- 2 hari yang lalu
Kisah Nabi Yusuf AS adalah tentang seorang pemuda tampan yang dicintai ayahnya, Nabi Yaqub, namun dibenci saudaranya karena kecemburuan, hingga dibuang ke sumur dan dijual menjadi budak di Mesir. Di Mesir, ia difitnah, dipenjara, namun akhirnya memimpin negeri itu sebagai menteri setelah menafsirkan mimpi raja, menyelamatkan rakyat dari kelaparan, lalu bertemu kembali dengan keluarganya dengan penuh pemaafan dan kebesaran jiwa.
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Intro
00:01Salam untuk penguasa Mesir yang agung
00:28Fir'on Aminhotep
00:31Kau mengingat kami?
00:36Ada apa?
00:38Kalau mereka tidak memaksaku datang ke sini
00:40Aku tidak akan buang-buang waktu yang mulia
00:42Aku mendengarkanmu
00:44Siapa yang memaksamu untuk datang ke sini?
00:48Aku datang ke sini
00:49Untuk komplain tentang yang mulia Yuzarsif
00:52Kami ingin bertanya
00:58Apakah dia berhak
01:00Membuat para imam kuil Amon
01:03Membayar jatah gandum?
01:06Kenapa tidak?
01:07Gandum itu adalah hasil kerja keras masyarakat
01:10Mengapa aku harus memberikannya cuma-cuma ke kuil Amon?
01:14Gandum milik masyarakat
01:15Tentu saja
01:17Tapi Amon juga milik masyarakat
01:21Para imam adalah pelindung iman masyarakat
01:25Kau tidak akan berhasil menyimpan begitu banyak gandum
01:29Kalau bukan karena doa-doa para imam kuil Amon
01:33Itu sepertinya bertentangan dengan fakta
01:36Bahwa kau membujuk orang sebanyak-banyaknya
01:39Untuk tidak bekerja sama dengan gubernur
01:42Dan soal penyimpanan gandum di silo
01:45Itu informasi yang salah
01:47Itu tidaklah benar
01:48Dan kami akan buktikan di waktu yang tepat nanti
01:51Ini pertanyaanku
01:55Kalau kau mau menjual gandum kepada para imam
01:59Yang merupakan pelayan masyarakat
02:02Kenapa harganya 36 ribu gram?
02:05Karena kalian mampu membayarnya
02:06Kuil itu kaya
02:08Kenapa kau tidak membuka peti Amon
02:12Yang penuh emas dan perak?
02:16Apa harta para dewa tidak boleh digunakan?
02:19Aku yakin sekali
02:20Ada rencana untuk menggunakan harta di kuil Amon
02:24Apa ada seseorang yang memaksamu untuk membeli gandum?
02:29Tidak ada yang mulia
02:30Untungnya itu sebabnya kami tidak perlu membeli gandum
02:34Dengan harga mahal
02:35Sementara ada orang lain yang menjualnya setengah harga
02:39Itu benar sekali yang mulia Ang Mahu
02:42Kau bebas untuk membeli gandum dimanapun dan dari siapapun
02:47Kalau kau mau kau bahkan bisa membelinya dari negeri lain
02:59Kuharap kau tidak menganggapnya sebagai mengganggu urusan pemerintah
03:05Karena akan kami lakukan
03:07Yang mulia
03:17Kalau mereka mengimpor gandum
03:20Itu akan mengganggu jalannya pemerintah
03:23Itu akan menghalangi kalian dari mengalahkan Amon
03:26Jangan khawatir
03:28Tuhanku telah memberitahu kau hal-hal yang tidak diketahui para imam itu
03:33Nantinya mereka akan membeli gandum dari kita
03:37Karena aku percaya pada perkataan yang mulia Yuzarsif
03:41Aku tidak akan melarang kuil membeli gandum di tempat lain
03:46Semoga prediksi yang mulia Yuzarsif terwujud lagi
03:50Agar kalian tidak khawatir
03:52Aku ingin memberitahu
03:53Bahwa sayangnya negeri-negeri tetangga sedang dilanda kelaparan juga
03:58Ang Mahu dan para imam tidak akan bisa membeli gandum dari negeri lain
04:03Apakah kau yakin?
04:06Baguslah
04:08Aku tidak tahu soal itu
04:09Ini bagus untuk mengalahkan para imam
04:11Tapi ini bencana untuk rakyat negeri itu
04:14Kita sudah memprediksi kelaparan
04:17Tapi mereka tidak
04:18Mereka akan kesusahan
04:20Apa yang akan dilakukan bangsa kanaan saat kelaparan melanda
04:29Semoga Allah mengasihani mereka
04:31Terima kasih telah menonton
05:01Ya sudah
05:23Lihat
05:25Biji-bijian ini berasal dari 10 tandan
05:29Kita tidak bisa memanen gandum ini
05:34Benjamin
05:39Beritahu ayah semua gandum seperti ini
05:43Apa kita harus memanennya atau membiarkannya?
05:48Baiklah, tunggu di sini
05:50Kita adalah pengikut Ibrahim
05:55Kitab kita gulungan kitab Abraham
05:57Kakek, siapa Nabi Ibrahim?
06:00Kakeknya kakek
06:02Nabi Allah
06:04Dia orang pertama yang datang ke kanaan
06:08Kakek, apakah ada orang yang tinggal di kanaan sebelum kita?
06:14Atau kita yang pertama kali tinggal di kanaan?
06:17Tidak, nak
06:18Kanaan ada sebelum kita datang
06:21Dan banyak orang tinggal di situ
06:22Kakek, kenapa mereka memanggil kami Bani Israel?
06:26Penduduk lama kanaan
06:29Memanggil kalian Bani Israel
06:31Karena kalian itu adalah keturunan kakek
06:35Israel adalah nama lain kakek
06:39Jadi kalian dan ayah-ayah kalian
06:42Adalah Bani Israel
06:44Salam, ayah
06:55Ada apa, Bin Yamin?
06:58Tahun ini
06:59Kondisi gandum seperti ini
07:01Kita harus memanennya atau tidak?
07:09Jumlahnya sedikit dan dibutuhkan usaha yang banyak
07:11Apa yang bisa kita lakukan?
07:14Kita tidak punya pilihan yang lain
07:16Kita akan kesulitan
07:18Panenlah dan simpanlah
07:21Gandum itu sebanyak mungkin
07:23Kita harus menggunakannya dengan hemat
07:27Atau kita akan menjadi korban kelaparan
07:30Kami akan berusaha sebaik mungkin
07:32Kami tidak akan melewati bulir-bulir yang layu
07:35Mungkin tidak bisa kita konsumsi sebagai gandum
07:38Tapi itu bisa jadi jerami untuk makanan hewan
07:40Panenlah, panenlah
07:44Daripada tidak sama sekali
07:46Baiklah, ayah
07:4930 tahun yang lalu
07:58Kehidupan anak-anakku sudah tidak lagi dipenuhi berkah
08:01Semenjak saudara mereka hilang
08:04Mereka masih membutuhkan roti
08:07Meskipun sudah berusaha sekuat tenaga
08:09Oh iya
08:16Kita sedang
08:17Bicara soal apa tadi?
08:19Tidak ada gandum
08:36Tidak ada yang memiliki gandum di Mesir
08:39Kecuali Yuzarsif
08:40Dia menyimpan semua gandum dengan batangnya di Mesir
08:43Di dalam silo-silo
08:45Iya, kami tahu itu
08:46Maksud kami di luar Mesir
08:48Di negeri-negeri tetangga
08:50Yang ku tahu
08:52Kreta dan Hippani
08:53Juga sedang dilanda kelaparan
08:55Kita harus pergi ke negeri-negeri lain
08:58Mungkin kita bisa mengimpor gandum dari sana
09:01Maksud kami di luar
09:31Berhenti
09:45Kenapa kalian memasuki kota?
09:53Tanah air kami sedang dilanda kelaparan
09:55Dan katanya ada gandum di Mesir
09:59Kami datang minta bantuan
10:01Kalian pasti dari Kabiria?
10:05Iya, betul
10:06Tunggu di sini
10:08Akan aku tanyakan
10:09Mereka harus tetap di sini
10:12Sampai aku kembali
10:13Sejauh ini
10:29400 pemilik budak
10:31Telah membebaskan budak mereka
10:33Untuk mengurangi pengeluaran
10:34Selama kelaparan Yusarsif
10:36Para budak tersebut
10:39Dianggap pribumi
10:40Dan harus menerima gandum gratis
10:42Kenapa mereka diberikan gandum gratis?
10:45Kenapa tidak mempekerjakan mereka saja?
10:48Kau membutuhkan banyak pekerja
10:50Untuk mengurus silo-silo
10:52Dan membagikan gandumnya
10:53Sebagai bayaran kerja mereka
10:56Berikan gandum gratis
10:57Bagus, Asenad
10:59Itu adalah saran yang sangat bagus
11:02Aku harus berterima kasih
11:04Pada Fir'aun Akenaten
11:05Dan Nyonya Nefertiti
11:07Karena telah memilikan istri sepertimu
11:09Dengan itu
11:11Kita dapat menyelesaikan
11:13Masalah kekurangan tenaga kerja
11:14Dengan mempekerjakan budak
11:16Salam untuk Yusarsif yang bijak
11:32Salam Allah untukmu
11:35Aku datang dari gerbang kota bagian timur
11:39Warga negara dari negeri tetangga
11:41Sepertinya Kabiriyah
11:43Datang untuk membeli gandum
11:44Apa yang harus ku katakan pada mereka?
11:46Pastikan
11:47Mereka benar terkena dampak kelaparan
11:49Kita tidak bisa berikan gandum
11:51Pada semua orang dari negeri lain
11:53Kami akan mengumumkan
11:54Nama-nama negeri yang menderita kelaparan
11:56Agar tidak ada oknum yang mengambil untung
11:58Jangan berikan lebih dari 10 takar gandum
12:01Dalam jatah sebulan pada siapapun
12:03Dan tetapkan harga sesuai dengan harta mereka
12:06Catatlah nama mereka
12:08Agar mereka tidak dapatkan gandum
12:10Lebih dari 1 kali dalam sebulan
12:12Kau juga harus
12:13Memeriksa barang bawaan mereka
12:15Pastikan mereka tidak bawa senjata
12:17Ini adalah daftar negeri yang dilanda kelaparan
12:21Dan juga instruksinya
12:22Tolong katakan sesuatu nyonya
12:29Mereka berusaha untuk menghancurkan kuil
12:34Mereka bahkan tidak mau memberikan gandum secara gratis
12:37Apa yang bisa aku lakukan
12:43Mereka melarangku untuk masuk ke istana
12:46Mereka tidak berbicara di depanku
12:50Mereka bahkan menganggapku sebagai salah satu petugas kuil
12:53Kalau memiliki akses terhadap gandum selama beberapa bulan
12:57Maka kami bisa menafkai kuil dengan panen tahun depan
13:01Yakinlah bahwa tidak akan ada hujan selama lima tahun ke depan
13:06Dan aku juga tidak tahu
13:08Mengapa semua prediksi Yuzarsif terwujud
13:12Aku berharap kau bisa membantu kami
13:15Di Istana Akenaten
13:18Apa kau dengar
13:20Amenhotep adalah anakku
13:24Aku akan selalu memanggilnya dengan nama itu
13:27Aku tidak akan menyebut atau mendengar nama bodoh itu
13:32Ya baiklah nyonya
13:35Amenhotep
13:36Kau selalu membantu kami
13:39Di Istana Amenhotep nyonya
13:42Tolong jangan lupakan hamba Amon nyonya
13:46Sekali lagi
13:49Tolong temui Fir'aun Akena
13:51Maaf
13:53Maksudku Amenhotep
13:55Temuilah Fir'aun Amenhotep lagi
13:57Kalau kau memintanya
14:00Mungkin dia bisa memberikan gandum untuk kuil
14:04Baiklah
14:05Aku akan berusaha
14:16Takutlah terhadap murka
14:25Para dewa dan murka Amon
14:28Amenhotep
14:29Kalau Amon mengutukmu
14:32Kau dan semua silomu akan berubah menjadi abu
14:35Yuzarsif telah menipumu
14:38Dia telah menipu kita semua
14:40Jangan sentuh aku
14:42Semoga Istana ini kau dan Yuzarsif hancur
14:47Jangan sentuh aku
14:48Dasar bodoh
14:49Jangan membuat Amon semakin murka
14:53Nyonyati sangat marah
15:01Dia pasti mendapat kabar buruk dari kuil
15:06Sepertinya kau benar
15:07Artinya para imam telah gagal
15:09Seperti yang kau katakan
15:11Mereka tidak akan bisa beli gandum dari tempat lain
15:14Setiap kali aku meragukan kepercayaanku padamu
15:17Kau menunjukkan tanda-tanda kebesaran Tuhanmu
15:21Dan keraguanku digantikan dengan keyakinan
15:25Aku yakin kau berkomunikasi dengan Tuhan Yang Maha Esa
15:30Sudah berkali-kali kita menyaksikan kekalahan Amon oleh Tuhan Yang Maha Esa
15:37Tidak diragukan lagi kegagalan Ang Maha untuk membeli gandum adalah awal dari kekalahan terakhirnya
15:44Aku bercita-cita mengumumkan monoteisme sebagai agama Mesir
15:49Dan menghapus politeisme dan penyembahan berhala
15:53Tenang saja itu akan segera terjadi
15:55Bersabarlah sekarang koin-koin di kuil Amon semakin berkurang
16:00Dan orang-orang mulai menyadari kelemahan para dewa
16:04Akankah tiba saat Amon digulingkan dan para dewa pun akan hilang?
16:12Tuhan yang kehendaknya melalui monoteisme
16:28Akan memberantas politeisme dan penyembahan berhala
16:33Janji Allah akan segera terwujud
16:36Aku khawatir soal Nyonyati
16:48Dia bisa menghasut para imam untuk menentang kekuasaanmu dan juga tujuan kita
16:55Kalau Nyonyati berbahaya, kita bisa memenjarakan dia?
17:00Tidak, Yang Mulia
17:02Aku pikir akan cukup kalau dia dikurung di rumahnya
17:05Sehingga dia tidak bisa menghubungi musuh kita
17:08Baiklah
17:10Panggil Horemhop
17:12Mulai hari ini, ibuku Nyonyati
17:17Adalah seorang tahanan rumah
17:20Para imam dilarang bertemu dengannya
17:26Tidak ada yang boleh masuk atau keluar istananya selain aku
17:30Kami sudah bertanya ke semua pedagang
17:38Tidak mungkin kita bisa mengipur gandum dari negeri-negeri lain
17:42Mereka bilang negeri-negeri tetangga juga dilanda kelaparan
17:46Tidak ada gandum di Mesir juga sekarang
17:50Kalau ada yang menyimpannya, mereka sudah menghabisinya dalam dua tahun terakhir
17:54Kita tidak punya pilihan lain
17:58Dan kita tidak bisa membiarkan ribuan pelayan kuil Amon mati kelaparan
18:05Kita harus bayar untuk gandum
18:08Tapi yang mulia, harta-harta ini adalah kekuatan kuil
18:12Kuil menjadi kuat karena para pelayan dan pengikutnya
18:17Kita tidak bisa membiarkan mereka kelaparan
18:20Gandum sekarang lebih mahal dibandingkan emas-emas di kuil yang mulia
18:25Kita hanya perlu memanfaatkan sebagian harta kuil dengan baik
18:30Ambillah satu kotak dari kas dan pergilah ke silo-silo di tips dan belilah gandum
18:36Dan bawa beberapa penjaga
18:38Jangan kembali tanpa gandum
18:44Kalian paham?
18:45Untuk sementara, kita harus akui bahwa Yuzar Sif mengalahkan kita
18:52Tapi kalau waktunya tepat, akan ku hancurkan Ahenaten dan Yuzar Sif
19:05Terima kasih telah menonton!
19:35Semoga para dewa menghancurkan Yuzar Sif
19:50Semoga dia dikutuk oleh Amon
19:52Tapi harta ini adalah sumber kekuatan kuil
19:58Semoga Yuzar Sif dan juga tuannya Ahenaten
20:03Terbakar api kemurkaan para dewa
20:06Satu
20:09Dua
20:12Tiga
20:16Empat
20:18Lima
20:21Lima takar
20:22Lima takar
20:22Kau tadinya seorang budak?
20:28Baiklah
20:29Pergilah
20:31Sepuluh takar selanjutnya
20:32Selanjutnya
20:33Semoga koin-koin ini berubah menjadi api dan membakarmu dan silo-silomu
20:42Perpisahan dari koin-koin ini membakar kalian
20:44Perpisahan dari koin-koin ini membakar kalian
20:46Tapi itu tidak akan membakar kami
20:48Bisa kupastikan hal itu
20:50Hehehe
20:52Apakah ini
20:58Tiga ribu deban?
20:59Ya
21:00Seribu takar
21:03Untuk kuil
21:05Pergilah
21:06Yang lain
21:08Membayar satu deban untuk satu takar
21:10Apa kalian lihat?
21:12Itu persembahan dan hadiah yang kita berikan
21:14Iya
21:15Kita memberikannya untuk para dewa
21:17Tapi mereka menyimpannya untuk diri sendiri
21:19Orang-orang kelaparan
21:21Tapi mereka sangat rakus
21:22Sampai-sampai mereka tidak bisa melihat kaki mereka sendiri
21:25Karena tertutup perut mereka yang gemuk
21:27Makan dan menjadi gemuklah
21:28Dasar para imam rakus
21:30Kapan mereka akan pergi dari sini?
21:32Selanjutnya
21:34Lima belas takar
21:36Hati-hati ya
21:38Jangan sampai ada yang tercecer
21:40Ayo cepat
21:41Cepat
21:42Kalian di sini ternyata
21:43Kita bawa ini dulu
21:44Lalu kembali lagi
21:45Mengerti?
21:46Baiklah
21:47Wanita tua yang malang
22:13Wanita tua yang malang
22:15Apa yang kalian lakukan?
22:22Kenapa kalian tertawa?
22:24Pergilah
22:25Pergi
22:26Mainlah di tempat lain
22:27Apakah itu kau, Yang Mulia Zuleka?
22:40Kau siapa?
22:42Kau tidak mengenaliku
22:44Dulu aku seorang pelayan di istanamu
22:46Saat kau membebaskan semua orang
22:49Aku masih menganggap diriku sebagai pelayanmu, Yang Mulia
22:56Aku senang hidupmu sudah tenang
22:59Ayo, Yang Mulia
23:01Kita ke rumahku dekat dari sini
23:04Tidak, aku harus pergi
23:06Kemana?
23:07Ini bukan jalan ke arah istana
23:09Ada yang bilang kalau Yuzar Sif akan pergi ke Memphis
23:14Jadi aku akan pergi ke gerbang suria
23:21Karena sungai Nil sudah kering
23:24Yuzar Sif akan ke Memphis melewati suria
23:27Aku ingin melihatnya
23:30Siapa yang memberitahumu?
23:33Seseorang yang kau kenal?
23:35Atau orang yang tidak kau kenal yang ingin meledekmu?
23:42Seorang anak muda di jalan memberitahuku
23:46Dan aku yakin kau memberinya hadiah besar
23:49Bukankah aku harus memberi hadiah kepada orang yang membawa kabar soal Yuzar Sif?
23:56Bahkan kalau mereka berbohong, Yang Mulia
23:59Tapi bagaimana kalau ternyata benar dan aku melihatnya?
24:04Tapi matamu tidak bisa melihat dengan baik, Yang Mulia
24:08Bagaimana kau akan melihat Yuzar Sif?
24:11Aku bisa melihat sedikit
24:14Aku tidak memerlukan mata untuk melihat Yuzar Sif
24:17Aku hanya butuh mencium wanginya
24:21Dia selalu ada di sisiku
24:24Dia selalu muncul di balik kelopak mataku yang tertutup
24:31Setiap detik dalam hidupku, Yuzar Sif selalu di sampingku
24:38Kalau aku hidup tanpanya, aku pasti sudah mati
24:41Malangnya Zulaika
24:44Dulu dia mencintai karena hasrat
24:48Tapi sekarang dia benar-benar tulus
24:50Yuzar Sif
25:02selamat menikmati
25:32ada apa yang mulia apakah kau mencari seseorang
25:49seseorang memanggil nama Yusuf dari kerumunan
25:54tapi semua orang mengenalku dengan nama Mesirku
26:02apa anda mencari seseorang
26:07ada suara wanita memanggil nama Yusuf
26:11memohon dengan segenap hatinya
26:13suara itu familiar
26:15cobalah cari dia di kerumunan
26:19percuma kalau mencarinya
26:33mencari satu orang di kerumunan orang yang sangat bersemangat hanya dengan suaranya
26:38itu sangat sulit
26:40ayo jalan
26:45tamah binti pebatma
26:59kau juga dibebaskan
27:16kau bisa dapat gandum gratis untuk satu bulan
27:26sepuluh takar
27:31dokumenmu
27:34Tiameni binti bingi
27:38ini sertifikat kebebasanmu
27:55kau bisa dapat gandum gratis untuk satu bulan
28:00sepuluh takar
28:03selanjutnya
28:05dua puluh takar
28:20pergilah
28:21aku tidak tahu
28:51kenapa aku tidak bisa melupakannya
28:52karena kau menyayanginya
28:55Zuleika
28:56hasratnya membuatku sangat kesal
29:00tapi aku juga menyayanginya sekarang
29:07karena situasinya sangat malang
29:10selamat menikmati
29:12selamat menikmati
29:14selamat menikmati
29:16selamat menikmati
29:18selamat menikmati
29:20selamat menikmati
29:48selamat menikmati
29:50Tidak tahu
29:51kita tidak berniat
29:52untuk kembali ke sini
29:53kita terlalu asik berbincang
29:56dan akhirnya kita sampai di sini
29:58seperti dulu
29:59kalau nyonya Zuleika melihat kita
30:02dia akan berkata
30:03oh tidak
30:04mereka kembali lagi
30:05menurutmu
30:07apakah kita harus masuk
30:09dan memberinya gandum?
30:10iya
30:10menurutku dia sama sekali
30:12tidak dapat gandum
30:13sepertinya tidak ada orang
30:15yang memberinya gandum
30:16aku takut
30:18kalau dia sampai kelaparan
30:19ayo
30:20ayo
30:21di mana nyonya Zuleika?
30:46aku tidak tahu
30:47mungkin dia di dalam istana
30:49nyonya
30:50nyonya Zuleika
30:52nyonya
30:54nyonya
30:55nyonya
31:02nyonya Zuleika
31:03nyonya
31:05nyonya
31:11nyonya Zuleika
31:14nyonya
31:16nyonya
31:17nyonya
31:18nyonya Zuleika
31:21nyonya Zuleika
31:22nyonya Zuleika
31:23nyonya Zuleika
31:24nyonya Zuleika
31:26nyonya
31:27nyonya
31:29nyonya
31:30aku ingat
31:35sepertinya
31:37aku tahu dia ada di mana
31:40di tempat biasanya
31:41dia akan kembali
31:45ayo
31:47kita giling gandum
31:48dan buat adonan
31:49nyonya
31:51nyonya
31:52nyonya
31:53nyonya
31:54nyonya
31:55nyonya
31:56enak
31:57nyonya
31:58nyonya
31:59nyonya
32:00ten
32:15Wangi roti yang baru dipanggang.
32:42Adakah seseorang di sana?
32:45Halo, Nyonya. Selamat datang.
32:59Kami mencari kemana-mana di istana.
33:02Makanlah roti yang baru dipanggang.
33:04Kami tahu Anda akan segera kembali. Anda pasti lapar.
33:08Kami memanggang roti.
33:09Kami memanggang roti.
33:09Sepertinya kalian sudah belajar untuk menggomba.
33:19Siapa yang meminta kalian untuk kembali?
33:28Ayo, Nyonya.
33:30Duduk di sini.
33:32Makanlah roti yang baru dipanggang. Ini enak.
33:35Kami pikir Anda pasti lapar.
33:46Kami menggiling gandum dan memanggang roti.
33:50Kami meninggalkan sebagian tepung dan gandum di sini.
33:53Kami menunggu untuk melihat Nyonya.
34:00Lalu kami akan pergi.
34:06Tidak perlu pergi.
34:08Kau tidak perlu pergi kalau kau tidak ingin.
34:20Kami tidak memiliki tempat tinggal, Nyonya.
34:23Kami sudah tinggal di sini sejak kami kecil.
34:26Kemana kami akan pergi?
34:28Kami sudah terbiasa dengan tempat ini dan kami menyayangi Nyonya.
34:32Kami ingin pergi.
34:35Tapi kami tidak tahu kemana kami harus pergi.
34:39Setelah kami sadar, ternyata kami di depan pintu istana.
34:45Aku juga membutuhkan kalian berdua.
34:48Kalau bisa tinggallah di sini.
34:51Aku tidak punya siapapun kecuali kalian.
34:53Apa yang Anda lakukan hari ini, Nyonya?
35:08Aku pergi untuk melihat Yusuf.
35:13Yusuf?
35:15Iya, Yusuf.
35:18Jadi, Anda melihat Yusuf?
35:21Aku melihatnya.
35:24Aku melihat Yusuf.
35:25Aku melihatnya dengan jelas.
35:29Berkali-kali aku memanggilnya Yuzarsif.
35:32Tapi dia tidak dengar.
35:35Tapi saat aku memanggilnya dengan nama Yusuf,
35:40dia mendengarnya dan mencariku.
35:42Dia melihat Anda?
35:44Tidak.
35:46Aku menutup wajahku.
35:48Aku tidak ingin dia melihatku begini.
35:54Tapi aku senang.
35:56Aku melihatnya dengan jelas.
35:59Dengan penglihatan Anda yang lemah?
36:01Iya.
36:03Aku sangat bahagia.
36:07Karena aku melihat Yusufku.
36:10Sebelum aku buta total,
36:15dia terlihat sangat tampan
36:17dan hebat.
36:24Semua orang senang melihatnya.
36:28Dulu aku iri.
36:34Karena semua orang juga menyayanginya.
36:38Tapi sekarang aku bahagia.
36:42Bahagia karena dia disayang banyak orang.
36:46Sekarang aku kagum pada mereka.
36:49Karena mereka sepertiku.
36:56Mereka menyayangi
36:57dan menghormati Yusufku tersayang.
37:02Kita ke Silo.
37:26Semoga Allah melindungi Yuzarsif yang bijaksana.
37:30Karena ramalannya.
37:32Kalau kau tidak menyimpan gandum dengan batangnya,
37:35hewan-hewan kami pasti sudah mati.
37:38Ini semua berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
37:42Ada kelebihan lain dalam cara penyimpanan gandum seperti ini.
37:46Dan kau akan mengetahui nanti.
37:47Enam puluh takar.
38:03Selanjutnya.
38:08Negamon bin Huski.
38:10Tujuh anak.
38:14Lima belas domba dan dua sapi.
38:18Tujuh puluh takar untuk tujuh orang harganya tujuh puluh deban.
38:24Dua tumbuk jerami untuk hewan harganya dua puluh deban.
38:27Totalnya sembilan puluh deban.
38:29Aku tidak punya koin.
38:30Bagaimana kalau emas atau perak?
38:34Aku juga tidak punya itu.
38:36Tapi aku punya sapi dan domba.
38:39Maukah kau menerimanya?
38:40Tidak masalah.
38:41Daftarkanlah mereka untuk jadi kepemilikan pemerintah Mesir.
38:47Lalu kembalikan kepemiliknya untuk dipelihara.
38:50Maksudmu?
38:51Maksudmu aku dapat memelihara domba
38:53yang telah aku berikan untuk gandum?
38:56Iya.
38:57Tapi kau harus tahu kalau mereka milik pemerintah.
39:00Dan pemerintah dapat mengambilnya dari mu kapanpun mereka mau.
39:04Terima kasih, Wahai Nabi Allah.
39:06Terima kasih.
39:07Itu bagus sekali.
39:08Tapi aku akan memberikan salah satu sapiku untuk membayar gandum.
39:13Beritahu aku di mana aku harus tanda tangan.
39:20Terima kasih, Wahai Nabi Allah.
39:22Semoga Allah bersamamu.
39:25Kalau mereka tidak memiliki uang koin,
39:27ambillah emas, perak, atau perhiasan.
39:29Kalau mereka tidak punya,
39:31ambillah sapi atau domba dan biarkan mereka pelihara.
39:33Kalau mereka tidak punya apa-apa,
39:35ambillah rumah atau propertinya.
39:37rumahnya akan jadi milik pemerintah.
39:39Tapi mereka bisa tinggal di dalamnya.
39:42Lahan akan jadi milik pemerintah.
39:44Tapi akan tetap diolah oleh mereka.
39:47Aku tidak mengerti.
39:48Kenapa kau melakukan itu?
39:52Selanjutnya.
39:54Aku bertujuan untuk adil.
39:57Kau akan tahu nantinya.
39:59Ayo kita berangkat.
39:59Transaksi dan pertukaran itu seperti lelucon.
40:06Sebagai imbalan atas harta,
40:08kekayaan, dan hewan milik rakyat.
40:10Kau memberi gandum,
40:11tetapi tidak mengambil apapun.
40:13Sabarlah.
40:14Nantinya,
40:15lelucon itu akan jadi kenyataan
40:17yang tidak bisa kau pahami.
40:19Ketahuilah bahwa Mesir perlu direvolusi.
40:25Yang lebih unggul akan menerima kekalahan.
40:27Dan yang tertindas harus bangkit.
40:31Apakah itu mungkin terjadi?
40:34Kalau Allah kehendaki, akan terjadi.
40:36Terima kasih telah menonton!
41:06Apa itu kau, Amun?
41:32Yang dulu berdiri dengan bangga
41:34di atas altar.
41:38Berdiri dengan bangga di kamarku
41:41dengan kayu aloe dan dupa.
41:45Dan ingin menyaksikan dosa-dosaku.
41:50Kemudian aku menutup wajahmu.
41:53Itu karena aku malu.
41:55Ada apa?
42:01Kenapa kau di lantai?
42:07Aku tahu
42:08aku sudah lama mengabaikanmu.
42:14Aku lemah dan cacat.
42:18Dan aku bahkan tidak bisa
42:21mengurus diriku sendiri.
42:24Aku tidak hanya melupakanmu.
42:28Aku juga melupakan diriku.
42:30selama aku kaya dan berkuasa.
42:37Kau juga disayangi.
42:42Dan ketika aku melupakan diriku.
42:45Dan ketika aku melupakan diriku,
42:49aku melupakanmu juga.
42:53Mungkin aku dengan sengaja menghiraukanmu.
42:56Kau tahu?
42:57Seumur hidupku,
43:03aku menyembahmu.
43:05Sayangnya,
43:08kau tidak pernah
43:09memperhatikan hambamu.
43:14Kau mengacukanku.
43:18Seorang dewi
43:20di kuilmu sendiri.
43:23Aku malu
43:27berdosa di hadapanmu.
43:29Tapi kau melihatku
43:31dipermalukan di depan orang-orang
43:34dan tidak melakukan apapun.
43:47Bagaimanapun juga,
43:49kau Amon.
43:50Amon Ra,
43:56Dewa Agung Mesir.
44:05Tapi sekarang,
44:08mereka ingin mengganti
44:10Dewa Mesir.
44:12Yusuf.
44:14Yusuf ingin melakukannya.
44:17Dia ingin menggantikanmu
44:22dengan Tuhan-Nya.
44:25Dia ingin menggantikanmu
44:26dengan Tuhan Yang Maha Esa.
44:33Tindakannya itu
44:34benar, bukan?
44:40Amon.
44:50Apa kau lihat?
44:54Yusuf tadinya
44:55hanya seorang budak
44:56dan Tuhannya
44:59menjadikannya
45:01gubernur Mesir.
45:02Tentu saja,
45:08Yusuf akan menyembah
45:09Tuhan
45:10yang sangat kuat.
45:14Apakah Tuhan
45:15yang baik hati pada hambanya
45:17tidak pantas disembah?
45:21Apakah dia tidak pantas disembah
45:24alih-alih Amon?
45:25Apa yang sudah kau lakukan
45:29untukku?
45:34Setidaknya belajarlah
45:36dari kemurahan hati
45:38Tuhannya Yusuf.
45:39Lihat,
46:04dokumen perbudakan Yusuf.
46:06aku masih memilikinya.
46:11Apa kau tahu?
46:13Tuhannya Yusuf
46:14mengangkat seorang budak
46:17dari kehinaan
46:18ke puncak kehormatan.
46:22Dan kau
46:23menjatuhkan
46:25seorang wanita agung Mesir
46:27dari ketinggian martabatnya
46:30ke dalam kehinaan ini.
46:31Semoga
46:36kutukan Tuhan Yusuf
46:37menimpa
46:39semua dewa
46:40hina
46:40sepertimu.
46:44Kau yang
46:45menyeretku
46:46ke dalam kehinaan ini.
46:56Tidak.
46:57Kau tidak melakukannya.
46:59kau terlalu
47:02lemah
47:03untuk
47:04merendahkanku.
47:10Menurutku
47:10hilangnya kedudukanku
47:12juga merupakan
47:14kehendak
47:14Tuhannya Yusuf.
47:16aku
47:20pantas
47:21mendapatkannya.
47:29Aku
47:30menganiaya
47:33Yusuf
47:34dan Tuhannya.
47:38Beruntung
47:38Yusuf
47:39dia punya
47:40Tuhan yang baik.
47:41kau siapa?
47:47Kau mau
47:48apa?
47:49Kami
47:49membawa
47:50makanan
47:51untukmu,
47:52Nyonya.
47:57Kau
47:58lihat
47:58apa yang
47:59kulakukan pada
47:59Amon?
48:00Dia pantas
48:01mendapatkannya.
48:02Anda harus
48:02melakukannya itu
48:03sejak dulu.
48:05Bagaimana
48:06aku bisa
48:06menghormati
48:07Tuhannya
48:08Yusuf?
48:09bagaimana
48:12aku bisa
48:13membuatnya
48:14senang?
48:19Bagaimana
48:20aku bisa
48:21membuatnya
48:22senang?
48:22selamat menikmati
48:24selamat menikmati
48:24selamat menikmati
48:25selamat menikmati
Jadilah yang pertama berkomentar