15Terima kasih telah menonton
Komentar

Dianjurkan