- 7 weeks ago
Judul
Cowok Kaya Jadi Penjual Bakso (FTV)
Deskripsi
Konteks ceritanya menggambarkan dinamika keluarga kelas atas yang sarat ekspektasi, pertentangan antara gengsi dan pilihan hidup, serta kisah cinta yang terjalin di tengah kesenjangan status ekonomi. Nuansa ceritanya memadukan drama keluarga, perjuangan hidup di jalanan, dan konflik batin tokoh utama yang ingin membuktikan jati dirinya tanpa bergantung pada kekayaan keluarga.
Cerita Singkat
Tokoh utama dalam cerita ini adalah Samuel, seorang pria dari keluarga kaya yang merasa selalu dibandingkan dengan kakaknya, Sandi, yang sukses dan membanggakan keluarga. Merasa tidak dihargai serta ingin hidup mandiri, Samuel memilih meninggalkan rumah dan bekerja sebagai penjual bakso keliling bersama rekannya, Mamad. Keputusan ini membuat ayahnya marah dan menganggap Samuel mempermalukan keluarga.
Di sisi lain, terdapat Tea (Tia), seorang perempuan kaya pemilik resort yang awalnya menyimpan dendam terhadap Sandi. Ia mendekati Samuel dengan niat balas dendam, namun seiring waktu mulai benar-benar jatuh cinta karena melihat ketulusan dan kerendahan hati Samuel. Konflik berkembang ketika Samuel harus menghadapi tekanan keluarga, rasa rendah diri, serta pergulatan perasaan Tea yang terjebak antara dendam dan cinta tulus.
Cerita bergerak melalui pertentangan status sosial, perjuangan Samuel membuktikan dirinya, serta dinamika hubungan antar tokoh yang dipenuhi ketegangan emosional, pilihan hidup, dan proses berdamai dengan masa lalu.
Tokoh
Samuel (tokoh utama, penjual bakso)
Sandi (kakak Samuel)
Tea / Tia (pemilik resort, love interest Samuel)
Mamad (rekan jualan bakso)
Ayah Samuel & Sandi
Tags
Cowok Kaya Jadi Penjual Bakso, FTV Indonesia, drama romantis Indonesia, kisah perbedaan status sosial, film FTV romantis, cerita cowok kaya jadi sederhana, film konflik keluarga, kisah penjual bakso, cerita Samuel dan Tea, film cinta beda status, FTV drama sosial, film perjuangan hidup mandiri, film jalanan Indonesia, kisah keluarga kaya, film cinta dan balas dendam
Cowok Kaya Jadi Penjual Bakso (FTV)
Deskripsi
Konteks ceritanya menggambarkan dinamika keluarga kelas atas yang sarat ekspektasi, pertentangan antara gengsi dan pilihan hidup, serta kisah cinta yang terjalin di tengah kesenjangan status ekonomi. Nuansa ceritanya memadukan drama keluarga, perjuangan hidup di jalanan, dan konflik batin tokoh utama yang ingin membuktikan jati dirinya tanpa bergantung pada kekayaan keluarga.
Cerita Singkat
Tokoh utama dalam cerita ini adalah Samuel, seorang pria dari keluarga kaya yang merasa selalu dibandingkan dengan kakaknya, Sandi, yang sukses dan membanggakan keluarga. Merasa tidak dihargai serta ingin hidup mandiri, Samuel memilih meninggalkan rumah dan bekerja sebagai penjual bakso keliling bersama rekannya, Mamad. Keputusan ini membuat ayahnya marah dan menganggap Samuel mempermalukan keluarga.
Di sisi lain, terdapat Tea (Tia), seorang perempuan kaya pemilik resort yang awalnya menyimpan dendam terhadap Sandi. Ia mendekati Samuel dengan niat balas dendam, namun seiring waktu mulai benar-benar jatuh cinta karena melihat ketulusan dan kerendahan hati Samuel. Konflik berkembang ketika Samuel harus menghadapi tekanan keluarga, rasa rendah diri, serta pergulatan perasaan Tea yang terjebak antara dendam dan cinta tulus.
Cerita bergerak melalui pertentangan status sosial, perjuangan Samuel membuktikan dirinya, serta dinamika hubungan antar tokoh yang dipenuhi ketegangan emosional, pilihan hidup, dan proses berdamai dengan masa lalu.
Tokoh
Samuel (tokoh utama, penjual bakso)
Sandi (kakak Samuel)
Tea / Tia (pemilik resort, love interest Samuel)
Mamad (rekan jualan bakso)
Ayah Samuel & Sandi
Tags
Cowok Kaya Jadi Penjual Bakso, FTV Indonesia, drama romantis Indonesia, kisah perbedaan status sosial, film FTV romantis, cerita cowok kaya jadi sederhana, film konflik keluarga, kisah penjual bakso, cerita Samuel dan Tea, film cinta beda status, FTV drama sosial, film perjuangan hidup mandiri, film jalanan Indonesia, kisah keluarga kaya, film cinta dan balas dendam
Category
🎥
Short filmTranscript
00:00:00.
00:00:02Sandy.
00:00:08Sayang.
00:00:09Kamu baru dateng ya?
00:00:10Udah, gak usah meng-mengel sayang deh.
00:00:12Gue liat tuh selingkuh sama Resi.
00:00:14Terus kalo dia selingkuh sama gue, kenapa?
00:00:16Kan gue lebih cantik daripada lo.
00:00:18Apa gak sih lo?
00:00:19Gue kan temen lo.
00:00:20Dulu memang kita temen.
00:00:22Tapi sekarang udah gak mau gue temenan sama lo.
00:00:24Oh yaudah, gue juga gak mau kok temenan sama cewek tukang tikung kayak lo.
00:00:27Cukup.
00:00:28Kali gak usah ribut.
00:00:29Sandy.
00:00:30Sekarang kamu pilih aku atau Thea?
00:00:33Oke.
00:00:35Karena aku udah ketahuan, aku akan jujur.
00:00:37Ya, sorry ya.
00:00:39Kita gak bisa lanjutin hubungan kita.
00:00:41Maksudnya kamu pilih Resi?
00:00:43Aku capek pacaran sama kamu.
00:00:45Kamu taruh sibuk dengan kerjaan kamu.
00:00:47Dan kamu gak punya waktu untuk aku.
00:00:49Yaudah kalo itu mau kamu.
00:00:51Pacaran tuh sama Resi.
00:00:53Nih, padut terakhir buat kamu.
00:00:55Hubungan kita selesai.
00:00:57Selalu curiga.
00:00:59Cimlok.
00:01:00Apaan?
00:01:01Ini kita berpencar dulu deh.
00:01:02Biar aku tangkap dua-duanya.
00:01:03Ini bagus.
00:01:04Oke.
00:01:05Aku jujur di salah.
00:01:07Enggak cucur di salah.
00:01:08Mat!
00:01:09Gerobak ya Mat!
00:01:10Apa sih mau?
00:01:11Gimana nih?
00:01:12Aku jujur di salah.
00:01:13Lu taruh dulu lah, ngumpet lo.
00:01:14Enggak cucur di salah.
00:01:15Lu taruh dulu deh.
00:01:16Aku pusing.
00:01:17Jadi sabah salah.
00:01:18Yaudah cepet gue tunggu.
00:01:19Cucur di salah.
00:01:21Enggak cucur di salah.
00:01:22Eh, sini lo.
00:01:23Eh, apaan?
00:01:24Sini.
00:01:25Eh, tak dulu gue lengkap.
00:01:26Sini lo.
00:01:27Aduh, apaan sih?
00:01:28Lu mau ngambil mobil gue?
00:01:29Eh, siapa yang mau nyuri mobil lo?
00:01:31Mobil kayak begini nih.
00:01:32Sepuluh bisa gue beli tau gak lo?
00:01:34Penampilan kayak gini doang lo.
00:01:35Gayanya selangit.
00:01:36Jadi orang, jangan menilai seseorang tuh dari luarnya aja.
00:01:40Gue memang keliatannya bukan orang kaya.
00:01:43Tapi gini-gini, gue ini adalah...
00:01:48Apaan sih?
00:01:49Gue ini adalah pangeran yang sedang menyamar.
00:01:51Tuh gak lo?
00:01:52Pangeran apa? Pangeran kodok.
00:01:53Bener pangeran gue.
00:01:54Ah, udah diem-diem.
00:01:55Gak usah ngomong terus.
00:01:56Jawab melulu bisanya.
00:01:57Oke, gue diem.
00:01:58Ya udah diem.
00:01:59Masih ngomong.
00:02:03Eh, ini dia.
00:02:04Ini dia.
00:02:05Eh, set, set, set.
00:02:07Yep.
00:02:08Kalian pemilik gerobok baso ini kan?
00:02:09Oh, enggak.
00:02:10Kalian harus di aplikator.
00:02:11Sekarang juga.
00:02:12Ini dia salah paham.
00:02:13Masa iya sih, Pak.
00:02:14Saya jualan baso kaya gini.
00:02:15Kalau dia mungkin jualan baso,
00:02:16saya emang gak mungkin, Pak.
00:02:17Jangan coba-coba.
00:02:18Kalian menipu kami ya.
00:02:19Enggak, Pak. Ini salah paham.
00:02:20Eh, lu jelasin.
00:02:21Ngomong dong.
00:02:22Gak lupa apa-apa.
00:02:23Ayo, ayo, ayo, ayo.
00:02:24Ayo, ayo, ayo.
00:02:25Ayo, ayo.
00:02:26Nah, ayo, ayo.
00:02:27Nah, ini temen saya, Pak.
00:02:28Rin, lu jelasin ya.
00:02:29Masa gue dibilang jualan baso yang bener aja.
00:02:30Udah, lepasin.
00:02:31Ih, Pak.
00:02:32Jadi Thea ini bos saya.
00:02:34Dia ini pemilik hotel dan resort.
00:02:35Lo tukang baso.
00:02:37Pak, kau gimana sih?
00:02:38Apa pilihan seperti itu?
00:02:42Eh, ngomong dong.
00:02:43Diem aja lu.
00:02:44Tadi lu suruh gue diem.
00:02:45Yaudah, sekarang ngomong.
00:02:47Ya, Pak.
00:02:48Saya gak kenal sama dia.
00:02:49Saya memang tukang baso berdua sama temen saya jualannya.
00:02:52Ditinggal saya.
00:02:53Kalau begitu kami mohon maaf.
00:02:55Karena sudah salah takap orang.
00:02:56Udah beres ya, udah clear ya kita nih.
00:02:57Gak ada salah paham lagi.
00:02:58Ya, kalian boleh pergi.
00:02:59Yaudah, kalau begitu saya juga udah clear dong, Pak.
00:03:01Gak ada masalah lagi kita ya.
00:03:02Kamu juga boleh pergi.
00:03:03Tapi ingat.
00:03:04Kamu tidak boleh berjualan di tempat tadi lagi.
00:03:06Cep.
00:03:07Kalau kedapatan di tempat tadi lagi.
00:03:08Maka kami akan bertidak tegas.
00:03:10Cep.
00:03:12Oh, gue tukang baso.
00:03:14Bukan maling.
00:03:15Hehehehe.
00:03:16Ini, apa lagi sih?
00:03:17Urusan kita belum kelar ya.
00:03:18Belum kelar apanya.
00:03:19Udah selesai.
00:03:20Tandes hukumnya udah jelas tadi.
00:03:21Kata bapak itu udah bisa pergi.
00:03:23Keurusan lu sama gue belum kelar.
00:03:24Eh, MT ini kadang-kadang ya.
00:03:26Saya, udah.
00:03:27Ributnya dia dunda dulu ya.
00:03:28Kita ada meeting.
00:03:29Ayo.
00:03:30Tuh, kan gue ada meeting nih.
00:03:31Tepat telat, lihat aja ya.
00:03:32Gue cari lu kemanapun.
00:03:33Gue kejar lu.
00:03:34Masa kasih.
00:03:35Lu yang meeting gue yang saat.
00:03:36Ibu.
00:03:37Maaf kami telat.
00:03:38Iya, soalnya tadi ada.
00:03:39Saya gak butuh alasan.
00:03:40Bu Tia telah membuat bos saya menunggu lama.
00:03:42Sekali lagi saya minta maaf.
00:03:43Tapi tadi beneran ada kendala.
00:03:45Gini aja untuk mempersikat waktu.
00:03:46Langsung kita bahas aja ya, Bu.
00:03:47Kita duduk.
00:03:48Silah maaf.
00:03:49Belum kerjasama aja.
00:03:50But Tia sudah mengecawakan saya.
00:03:51Jadi saya gak bisa melanjutkan kerjasama kita.
00:03:53Permisi.
00:03:54Gara-gara tuh tukang baso.
00:04:00Lu liat ya, gue bakalan balas dendam sama dia.
00:04:03Gue kejar, gue cari sampe ketemu.
00:04:05Masih banget tuh.
00:04:08Usahin aja kerjaannya.
00:04:10Lu gak apa-apa kan?
00:04:12Nih dia orangnya nih.
00:04:14Lu parah banget sih ninggalin gue sama Gerobak.
00:04:17Jadi diangkut sama Serpul Pepe kan gue.
00:04:19Ya maaf El.
00:04:20Namanya juga gue panik.
00:04:22Tapi lu gak diapapain kan sama mereka?
00:04:24Cuma ditanya-tanya doang.
00:04:25Terus dikasih peringatan.
00:04:26Udah suruh pulang.
00:04:27Itu yang paling penting.
00:04:28Ya.
00:04:29Jadi kan sekarang kita bisa jualan lagi El.
00:04:31Iya.
00:04:32Sudah buka lu.
00:04:33Gue yakin banget nih.
00:04:34Tukang baso pasti ada di sekitaran sini.
00:04:39Mak.
00:04:40Begitu bukannya pengbaso yang tadi ya?
00:04:43Nah kan udah gue duga.
00:04:45Pasti sekitaran sini.
00:04:47Lu liat ya, gue bakal bikin perhitungan sama ini orang.
00:04:50Well.
00:04:54Soni ngapain sih itu?
00:04:56Serius amat ngobrolnya.
00:04:58Ngapain sih kesini?
00:04:59Mau jemput lu pulang.
00:05:00Papa cemas banget sama lu.
00:05:02Mendingan sekarang lu balik.
00:05:03Lu bilang sama papa gue gak kenapa-napa.
00:05:05Ya?
00:05:06Sehat, sehat.
00:05:07Sehat olafiat gue disini.
00:05:08Hah?
00:05:10Gak salah liat nih gue.
00:05:13Tukang baso itu adiknya Sandi.
00:05:17Kok bisa ya?
00:05:18Sumpah gue gak nyangka banget.
00:05:19Kalo gue sih nyangka-nyangka aja.
00:05:21Soalnya mereka sama-sama ganteng loh.
00:05:23Cocoklah aja deh adik kakak.
00:05:25Gue gak suka ya lu muju-muju mereka.
00:05:27Kok gitu sih?
00:05:28Yang satunya tukang selingkuh.
00:05:29Yang satunya lagi bikin masalah.
00:05:31Sampai buat gue ketanggap selawal Pepe.
00:05:33Lu liat aja nih gue bakal bikin perhitungan soal mereka.
00:05:36Emang lu sampai kapan sih?
00:05:37Lu kabur dari rumah?
00:05:38Ya gue gak tau sampai kapan.
00:05:39Intinya gue gak bakal mau balik karena gue capek.
00:05:41Gue capek dibanding-bandingin terus sama lu.
00:05:43Yang bisa ini lah, bisa itu.
00:05:45Bisa ngurusin perusahaan.
00:05:47Jadi lu masih kesel soal itu?
00:05:49Bikin aja lagi.
00:05:51Iya gue kesel banget.
00:05:52Gue kesel karena lu selalu disayang-sayangin sama papa.
00:05:55Bahkan gue enggak.
00:05:56Lu pilih tangan, cabut nih.
00:05:57Gue mau ribut sama lu.
00:05:59Maaf, maaf ya.
00:06:00Maaf ya.
00:06:01Bantuin.
00:06:02Bang.
00:06:03Kalo misalkan dia gak mau jadi adik lu.
00:06:05Gue siap jadi adik angkat lu, bang.
00:06:07Eh, bang.
00:06:08Lu apa-apaan sih?
00:06:09Kau ngebantuin gua.
00:06:10Biar kehidupan gua lebih baik.
00:06:12Diam lu.
00:06:13Sana pergi.
00:06:14Gua mau jualan.
00:06:15Gimana kalo lu bales dendam aja sama mereka?
00:06:16Sekaligus.
00:06:17Sandi sama Samuel.
00:06:18Iya juga ya.
00:06:19Gue deketin Samuel.
00:06:20Gue pacarin.
00:06:21Terus gue putusinnya tiba-tiba.
00:06:22Persis kayak apa yang dilakuin Sandi ke gue.
00:06:23Lo serius?
00:06:24Gue bercanda tadi loh.
00:06:25Gue gak bercanda.
00:06:26Pokoknya lu tunggu sini ya.
00:06:28Udah sana lu ah.
00:06:30Udah sana lu ah.
00:06:31Eh tukang basok.
00:06:32Gue mau minta pertanggung jawaban lu.
00:06:33Hah?
00:06:34Astagfirullahaladzim.
00:06:35El.
00:06:36Dosa banget El.
00:06:37Gue kan gak pernah ngajarin lu yang aneh-aneh El.
00:06:39Dosa apaan sih?
00:06:40Ini.
00:06:41Mbak.
00:06:42Maaf ya mbak ya.
00:06:43Mbak ya.
00:06:44Mbak ya.
00:06:45Mbak ya.
00:06:46Mbak ya.
00:06:47Mbak ya.
00:06:48Mbak ya.
00:06:49Mbak ya.
00:06:50Mbak ya.
00:06:51Mbak ya.
00:06:52Mbak ya.
00:06:53Mbak ya.
00:06:54Mbak ya.
00:06:55Mbak ya.
00:06:56Mbak ya.
00:06:57Mbak ya.
00:06:59Mbak ya.
00:07:00Mbak cantik.
00:07:01Kalau dia gak mau tanggung jawab.
00:07:02Biar Mamat yang tanggung jawab.
00:07:04Mamat siap nikahin mbak.
00:07:05Hah?
00:07:06Hah?
00:07:07Kok nikah?
00:07:08Apaan sih?
00:07:09Mohon maaf.
00:07:10Maafin temen saya emang kalau ngomong suka sembarangan kayak buang sampah.
00:07:12Maaf ya.
00:07:13Emang kalau bertemen tuh sama kelakuan ya.
00:07:15Sama-sama ngeselin.
00:07:16Gue minta lu tanggung jawab karena lu udah bikin gue ditangkep sama Sapol Pepe.
00:07:20Udah bikin gue telat ngiting.
00:07:22Sekarang gue minta ganti rugi.
00:07:24Waduh.
00:07:25Kalau itu Mamat gak ikut.
00:07:27Diem lu kalau kayak gitu.
00:07:30Gide deh.
00:07:31Mbak.
00:07:32Saya mau nih ganti rugi.
00:07:34Tapi kalau misalkan ganti ruginya pake uang.
00:07:36Gue gak ada.
00:07:38Terus penginginnya apa?
00:07:39Basok.
00:07:40Ya basok.
00:07:41Gimana kalau misalkan setiap hari gue ngasih satu mangkok basok.
00:07:44Selama satu bulan.
00:07:46Kalau perlu gue anterin deh mbak ke tempat lu.
00:07:48Biar lu gak capek-capek kemari.
00:07:49Gimana?
00:07:50Hmm.
00:07:51Oke gak apa-apa.
00:07:55Oke.
00:07:56Ntar lu antar aja ke resort gue.
00:07:58Resortnya dimana?
00:07:59Starlight Resort.
00:08:00Awas lu kalau gak dapet janji.
00:08:02Iya, iya, iya.
00:08:03Iya, iya, iya.
00:08:09Ih, siap banget gue.
00:08:11Gue ditanggap selko Pepe.
00:08:13Meeting gue ditolak lagi tadi.
00:08:15Lo jangan sedih dong.
00:08:17Gue terus prihatin ya sama hidup lo.
00:08:20Soal gue.
00:08:21Eh, basok yang gue janjiin.
00:08:27Itu beneran bawain gue basok.
00:08:31Cowok itu yang dipegang ngomongannya.
00:08:32Jadi kalau gue udah bilang satu, ya gue anterin satu.
00:08:35Gue gak dibawain.
00:08:36Cowok itu yang dipegang ngomongannya.
00:08:38Jadi karena gue udah bilang satu, ya satu gue anterin ya.
00:08:41Kalau nganterin dua ntar bangkrut gue.
00:08:43Uuuu, takut suatu saat menentik kau berut.
00:08:46Udah, gue cabut ya.
00:08:48Ih, gak tau tuh hondoknya.
00:08:50Gak tau tuh hondoknya.
00:08:53Maaf, gue lagi denger lagu Siko Bagi Duo.
00:08:58Masih gak jelas.
00:09:01Buat lo aja.
00:09:02Gue gak tau lo suka basok.
00:09:04Loh?
00:09:05Kalau lo gak suka ngapain lo terima tawaran Samuel buat kasih gratis basok lo selama sebulan.
00:09:09Lo lupa ya kalau kita punya mimpi.
00:09:11Ini salah satu cara gue supaya gue bisa ketemu sama dia tiap hari.
00:09:14Terus nanti lama-lama dia jadi suka deh sama gue.
00:09:17Pinter juga kalau lo urusan kayak gini.
00:09:20Tapi gak apa deh.
00:09:21Kalau lo kayak gini kan berarti gue juga bisa makan basok gratis selama satu bulan.
00:09:25Di hadapan senang-senang.
00:09:28Eh, Mas.
00:09:29Ya.
00:09:31Berapa bungkus tadi, Pak?
00:09:33Hai, Samuel.
00:09:34Enggak bungkus.
00:09:35Eh, bentar ya.
00:09:36Mau kangen.
00:09:37Eh, susut-susut.
00:09:38Apaan nih? Memel klok aja.
00:09:40Rumahnya gak boleh sama mantan.
00:09:42Enggak.
00:09:43Udah deh.
00:09:44Mendingan lo pergi dari sini.
00:09:46Males banget ketemu sama lo.
00:09:48Tapi aku kesini tuh ngajak balikan sama kamu.
00:09:50Kamu mau ya?
00:09:53Apa perlu gue ingatin lagi nih?
00:09:55Lo lupa.
00:09:56Lo yang milih ninggalin gue demi selingkuhan lo itu.
00:09:59Lupa.
00:10:00Tapi aku sadar aku salah.
00:10:02Ya aku janji aku akan jadi cewek yang setia.
00:10:05Cuma kamu yang terbaik buat aku.
00:10:07Gak usah, usah, usah, usah.
00:10:09Menurut gue, lo bukan terbaik buat gue.
00:10:13Mat, gue tinggal lo.
00:10:14Hah?
00:10:15Loh?
00:10:16Iya, iya, iya.
00:10:17Samuel.
00:10:18Yaaah.
00:10:22Makasih ya.
00:10:26Ayang Bella.
00:10:27Daripada mikirin si Samuel yang udah move on.
00:10:30Mendingan sama mamat aja.
00:10:32Masih fresh.
00:10:34Ayang-ayang apaan sih?
00:10:36Hei, iya mamat serius.
00:10:39Ayang Bella ini tipe mamat banget pokoknya.
00:10:42Pacaran yuk.
00:10:43Ya.
00:10:45Tapi lo tuh bukan tipe gue.
00:10:46Ih.
00:10:49Karena aku udah ketahuan, aku angin jujur.
00:10:52Kayak, sorry ya.
00:10:53Kita gak bisa lanjutin hubungan kita.
00:10:56Gue bener-bener gak terima diginiin kayak sama Sandi.
00:10:58Bisa-bisanya Sandi ngekhianatin gue kayak gini.
00:11:01Mutusin gue gitu aja.
00:11:03Gue mau jemput lo.
00:11:06Karena tipe-tipe lo cemas banget sama lo.
00:11:08Pokoknya lo liat ya.
00:11:09Gue bakalan balas dendam sama lo lewat Samuel.
00:11:14Pat, gue nih ya.
00:11:15Ya Dati.
00:11:16Dati ya.
00:11:17Buat itu sebenernya mau nanya sesuatu sama lo.
00:11:19Aku penasaran banget.
00:11:23Lo tuh penandu sih.
00:11:24Pat.
00:11:25Yuk, yuk.
00:11:26Dati.
00:11:27Kok lo betah gitu kabur dari rumah.
00:11:30Terus tinggal di kontrakan gue yang kecil.
00:11:33Padahal rumah lo kan gede banget.
00:11:35Cuma gue tinggal di rumah yang gede.
00:11:37Tapi setiap harinya itu gue cuma dibanding-bandingin sama kakak gue.
00:11:40Enak.
00:11:41Gini Besti.
00:11:42Kalo boleh gue kasih saran ya.
00:11:44Mendingan lo sama abang lo baikan.
00:11:46Adek kakak nih saudaraan.
00:11:48Terus musuhan itu gak bagus.
00:11:50Gak bisa.
00:11:52Pokoknya gue udah bilang gue bakalan coba hidup mandiri.
00:11:56Gue gak mau bergantung sama bokap gue.
00:11:58Kalo kayak gitu ya.
00:12:00Selalu lah.
00:12:01Ayo.
00:12:02Ayo.
00:12:05Apaan sih rame-rame?
00:12:13Ada apaan sih rame-rame?
00:12:14Ada baso.
00:12:15Ada mie kuning.
00:12:16Sejak kapan ya lo jualan di sini?
00:12:18Sejak hari ini.
00:12:19Lagian di sini juga orang-orangnya rame.
00:12:21Jawabin mu wih.
00:12:23Eh.
00:12:24Apaan sih lo?
00:12:25Gue ngusin mereka lah.
00:12:26Masih jualan di sini sih ngalangin pemandangan banget.
00:12:29Lo tenang dulu.
00:12:30Karena mereka datang ke sini tuh karena gue yang undang.
00:12:32Kemarin gue cerita sama karyawan.
00:12:34Kalo baso mama tuh enak banget.
00:12:35Aduh.
00:12:36Lo bener-bener sok ide.
00:12:37Ngapain sih kayak gitu?
00:12:38Lo tenang ya.
00:12:39Bukannya lo tuh mau bales danam sama Sandi.
00:12:41Kalo lo mau bales danam sama Sandi.
00:12:43Lo tuh harus baikin Samuel.
00:12:44Jadi maksudnya gue harus pura-pura baik gitu sama dia?
00:12:48Ya iyalah.
00:12:49Lo harus turunin gengsi lo dikit.
00:12:51Oke?
00:12:54Gak udah deh.
00:12:59Eh.
00:13:00Guente ini kadang-kadang.
00:13:01Diajarin bikin baso.
00:13:02Malah pegangan tangan.
00:13:03Aduh.
00:13:04Ini takut tumpah basonya.
00:13:05Udah segini.
00:13:06Segini.
00:13:07Terus.
00:13:08Terus.
00:13:09Sampai juga.
00:13:10Bantuin sambal jualan.
00:13:11Kalo bukan gara-gara misi gue.
00:13:12Mana mau gue jualan panas-panasan kayak gitu.
00:13:14Nih.
00:13:15Nih.
00:13:16Sesuai janji gue.
00:13:17Gua bauin baso satu mangkok satu hari.
00:13:18Kira-kira.
00:13:19Sampai juga.
00:13:21Bantuin sambal jualan.
00:13:23Kalo bukan gara-gara misi gue.
00:13:24Mana mau gue jualan panas-panasan kayak gitu.
00:13:27Nih.
00:13:28Sesuai janji gue.
00:13:29Gua bauin baso satu mangkok satu hari.
00:13:32Gratis buat lo.
00:13:33Cobain.
00:13:34Udah taro aja nanti biar orang yang makan.
00:13:35Kok orang yang makan bukan lo.
00:13:37Gua gak pernah makan makanan kayak gini sih.
00:13:40Gua biasanya makan di restoran atau di cafe gitu yang dibikin sama chef.
00:13:43Lu tuh harus nyobain baso bikinan gua.
00:13:45Enak dan higienis.
00:13:47Jangan.
00:13:48Jangan.
00:13:49Jangan.
00:13:50Jangan.
00:13:51Jangan.
00:13:52Jangan.
00:13:53Jangan.
00:13:54Jangan.
00:13:55Jangan.
00:13:56Jangan.
00:13:57Jangan.
00:13:58Jangan.
00:13:59Jangan.
00:14:00Jangan.
00:14:01Jangan.
00:14:02Jangan cahkat kini�.
00:14:03A.
00:14:04A.
00:14:05Yaaa.
00:14:06Yaudah.
00:14:08A.
00:14:09Gimana?
00:14:11Enak kan?
00:14:13Enak juga basonya.
00:14:17Pantesan aja rame tadi yang dulu.
00:14:18C divisions lagi.
00:14:19A.
00:14:20A.
00:14:21Kok lo kecudah nyobain gue terus sih??
00:14:22Gua seneng aja melihat lo makan kayak gini.
00:14:28Cie.
00:14:29Ada yang perhatian.
00:14:30Sampai nyobain terus kiitu.
00:14:31Just like that.
00:14:32I want to eat it.
00:14:33Let's eat it.
00:14:35I'll sell it again.
00:14:41Lea.
00:14:42Do you remember our mission?
00:14:43Don't know if you really love it with Samuel.
00:14:45No.
00:14:46Maybe I love it with him.
00:14:49Let's eat it.
00:14:56Yeah.
00:14:57Yeah.
00:15:01Eh.
00:15:02Ah.
00:15:03Lu.
00:15:04Suruh jualan malah ngelamun lu.
00:15:07Dengarkanlah.
00:15:09Nyanyi lagi.
00:15:10Banyak kan nonton tok-tok lu.
00:15:12Gue lagi enak-enak ngelamunin cewek itu juga.
00:15:14Cewek itu yang mana?
00:15:16Si Tia.
00:15:17Sudah?
00:15:18Iya gue bingung.
00:15:19Kenapa ya?
00:15:20Dia bisa baik banget sama kita.
00:15:22Padahal ya.
00:15:23Dia tuh bos yang punya resort lu.
00:15:25Tapi bela-belain mau bantuin kita dagang.
00:15:27Demen lu ya sama Tia?
00:15:28Siapa yang gak demen lu bayangin aja udah cantik.
00:15:31Baik.
00:15:32Baik.
00:15:33Punya resort.
00:15:34Terus perhatian mau bantuin kita lagi.
00:15:36Lo kalo demen sama Tia gue dukung 100%
00:15:39Bener.
00:15:40Tapi ada syaratnya.
00:15:42Apaan?
00:15:43Gue boleh ya deketin mantan lu si bela itu.
00:15:46Sana lu ambil aja.
00:15:47Bener lo ya.
00:15:48Tapi gue ingetin ya hati-hati sama dia.
00:15:50Tukang senengku.
00:15:51Morotin.
00:15:52Uh.
00:15:53Bebel lu.
00:15:54Enang aja.
00:15:55Bella kalo sama mamat jadi setia gue jamin.
00:15:58Suka-suka lo deh.
00:16:00Gue mau ngelamun lagi.
00:16:06Gue lagi ngelamunin Dadari.
00:16:08Malaikat maut dateng.
00:16:09Apa sih?
00:16:10Tuh abang gue si Sandi.
00:16:12Males banget gue kalo ketemu dia.
00:16:14Ntar kalo dia kemari.
00:16:16Lo bilang gue lagi gak ada atau kemana gitu.
00:16:18Pergi ya.
00:16:19Oke oke.
00:16:20Tuh tuh ketemu dia tuh.
00:16:21Iya iya iya.
00:16:26Mat.
00:16:28Iya bang.
00:16:29Samuel mana?
00:16:30Pergi tadi.
00:16:31Pergi kemana?
00:16:32Gue gak tau kalo itu bang.
00:16:33Lo kan temennya.
00:16:34Masa lo gak tau?
00:16:35Mohon maaf nih bang.
00:16:36Saya kan cuma temennya.
00:16:38Abang kan kakaknya.
00:16:40Kakaknya harusnya lebih tau kemana Samuel pergi.
00:16:43Lo ngejawabin aja lagi.
00:16:44Lo bilang sama Samuel.
00:16:46Gue tadi kesini.
00:16:47Papainya udah dipulang.
00:16:49Oh.
00:16:50Siap.
00:16:51Hampir aja.
00:16:52Hei!
00:16:53Hei!
00:16:54Reidit namu adalah anugrah di hati.
00:16:59Ki Nemu.
00:17:06Tak pernah kau bisa rasakan itu.
00:17:16Tia.
00:17:17Hih.
00:17:17Bismillah.
00:17:18Sedirian aja?
00:17:20eh uh enggak sih tadi sama Orin cuma dia ada urusan jadi ya sendiri ngapain di sini
00:17:27Oke только aja di depan tadi makin gue pengen jalan-jalan di resort lu gimana hari ini Hai
00:17:34that dagangannya alhamdulillah lumayan banyak apalagi tadi pas lu bantiin gue makasih banyak
00:17:41Hiya, sama-sama
00:17:44Teya, kok cowo sekarang kayak gini sih?
00:17:51Udah deh, lu gak usah ursin hidup gue
00:17:52Lu ursin aja hidup lu sendiri sama pacar baru lu itu
00:17:55Yee, siapa juga yang peduli sama hidup lu?
00:17:58Bye
00:17:58Bye
00:18:00Siapa tuh cewek?
00:18:03Dulu temen kuliah gue
00:18:05Yaudah, gue mau cek rasa dulu
00:18:06Lu jalan-jalan aja
00:18:07I'll see you next time.
00:18:37Ada apaan nih?
00:18:38Tadi, Resi cerita sama aku.
00:18:40Kalau dia ngeliat kamu jalan sama cowok.
00:18:43Kalau boleh tahu, siapa ya cowok itu ya?
00:18:45Kok kepo?
00:18:47Kita kan udah putus?
00:18:48Jemburu ya?
00:18:49Ya, siapa yang jemburu?
00:18:50Ya, aku cuma penasaran aja.
00:18:52Emang nggak boleh?
00:18:53Kenapa harus penasaran sama kehidupan gue yang sekarang?
00:18:55Mendingan lu urusin aja tuh pacar baru lu, Resi.
00:18:58Andainya kamu nggak sibuk ngurusin resort terus.
00:19:00Dan kamu meluangkan waktu untuk aku.
00:19:02Aku pasti minggu kamu, Taya.
00:19:04Oh, nggak usah.
00:19:05Makasih.
00:19:05Aku juga seneng kok kita putus.
00:19:08Seenggaknya aku juga nggak mau urusin pacaran sama cowok yang suka selingkuh.
00:19:21Bandi.
00:19:26Iya, Pak.
00:19:27Gimana?
00:19:28Kamu sudah berhasil membujuk adik kamu, Samuel, untuk pulang ke rumah?
00:19:32Aku nggak ketemu sama Samuel.
00:19:34Kayaknya Samuel sengaja menghindar, Pak.
00:19:36Pas aku datang ke tempat jualannya.
00:19:38Adik kamu tuh bener-bener susah diatur.
00:19:40Apa sih maunya?
00:19:42Udah kabur-kaburan dari rumah?
00:19:44Pakai jualan baso lagi?
00:19:45Kan itu namanya malu-maluin sama keluarga, dong?
00:19:48Udah, Pak.
00:19:48Tenang aja dulu.
00:19:49Nanti biar aku temuin Samuel lagi.
00:19:52Udah nggak perlu.
00:19:53Kamu urus-urusan kamu aja.
00:19:54Nanti biar papa yang cari dia.
00:19:56Oke, Pak.
00:19:57Ya udah, Pak.
00:19:58Aku ke kamar dulu, ya.
00:20:00Tadi,
00:20:00saya cerita sama aku.
00:20:02Kalau dia ngeliat kamu jalan sama cowok.
00:20:04Kalau boleh tahu,
00:20:06siapa ya cowok itu, ya?
00:20:07Gue seneng sih.
00:20:08Tadi Sandi dateng.
00:20:10Apasah di cemburu ya?
00:20:12Kalau gue deket sama cowok lain.
00:20:14Nggak.
00:20:15Gue nggak boleh berharap lagi sama Sandi.
00:20:17Dia udah ninggalin gue buat cowok lain.
00:20:19Gue harus fokus buat balas dendam.
00:20:21Kok lu jadi nyuapin gue terus sih?
00:20:23Gue seneng aja ngeliat lu makan kayak gini.
00:20:27Samuel kayaknya mulai suka sama gue.
00:20:30Gue bakalan manfaatin dia buat balas dendam sama Sandi.
00:20:34Kenapa gue seneng banget ya?
00:20:36Setiap ketemu sama Taya,
00:20:38apa gue jatuh cinta sama dia?
00:20:45Kalaupun gue jatuh cinta sama dia,
00:20:48memangnya dia mau apa balas cinta gue?
00:20:50Dia tahunya kan gue cuma tukang jual baso.
00:20:55Hai, Samuel.
00:20:56Gimana?
00:20:57Kamu udah berubah pikiran belum?
00:20:59Bella, gue kan udah bilang.
00:21:01Gue nggak mau balikan lagi sama lu.
00:21:04Jangan gitu dong.
00:21:06Masih banyak waktu kok untuk dipikirin.
00:21:08Percuma, percuma.
00:21:09Gue udah ngetapin gue nggak mau balikan sama lu.
00:21:11Pokoknya, dengan sabarnya aku akan tunggu kamu.
00:21:14Mau sehari, seminggu, sebulan.
00:21:16Nggak apa-apa.
00:21:17Aku tungguin kok.
00:21:18Tidak apa-apa.
00:21:19Masa sih.
00:21:20Tuh gimana lagi caranya gue harus bilang sama lu.
00:21:23Samuel.
00:21:24Samuel.
00:21:24Bela, kenalin.
00:21:34Ini pacar baru gue.
00:21:35Namanya,
00:21:36Tia.
00:21:38Pacar?
00:21:41Iya, iya.
00:21:42Iya, kenalin.
00:21:45Gue pacar barunya Samuel.
00:21:47Bukannya kemarin kamu masih jomblo.
00:21:49Tiba-tiba punya pacar sih.
00:21:51Dih, siapa bilang jomblo.
00:21:53Orang gue punya pacar.
00:21:54Ini pacar gue.
00:21:55Iya.
00:21:57Ih, kesel.
00:22:06Udah kali tangannya.
00:22:08Eh, maaf.
00:22:10Iya, nggak apa-apa.
00:22:11Tapi sejak kapan ya gue jadi pacar lo?
00:22:14Sejak tadi.
00:22:15Hah?
00:22:15Tadi maksudnya ada Bella.
00:22:18Jadi gue terpaksa lapor-pura lo jadi pacar gue.
00:22:22Bella itu mantan gue.
00:22:25Kita udah putus gara-gara diselingkuh.
00:22:27Oh.
00:22:28Ternyata lo satu nasib ya sama gue.
00:22:31Gue juga kemarin baru diselingkuhin soang pacar gue.
00:22:33Dia lebih memilih selingkuhannya.
00:22:34Wah, sang gue.
00:22:36Terus sekarang lo udah move on?
00:22:39Udah dong.
00:22:40Wah, sama dong.
00:22:42Kalau gitu, kenapa nggak kita coba aja?
00:22:45Coba apa?
00:22:47Gimana kalau misalkan kita...
00:22:49Memulai yang baru?
00:22:52Maksudnya?
00:22:54Gue tuh jatuh cinta sama lo, ya?
00:22:58Gue janji kalau misalkan lo terima gue,
00:23:02Gue janji akan bahagia nih lo.
00:23:04Yes!
00:23:05Misi gue berhasil buat naklukin Samuel.
00:23:07Apa jawabannya?
00:23:10Kayaknya...
00:23:11Gue juga mulai jatuh cinta sih sama lo.
00:23:14Nanti kita pacaran.
00:23:19Main peluk-peluk aja.
00:23:21Malu tau dilatihin orang.
00:23:23Gak ada siapa-siapa juga pake malu gitu.
00:23:26Lagian belum halal jatuh peluk-peluk.
00:23:28Yaudah, gak apa-apa deh, gak meluk.
00:23:30Yang penting, kita udah jadian.
00:23:37Cie, cie.
00:23:39Udah mesra-mesraan aja lo kedua.
00:23:41Iya dong.
00:23:43Mulai hari ini, mulai detik ini,
00:23:46kita udah jadian.
00:23:47Kita udah pacaran.
00:23:48Yang bener.
00:23:49Iya.
00:23:49Selamat ya.
00:23:50Terima kasih.
00:23:50Terus, kamu ngapain kesini?
00:23:55Pengen ketemu aja.
00:23:57Maksudnya pengen nyamperin kamu.
00:23:59So sweet, makin sayang jadinya.
00:24:02Mamat, kemana Mamat ya?
00:24:04Gak ada Mamat, kan?
00:24:05Pergi Mamat.
00:24:05Sidik aja nih.
00:24:06Makanya.
00:24:07Gue saranin lo nyari pacarnya cepet-cepet.
00:24:11Ini nih yang gak up to date nih.
00:24:13Asal lo tau ya, Muel.
00:24:15Gue ini udah punya calon.
00:24:17Tinggal nunggu tanggal jadiannya doang.
00:24:19Gak percaya.
00:24:21Gak percaya lo, Muel.
00:24:24Lo gak sibuk?
00:24:30Eh, Muel.
00:24:31Gue jin pergi sebentar ya.
00:24:33Mau ketemu teman gue.
00:24:34Terus gue dagang sama siapa dong?
00:24:36Sama aku aja.
00:24:37Biar aku temenin kamu dagang kali ini.
00:24:39Nah, tuh.
00:24:40Mumpung baru jadian, kan?
00:24:42Mamat juga gak apa-apa kok.
00:24:43Iya, iya, iya.
00:24:43Udah, sana.
00:24:46Kini, mau nemenin jualan bakso?
00:24:49Iya, cuman duduk doang, kan?
00:24:51Gak apa-apa.
00:24:53Setiap pada kamu, membawa rezeki buat aku.
00:24:55Oh, iya.
00:24:56Baiklah, kalau gitu.
00:24:58Ayam, Mela.
00:24:59Mamat seneng, Mbak.
00:25:01Ayam, Mela ngajak Mamat ketemu.
00:25:03Mau pesen apa?
00:25:03Gue traktir.
00:25:05Mbak, mau pesen?
00:25:10Ayam, Mela cantik amat sih.
00:25:11Iya, makasih.
00:25:13Kisahnya Korea.
00:25:18Mamat kagak ngerti.
00:25:19Yaudah, gue pesenin dah.
00:25:21Mbak, samain aja sama pesanan saya tadi.
00:25:23Oke, siap.
00:25:24Itu.
00:25:24Iya.
00:25:25Terima kasih.
00:25:26Gue menanya deh sama lo.
00:25:32Samuel beneran pacaran sama Tia?
00:25:34Iya.
00:25:35Baru aja mereka jadian.
00:25:36Lagi mesra-mesranya gitu deh.
00:25:39Tapi Mamat suka sebel sama mereka kalau mereka lagi pacaran.
00:25:42Mamat udah kayak obat nyamuk.
00:25:44Siapa sih Tia itu?
00:25:46Berani-beraninya macarin Samuel.
00:25:48Tia itu cantik.
00:25:50Pinter.
00:25:51Punya resort mewah.
00:25:53Tapi dia kagak malu bantuin si Samuel jualan.
00:25:56Pokoknya hidaban banget lah.
00:25:58Yaudah terus kenapa lo muji-muji Tia jadinya?
00:26:00Gak kayak gitu, Ayam, Mela.
00:26:02Maksud Mamat itu, si Samuel beruntung banget dapetin si Tia.
00:26:06Ya, kalau Mamat sih beruntung lagi jadian nama Ayam, Mela.
00:26:11Gitu.
00:26:11Eh, Ayam, Mela mau kemana?
00:26:13Kita kan belum makan.
00:26:14Sudah lo makan sendiri.
00:26:16Terus lo bayar sendiri.
00:26:17Gak jadi traktir.
00:26:18Ayam, Mela mau kemana?
00:26:19Ayam, Mela tungguin Mamat.
00:26:20Makasih ya, Mbak ya.
00:26:21Terima kasih.
00:26:26Alhamdulillah.
00:26:28Makasih ya.
00:26:29Udah ditemenin jualan baso.
00:26:31Jadi makin semangat kerjanya.
00:26:33Kalau gitu tiap hari deh aku temenin.
00:26:35Eh, jangan, jangan.
00:26:36Kamu kan punya kerjaan di resort.
00:26:39Nanti kalau misalkan lagi gak ada kerjaan,
00:26:40baru menemuin aku jualan.
00:26:42Iya deh.
00:26:44Samuel.
00:26:48Papa?
00:26:50Kok Papa ada di sini?
00:26:51Kamu ngapain sih kabur-kaburan dari rumah?
00:26:54Hah?
00:26:55Kamu sekarang jualan baso?
00:26:57Apa salahnya sih, Pak?
00:26:59Lagian gak nyusahin Papa juga.
00:27:01Hasilnya juga halal.
00:27:02Papa minta kamu pulang ke rumah
00:27:04dan jangan kabur-kaburan lagi.
00:27:05Gak bisa, Pak.
00:27:06Samuel udah mutusin.
00:27:07Samuel mau mandiri.
00:27:09Kamu bergantung sama Papa.
00:27:12Kita jualan tempat lain, yuk.
00:27:26Yang tadi itu beneran Papa kamu?
00:27:28Iya.
00:27:29Aku pergi dari rumah karena capek dibanding-banding terus sama kakak aku.
00:27:37Kamu gak ada niatan mau pulang ke rumah?
00:27:40Kayaknya aku gak bakalan pulang ke rumah deh.
00:27:45Aku lebih milih hidup di jalan.
00:27:46Walaupun aku susah.
00:27:49Aku bahagia.
00:27:51Karena sekarang udah ada kamu.
00:27:54Kalau kamu butuh apa-apa, butuh bantuan aku, kamu bilang aja.
00:27:57Aku gak butuh apa-apa.
00:27:59Selama kamu ada di samping aku, aku bahagia kok.
00:28:02Aku pasti akan selalu ada di samping kamu.
00:28:05Kenapa?
00:28:06Kenapa sih gitar terus di tadi?
00:28:08Kenapa?
00:28:08Ini ada tujuh panggilan terjawab dari Maman.
00:28:11Kenapa ya?
00:28:12Telefon balik aja mungkin penting.
00:28:15Halo, Mat.
00:28:16El, El.
00:28:17Gue minta tolong sama lu, El.
00:28:18Iya.
00:28:19Lu bisa dateng gak ke KP Star sekarang?
00:28:22Soalnya gue pesen makanan.
00:28:24Tapi kagak punya duit, gue bayar.
00:28:25Hah?
00:28:26Ngapain coba pesen-pesen makanan?
00:28:27Yaudah-yaudah, selok sekarang.
00:28:29Bener ya, gue tungguin ya.
00:28:33Ntar teman saya kesini.
00:28:35Iya.
00:28:35Alhamdulillah.
00:28:41Akhirnya dateng.
00:28:42Nih, teman saya nih.
00:28:42Jadi berapa kurangnya?
00:28:43Gue cuma punya 200 ribu.
00:28:45Kurangnya 700.
00:28:47Hah?
00:28:48700?
00:28:49Mana punya gue di 700?
00:28:51Eh, baso aja, masih laku dikit ya.
00:28:53Gimana dong?
00:28:55Yaudah deh, ini gue aja yang nambahin.
00:28:58Jangan-jangan, gak usah.
00:28:59Udah, gak apa-apa.
00:29:00Biar dia cuci piring disini.
00:29:02Gak apa-apa, udah.
00:29:04Mas.
00:29:04Ya, 900 ribu.
00:29:06Iya.
00:29:07Makasih.
00:29:08Makasih ya.
00:29:09Iya, sama-sama.
00:29:11Ente ini kadang-kadang ya.
00:29:12Kau sembarangan kalau mesen.
00:29:14Istilah kata ya, kalau zaman sekarang itu yang penting gaya aja dulu.
00:29:17Makan juga ya.
00:29:18Gimana, kamu seneng gak?
00:29:19Seneng dong.
00:29:22Gawat.
00:29:23Gawat cuman gak?
00:29:25Itu gawat di depan, gerobak baso.
00:29:28Gak ada yang jagain.
00:29:28Nanti kalau diambil gimana?
00:29:30Iya, iya, iya.
00:29:32Sini aja ya.
00:29:33Sini, Shay.
00:29:33Hmm?
00:29:34Kayaknya aku liat tayo sama pacar barunya, deh.
00:29:37Mana gak ada?
00:29:39Disana.
00:29:40Tapi mereka udah pergi sih.
00:29:42Udah-udah lah, gak usah dibahas, gak penting.
00:29:44Itu gimana sih, mat-mat?
00:29:46Datang ke cafe, makan banyak.
00:29:48Malah gak bawa duit.
00:29:49Maaf, gue gak aku salah.
00:29:52Jadi gini lo ceritanya.
00:29:53Gue tuh disana janjian sama ayang bela.
00:29:55Katanya dia mau traktir gue.
00:29:57Eh, gak tuanya dia malah kabur coba.
00:29:58Gue kan lo bilang.
00:30:00Jangan deket-deketin bela.
00:30:01Lo gak cocok sama bela.
00:30:02Jahat dia orangnya.
00:30:03Ya, tapi kan gak semudah itu, Moel.
00:30:06Di hati gue ini nih, cuman ada ayang bela.
00:30:09Lo dengerin gue kali ini ya.
00:30:10Ini gue bilangin lagi nih.
00:30:12Jangan deketin bela.
00:30:13Dia suka murutin cowok.
00:30:15Ya, tapi gue cintanya sama dia.
00:30:16Gimana dong?
00:30:17Serang lo deh.
00:30:18Capek, gue ngomong sama lo.
00:30:21Sayang, tadi kamu bayarin dia.
00:30:23Aku janji.
00:30:24Aku bakal ganti duitnya.
00:30:25Oh, gak usah.
00:30:26Gak apa-apa, gak usah diganti.
00:30:27Anggap aja tadi tuh sebagai traktiran kita
00:30:29buat pajak jadian kemaman.
00:30:31Jadi gak enak nih gue.
00:30:33Makasih ya.
00:30:34Tau gitu gue bungkus ya, El.
00:30:35Gak semangat, bungkus, bungkus.
00:30:37Tapi jujur nih ya.
00:30:38Gue tuh berharap banget ayang bela bisa sebaik lu.
00:30:41Eh, apaan sih?
00:30:43Gak usah sama-samain pacar gue sama Bella deh.
00:30:47Salah mulu gue.
00:30:49Yaudah deh, udah sore.
00:30:50Aku pulang duluan gak apa-apa ya?
00:30:51Iya sayang.
00:30:52Makasih ya, udah menin dari pagi.
00:30:54Semangat ya, gila nih.
00:30:56Nah.
00:30:56Makasih ya traktirannya.
00:30:57Seharian sama Samuel kok gue jadi gak tega ya buat nyakitin dia.
00:31:11Ternyata Samuel baik juga orangnya.
00:31:16Kayak...
00:31:17Ngapain lo bohong sendirian di sini?
00:31:22Rin, gue udah jadian sama Samuel.
00:31:24Hah?
00:31:25Kok cepet banget?
00:31:26Ya, kayak gak tau aja lo persona gue.
00:31:28Cowok mana sih yang gak kelapak-kelapak sama gue?
00:31:30Apalagi Samuel doang, Mak.
00:31:32Chill.
00:31:33Oke, gue akuin lo keren.
00:31:35Selamat buat hubungan baru lo.
00:31:36Tapi inget,
00:31:37jangan sampai lo jatuh cinta beneran sama Samuel.
00:31:39Bisa berantakan rencana kita.
00:31:42Iya, gak mungkin lah.
00:31:46Tia, kita harus ada meeting.
00:31:48Harus ketemu ke lain nih.
00:31:49Oh iya, di mana?
00:31:50Di cafe biasa.
00:31:51Langsung jalan aja, jangan sampai dia nunggu.
00:31:52Oke.
00:31:54Selamat pagi, Pak Seto.
00:31:55Selamat pagi.
00:31:56Kenalkan, ini Ibu Tia.
00:31:57Bu saya.
00:31:59Tia, Pak.
00:32:00Ini sekretaris saya.
00:32:03Silahkan, silahkan.
00:32:04Silahkan, silahkan.
00:32:06Jadi gimana?
00:32:08Begini, Ibu Tia.
00:32:09Jadi kemarin saya sudah mengajukan proposal
00:32:11untuk Pak Seto
00:32:12dan beliau menyetujui kerja sama kontrak resort kita.
00:32:16Terima kasih banyak, Pak.
00:32:17Karena Bapak sudah percaya sama resort kami.
00:32:19Saya jamin kalau Bapak kerja sama dengan resort kami,
00:32:21ya Bapak gak akan kecewa.
00:32:23Saya juga udah pelajari proposal kerja sama ini.
00:32:26Ya, proposal resort ini cukup menarik buat saya.
00:32:30Terima kasih banyak, Pak.
00:32:32Tapi maaf saya mau tanya.
00:32:34Kalau gak salah, kita
00:32:35tadi ketemu sama
00:32:37Samuel anak saya ya?
00:32:39Iya, Pak.
00:32:40Saya memang temannya Samuel.
00:32:41Oh.
00:32:44Oke.
00:32:45Kalau gitu, kerja sama ini bisa kita laksanakan.
00:32:49Ya, terima kasih, Pak.
00:32:51Tapi dengan satu syarat.
00:32:53Bu Tia dan Bu Orin harus bisa membujuk anak saya
00:32:56untuk pulang ke rumah.
00:32:58Gimana?
00:32:58Oke, baik, Pak.
00:33:00Kita pasti bisa membujuk Samuel.
00:33:03Oke.
00:33:04Kalau gitu, saya permisi dulu.
00:33:06Saya tinggal tunggu kabar dari kalian, ya.
00:33:09Coba, dibawain.
00:33:10Terima kasih, ya.
00:33:11Terima kasih, ya.
00:33:12Terima kasih, ya.
00:33:13Terima kasih, ya.
00:33:21Terima kasih, ya.
00:33:21Terima kasih, ya.
00:33:24Terima kasih, ya.
00:33:25Kok mau yang iyain gitu abis sih?
00:33:27Ya, kalau gue gak bilang iya,
00:33:29kalau dia batalin kontak kerjasamanya gimana?
00:33:32Ya, gue ngerti.
00:33:33Cuman kan posisinya,
00:33:34gue cuman pura-pura sama Samuel.
00:33:36Gue gak mungkin masuk terlalu jauh,
00:33:37apalagi ngurus niporting dia.
00:33:39Udah, mendingan sekarang lo ikutin maunya pas itu aja.
00:33:43Biar kontak kerjasama kitanya lancar.
00:33:47Iya juga, sih.
00:33:49Sayang,
00:33:50kamu beneran gak mau pulang ke rumah?
00:33:54Saya kan udah bahasnya itu tadi.
00:33:56Ya, sih.
00:33:57Tapi,
00:33:58aku tuh pengen kenal sama orang tua kamu.
00:34:02Kan nanti kalau kita nikah,
00:34:03pasti kita gak mau turus itu dari mereka.
00:34:05Baru pacaran,
00:34:06kau udah ngebahas nikah aja, sih.
00:34:08Aku gak mau nikah sama aku.
00:34:10Mau.
00:34:11Nah, gitu dong.
00:34:13Soalnya aku mau hubungan kita gak cuma pacaran,
00:34:15tapi kita bisa nikah juga.
00:34:16Makanya aku mau ketemu sama keluarga kamu.
00:34:18Oke.
00:34:19Aku akan turut bikinan kamu.
00:34:24Kok gak jadi meluknya?
00:34:26Mau.
00:34:27Banyak orang.
00:34:28Yuk.
00:34:31Apa?
00:34:33Terus.
00:34:38Papa senang.
00:34:41Akhirnya kamu memutuskan untuk pulang ke rumah.
00:34:45Selamat datang kembali, bro.
00:34:47Iya, Kak.
00:34:48Terima kasih, Pak.
00:34:49Udah nerima aku lagi di sini.
00:34:51Mulai sekarang, Papa janji.
00:34:52Papa gak akan banding-bandingkan kalian lagi.
00:34:54Saya juga janji.
00:34:57Gue akan jadi kakak yang terbaik buat lo.
00:34:58Aku juga janji.
00:35:00Gak bakal bikin sesah lagi dengan pergi dari rumah.
00:35:02Apa-apa.
00:35:03Yang penting, kamu sudah putuskan untuk pulang ke rumah dan gak kabur-kaburan lagi.
00:35:08Iya, Pak.
00:35:09Dan satu lagi.
00:35:10Sekarang, aku udah sadar kok.
00:35:12Kalau keluarga adalah nomor satu.
00:35:14Iya.
00:35:16Apa ada urusan sebentar?
00:35:17Ambitulnya, Pak.
00:35:20Assalamualaikum.
00:35:21Waalaikumsalam.
00:35:22Ya.
00:35:24Apa sehat, Pak?
00:35:25Ya.
00:35:25Masuk aja.
00:35:26Tinggalkan aku di saat ku mengharapkanmu.
00:35:31Nah, si.
00:35:31Eh, si.
00:35:36Oh, jadi ini kelakuan kamu di belakang aku.
00:35:39Kamu selingkuh sama cowok ini.
00:35:40Kalau iya, emang kenapa?
00:35:41Bebas dong, gue mau jalan sama siapa aja.
00:35:43Kamu ini pacar aku.
00:35:45Aku gak suka ya kalau kamu jalan sama cowok lain.
00:35:48Aku macarin kamu itu karena mau balas dendam sama Tia.
00:35:52Karena dia pernah ngerebut cowok yang aku suka.
00:35:55Kamu jadikan aku alat untuk balas dendam sama Tia.
00:35:57Jadi sekarang kita udahan.
00:35:59Karena kamu udah gak menarik lagi buat aku.
00:36:02Aku bener-bener nyesel ya.
00:36:04Milih kamu udah ninggalin Tia.
00:36:06Emang sih penyesalan tuh selalu datang belakangan.
00:36:09Asen banget sih kamu.
00:36:10Yaudah, yuk kita pergi, Seng.
00:36:12Tia.
00:36:15Lo bener-bener nyesel banget.
00:36:17Ninggalin Tia demi cewek model kayak dia.
00:36:20Gue harus minta maaf sama Tia.
00:36:22Tia yang beri segala cinta.
00:36:27Tia.
00:36:29Tunggu Tia.
00:36:30Tia.
00:36:31Tia.
00:36:31Tia.
00:36:31Tia.
00:36:31Tia.
00:36:31Tia.
00:36:32Tia.
00:36:33Tia.
00:36:34Tia.
00:36:35Tia.
00:36:36Tia.
00:36:36Tia.
00:36:37Tia.
00:36:39Aku mau meminta maaf sama kamu.
00:36:41Ternyata aku salah memilih Asi.
00:36:44Asi udah selingkuh sama cowok lain.
00:36:47Dan aku bener-bener nyesel banget ninggalin kamu untuk dia, Kak.
00:36:51Aduh, gue bingung yang harus respon apa.
00:36:54Gue harus senang atau prihatin sama lo.
00:36:58Tapi seenggaknya sekarang lo tau kan rasanya diselingkuhin kayak gimana.
00:37:00Sakit banget rasanya.
00:37:01Makanya gue minta maaf sama lo.
00:37:05Kayaknya gak sedampan itu deh.
00:37:07Rasa sakit yang udah lo kasih ke gue itu belum sembuh.
00:37:09Kasih gue kesempatan Tia.
00:37:11Gue mau memperbaiki semuanya.
00:37:13Gue mau lo sama gue balikin lagi.
00:37:14Sorry, gue gak bisa.
00:37:16Gue udah gak ada perasaan apa-apa sama lo.
00:37:18Tapi Tia.
00:37:18Udah cukup ya.
00:37:19Kita jangan jadi debat disini.
00:37:21Gue gak mau jadi ada keributan di setelah gue.
00:37:23Oke.
00:37:24Gue akan pergi.
00:37:26Tapi gue gak akan nyerah gitu aja.
00:37:31Tadi Sandi nemuin gue.
00:37:38Terus dia bilang dia udah putus sama resi gara-gara resi selingkuh.
00:37:42Oh iya?
00:37:43Kok ceritanya bisa sama banget ya sama lo?
00:37:45Makanya.
00:37:46Gue juga gak nyangka ternyata karma yang cepet banget buat dia.
00:37:51Kalau gitu, lo gak perlu balas dendam lagi sama Sandi dong.
00:37:54Kasian juga kan Samuel jadiin alat balas dendam lo karena lo gak suka sama Sandi.
00:37:59Gue juga pengennya kayak gitu.
00:38:01Gue udah capek pura-pura terus sama dia.
00:38:05Gue jua kasian sih sama dia.
00:38:06Jangan lupa lo minta maaf sama dia.
00:38:08Sekarang lo danan yang cantik terus ajak dia ketemu.
00:38:15Oke deh.
00:38:16Samuel pulang ke rumah ini karena dibujuk sama Tia.
00:38:21Dia yang minta Samuel pulang kesini.
00:38:22Tia itu yang waktu itu ketemu sama papa waktu sambil jualan baso ini tak?
00:38:27Iya, iya, iya.
00:38:28Waktu tau papa tau.
00:38:29Jadi kamu pacaran sama dia?
00:38:30Iya pak.
00:38:31Tia itu orangnya baik, perhatian.
00:38:36Walaupun dia itu punya resort, pak.
00:38:38Tapi dia gak malu buat nemenin Samuel jualan baso.
00:38:41Bagus, bagus.
00:38:43Gini aja saya mau.
00:38:44Gimana kalau Tia kamu ajak makan malam sama-sama di sini?
00:38:47Hah? Boleh, pak? Boleh?
00:38:49Kamu tak pernah kau bisa rasakanmu.
00:38:53Kebetulan banget.
00:38:54Tia minta aku jemput dia.
00:38:55Biar nanti aku kenal sama papa ya.
00:38:58Biar nanti aku kenal sama papa ya.
00:38:58Oke, papa tunggu ya.
00:38:59Iya pak.
00:39:12Udah nunggu lama ya?
00:39:13Enggak kok, baru aja keluar rumah.
00:39:14Ini, aku mau bilang sama kamu.
00:39:17Kalau sekarang sebenarnya aku udah pulang ke rumah.
00:39:20Ikutin kata-kata kamu.
00:39:23Iya, bagus deh.
00:39:24Kalau gitu aku seneng denger ya.
00:39:27Sebenarnya aku ngajak kamu ketemu tuh karena ada sesuatu yang penting mau aku omongin.
00:39:31Ngomongin masalah penting, aku juga punya kabar penting.
00:39:35Jadi aku udah ceritain tentang kamu sama papa.
00:39:38Dan papa mau kenalan sama kamu.
00:39:42Kayak papa ngajak kamu makan malam.
00:39:44Malam ini.
00:39:46Gimana ya?
00:39:48Hai dong, saya.
00:39:50Biar papa bisa kenal sama kamu.
00:39:52Dan kita bisa dapet rasanya papa, ya?
00:39:56Iya deh.
00:39:58Tadi kamu mau ngomong apa?
00:40:01Apa ya?
00:40:03Aduh, lupa.
00:40:05Tapi udah sih, gak usah dibahas.
00:40:07Gak penting juga.
00:40:08Ayo kita jalan.
00:40:15Gawat kalau gue ketemu Sandi.
00:40:17Bisa kacau rencana gue.
00:40:20Saya?
00:40:21Kok mau bengok?
00:40:22Ayo kita makan malam di rumah aku.
00:40:24Kita mau makan malam sama siapa aja ya?
00:40:26Cuma kamu, aku, sama papa aja kok.
00:40:28Kak Sandi lagi di kantor, bisa dikerjaan.
00:40:30Oh, iya udah yuk, berangkat.
00:40:38Hei, Sam.
00:40:39Pak.
00:40:41Kenalin.
00:40:42Ini pacar aku, Tia.
00:40:45Tia.
00:40:48Gimana, Pak?
00:40:49Cantik kan?
00:40:51Oke.
00:40:52Pilihan kamu memang tepat.
00:40:53Oh, iya, Tia.
00:40:56Om mau ucapin terima kasih, karena Samuel udah banyak cerita tentang kamu.
00:41:00Katanya, kamu yang bujuk Samuel untuk pulang ke rumah.
00:41:04Dengan begitu, Samuel dan kakaknya jadi akur kembali.
00:41:07Terima kasih ya.
00:41:09Iya, sama-sama om.
00:41:10Berarti sekarang, papa udah restuin hubungan kita dong.
00:41:13Iya, iya, papa restuin kalian.
00:41:16Besok kamu mulai ke kantor.
00:41:18Papa tugasin kamu untuk ambil alih kerja sama resortnya, Tia.
00:41:24Hah?
00:41:25Perusahaan kita kerja sama-sama resortnya, Tia?
00:41:27Iya.
00:41:29Kok kamu gak bilang sih?
00:41:30Iya, aku lupa bilang sama kamu, sorry ya.
00:41:33Gimana?
00:41:35Setuju gak?
00:41:35Setuju banget lah, pak.
00:41:38Bagus.
00:41:40Termisi, pak.
00:41:41Makanannya udah siap.
00:41:42Terima kasih, Dinda.
00:41:44Ayo, nanti kita lanjutin ngobrolan.
00:41:46Kita makan dulu.
00:41:46Iya, iya.
00:41:47Jangan kaku dong.
00:41:54Terima kasih banyak ya, om, untuk undangan makan malamnya.
00:41:57Iya, sama-sama.
00:41:58Kamu sering-sering main ke sini, ya?
00:41:59Iya.
00:42:00Yaudah, pak.
00:42:01Samuel antar tiadulih.
00:42:02Cintamu adalah anugrah di hatimu.
00:42:07Tati, ya.
00:42:09Assalamualaikum.
00:42:10Waalaikumsalam.
00:42:12Tumpahin kamu pulang telak?
00:42:13Iya, pak.
00:42:13Di kantor lagi banyak kerjaan.
00:42:15Sayang, kamu ngelewatin makan malam dengan pacarnya Samuel.
00:42:19Pacarnya Samuel?
00:42:20Iya, makan malam sama papa barusan.
00:42:22Sekarang delay nganterin dulu pulang.
00:42:25Ayo, masuk ya.
00:42:27Iya, pak.
00:42:27Aku tahu betapa cintamu.
00:42:30Wih, rapi banget.
00:42:32Aku ngatur.
00:42:32Baru mau berangkat.
00:42:34Itu dong, semangat.
00:42:36Semangat itu papa cerita sama gue.
00:42:38Katanya, cewek lu main kerumai.
00:42:40Ngomong-ngomong siapa cewek lu?
00:42:41Ada.
00:42:43Nanti deh, gue kenal sama lu ya.
00:42:44Bela?
00:42:45Enggak lah.
00:42:46Bela tuh mantan gue.
00:42:48Apakah mau gue balikan lagi?
00:42:49Tapi kalau pacar gue yang sekarang, itu spesial banget buat gue.
00:42:53Udah cantik.
00:42:55Baik.
00:42:55Dan dia mau terima gue apa adanya, kak.
00:42:59Aku jadi penasaran dengan cewek lu ya?
00:43:02Pengen ketemu gue sama cewek lu?
00:43:03Gimana kalau nanti makan siang, gue ketemuin lu sama dia?
00:43:07Biar kenal gitu.
00:43:10Makasih ya.
00:43:17Mat!
00:43:18Eh, Ngoel!
00:43:20Ya ampun.
00:43:21Lu, keren amat lu sekarang.
00:43:23Ini, gue rapih gini karena sekarang gue kerja di kantornya bokap.
00:43:27Udah kagak bisa bantuin gue jualan lagi dong.
00:43:29Sesedih, ntar gue bakal sering main di tempat lu.
00:43:32Lalu ini kan anak pemilik perusahaan, ya.
00:43:34Terus?
00:43:35Bisa kali kasih gue jabatan jadi sekortaris, kek.
00:43:39Direktur.
00:43:39Lu gak usah nyimpi, ah.
00:43:40Udah, mendingan fokus aja jualan basok.
00:43:42Sekarang bikin satu mangkuk buat gue.
00:43:45Dibungkus.
00:43:46Kok dibungkus? Makan di sini aja.
00:43:47Eh, gue aja yang bikin deh.
00:43:49Eh kok?
00:43:50Spesial.
00:43:51Spesial?
00:43:52Buat kekasih hati.
00:43:54Ya, paham loh gue.
00:43:57Tersar mucin.
00:44:00Sekarang kalian semua bisa kembali kerja.
00:44:02Aku mohon sama kamu, maafin aku, Tia.
00:44:09Aku pengen kita balikan lagi kayak dulu.
00:44:11Berapa kali sih gue harus bilang,
00:44:13gue udah gak bisa lagi balikan sama lu.
00:44:15Bisa gak gak usah ganggu gue lagi?
00:44:16Aku mohon sama kamu sekali lagi,
00:44:18buka hati kamu untuk nerima aku, Tia.
00:44:27Ya, halo.
00:44:29Kenapa?
00:44:30Di kantor ada masalah.
00:44:32Oke, oke.
00:44:33Yaudah aku langsung ke sana.
00:44:37Tia, maaf ya.
00:44:39Aku harus pergi.
00:44:40Tapi aku akan balik lagi.
00:44:42Untuk meyakinin kamu bahwasannya aku serius mau balikan sama kamu.
00:44:52Hei!
00:44:53Dengarkanlah.
00:44:56Wah, kok penampilannya jadi beda gini sih?
00:45:00Jadi apa tuh?
00:45:00Jadi tambah keren.
00:45:01Bikin aku makin terpesona.
00:45:03Bisa aja.
00:45:05Pacar siapa dulu dong?
00:45:06Aku.
00:45:07Nih, aku bawain bakso untuk kamu.
00:45:10Kok masih bawain aku bakso?
00:45:11Kamu bukannya kejadi perusahaan papa sekarang?
00:45:13Iya.
00:45:14Tapi kan aku udah janji sama kamu.
00:45:15Aku bakal ngasih satu porsi bakso setiap hari selama satu bulan.
00:45:20Ya, aku tempatin.
00:45:21Emang kamu tuh laki-laki yang paling bisa dipegang om.
00:45:33Senang banget aku disuapin sama kamu.
00:45:36Aku juga senang banget bisa nyuapin beda dari kayak kamu.
00:45:40Bombal.
00:45:42Aku mau ngajak kamu makan siang ketemu sama seseorang.
00:45:45Bisa kan?
00:45:46Siapa?
00:45:47Ada deh, nanti aku kenalin sama kamu.
00:45:51Oke, bisa kok.
00:45:53Kurang lebih konsepnya tuh kayak gini lah.
00:45:55Untuknya per kamar, satu rumah.
00:45:58Nah, di sebelah sana juga ada yang lagi aku bangun.
00:46:01Nah, itu konsepnya lebih ke vila sih kalau disitu.
00:46:05Kenapa sih aku ngeliatin terus?
00:46:22Ada daun.
00:46:24Oh, daun.
00:46:28Tepat cintamu, menusuk di dadaku.
00:46:31Lalu lagi nih.
00:46:32Yits.
00:46:33Tidak pernah ketauan.
00:46:34Apa?
00:46:40Ya ampun, Mamat.
00:46:41Dan tadi tuh gue nyariin lo disini ternyata.
00:46:44Kangen ya?
00:46:44QR banget.
00:46:46Samuel mana?
00:46:47Kirain nyariin Mamat.
00:46:49Si Samuel udah pulang ke rumahnya.
00:46:52Dia udah sibuk bantuin papainya sekarang.
00:46:54Udah kagak bantuin Mamat jualan lagi dah.
00:46:56Bagus dong.
00:46:56Samuel tuh tempatnya bukan disini.
00:46:59Jadi gak sabar balikan sama Samuel.
00:47:02Yang bela.
00:47:02Nah, dengerin Mamat ya.
00:47:04Setiap insan di dunia ini punya jodohnya masing-masing.
00:47:08Si Samuel itu jodohnya Thea.
00:47:10Nah, Mamat ini masih sendiri.
00:47:12Masih domblo.
00:47:14Jadi, kapan kita pacar?
00:47:16Dengar ya, Mamat.
00:47:17Dengar ya, Mamat.
00:47:20Sebelum janur kuning melengkung, berarti masih ada harapan.
00:47:23Itu artinya gue pasti balikan sama Samuel.
00:47:26Dan yang pasti bukan sama lo.
00:47:28Ih.
00:47:29El lagi.
00:47:30Samuel lagi.
00:47:31Kak Sandi, kenalin.
00:47:35Ini Thea, pacar yang gue ceritain.
00:47:38Thea, kenalin.
00:47:40Ini kakakku, Kak Sandi.
00:47:43Gue udah kenal banget sama Thea.
00:47:45Bahkan dia pernah jadi orang spesial di hati gue.
00:47:47Maksudnya?
00:47:49Thea, ini mantan gue.
00:47:53Kamu beneran mantannya Kak Sandi?
00:47:56Iya.
00:47:58Thea, jangan bilang,
00:48:01kamu mau cariin adik aku,
00:48:03buat bikin aku cempur.
00:48:06Ya, enggak lah.
00:48:08Gue emang beneran sayang sama Samuel.
00:48:12Enggak mungkin.
00:48:13Dan gue gak percaya.
00:48:15Gue minta sama lo.
00:48:16Putusin adik gue.
00:48:17Dan balikan sampah gue.
00:48:19Kita bisa perbaiki hubungan kita lagi.
00:48:22Sebentar.
00:48:24Kamu pernah cerita sama aku,
00:48:25kamu diputusin sama pacar kamu,
00:48:26gada-gada di melijian yang lain.
00:48:28Apa itu ke Sandi?
00:48:29Iya.
00:48:31Sandi udah nyelingkuhin gue,
00:48:32dan dia lagi milik pacarnya.
00:48:33Kak, lo parah banget sih jadi orang.
00:48:35Aku udah minta maaf sama kamu.
00:48:37Udah gue maafin kok.
00:48:38Tapi sorry, gue gak bisa balikan lagi sama lo.
00:48:40Karena sekarang ceritanya gue buat Samuel.
00:48:44Lo denger sendiri kan, Kak?
00:48:45Gue minta sama lo mulai sekarang,
00:48:48jangan pernah deketin pacar gue lagi.
00:48:50Karena lo yang salah.
00:48:52Lo yang udah ninggalin, Tia.
00:48:54Demi cewek lain.
00:48:55Kita tak bersama lagi.
00:49:05Sayang,
00:49:06kamu bener-bener baru tahu kalau aku ini adik, Kak Sandi?
00:49:10Iya.
00:49:12Aku baru tahu tadi.
00:49:14Iya juga sih ya.
00:49:16Kalau kamu dari awal tahu aku adik, Kak Sandi,
00:49:18pasti kamu gak mau dipendirikan sama aku.
00:49:20Aku minta maaf ya,
00:49:23gara-gara aku kamu jadi berantem sama kakak kamu.
00:49:25Enggak, enggak, enggak.
00:49:27Ini bukan salah kamu.
00:49:29Ini salah Kak Sandi.
00:49:31Karena dia udah nyanyain kamu.
00:49:33Tapi kamu harus tahu,
00:49:35walaupun aku sama Kak Sandi adik, Kakak,
00:49:38tapi aku beda sama Kak Sandi.
00:49:40Aku bakal nyanyain kamu.
00:49:41Tidak ada lagi
00:49:45Yang kita lewat
00:49:48Moyang,
00:49:50gue mau ngomong dulu sama lo.
00:49:52Gue minta sama lo,
00:49:53tinggalin Tia.
00:49:55Tia itu milik gue.
00:49:56Gue cinta sama Tia.
00:49:58Dan gue gak akan melepaskan dia.
00:50:00Gue juga cinta sama Tia.
00:50:02Gue ingetin sama lo ya.
00:50:03Sebaiknya orang baru di kehidupan Tia,
00:50:05sebaiknya lo mundur.
00:50:06Gak bisa gitu dong, Kak.
00:50:08Lo gak punya hak ya buat ngatur-ngatur perasaan gue.
00:50:10Gue ngomong udah baik-baik ya sama lo.
00:50:13Sebaiknya lo turutin omongan gue.
00:50:15Kak, selama ini
00:50:16gue udah ngalah sama lo.
00:50:18Tapi untuk pasaran sekarang
00:50:19gue gak pernah mau ngalah sama lo.
00:50:20Eh, eh, eh.
00:50:21Apa-apa sih kalian berdua?
00:50:23Jadi gini, Pak.
00:50:24Tia itu pacar aku, Pak.
00:50:25Yang direbut sama Samuel.
00:50:26Apa-apa sih lo?
00:50:27Aku yakin, Pak.
00:50:29Samuel ini balas dendam sama aku, Pak.
00:50:30Karena selama ini
00:50:31Papa selalu sayang sama aku.
00:50:33Makanya dia ngakuin itu sama aku.
00:50:34Sam,
00:50:36kamu tertega banget sih
00:50:37sama kakak kamu sendiri.
00:50:38Papa tuh gak pernah berubah ya.
00:50:39Selalu aja percaya
00:50:41sama omongannya ke Sandi.
00:50:43Mau itu bener,
00:50:43mau itu gak,
00:50:44kenapa masih dipercaya.
00:50:45Nih,
00:50:46aku balikin.
00:50:48Sam, Sam, Sam.
00:50:49Samuel.
00:50:50Kemana kamu?
00:50:50Hei!
00:50:51Udah biarin, Pak.
00:50:56Loh.
00:50:56Raya ngapain lo disini?
00:51:00Ini udah malem.
00:51:02Gue lagi mikirin Sandi.
00:51:04Sekarang dia udah tau
00:51:05kalo gue pacaran sama adiknya.
00:51:07Lo harus gimana ya, Rin?
00:51:08Ya, lo harus ngasih keputusan dong.
00:51:10Masa lo mau bohong terus?
00:51:11Gue pengen banget
00:51:12jujur sama Samuel.
00:51:14Tapi masalahnya,
00:51:17gue tuh kayaknya udah mulai suka deh
00:51:18sama Samuel.
00:51:19Gue takut kalo gue jujur sama dia,
00:51:21nanti dia malah marah.
00:51:23Terus nginggalin gue.
00:51:24Kalo masalah hati ribet deh.
00:51:30Ya,
00:51:31aku perlu ngomong sebentar sama kamu.
00:51:35Kalo gitu gue tinggal ya.
00:51:37Baik.
00:51:46Aku mau,
00:51:48kamu pilih aku.
00:51:49Terus kamu tinggalin Samuel.
00:51:52Kayaknya pacar gue Samuel deh.
00:51:54Aku tuh cuman mantan.
00:51:55Move on dong.
00:51:56Kamu bener-bener gak mau kasih kesempatan aku
00:51:58untuk memperbaiki semuanya ya?
00:52:00Sorry ya.
00:52:02Sekarang hati gue punya Samuel.
00:52:04Gue harap lo bisa ngerti.
00:52:06Oke.
00:52:09Lo gak akan maksa lo lagi.
00:52:14Maaf, balik dulu, Maen.
00:52:15Salah buat bapak lo ya.
00:52:19Eh, Maen.
00:52:20Eh, mau kemana lo?
00:52:22Sini-sini duduk.
00:52:22Oh, udah duduk.
00:52:26Lo kenapa lo?
00:52:28Gue lagi kesel, Maen.
00:52:29Cerita sama gue, cerita.
00:52:30Tadi siang,
00:52:32gue ngajak Kak Sandi ketemu sama Thea.
00:52:35Dan lo tau apa?
00:52:36Ternyata Thea itu adalah matanya Kak Sandi.
00:52:39Hah?
00:52:40Lo aja kaget kan?
00:52:41Gue juga kaget, Mas tau.
00:52:43Dari segitu banyak cowok yang ada di muka bumi ini.
00:52:47Kenapa harus Kak Sandi?
00:52:48Kenapa gak tukang mie ayam nih?
00:52:50Atau tukang cireng?
00:52:52Tukang tambel ban kayak situ tuh?
00:52:53Kenapa harus Kak Sandi sih?
00:52:55Walaupun mereka pernah punya hubungan di masa lalu,
00:52:58itu gak jadi persoalan.
00:53:01Masa depannya Thea itu kan lu,
00:53:02itu yang penting.
00:53:03Gue kenal banget nih Kak Sandi kayak gimana orangnya.
00:53:05Dia tuh suka memaksakan sesuatu yang dia inginkan.
00:53:09Yang gue takutnya adalah
00:53:10Thea direbut dari gue.
00:53:12Kalau Thea cintanya sama lo,
00:53:15kagak mungkin dah dipindah ke lain hati.
00:53:17Apalagi hatinya mantan.
00:53:19Percaya omongan gue,
00:53:20udah lo tenang aja lah.
00:53:22Bener juga sih lo kadang-kadang.
00:53:23Ini rencana lo mau kemana lagi sekarang?
00:53:26Nginep di tempat temen gue.
00:53:27Oh, lo gak mau balik rumah emangnya?
00:53:30Soalnya tempat temen gue tuh lebih nyaman.
00:53:34Oh gitu?
00:53:34Biasanya sih,
00:53:36temen gue jam segini udah balik nih dengan mbak So.
00:53:39Ya tempat temen gue beres-beres lah.
00:53:42Siapa?
00:53:42Ini nih nih.
00:53:51Apa yang disini?
00:53:53Ini aku sama Mamed kan udah lama ngejualan mbak So di depan riset kamu.
00:53:57Jadi kita mampir buat jualan disini.
00:53:58Gak apa-apa kan?
00:53:59Ya gak apa-apa.
00:54:00Cuman kok kamu jualan mbak So lagi?
00:54:02Bukannya harus bantuin papaknya di perusahaan.
00:54:03Aku udah pergi lagi dari rumah.
00:54:06Berantem sama Kasandi lagi.
00:54:07Maaf ya,
00:54:08gara-gara aku kamu jadi berantem lagi sama kakak kamu.
00:54:10Ini bukan salah kamu.
00:54:12Memang dari dulu aku sama Kasandi itu gak pernah aku.
00:54:15Tapi tetep aja.
00:54:16Kali ini kan gara-gara aku.
00:54:17Sayang,
00:54:19aku rela kehilangan apapun di dunia ini.
00:54:20Asalkan gak kehilangan kamu.
00:54:23Kalau sampai aku kehilangan kamu,
00:54:26rasanya aku gak bisa hidup di dunia ini lagi.
00:54:28Kamu tuh emang paling jago ya kalau gak gombal.
00:54:31Gak gombal beneran.
00:54:32Aku bantuin gimana?
00:54:33Pas banget tuh ada yang beli.
00:54:34Boleh, boleh.
00:54:36Mat,
00:54:36kita dapet pegawai baru nih.
00:54:37Gua, oke, siap.
00:54:44Iya.
00:54:45Nih, bos.
00:54:49Jadi meeting gak?
00:54:50Ayo jalan sekarang.
00:54:51Wih, ganggu aja deh.
00:54:53Orang gue lagi bantuin jualan basuh juga.
00:54:55Tapi kan kita udah ditungguin klien.
00:54:57Kita harus meeting.
00:54:59Oh iya ya?
00:55:00Yaudah deh, jalan sekarang.
00:55:02Sayang, aku meeting dulu ya.
00:55:03Nanti di meetingnya aku langsung mesin lagi.
00:55:04Iya, sayang.
00:55:05Jati.
00:55:05Nah, mat duluan ya.
00:55:07Iya, iya.
00:55:08Banget.
00:55:10Terima kasih banyak, Pak, atas kerjasamanya.
00:55:12Saat nanti kau berubah.
00:55:17Ku harap semoga itu takkan terjadi.
00:55:23Tidak pernah ku tahu.
00:55:25Gua minta lo jauhin Samuel.
00:55:27Ih, lucu.
00:55:28Kan gua pacarnya.
00:55:29Lu itu cuman mantan.
00:55:30Yang ada lu yang harus jauhin Samuel.
00:55:31Gara-gara lu, gua gak bisa balikan sama Samuel.
00:55:33Ya, itu berita lu.
00:55:35Kenapa waktu lu pacaran sama dia lu sia-siain?
00:55:37Sekarang dia udah bahagia sama gue.
00:55:39Lu itu udah ngerebut kebahagiaan gue tau gak?
00:55:41Gua becind banget sama lo.
00:55:42Tak akan lepasin.
00:55:43Sakit tau.
00:55:43Lepasin nih.
00:55:44Gak, gua gak akan lepasin kalau lu gak jauhin Samuel.
00:55:47Pastiin, Pak.
00:55:48Apaan sih kalian?
00:55:50Tia itu mau cari Samuel cuman buat balas dana sama Sandi.
00:55:53Jadi kalian stop.
00:55:54Jangan rebutin Samuel.
00:55:57Lu ngomong apa tadi?
00:55:57Ehm, enggak, enggak.
00:56:00Gua gak ngomong apa-apa.
00:56:02Tia, lu cuma mainin Samuel doang.
00:56:06Gua akan kasih tau semuanya ke Samuel.
00:56:13Sorry ya, Tia.
00:56:15Gua gak sengaja keceplosan.
00:56:17Nah, gak apa-apa.
00:56:18Mungkin emang udah waktunya Samuel tau semuanya.
00:56:20Samuel, kamu putusin, Tia.
00:56:24Dia bukan cewek baik-baik buat kamu.
00:56:27Lu apaan sih?
00:56:29Tung-dung ngejelekin pacar gue.
00:56:30Iya, yang Bella ngapain sih?
00:56:32Gangguin Samuel terus.
00:56:34Mendingan ngomongin kebuahan kita.
00:56:36Kapan jadian?
00:56:37Tia, lu gak usah mimpi deh.
00:56:38Samuel aku serius.
00:56:40Tia pacarin kamu supaya dia bisa balas dendam sama Kak Sandi.
00:56:44Bella, ini kali ini lu kelewatan banget ya?
00:56:47Lu berani-berani Vita pacar gue?
00:56:49Enggak, aku serius. Aku gak bohong.
00:56:50Seng.
00:56:54Lu gak sosok baik deh.
00:56:56Mending lu jujur sekarang.
00:56:57Masa?
00:56:58Bella bilang kamu deketin aku cuma mau balas dendam sama Kak Sandi.
00:57:03Ini jelasin ku gak percaya lah.
00:57:04Gua juga kagak percaya.
00:57:06Tia ini orangnya baik.
00:57:08Apa mungkin udah kayak gitu?
00:57:10Kalian tuh jangan percaya sama tampangnya Dido yang kayak malaikat.
00:57:13Tia, jangan jadi pengecut.
00:57:15Udah-udah.
00:57:17Kamu tenang aja.
00:57:18Aku tetep percaya semua kamu kok.
00:57:20Kayaknya aku emang harus jujur sekarang deh.
00:57:26Yang dibilang Bella itu bener.
00:57:28Kan?
00:57:29Aku bilang juga apa?
00:57:30Jadi salah ini?
00:57:32Kebaikan kamu, perhatian kamu.
00:57:35Cinta kamu semuanya pas.
00:57:36Awalnya gitu.
00:57:39Tapi sekarang aku...
00:57:40Cukup!
00:57:42Udah cukup ya.
00:57:43Cukup!
00:57:46Aku gak mau denger apa-apa lagi dari kamu.
00:57:48Sama-sama.
00:57:48Cukup!
00:57:49Akhirnya pengganggu pergi juga.
00:57:58Udah lu bisa diem gak?
00:57:59Lu pergi dari sini ya.
00:58:01Gue percaya sendiri.
00:58:02Sam, udah gitu.
00:58:03Udah kalau lu gak pergi gue percaya.
00:58:05Semua!
00:58:06Udah!
00:58:07Nah, jadi sebaiknya ngurus perusahaan tuh seperti itu, San.
00:58:11Jangan tanggung-tanggung.
00:58:12Harus fokus ya.
00:58:14Iya, Pak.
00:58:16Pak.
00:58:17Maafin aku ya.
00:58:20Aku janji gak bakal pergi lagi dari rumah.
00:58:22Papa senang dengarnya.
00:58:24Kalian tuh berdua sebagai kakak Adi.
00:58:26Itu harusnya akur.
00:58:27Jangan suka ribut-ribut ya.
00:58:30Iya, Pak.
00:58:31Kak, maafin gue ya.
00:58:37Gue pasti maafin lah.
00:58:40Lo kan ada gue salah satunya.
00:58:44Bapak berangkat dulu ya.
00:58:46Ingat, kalian jangan berantem-berantem lagi.
00:58:49Oke?
00:58:50Assalamualaikum.
00:58:51Waalaikumsalam.
00:58:52Samuel, gue penasaran deh.
00:58:55Kalo tiba-tiba aja pulang ke rumah,
00:58:57ada apaan?
00:58:58Iya, gue salah.
00:59:00Kita berdua jadi berantem cuma gara-gara gue salah milik cewek.
00:59:05Maksud lo?
00:59:06Akhirnya gue tau, kak.
00:59:09Ternyata,
00:59:11Tia deketin gue cuma gara-gara mau balas dendam sama lo.
00:59:17Yaudah lah.
00:59:18Jangan sabar ya.
00:59:20Lagian,
00:59:21cewek di luar sana masih banyak kok.
00:59:24Bukan cuma Tia doang.
00:59:25Iya, kak.
00:59:26Gue ada urusan sebentar.
00:59:27Gue keluar dulu ya.
00:59:29Assalamualaikum.
00:59:30Bagusalam.
00:59:30Jadi selama ini,
00:59:33kebaikan kamu,
00:59:34kehatian kamu,
00:59:36cinta kamu,
00:59:36semuanya paksu.
00:59:39Awalnya gitu.
00:59:40Tapi sekarang...
00:59:41Cukup.
00:59:42Cukup ya.
00:59:44Ngerasa salah banget,
00:59:45udah ngebohongin Samuel kayak gini.
00:59:47Kita lewati cinta.
00:59:51Boleh gue duduk di situ?
00:59:54Terserah.
00:59:55Gue udah denger semuanya.
00:59:58Kalau lo sama Samuel udah putus.
01:00:00Siapa bilang?
01:00:01Gue gak pernah ngomong kan,
01:00:04kalau gue putus sama-sama.
01:00:05Cuman gue gak nyangka aja.
01:00:08Ternyata lo detekin Samuel,
01:00:10cuma bikin buat gue jembur.
01:00:12Ada-ada aja.
01:00:16Emang,
01:00:17gue lakuin gue salah banget ngelakuin itu.
01:00:20Tapi sekarang gue udah tulus sama Samuel.
01:00:22Gue beneran sayang, Sam, ding.
01:00:24Bagaimana kalau kita mulai dari awal lagi?
01:00:26Kayaknya gue udah sering bilang deh,
01:00:26kalau gue gak mungkin balikan sama lo.
01:00:28Kalau gue belum putus sama Samuel.
01:00:30Gue pastikan lo bakalan putus.
01:00:32Karena gue yakin banget.
01:00:34Kalau udah marah,
01:00:36paling susah dibujuk.
01:00:38Gue terima kalau Samuel marah sama gue.
01:00:42Tapi gue gak bisa kalau dia ninggalin gue.
01:00:46Lo mikirin TH ya?
01:00:51Ngapain banget gue pikirin dia?
01:00:53Menurut gue,
01:00:54dia tuh nyesel banget menyakit hati lo.
01:01:00Kenapa lo jadi ngebelain dia, Kak?
01:01:03Asal lo tau ya,
01:01:05selama ini,
01:01:06gue ngajakin TH ya balikan.
01:01:08Tapi dia gak pernah mau.
01:01:09Dia cintanya sama lo.
01:01:10Udah cukup, cukup.
01:01:12Jangan pernah bahas masalah ini lagi.
01:01:14Karena gue udah gak mau denger nama dia lagi.
01:01:16Tapi lo belum bilang deh sama gue.
01:01:18Ini kliense ya?
01:01:19Nanti juga lo tau sendiri.
01:01:20Duduk,
01:01:24kamu udah sarapan?
01:01:25Biar aku pesenin makannya.
01:01:27Saya kesini mengurusin kerjaan.
01:01:29Bukan hubungan kita.
01:01:30Kita emang harus profesional.
01:01:32Itu the point.
01:01:33Tujuan saya datang kesini,
01:01:35saya mau batalkan bisnis dari perusahaan saya.
01:01:38Itu udah deal?
01:01:39Saya berubah pikiran.
01:01:40Kenapa seprofesional?
01:01:42Kamu jangan campur adukin masalah pribadi
01:01:44sama masalah kerjaan.
01:01:45Perjanjian ini gak mengutangkan apa-apa
01:01:47untuk perusahaan saya.
01:01:48Kamu ngelakuin ini karena
01:01:49mau ngehindarkan dari aku.
01:01:51Bagus kalau kamu sadar.
01:01:53Samoan.
01:01:54Aku minta maaf.
01:01:56Percuma.
01:01:58Karena hati saya udah patah.
01:01:59Jadi aku gak dapet kesempatan kedua?
01:02:01Pergi.
01:02:02Teya, minta cabut yuk.
01:02:04Samoan masih butuh waktu.
01:02:05Lo jangan maksa dia.
01:02:10Kamu putus sama Teya.
01:02:11Kita bisa balikan dong.
01:02:12Gue gak bakal bisa balikan sama lo.
01:02:16Semua gara-gara Teya.
01:02:18Gue punya tugas penting buat kalian.
01:02:20Yaudah kalau gitu nanti gue kirimin foto mobilnya
01:02:22sama alamatnya.
01:02:25Kalau kalian berhasil,
01:02:27gue bayar dua kali lipat.
01:02:28Gawat ya.
01:02:29Gue harus ngasih tau si Moel nih.
01:02:31Gawat.
01:02:31Bentar apa?
01:02:34Gawat-gawat, El.
01:02:35Kayaknya si Bella punya niat jahat di sama si Teya.
01:02:38Lo harus lindungin si Teya, El.
01:02:40Yaudah-yaudah.
01:02:41Makasih lo punya ya.
01:02:43Moel pamit dulu ya.
01:02:44Mau nyelamatin Teya.
01:02:45Udah, udah.
01:02:47Kenapa sih semuanya jadi kayak gini?
01:02:49Samuel juga jadi benci banget sama gue.
01:02:51Lo jangan patah semangat dong.
01:02:53Kalau lo emang menyesal,
01:02:54terus lo juga tulis minta maafnya sama Samuel,
01:02:57pasti dia mau maafin lo kok.
01:02:59Gue juga pengennya kayak gitu.
01:03:01Gue kan juga gak mau kehilangan Samuel.
01:03:06Lo mau kemana?
01:03:07Gue temenin ya.
01:03:09Gak usah.
01:03:10Gue mau sendiri.
01:03:12Gue duduk resort ya.
01:03:13Kalau ada apa-apa, lo urus dulu.
01:03:14Oke.
01:03:23Ayah!
01:03:27Ayah!
01:03:28Ayah!
01:03:28Ayah!
01:03:28Ayah!
01:03:28Ayah!
01:03:44Do you know where it is?
01:03:57Or is it there in the resort?
01:04:00Let's go.
01:04:01Let's go.
01:04:09Hello, Samuel.
01:04:10Where are you?
01:04:11Why are you here?
01:04:12Taya baru aja pergi, tapi hapenya ketinggalan ya.
01:04:15Pergi kemana dia?
01:04:16Gue juga gak tau Taya pergi kemana.
01:04:18Emang kenapa lo nyari Taya?
01:04:20Tanjang ceritanya.
01:04:21Nanti gue ceritain.
01:04:22Gak ada ya.
01:04:25Mobil banget sih nih orang.
01:04:27Kemarin ngusir Taya.
01:04:29Sekarang nyari-nyari Taya.
01:04:31Taya gak ada resort tuh.
01:04:33Hapenya diangkat sama si Orin.
01:04:34Nah, terus?
01:04:35Dia cari Taya kemana tuh?
01:04:36Apa kita coba cari kerumahnya aja gak?
01:04:38Yaudah yuk.
01:04:42Taya.
01:04:43Taya.
01:04:44Taya.
01:04:45Taya.
01:04:46Taya.
01:04:47Taya.
01:04:48Taya.
01:04:49Taya.
01:04:50Taya.
01:04:51Taya.
01:04:52Taya.
01:04:53Taya.
01:04:54Taya.
01:04:55Taya.
01:04:56Taya.
01:04:57Taya.
01:04:58Taya.
01:04:59Taya.
01:05:00Taya.
01:05:01Taya.
01:05:02Taya.
01:05:03Taya.
01:05:04Taya.
01:05:05Taya.
01:05:06Taya.
01:05:07Taya.
01:05:08Taya.
01:05:09Taya.
01:05:10Taya.
01:05:11Taya.
01:05:12Taya.
01:05:13Taya.
01:05:14Taya.
01:05:15Taya.
01:05:17I'll stop.
01:05:19I'll stop.
01:05:35Don't forget.
01:05:37You're not saying we were alone.
01:05:39That's all because Bella.
01:05:41Bella's who is invited people to buy you.
01:05:45Bela lagi.
01:05:47Eh, kalian berdua tenang aja. Bela urusan gue, biar gue lapar polisinya.
01:05:51Bagus nih kalo gitu.
01:05:53Tentang hubungan kita.
01:05:55Iya, aku tau kok. Kamu emang udah gak bukenal sama aku lagi kan?
01:05:59Hubungan kita udah selesai kan?
01:06:15Apa ya?
01:06:21Gua khawatir banget pas dipingsan.
01:06:28Kayak ngerasa dia itu...
01:06:30...ninggalin gua gitu.
01:06:34Kak.
01:06:36Kayaknya gua...
01:06:40Mau perbaiki hubungan gua sama Tia tuh.
01:06:43Gua berharap banget...
01:06:45...kalain bisa berakhir dengan bahagia.
01:06:48Terus perasaan lu sendiri gimana?
01:06:50Lu tenang aja ya.
01:06:52Gua dikerasin kok.
01:06:54Dan gua yakin...
01:06:56...tia bisa hidup bahagia sama lu.
01:06:59Thanks ya.
01:07:01Udah malem nih. Cepet yuk.
01:07:03Ya.
01:07:05Sayang.
01:07:06Sayang.
01:07:11Sayang.
01:07:12Ya.
01:07:13Lu gak apa-apa kan?
01:07:14Gua denger kemarin lu kecelakaan.
01:07:16Enggak gua gak apa-apa.
01:07:17Cuman shock aja.
01:07:18Syukurlah.
01:07:19Gua seneng dengernya.
01:07:21Ehm...
01:07:22Malem ini kita ada meeting loh.
01:07:25Wajinya sendiri.
01:07:26Gua masih ngamut.
01:07:27Takutnya nanti gak fokus.
01:07:28Gak bisa gitu dong Tia.
01:07:30Lo kan bosnya.
01:07:31Lo lebih ngerti.
01:07:34Yaudah deh.
01:07:46Katanya mau meeting.
01:07:47Gua malah kesini.
01:07:48Terus itu.
01:07:49Udah gerobok basenya mamat.
01:07:51Udah.
01:07:52Lo duduk dulu deh.
01:07:55Sumpah gua masih gak ngerti deh.
01:07:57Ini maksudnya apa ya?
01:07:59Jadi kita tuh kesini untuk meeting.
01:08:01Memang ini lokasi meetingnya.
01:08:02Karena kita tuh mau meetingnya sama Samuel.
01:08:05Maren Samuel bilang mau lanjutin kerjasamanya lagi sama kita.
01:08:08Tapi dia minta lokasi meetingnya itu dia yang nentuin.
01:08:13Oh sama Samuel.
01:08:28Tidak.
01:08:29Tidak.
01:08:32Bakso spesial untuk orang yang paling spesial.
01:08:37Gak usah bercanda.
01:08:39Kan kamu sendiri yang bilang kalo kita udah putus.
01:08:41Kamu lupa ya?
01:08:43Hari ini.
01:08:45Tepat satu bulan sesuai dengan janji aku sama kamu ngasih satu bakso.
01:08:50Satu hari.
01:08:52Ya ya udah sebulan.
01:08:53Tapi kalo kamu mau abis ini aku bisa kok ngasih kamu satu mangkok baso gratis lagi setiap hari.
01:09:06Tapi kamu harus balikin sama aku.
01:09:10Kamu emang udah gak marah sama aku?
01:09:13Sekarang aku tau.
01:09:14Ternyata rasa marah aku sama kamu itu.
01:09:17Udah tertutup sama rasa sayangku sama kamu.
01:09:21Oh.
01:09:23Kok doang sih?
01:09:25Gak ada jawaban apa gitu kayak.
01:09:29Balikan.
01:09:31Atau.
01:09:32Balikan.
01:09:37Balikan.
01:09:39Balikan.
01:09:41Balikan.
01:09:43Udah balikan aja.
01:09:45Gimana ya.
01:09:52Ya udah deh.
01:09:53Balikan.
01:09:54Yes.
01:09:57Karena kamu udah bilang balikan.
01:09:59Berarti sesuai kesepakatan kita bertiga.
01:10:02Kalo misalkan kamu terima kamu harus habisin bahasa spesial itu.
01:10:05Tapi gimana kalo yang ngabisin mamat aja sama Orin.
01:10:11Anggap aja kalo itu jadi pajak jadian kita yang kedua.
01:10:14Oke.
01:10:15Yuk.
01:10:16Tak pernah kau tau betapa cintamu merasuk di jiwaku.
01:10:22Yang bela gak ada.
01:10:24Parin juga boleh deh.
01:10:26Coba-coba di sana.
01:10:28Mendingan Orin lah.
01:10:30Prospek.
01:10:31Hati kupilu.
01:10:37Kamu tau gak.
01:10:39Persamaan kamu sama bahasanya mamat.
01:10:42Gak tau.
01:10:44Sama-sama.
01:10:45Guri-guri nyoy.
01:10:51Berarti sekarang kita balik pacaran dong.
01:10:55Ya.
01:10:57I love you.
01:10:58I love you too.
01:11:03Baso! Baso!
01:11:10Loh.
01:11:12Kamu kok jualan baso lagi?
01:11:14Terus pake baju kayak gini jualannya.
01:11:15Karena sekarang aku udah gak kerja lagi sama papa.
01:11:19Tapi aku berbisnis sama papa.
01:11:21Bisnis apa?
01:11:23Aku buka franchise.
01:11:25200 gerobak baso.
01:11:27Wow.
01:11:29Selamat ya.
01:11:30Kamu tau gak namanya apa?
01:11:31Apa?
01:11:32Baso cinta.
01:11:33Guri-guri nyoy.
01:11:34Kok gitu namanya?
01:11:35Kan kamu sendiri yang bilang.
01:11:36Kalo misalkan cinta aku sama kamu itu.
01:11:38Kayak kuah baso yang guri-guri nyoy.
01:11:42Bisa aja.
01:11:44Mau ikut jualan?
01:11:46Ayo.
01:11:47Teruskan aku.
01:11:48Di hantar.
Comments