- 7 weeks ago
Doti Tumbal Ilmu Hitam (2025) adalah film horor Indonesia yang tayang di bioskop pada 24 Juli 2025, disutradarai oleh Bayu Pamungkas dan diproduksi Dream Picture bersama Ruang Visual Production. Ceritanya terinspirasi dari kisah nyata dan budaya mistis Sulawesi Selatan tentang doti, sebuah praktik ilmu hitam yang ditakuti masyarakat setempat.
Film ini mengikuti perjalanan Ikhsan, seorang santri yang pulang ke Desa Jonjo untuk menziarahi makam ayahnya yang dulu tewas akibat dicap sebagai dukun doti. Kepulangannya memicu teror supranatural, konflik lama, dan misteri yang mengerikan di desa tersebut. Nuansa horor budaya lokal dan ketegangan psikologis menjadi kekuatan utamanya.
Cerita singkat Doti: Tumbal Ilmu Hitam (2025)
Ikhsan, seorang santri yang kembali ke kampung halamannya di Desa Jonjo, Sulawesi Selatan, ingin menziarahi makam ayahnya yang tewas 15 tahun lalu karena dituduh sebagai praktisi ilmu hitam doti. Kepulangannya menarik perhatian Daeng Rewa, seorang dukun sakti yang menyimpan rahasia kelam. Saat Ikhsan berusaha memperbaiki mushola dan mengajak warga kembali ke jalan agama, serangkaian kematian misterius mulai terjadi di desa. Ikhsan lalu difitnah membawa kutukan, hingga konflik memuncak dan Daeng Rewa justru tewas saat mencoba menyerangnya dengan ilmu hitam, membuka tabir di balik kematian ayahnya
Pemeran:
Ahmad Pule – sebagai Ikhsan, tokoh utama yang kembali ke desanya.
Billy Budjanger – sebagai Daeng Rewa, dukun sakti penuh misteri.
Jerry Wong – berperan pula dalam film ini.
Della Ogini – termasuk dalam jajaran pemeran.
Sri Herawati – turut berperan sebagai bagian dari keluarga tokoh utama.
Anita Tanjung – pemeran pendukung lainnya dalam film.
Film ini menyatukan aktor dan aktris lokal maupun nasional untuk membawa nuansa budaya dan mistis Sulawesi Selatan ke layar lebar.
Film ini mengikuti perjalanan Ikhsan, seorang santri yang pulang ke Desa Jonjo untuk menziarahi makam ayahnya yang dulu tewas akibat dicap sebagai dukun doti. Kepulangannya memicu teror supranatural, konflik lama, dan misteri yang mengerikan di desa tersebut. Nuansa horor budaya lokal dan ketegangan psikologis menjadi kekuatan utamanya.
Cerita singkat Doti: Tumbal Ilmu Hitam (2025)
Ikhsan, seorang santri yang kembali ke kampung halamannya di Desa Jonjo, Sulawesi Selatan, ingin menziarahi makam ayahnya yang tewas 15 tahun lalu karena dituduh sebagai praktisi ilmu hitam doti. Kepulangannya menarik perhatian Daeng Rewa, seorang dukun sakti yang menyimpan rahasia kelam. Saat Ikhsan berusaha memperbaiki mushola dan mengajak warga kembali ke jalan agama, serangkaian kematian misterius mulai terjadi di desa. Ikhsan lalu difitnah membawa kutukan, hingga konflik memuncak dan Daeng Rewa justru tewas saat mencoba menyerangnya dengan ilmu hitam, membuka tabir di balik kematian ayahnya
Pemeran:
Ahmad Pule – sebagai Ikhsan, tokoh utama yang kembali ke desanya.
Billy Budjanger – sebagai Daeng Rewa, dukun sakti penuh misteri.
Jerry Wong – berperan pula dalam film ini.
Della Ogini – termasuk dalam jajaran pemeran.
Sri Herawati – turut berperan sebagai bagian dari keluarga tokoh utama.
Anita Tanjung – pemeran pendukung lainnya dalam film.
Film ini menyatukan aktor dan aktris lokal maupun nasional untuk membawa nuansa budaya dan mistis Sulawesi Selatan ke layar lebar.
Category
🎥
Short filmTranscript
00:00:00Transcription by CastingWords
00:00:30Transcription by CastingWords
00:01:00Transcription by CastingWords
00:01:29Transcription by CastingWords
00:01:59Transcription by CastingWords
00:02:29Transcription by CastingWords
00:02:59Transcription by CastingWords
00:03:29Transcription by CastingWords
00:03:59Transcription by CastingWords
00:04:29Transcription by CastingWords
00:04:59Transcription by CastingWords
00:05:29Transcription by CastingWords
00:05:59Transcription by CastingWords
00:06:29Transcription by CastingWords
00:06:59Transcription by CastingWords
00:07:29Transcription by CastingWords
00:07:59Transcription by CastingWords
00:08:29Transcription by CastingWords
00:08:59Transcription by CastingWords
00:09:29Transcription by CastingWords
00:09:59Transcription by CastingWords
00:10:29Transcription by CastingWords
00:10:59Transcription by CastingWords
00:11:29Transcription by CastingWords
00:11:59Transcription by CastingWords
00:12:29Transcription by CastingWords
00:12:59Transcription by CastingWords
00:13:29Transcription by CastingWords
00:13:59Transcription by CastingWords
00:14:29Transcription by CastingWords
00:14:59Transcription by CastingWords
00:15:29Transcription by CastingWords
00:15:59Transcription by CastingWords
00:16:29Transcription by CastingWords
00:16:59Transcription by CastingWords
00:17:29Transcription by CastingWords
00:17:59Transcription by CastingWords
00:18:29Transcription by CastingWords
00:18:59Transcription by CastingWords
00:19:29Transcription by CastingWords
00:19:59Transcription by CastingWords
00:20:29Transcription by CastingWords
00:20:31Transcription by CastingWords
00:20:59Transcription by CastingWords
00:21:29Transcription by CastingWords
00:21:59Transcription by CastingWords
00:22:29Transcription by CastingWords
00:22:59Transcription by CastingWords
00:23:29Transcription by CastingWords
00:23:59Transcription by CastingWords
00:24:29Transcription by CastingWords
00:24:59Transcription by CastingWords
00:25:29Transcription by CastingWords
00:25:31Transcription by CastingWords
00:25:59Transcription by CastingWords
00:26:29Transcription by CastingWords
00:26:58Transcription by CastingWords
00:27:28Transcription by CastingWords
00:27:30Transcription by CastingWords
00:27:58Transcription by CastingWords
00:28:00Transcription by CastingWords
00:28:28Transcription by CastingWords
00:28:30Transcription by CastingWords
00:28:58Transcription by CastingWords
00:29:00Transcription by CastingWords
00:29:28Transcription by CastingWords
00:29:58Transcription by CastingWords
00:30:00Transcription by CastingWords
00:30:02Transcription by CastingWords
00:30:08Transcription by CastingWords
00:30:10Transcription by CastingWords
00:30:12Transcription by CastingWords
00:30:14Transcription by CastingWords
00:30:42Transcription by CastingWords
00:30:44Transcription by CastingWords
00:30:48Transcription by CastingWords
00:30:50Transcription by CastingWords
00:31:10Sahri Resawar.
00:31:28Pak Kepala Dosun ini korban kedua setelah Rina yang terkena kiriman Doti di kampung kita ini.
00:31:35Kenapa Tirodoti kembali menghantui kampung ini?
00:31:39Kita harus cari tahu penyebab semua ini.
00:31:42Jangan sampai peristiwa lalu berulang lagi.
00:31:47Saya dengar ada pemuda yang datang ke kampung ini dan turut di rumah Dain Tiro.
00:31:52Pak Dusun tahu?
00:31:55Saya juga sudah dengar dari warga.
00:31:57Nanti saya tanya sama Dain Tiro.
00:32:00Ya.
00:32:06Terima kasih Sari.
00:32:08Makanannya sangat enak.
00:32:10Kamu atau mamamu yang masak?
00:32:13Saya dan mama.
00:32:15Bagaimana kesan kamu kembali ke kampung ini?
00:32:17Saya sangat senang bisa kembali ke kampung ini.
00:32:21Seperti mengenang masa kesil kita.
00:32:23Yay!
00:32:24Dapat!
00:32:25Yay!
00:32:26Saya sudah dapat!
00:32:27Dapat lagi!
00:32:29Yay!
00:32:30Isan!
00:32:31Isan!
00:32:32Ayo kita hitung!
00:32:34Enam!
00:32:35Tujuh!
00:32:36Lapan!
00:32:37Saya dapat enam!
00:32:38Isan!
00:32:39Kamu dapat berapa?
00:32:41Saya cuma dapat empat!
00:32:43Saya pemenangnya!
00:32:44Saya pemenangnya!
00:32:45Isan kalah!
00:32:46Masa-masa itu, kampung ini begitu damai.
00:33:00Kita bermain di sungai, di sawah, dan mengaji di sirau ini, semua menjadi hilang sejak peristiwa itu.
00:33:07Saya kehilangan kamu setelah kamu meninggalkan kampung ini secara tiba-tiba.
00:33:19Ya, semua terasa begitu cepat.
00:33:23Saya juga tidak pernah membayangkan akan meninggalkan kampung ini.
00:33:29Oh iya, Viara sedang ada di sini kan?
00:33:34Bagaimana kalau kita bertemu bertiga?
00:33:37Kita mengenang masak cerita dulu?
00:33:44Iya.
00:34:07Pak Dusun.
00:34:08Tujuan kita ke sini, ada yang harus dibicarakan Pak Dusun.
00:34:13Pak Dusun.
00:34:14Tujuan kita ke sini, ada yang harus dibicarakan Pak Dusun.
00:34:27Sepertinya ada yang ingin mengusik keterangan kampung kita Pak Dusun.
00:34:31Iya, benar Pak Dusun.
00:34:34Karena sejak kematian istri Pak Sahril, serta sakitnya Rina, katanya akibat doti Pak Dusun.
00:34:40Pak Dusun, kita harus bertindak sebelum ada korban lagi.
00:34:43Saya curiga dengan kedatangan tamu tak diundang di kampung kita.
00:34:49Sejak kedatangannya, tiba-tiba kejadian demi kejadian muncul di kampung ini.
00:34:55Maksudmu, tamu siapa?
00:34:59Orang yang datang dan tinggal di rumah Daimah Iroh.
00:35:03Siapa di sini?
00:35:05Kami juga belum tahu pasti.
00:35:07Sepertinya dia anak Denrate yang pulang ke kampung ini dan ingin membalas dendang atas kematian bapaknya dulu.
00:35:18Denrate Dukundoti.
00:35:20Iya, Daimah.
00:35:21Kita tidak boleh menuduh tanpa berarti.
00:35:23Itu fitnah namanya.
00:35:25Saya akan tanya ke Daimah Iroh.
00:35:28Karena memang belum ada laporan ke saya, kok ada tamu yang datang di kampung ini?
00:35:32Jatuh!
00:35:37Rina!
00:35:39Astagfirullahaladzim!
00:35:41Asamadirullahaladzim!
00:35:43Rina!
00:35:45Rina!
00:35:47Insallilaywaizay!
00:35:49Rina!
00:35:54Anak kabardu kepa adusun!
00:35:57Rina, anak daing lalang.
00:35:59Meninggal dunia!
00:36:00Rina meninggal, why are you sick?
00:36:10Yes, she said that she was sick.
00:36:13I can go to the restaurant, Rina?
00:36:16Iksam, Rina is our little friend.
00:36:19Om, can I go to the restaurant?
00:36:22No, I'm sorry.
00:36:24But it's because of you.
00:36:26Welcome, I'm Val.
00:36:28If that's why I'll continue to visit the restaurant.
00:36:30Oh, yes.
00:36:31I'll continue.
00:36:32I'll go to the restaurant.
00:36:42I'm sorry, Rina.
00:36:44I'm sorry.
00:36:46I'm sorry.
00:36:48I'm sorry to meet you again, Tiara.
00:36:51We haven't met you after you were in the village.
00:36:55Oh, yeah.
00:36:57Ingat Iksan?
00:36:59Teman kecil kita dulu.
00:37:01Ingat dong.
00:37:02Dia kan teman-teman kita dulu.
00:37:03Iya.
00:37:04Tapi semenjak dia pindah, kita nggak tahu lagi gimana kabarnya.
00:37:07Dia ada di sini.
00:37:10Baru dua hari dia di sini.
00:37:12Datang untuk berjarah ke makam bapaknya.
00:37:16Oh, ya?
00:37:17Terus dia di mana sekarang?
00:37:19Jadi Rina meninggal karena doti?
00:37:24Iya.
00:37:25Begitu cerita dari orang-orang.
00:37:27Dengarkan saya.
00:37:29Ilmu hitam.
00:37:31Di mana pun ada.
00:37:33Karena sesuai firman Allah.
00:37:35Setan itu musuh nyata bagimu sampai hari akhir.
00:37:38Setan akan salam kepada manusia dengan beragam cara.
00:37:42Oleh karena itu, semakin kita jauh dari Allah, maka setan semakin senang kepada manusia.
00:37:49Meramaikan kembali surau ini dengan sholat berjamaah adalah salah satu cara kita untuk menghentikan langkah-langkah setan.
00:37:57Ajak warga yang lain untuk sholat berjamaah di surau.
00:38:00Kembali mengaji di surau selepas maghrib.
00:38:02Semakin kita mendekatkan diri kepada Allah.
00:38:04Insya Allah, tidak ada ilmu hitam yang mampu mengalahkan ilmu Allah.
00:38:10Ichan!
00:38:14Kamu masih lupa sama saya?
00:38:16Kamu Tiara, kan?
00:38:18Iya.
00:38:19Tiara!
00:38:21Aku nggak nyangka kita bakal bertemu lagi.
00:38:23Dan aku nggak pernah bermimpi kita bakal bertemu bertiga.
00:38:26Aku juga senang banget bisa ketemu kamu lagi.
00:38:30Jadi, Iksan itu anak dia nerate?
00:38:37Iya.
00:38:39Dia datang ke sini mau bersiarah ke makam bapaknya.
00:38:44Apa bisa setelah urusannya selesai, Daim bujuk dia untuk segera meninggalkan kampung ini?
00:38:52Sebenarnya, saya sudah sering menyarankan.
00:38:55Tapi saya tentu tidak bisa memaksanya.
00:38:58Ini kan kampung halamannya juga.
00:39:01Dia itu lulusan pesantren.
00:39:04Dia datang kemari berinisiatif untuk membersihkan surau.
00:39:08Sekaligus mengajak masyarakat untuk sholat, berjamaah, dan mengaji bersama di surau.
00:39:14Itu tidak salah.
00:39:16Tidak ada yang salah sebenarnya.
00:39:18Cuma waktunya saja yang tidak tepat.
00:39:21Di saat kejadian demi kejadian aneh terjadi di kampung ini.
00:39:25Saya tidak mau kejadian yang dulu pernah terjadi kembali lagi.
00:39:31Saya mohon, Daim, bujuk dia untuk segera tinggalkan kampung ini.
00:39:36Ini demi kebaikan kita bersama.
00:39:40Bujuk, Daim.
00:39:42Tuhan bertemukan walau hanya mimpi saja.
00:39:54Kau ingin aku kenal dalam mimpi yang terindah.
00:40:01Kau ingin rasakan hangat penuh-penuh cinta.
00:40:09Kampung ini harus balik kayak dulu.
00:40:28Anak-anak bisa ngaji ke surau tanpa rasa takut.
00:40:31Atau ditakut-takutin sama hal yang berbobestir.
00:40:37Saya mau bantu kamu, Isan.
00:40:39Terima kasih, Viara.
00:40:42Terima kasih, Viara.
00:40:58Sari.
00:41:00Kamu lekit nggak, Ji?
00:41:01Eh, enggak. Aku lagi datang bulan.
00:41:04Oh yaudah, kalau gitu aku masuk dulu ya.
00:41:06Iya.
00:41:07Assalamualaikum.
00:41:09Waalaikumsalam.
00:41:10Waalaikumsalam.
00:41:12Waalaikumsalam.
00:41:13Tabe, saya Pak Akbar.
00:41:16Orang tuanya Aco.
00:41:17Saya mau bawa pulang anak saya.
00:41:18Anak-anak saya.
00:41:19Anak-anak sudah mengaji di sini.
00:41:21Tabe, saya tidak mengaji di sini.
00:41:22Tabe, saya tidak mau anak saya diajar mengaji oleh anak Dukun Doti.
00:41:24Tabe, bapak saya bukan Dukun Doti.
00:41:26Tabe, bapak saya bukan Dukun Doti.
00:41:27Kamu tidak tahu apa-apa ya?
00:41:28Semenjak kedatangan kamu di kampung ini, di kampung ini banyak kejadian aneh.
00:41:30Tabe, saya tidak mau anak saya diajar mengaji oleh anak Dukun Doti.
00:41:35Tabe, bapak saya bukan Dukun Doti.
00:41:37Kamu tidak tahu apa-apa ya?
00:41:38Semenjak kedatangan kamu di kampung ini, di kampung ini banyak kejadian aneh.
00:41:43Stop, Rulatin.
00:41:44Jangan mempintah saya setelah kalian mempintah bapak saya.
00:41:49Aco, ayo pulang.
00:41:52Tapi kan Pak, Aco kan mau mengaji.
00:41:55Bapak bilang pulang.
00:41:57Mengaji saya di rumah dengan ibu kamu.
00:41:59Jangan mengaji dengan anak Dukun Doti.
00:42:04Ayo pulang.
00:42:07Tidak apa-apa, saya tidak mau masa kalian ikut mengaji di sini.
00:42:15Tetapi, dengan kita sholat berjamaah bersama, mengaji bersama, kita telah memuliakan rumah Allah.
00:42:22Dan sesungguhnya itulah orang-orang yang beriman.
00:42:24Bagaimana? Masih mau mengaji?
00:42:26Mari.
00:42:28Bagus, ayo kita mengaji lagi.
00:42:30Bismillahirrahmanirrahim.
00:42:38Dari mana kamu?
00:42:39Mengaji di surau, Pak.
00:42:41Sejak kapan kamu mengaji di surau?
00:42:43Semenjak surau itu dibersihkan, terus diperlakukan layaknya rumah ibadah.
00:42:44Kamu...
00:42:45tidak tahu menau tentang kampung ini.
00:42:47Karena saya mengaji di kaki.
00:42:48Jika kamu tidak tahu, kamu tidak tahu.
00:42:49EMAI!
00:42:51Ini tidak tahu.
00:42:52Dari mana kamu?
00:43:01Mengaji di surau, Pak.
00:43:04Kapan kamu mengaji di surau?
00:43:06Semenjak surau itu dibersihkan, terus diperlakukan layaknya rumah ibadah.
00:43:10You don't know about this city.
00:43:15I would like to teach you in the village
00:43:18so that you don't have a bad influence to people here.
00:43:22What does it mean?
00:43:24Just Tiara wants to come back to Surau,
00:43:28to worship together,
00:43:30to worship together,
00:43:32so that you don't have a bad influence.
00:43:35You don't want to know.
00:43:40You don't want to know.
00:43:43Pasti ada yang mempengaruhi pikiran.
00:43:51Sudahlah kamu kembali ke kota.
00:43:53Tidak ada gunanya lagi
00:43:55kamu berbuat baik untuk warga di kampung ini.
00:44:00Dengar.
00:44:02Bapak tidak akan mengizinkan kamu
00:44:04mengaji di Surau itu.
00:44:07Sebetulnya Bapak tidak melarangmu mengaji,
00:44:10tapi jangan di Surau itu.
00:44:12Apalagi kamu belajar mengaji
00:44:14sama anak dukun Dote itu.
00:44:16Bapak Isan bukan dukun.
00:44:18Almarhum cuma guru ngaji, Pak.
00:44:20Lagipula Isan datang ke sini baik-baik.
00:44:22Dia membersihkan Surau.
00:44:24Dia ajarin anak-anak mengaji.
00:44:26Tiara sebagai anak yang lahir juga di kampung ini
00:44:29punya kewajiban.
00:44:31Tiara warga bisa kembali memuliakan rumah Allah.
00:44:34Kalau kamu membangkang,
00:44:35Bapak akan memaksamu kembali ke kota.
00:44:37Tiara bukan lagi anak kecil, Pak.
00:44:39Tiara sudah mahasiswa.
00:44:41Tiara berhak untuk menentukan sikap menegakkan yang itu hak.
00:44:45Maaf, Bapak. Tiara masuk kamar.
00:44:47Tiara!
00:44:48Hei!
00:44:49Terima kasih.
00:44:50Tiara.
00:44:51Baik.
00:44:54Kampung kita ini
00:44:56Kian meresahkan
00:44:58setelah kematian istri Deng Syahril dan Rina.
00:45:02Ditambah lagi
00:45:04istri Deng Lalang
00:45:06yang depresi karena kematian si Rina.
00:45:09Rina?
00:45:10Kamu makan dulu, ya anak?
00:45:12Ayah makan, Rina.
00:45:14Kamu tidak mau dengar kata-kata,
00:45:16Mama!
00:45:17Ayah makan!
00:45:22Ayah makan, Rina!
00:45:23Ayah makan!
00:45:24Ayah makan!
00:45:29Ayah makan!
00:45:30Ayah makan!
00:45:31Ayah makan!
00:45:41Begitulah, Pak Dersu.
00:45:43Sejak Rina meninggal,
00:45:45isteri saya jadi depresi.
00:45:48Even though he doesn't know me anymore, Mr. Dusun.
00:45:55Who are you?
00:45:58Go! Go!
00:46:01Go! Go!
00:46:06Go! Go! Go!
00:46:09Go! Go!
00:46:11Who is doing all this against my family, Mr. Dusun?
00:46:16He's going to get rid of it.
00:46:21Don't worry.
00:46:24Let me give you all to Allah.
00:46:27Who is sick,
00:46:30he's going to get rid of it.
00:46:35If you don't want to eat, Rina,
00:46:38let me eat!
00:46:46Ha, ha, ha.
00:46:48Ha, ha, ha.
00:46:51Ha, ha, ha, ha, ha.
00:46:52Ha, ha, ha, ha, ha.
00:46:55Belum lagi isu yang merebak,
00:46:58ada mayat hidup yang memangsa ternak penduduk.
00:47:01Oh
00:47:05Pak
00:47:06Kambingnya berisik, Pak
00:47:08Pak
00:47:09Sepertinya ada pencuri di kandang kami kita, Pak
00:47:15Coba Bapak lihat di belakang, Pak
00:47:17Oh ya ya?
00:47:19Eh, Ibu tunggu di sini ya
00:47:21Saya cek di kandang
00:47:23Pak, hati-hati, Pak
00:47:25Ya, ya
00:47:31Bapak
00:47:39Kequi
00:47:42Kequi
00:47:43Bah.
00:47:48Tidur setan
00:47:50Setan, Bu
00:47:52Setan makan kambing
00:47:54Oh
00:47:55Ada setan makan kambing, Bu
00:47:57Tak mungkin Pak ada setan makan kambing
00:48:00Bapak ada-ada saja.
00:48:02Ya bener.
00:48:04Ada setan makan kambing di bawah.
00:48:12Kasian warga di sini.
00:48:14Diteror oleh si Doty.
00:48:16Doty memang ada.
00:48:18Hanya saja
00:48:20ada yang memanfaatkan situasi
00:48:22untuk kepentingan tertentu.
00:48:30Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:34Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:36Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:38Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:40Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:42Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:44Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:46Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:48Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:50Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:52Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:54Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:56Kami akan memperbaiki kepentingan tertentu.
00:48:58Iksa!
00:49:04disagreeing
00:49:13Iksa..
00:49:16What an edibleasta..
00:49:18I'm..
00:49:21When I began to cry,
00:49:24there is a flower sticking to my house
00:49:25and remove the dust.
00:49:28Astaga, Firulal Nasim, that's the message of your own.
00:49:31You have to be careful.
00:49:33There are people who are calling you.
00:49:36You have to pray and pray.
00:49:42There's a fix.
00:49:48Why are you doing this?
00:49:50Aco!
00:49:52Aco!
00:49:53Aco!
00:49:54Sejak kapan dia begini?
00:49:56Aco!
00:49:57From Surau, Deng.
00:49:58Dia tuh muntah-muntah.
00:49:59Lalu badannya mendadak panas.
00:50:01Sudah kubilang jangan ke Surau.
00:50:04Surau itu dibangun oleh Daeng Rate.
00:50:07Dia itu dukung dokter yang berkenau guru mengaji.
00:50:10Iya, Deng.
00:50:11Saya sudah melarang anak saya untuk pergi ke Surau.
00:50:14Akan tetapi,
00:50:15anak Daeng ini lah yang mengajak anak-anak untuk mengaji di Surau.
00:50:20Ayo keluar.
00:50:22Ayo keluar.
00:50:23Ayo keluar.
00:50:42Aco!
00:50:43Ayo!
00:50:44Ayo!
00:50:45.
00:50:52Tiara!
00:50:54Tiara!
00:50:56Buka pintunya!
00:50:58Tiara!
00:51:00.
00:51:03.
00:51:06.
00:51:08.
00:51:10.
00:51:12.
00:51:13.
00:51:14.
00:51:17.
00:51:18.
00:51:20.
00:51:22.
00:51:23.
00:51:24.
00:51:25.
00:51:27.
00:51:28.
00:51:31.
00:51:31.
00:51:37Jangan junih bapakmu.
00:51:39.
00:51:39.
00:51:43so that you will be able to talk to your father.
00:51:46I'm not talking to your father.
00:51:48I want to tell you the truth.
00:51:49Don't talk to your father!
00:51:51Surah!
00:51:52I don't want you to meet with your father.
00:51:58Especially when you ask your children.
00:52:02Awas!
00:52:04Until you see.
00:52:06You don't want to meet your father.
00:52:09And Bapak juga tidak akan segan setan menyuruh orang-orang
00:52:13untuk mengusir dia dari kampung ini.
00:52:16Bapak Ishan bukan dukun doti, Pak.
00:52:19Justru Bapak sekarang jadi dukun.
00:52:21Bapak belum bisa meninggalkan ritual-ritual lama.
00:52:24Dan itu menyesatkan, Pak.
00:52:26Itu musyrik.
00:52:27Eh, jaga omonganmu.
00:52:30Tahu apa kamu?
00:52:32Ritual leluhur adalah ajaran yang harus dihormati.
00:52:39Bapak bukan dukun.
00:52:43Bapak diberi kelebihan.
00:52:47Membantu untuk mengobati orang-orang yang sakit.
00:52:51Mengobati dengan cara yang salah?
00:52:53Karena Bapak mempraktekan ilmu hitam, Pak.
00:52:56Jaga omonganmu, Ciara!
00:53:00Bapak ingatkan sama kamu.
00:53:04Bapak ingatkan sama kamu jangan sekali-kali lagi berani membantah Bapakmu.
00:53:08Bapak dimulai ini.
00:53:11Siapnya.
00:53:12Bapak.
00:53:13Bapak!
00:53:14Bapak.
00:53:16Bapak.
00:53:17Bapak!
00:53:18Bapak!
00:53:19Bapak.
00:53:21Oh
00:53:23Oh
00:53:25Oh
00:53:27Oh
00:53:29Oh
00:53:31Oh
00:53:33Oh
00:53:35Oh
00:53:37Oh
00:53:39Oh
00:53:41Terima kasih sudah membersihkan surau ini
00:53:51Meskipun
00:53:55Tak ada orang yang mau datang
00:53:57Sholat disini
00:53:59Terima kasih Teta
00:54:01Pertama kali kita bertemu
00:54:03Pas awal saya datang kesini
00:54:05Iya
00:54:07Ya mari Teta
00:54:09Teta sebagai imam
00:54:11Sudah nanda saja
00:54:13Biar saya jadi maho
00:54:15Ini tidak bisa terus dibiarkan Pak Dusun
00:54:17Kedatangan dia
00:54:19Jelas membawa dendam
00:54:21Jika dibiarkan
00:54:23Akan semakin banyak korban
00:54:25Dan desa kita
00:54:27Akan semakin
00:54:29Mencekam
00:54:31Betul Pak Dusun
00:54:33Kita harus bertindak
00:54:35Usir anak Nukunot itu dari kampung ini
00:54:37Betul
00:54:39Yang membangun surau itu adalah bapakku
00:54:45Sebelum dibangun
00:54:47Surau itu adalah tempat pemujaan warga
00:54:53Setiap kali merayakan pesta panen
00:54:57Warga melakukan ritual di atas batu besar
00:55:01Itu adalah kepercayaan lama masyarakat di kampung ini
00:55:07Oh keraeng
00:55:09Baraka patiang
00:55:11Sare sarena
00:55:13Sare tubaruga
00:55:15Mereka pesta pora
00:55:19Dan
00:55:21Mereka mengelilingi batu besar
00:55:23Sambil mabuk-mabukan
00:55:25Sampai saatnya
00:55:29Kehadiran bapakmu
00:55:31Memberikan pemahaman
00:55:33Dan ilmu agama
00:55:35Hingga
00:55:37Kemusrikan
00:55:39Di kampung ini
00:55:41Berangsur-angsur
00:55:43Menghilang
00:55:45Mulai saat itu
00:55:47Warga
00:55:49Rajin
00:55:50Salat
00:55:51Berjamaah
00:55:52Dan
00:55:53Mengaji
00:55:54Ke surau
00:55:55Assalamualaikum warahmatullah
00:55:59Assalamualaikum warahmatullah
00:56:03Assalamualaikum warahmatullah
00:56:05Assalamualaikum warahmatullah
00:56:07Assalamualaikum warahmatullah
00:56:08Khususnya
00:56:10Mereka yang masih percaya
00:56:12Akan ritual kepada leluhur
00:56:15Suatu ketika
00:56:18Muncul wabah penyakit mengerikan di kampung ini
00:56:22Yang menimbulkan kematian demi kematian
00:56:27Assalamualaikum warahmatullah
00:56:32Assalamualaikum warahmatullah
00:56:36Pada saat dua jenasa warga yang ingin disolatkan
00:56:42Tiba-tiba keluar lipan dari selas-sela kain kafan
00:56:49Masyarakat percaya bahwa itu adalah pertanda buruk
00:56:54Leluhur yang marah
00:56:57Karena tak ada lagi persembahan yang dilakukan
00:57:02Bapakmu dituduh memiliki ilmu doti yang menimbulkan kematian demi kematian
00:57:11Karena dianggap sebagai keturunan dari kampung Ujung Karama
00:57:17Dimana ilmu doti itu berasal
00:57:21Termasuk dengan dirimu
00:57:24Sebagai keturunan dengerate
00:57:28Masyarakat masih percaya bahwa ilmu doti itu masih ada
00:57:35Dan berlangsung turun temurun
00:57:38Akibatnya
00:57:40Bapakmu mendapatkan perlakuan keji
00:57:44Hingga keluargamu diusir dari kampung ini
00:57:49Bapak
00:57:57Ma
00:57:58Kenapa Bapak dibawa
00:57:59Apa salah Bapak
00:58:00Bapak
00:58:02Kenapa di sini
00:58:03Bapak
00:58:04Kita doakan Bapak
00:58:05Semoga Allah melindunginya
00:58:07Who is going to do it until now?
00:58:15Please, don't play against yourself.
00:58:19Let's talk about it.
00:58:21Where are you going?
00:58:23Listen to me.
00:58:25If Pak Dusun doesn't want to act, let all of us act.
00:58:28How are you?
00:58:29Betul!
00:58:30Bapak, Bapak.
00:58:31Just calm down, calm down.
00:58:34We have to act, Pak Dusun.
00:58:36We have to act from our village.
00:58:39Let's act!
00:58:41Let's act!
00:58:42Let's act!
00:58:43Let's act!
00:58:45Let's act!
00:58:46Let's act!
00:58:47Let's act!
00:58:49Let's act!
00:58:51Let's act!
00:58:53Hey, my village!
00:58:55Please leave this place or we will be forced to go!
00:58:59Let's act!
00:59:01This is my village.
00:59:03I have the right to stay here.
00:59:05And I need to tell you that I'm not a dhukun.
00:59:08If you have a dhukun, you're wrong.
00:59:10You're wrong.
00:59:11And you're wrong with my family.
00:59:12You're wrong!
00:59:13You're a dhukun dhukun dhukun!
00:59:17Since you're here, our family has become stronger!
00:59:22Right?
00:59:23Right?
00:59:24It's a strange thing in our village!
00:59:26Right?
00:59:27Right?
00:59:28I'm not an dhukun dhukun dhukun dhukun!
00:59:31This is my village.
00:59:32You're wrong.
00:59:33You're wrong!
00:59:35You're wrong!
00:59:36I've got to ask you not to be attacked by the devil!
00:59:39Don't say anything wrong!
00:59:41Let's act!
00:59:42Come on, let's act!
00:59:44You're wrong!
00:59:45Let's act!
00:59:46Stop!
00:59:47Stop! Hentikan!
00:59:51Your father!
00:59:53He's not like what you said!
00:59:56He's the son of Dukun Dati!
00:59:58He came here to kill him!
01:00:01Stop! Your father is not Dukun Dati!
01:00:04He came here just to pray!
01:00:06He cleansed the shrine to invite the sholat of jemaah!
01:00:09He taught your children to come back to the shrine!
01:00:13You should be happy!
01:00:15There are young children who are willing to return to this village like that!
01:00:20Don't let everyone know!
01:00:22Don't want to be affected by people who are not responsible!
01:00:33Sun?
01:00:39Why are you doing this, Sun?
01:00:41I'm fine.
01:00:43But it's because you're not bad!
01:00:45No problem!
01:00:46No problem!
01:00:49There's someone who's willing to return to Dati!
01:00:52Don't worry, don't worry, don't worry!
01:00:54There's someone who's willing to use Dati!
01:00:56Don't worry, don't worry, don't worry!
01:00:58Do you believe in Dati?
01:01:00There's something I want to tell you!
01:01:03So, there's someone who's willing to use Dati!
01:01:06Your child's soul, then she gets over to the shrine to the shrine
01:01:10Yes!
01:01:11Oh, tu puju, pagi linsai, inakesal mamanaku, ikasal makwa kuri-kuri, ya dendek, bukule nu na bukuleku, nyawa nu na nyawaku.
01:01:40Cukul nu na tubuhku, nake pandu cini, namasau pemainu.
01:01:50Eh, apa-apaan kalian?
01:01:53Pak, jangan dong, Pak. Kenapa si Bapak ngaku ini sama Tiara?
01:01:58Eh, Pak Tiara cuma pengen kesurau, mengaji sama solat, Pak.
01:02:04Bapak sudah memperingatkanmu, tapi kamu masih saja membantah dan lebih mendengar serta percaya sama anak dukun doti itu.
01:02:14Bawa dia ke ruang, bawa.
01:02:15Enggak, enggak.
01:02:16Bawa, coba!
01:02:17Bawa, coba!
01:02:18Ayo, rumah!
01:02:26Ayo, Jara!
01:02:27Ayo, rumah!
01:02:29Tuh!
01:02:30Uh!
01:02:31Tuh!
01:02:33Tuh!
01:02:35'tuh!
01:02:36Hey, what are you doing with your children?
01:02:48Don't worry, don't worry!
01:02:51Why are you doing this?
01:02:59Why are you calling me?
01:03:01you
01:03:07from
01:03:09that
01:03:15god
01:03:19and
01:03:21that
01:03:23his
01:03:25demás
01:03:27This, you have been accepted, I wanted to accept the right judge!
01:03:34Yes, me?
01:03:36Father, I want me to be suffering, not because of my guilt.
01:03:40I want to have been killed by God, nor by God!
01:03:43You want to have been ostat to God!
01:03:47I really want to have lost!
01:03:49Enough!
01:03:51Don't give up!
01:03:53Isak dia!
01:04:15Mr. Flanin.
01:04:16Kamu harus kuat menghadapi semuanya.
01:04:22Kamu ditakdirkan untuk menghentikan semua kejadian kutukan ini.
01:04:29Allah bersamamu.
01:04:33Amin.
01:04:36Saya belum maghrib.
01:04:38Silakan, Teta.
01:04:46Iksan, kamu tidak apa-apa?
01:04:58Oh, hanya khawatir. Kamu belum pulang.
01:05:02Ini sudah lewat maghrib.
01:05:04Sepertinya kondisi cuaca juga kurang bagus.
01:05:08Seperti mau turun hujan.
01:05:09Saya tidak apa-apa, Om.
01:05:11Syukurlah.
01:05:13Sari mana?
01:05:14Sari?
01:05:16Tidak ada sehari di sini.
01:05:17Apa?
01:05:19Tadi dia pamitmu ke Surau.
01:05:21Ketika mendengar ada orang mau mendatangimu.
01:05:24Tidak ada siapa-siapa di sini.
01:05:25Kecuali Teta yang sedang sholat.
01:05:27Teta siapa?
01:05:28Kamu dari mana dan mau ke mana?
01:05:31Sepertinya kamu datang dari jauh.
01:05:35Tapi Teta, saya dari kota.
01:05:38Mau ke kampung Jonjo.
01:05:40Apakah masih jauh?
01:05:41Ya.
01:05:44Mari.
01:05:45Ayo, tinggalkan.
01:05:53Kemana dia?
01:05:55Baru saja dia masuk ke Surauai ini?
01:05:58Mungkin orang tua yang kamu maksud adalah Karai Saro.
01:06:03Tapi dia sudah meninggal 10 tahun yang lalu.
01:06:05He is also a friend of your father.
01:06:23He is always on this surah.
01:06:26He is the one who supports this surah
01:06:29when the people have not been here.
01:06:32Innaillahi wa innaillahi rajuan.
01:06:36Beliau itu orang baik.
01:06:38Mungkin beliau hanya ingin memperlihatkan
01:06:41sesuatu yang baik kepada kamu.
01:06:43Om, sebaiknya sekarang kita cari-cari?
01:06:46Ya, kita lapor kepada Dusun.
01:06:49Ayo, mari.
01:07:02Hey, I'm out.
01:07:08I'm out.
01:07:15Innaillahi.
01:07:17Some times at night.
01:07:19Sebabnya mong-
01:07:24Oh my god.
01:07:26I was born.
01:07:28Where did you go?
01:07:30I found myself.
01:07:32Where did I find myself?
01:07:38I found myself.
01:07:48What did I find myself?
01:07:50I found myself.
01:07:54It's all, Deng Lalang.
01:07:56If he doesn't like this,
01:08:00at some time he will probably be angry again.
01:08:03Yes, Deng.
01:08:05Hello, Deng.
01:08:07Deng.
01:08:09It's like Deng Rewe didn't have to be in the house.
01:08:13It's like there's a person.
01:08:18Yes.
01:08:20Eh, the sound is from the bottom.
01:08:24Let's look at it.
01:08:37Stay in the middle!
01:08:39Stay in the middle!
01:08:44Astaghfirullahaladzim!
01:08:46Tiara!
01:08:48Tiara!
01:08:50Tiara!
01:08:51Who is this guy?
01:08:52Where is Deng Rewe?
01:08:54The story is long.
01:08:55Now we have to go to the house of Pak Dusun.
01:08:57There's something very clear.
01:09:04Assalamualaikum.
01:09:05Waalaikumsalam.
01:09:07Nah.
01:09:08This is the person.
01:09:10The source of our village is in the village.
01:09:13The truth is that you are here.
01:09:15You should be responsible for what's happening in this village.
01:09:19Right?
01:09:20Right!
01:09:21Wait a minute!
01:09:22Don't you just call me.
01:09:24But Pak Dusun, my son of my son, Sari, left the house.
01:09:28At the morning, he invited me to Surau.
01:09:31But after I went to Surau,
01:09:33he wasn't there.
01:09:34So Sari hasn't left until now?
01:09:36Yes.
01:09:37Teng Piro.
01:09:38Siapa suruh anakmu pergi ke Surau?
01:09:40Surau itu dibangun oleh Dukun Doti.
01:09:43Dia sumber petaka sejak kedatangannya.
01:09:46Assalamualaikum.
01:09:47Dia ingin membalas kematian bapaknya.
01:09:51Assalamualaikum.
01:09:53Assalamualaikum.
01:09:54Sebelum terlambat,
01:09:55bagaimana kalau kita tangkap dia? Setuju?
01:09:58Assalamualaikum!
01:09:59Assalamualaikum!
01:10:00Assalamualaikum!
01:10:01Assalamualaikum!
01:10:02Assalamualaikum!
01:10:03Assalamualaikum!
01:10:04Assalamualaikum!
01:10:05Assalamualaikum!
01:10:06Ketika kalian semua sudah dirasuki iblis.
01:10:07Bukan dia penyebabnya!
01:10:08Saya tahu siapa di belakang semua ini!
01:10:09We have to quickly report this to Den Rewa.
01:10:24Hey, Omi.
01:10:29Hey, did you hear that?
01:10:33It's like there are people who are laughing.
01:10:36What's that, Omi?
01:10:38Don't, don't.
01:10:41Don't, don't.
01:10:44Don't talk about this.
01:10:58Lugman!
01:11:02Lugman!
01:11:05Lugman!
01:11:11Lugman!
01:11:13Lugman!
01:11:18Oh
01:11:48Oh
01:11:50Jalan
01:11:52Jalan
01:11:58Sari
01:12:00Sari
01:12:02Sari
01:12:04Sari
01:12:06Oh
01:12:08Tepungju
01:12:10Bagilisai
01:12:12Ina kesal
01:12:14Ina kesal
01:12:16Ina kesal
01:12:18Ina ku akuri kuri
01:12:20Dupa ku dunu bebe yuku
01:12:22Yaa
01:12:24Dende
01:12:26Bukule nyuna
01:12:28Bukule ku
01:12:30Korodu
01:12:32Yara
01:12:34Binyeng
01:12:36Nyawa
01:12:38Nyawa aku
01:12:40Yara
01:12:42Kuri binyeng
01:12:44Sari
01:12:46Kuri binyeng
01:12:48Jangan
01:12:50Ina
01:12:52Kuri binyeng
01:12:54Saya
01:12:55Kuri binyeng
01:12:56Dengan
01:12:58Jangan
01:13:00Jangan
01:13:02Jangan
01:13:04Jangan
01:13:06Jangan
01:13:08Sari
01:13:10Apa yang kamu lakukan di situ
01:13:12I'm not Sari!
01:13:14Sari!
01:13:16You're a stigfar!
01:13:18You're a musrik!
01:13:20Let's go!
01:13:22Go!
01:13:32Don't hurt me!
01:13:34Let's go!
01:13:36Go!
01:13:38Sari!
01:13:40I want you!
01:13:42I want you!
01:13:44Sari!
01:13:46Leave her!
01:13:54You're what I want!
01:13:56You must be a victim!
01:13:58I'm sorry, Sari!
01:14:00You're not going to walk!
01:14:02Don't go away!
01:14:04Don't go away!
01:14:06I'm sorry!
01:14:08I'm sorry!
01:14:10I'm sorry!
01:14:16I'm sorry!
01:14:18I'm sorry!
01:14:20Yes, I'm sorry!
01:14:24Stop!
01:14:26Stop!
01:14:28Stop!
01:14:30Stop!
01:14:31I'm sorry!
01:14:32Does it assign you?
01:14:33I can't get there!
01:14:37Stop!
01:14:38Stop! Stop!
01:14:39Stop!
01:14:40Stop ia!
01:14:42Stop!
01:14:43Stop!
01:14:44Drop!
01:14:45Take A contrat!
01:14:46Stop!
01:14:47I love you.
01:15:10Sari!
01:15:11Sari!
01:15:12Sam!
01:15:13Sari!
01:15:14Sari!
01:15:15Sari bangun!
01:15:16Sari bangun!
01:15:17Sari!
01:15:18Sari bangun, nak!
01:15:21Bukan, Kak Ari, Kak.
01:15:28Bukan, aku istilah.
01:15:32Aku maaf cinta ayamu dengan cara yang kalah.
01:15:40Istan, saya ingin kalau besar nanti kita selalu bersama seperti ini.
01:15:47Ya gak mungkin lah Sari.
01:15:49Kan kalau kita besar nanti kita akan menikah.
01:15:52Kita akan punya pasangan masing-masing.
01:15:54Oh ya juga ya, kalau nanti pasanganmu saya aja mau gak?
01:16:00Mau gak?
01:16:01Daeng, saya tahu Daeng tidak suka Tiara dekat dengan Iksan.
01:16:07Saya pun demikian.
01:16:09Daeng, beritahu saya cara agar Iksan mencintai saya.
01:16:14Dengan Iksan mencintai saya, dia akan melupakan Tiara.
01:16:18Itu hal mudah.
01:16:25Asal kamu mau mengikuti ritual.
01:16:31Aku sudah memaafkanmu, Sari.
01:16:34Kami semua memaafkanmu.
01:16:36Yang penting kamu sadar atas kesalahan yang telah kamu buat.
01:16:42Dua minta maaflah kepada Allah.
01:16:44Beristirahkanmu.
01:16:45Bapak kau.
01:16:52Zarin!
01:16:53Zarin!
01:17:03Waduh Zun.
01:17:04Saya melihat dia yang rewah tergantung datuk suhu.
01:17:07Juju sana.
01:17:09Tindalilah hewan Niライ Rahggiun!
01:17:11Tentiro!
01:17:12And Tiro, come back from here!
01:17:14Let me help you!
01:17:15Let me help you!
01:17:16Opa!
01:17:17Yara!
01:17:22Opa!
01:17:43Opa!
01:17:48Oh!
01:17:49Oh, no!
01:17:50Oh, no!
01:17:52Opa!
01:17:54Nян!
01:17:56Opa!
01:17:58Opa!
01:18:01Opa!
01:18:02Shhh!
01:18:06My...
01:18:08I'm sorry, I'm sorry.
01:18:10I'm sorry.
01:18:12I'm sorry.
01:18:14I'm sorry.
01:18:16I'm sorry.
01:18:18I'm sorry.
01:18:20I'm sorry.
01:18:22I'm sorry.
01:18:24What's that?
01:18:26What I've done for you?
01:18:28I want to say my permission to my family.
01:18:32What's that?
01:18:34That's what I'm sorry for you.
01:18:36We all have to forgive you, Tiara.
01:18:42I hope there's a good punishment
01:18:44that we can take from this event.
01:18:48And the most important thing,
01:18:50we can increase our fear to Allah.
01:18:54Thank you, Pak Kadus.
01:18:58Son,
01:19:02I'm sorry for your family.
01:19:04I'm sorry for your family.
01:19:06I'm sorry for your family.
01:19:08There's too many sins that I've given in your family.
01:19:12We've already forgiven you, Tiara.
01:19:16We've already forgiven you, Tiara.
01:19:18We've received everything with a promise
01:19:20as a trial by Allah.
01:19:22And this must be our final decision.
01:19:26Thank you, Son.
01:19:28I'm sorry.
01:19:30My wife and my wife have realized
01:19:32that the situation is very good.
01:19:36And that's how my father is.
01:19:38And that's how my father is.
01:19:40And that's how my father is.
01:19:42I hope this event,
01:19:44the village that we love will be alive like this.
01:19:46Amen.
01:19:48Amen.
01:19:50That's what I love.
01:19:52You're fine.
01:19:54I'm fine.
01:19:56Let's go to the end of the day.
01:19:58Let's go, let's go.
01:20:00Let's go.
01:20:02Let's go to the end.
01:20:04I
01:20:06I
01:20:08I
01:20:10I
01:20:12I
01:20:14I
01:20:16I
01:20:18I
01:20:20I
01:20:22I
01:20:24I
01:20:26I
01:20:28I
01:20:30I
01:20:32I
01:20:34I
01:20:40I
01:20:42I
01:20:44I
01:20:48I
01:20:50I
01:20:52I
01:20:54I
01:20:56I
01:20:58I
01:21:00I
01:21:02I
01:21:08I
01:21:10I
01:21:12I
01:21:14I
01:21:16Tak
01:21:18Lagi
01:21:20Kau
01:21:22Hadir
01:21:24Hilang
01:21:26Sudah
01:21:28Semua
01:21:30Indah
01:21:32Kisah
01:21:34Kita
01:21:38Malam
01:21:40Ini
01:21:42Terasa
01:21:44Sepi
01:21:46Terasa
01:21:48Senyi
01:21:50Terasa
01:21:52Dingin
01:21:54Hilang
01:21:56Sudah
01:21:58Semua
01:22:00Indah
01:22:02Kisah
01:22:04Tuhan
01:22:08Tuhan
01:22:09Pertemukan
01:22:10Walau
01:22:11Hanya
01:22:12Mimpi
01:22:13Saja
01:22:14Kisah
01:22:16Hala
01:22:20Tuhan
01:22:24Tuhan
01:22:26Tuhan
01:22:28Tuhan
01:22:30Tuhan
01:22:32Tuhan
01:22:34Tuhan
01:22:36Tuhan
Comments