00:00Terlalu lelah bu, kadang-kadang hampir-hampir gak sanggup lah gitu.
00:08Tapi kita harus bangkit, harus kuat menghadapi coba ini.
00:18Bertahan hidup di tengah bencana.
00:21Ini yang ada di benak warga korban banjir bencana saat ini.
00:24Tiga pekan pasca banjir dan longsor, mereka masih harus berjuang sekuat tenaga demi mendapatkan bantuan.
00:35Seperti yang dialami oleh warga di Kabupaten Bener Meriah Aceh,
00:39yang harus berjalan melintasi bukit terjal dan lereng yang curam demi mendapatkan bantuan.
00:49Korban banjir di pedalaman hingga kini masih minim bantuan.
00:52Penyaluran bantuan pun menjadi perjuangan yang tak mudah bagi para relawan.
01:01Ini yang dialami oleh Rahmat Maulizar, relawan asal Aceh Barat,
01:06saat menyalurkan bantuan menuju desa Sikumur Aceh Tamiang.
01:12Ia harus menaiki perahu, melintasi jalan berlumpur,
01:15dan terjal demi bantuan bisa sampai ke korban banjir.
01:22Paket bantuan yang sudah kita pakaikan dalam plastik.
01:34Di sana ada kelambu dalamnya,
01:37ada pelengkapan bandi, dan snek roti dan minyak.
01:41Di tengah keputus asaan, warga Aceh Tamiang pun mengibarkan bendera putih
01:48sebagai simbol tanda menyerah dengan kondisi ini.
01:52Warga mengaku kondisi di Kabupaten ini masih lumpuh,
01:56tempat tinggal, mata pencaharian, hingga infrastruktur hancur.
02:01Saat ini seperti apa kondisinya, Pak?
02:07Ya, memperhatinkanlah, kalau begini ini kan.
02:11Cuma yang kami butuhkan tengah ini, sekarang ini air bersih,
02:16kemadapan lampu kan, sehingga tidak ada sinyal,
02:19mau komunikasi kemanapun.
02:22Nah, itulah keluhan kami.
02:24Lelah nggak sih, Pak, dengan kondisi seperti ini?
02:26Terlalu lelah, Bu.
02:28Kadang-kadang hampir-hampir nggak sanggup lah, gitu.
02:31Tapi kita harus bangkit, harus kuat menghadapi coba ini.
02:36Senator Dewan Perwakilan Daerah Asal Aceh, Sudirman Haji Uma pun
02:40menilai penanganan banjir di Aceh
02:42masih belum dilakukan secara menyeluruh.
02:49Memang belum maksimal ya.
02:52Belum maksimal penanganan bencana yang ada di Aceh,
02:55mengingat saat ini penanganan yang dilakukan oleh pemerintah itu
03:00tidak dalam hal yang secara komprehensif.
03:05Ya, tidak menyeluruh.
03:06Jadi, kita menginginkan penanganan bencana ini
03:10dilakukan oleh pemerintah secara holistik.
03:14Ada keterpaduan.
03:17Karena kebutuhan masyarakat Aceh hari ini
03:19bukan hanya kebutuhan makan, pangan.
03:22Tapi di luar daripada itu,
03:25masyarakat Aceh hari ini kan membutuhkan tempat tinggal.
03:29Kemudian, membutuhkan infrastruktur.
03:32Dan itu semua lumpuh hari ini.
03:35Jadi, pemerintah tidak hanya mengejar
03:38itu dalam bentuk bantuan-bantuan.
03:42Yang bantuan itu pun tidak bisa terrealisasi secara menyeluruh.
03:47Hampir tiga pekan bencana banjir dan longsor berlalu,
03:56akses jalur darat di sebagian Sumatera masih lumpuh.
04:00Beberapa alat berat telah dikerahkan
04:02untuk membuka jalan yang terisolasi.
04:05Warga berharap perbaikan jalan ini
04:07dapat segera rampung
04:09sehingga distribusi logistik dapat diterima oleh warga.
04:13Tim Liputan, Kompas TV
04:16Sementara itu, Saudara, Presiden Prabowo Subianto
04:29menegaskan pemerintah masih mampu
04:32mengatasi bencana Sumatera
04:33sehingga belum perlu bantuan dari negara lain.
04:37Prabowo bilang, sejumlah pimpinan dan kepala negara
04:40telah menghubunginya untuk menawarkan
04:42bantuan internasional.
04:44Namun, Prabowo menegaskan
04:46Indonesia memiliki kapasitas
04:48untuk mengatasi bencana secara mandiri.
04:51Hal ini, Saudara, disampaikan Presiden Prabowo
04:53saat membuka sidang Kabinet Paripurna
04:55bersama dengan Menteri Kabinet Merah Putih
04:58di Istana Negara.
04:59Semua yang hadir dan mengambil tindakan
05:07atas inisiatif sendiri.
05:12Sehingga
05:13saya ditelpon banyak pimpinan kepala negara
05:17ingin kirim bantuan,
05:18saya bilang terima kasih.
05:20Konsern Anda, kami mampu.
05:23Indonesia mampu mengatasi ini.
05:24ada yang teriak-teriak ingin
05:31ini dinyatakan bencana nasional.
05:34Kita sudah kerahkan,
05:37ini tiga provinsi dari 38 provinsi.
05:40Jadi, situasi terkendali.
Komentar