Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 3 bulan yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman membeberkan laporan terkait pencapaian kinerjanya saaat sidang kabinet paripurna bersama Presiden Prabowo, Senin (15/12/2025).

Dalam agenda tersebut, Amran menyatakan Kementerian Pertanian mendapatkan penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) atas kontribusinya terhadap dunia.

Capaian tersebut menjadi kebanggaannya lantaran pernghargaan tersebut didapat saat dirinya menjabat sebagai Mentan.

"Izin Bapak Presiden, baru saja Kementerian Pertanian mendapatkan penghargaan dari FAO. Karena Kementerian Pertanian berkontribusi pada dunia, di mana harga pangan pada saat kita impor, mencapai US$ 650 per ton, sekarang US$ 340 per ton, turun 42%. Karena Indonesia importir beras terbesar, tapi sekarang tidak impor, sehingga harga pangan dunia turun 42%. Terima kasih, Bapak Presiden," kata Amran dalam Sidang Kabinet, Senin (15/12/2025).

Baca Juga Prabowo Bicara Swasembada Energi: Papua Harus Ditanam Kelapa Sawit di https://www.kompas.tv/nasional/637843/prabowo-bicara-swasembada-energi-papua-harus-ditanam-kelapa-sawit



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/637848/prabowo-tepuk-tangan-mentan-amran-pamer-dapat-penghargaan-fao
Transkrip
00:00Terima kasih. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:04Bapak Presiden yang kami hormati, Bapak Wakil Presiden,
00:06yang kami hormati, para Meku, para Menteri,
00:10Kepala Badan dan Wakil Menteri,
00:12izin Bapak Presiden kami laporkan
00:14bantuan pangan ke daerah bencana.
00:19Kami sudah mengirimkan beras kurang lebih 44 ribu ton
00:23sampai dengan hari ini.
00:25Cadangan kami siapkan tiga kali lipat dari kebutuhan
00:28120 ribu ton di lapangan.
00:31Jadi pangan tidak ada masalah, Bapak Presiden.
00:34Tiga kali lipat dari kebutuhan.
00:36Kemudian ada dua bantuan,
00:38bantuan dari pemerintah,
00:41total kurang lebih 1 triliun,
00:43nilai beras dan minyak goreng ada 6 ribu ton.
00:46Kemudian bantuan dari teman-teman kementerian dan mitra,
00:50itu ada nilainya 75 miliar.
00:52Dua kapal kami sudah berangkatkan.
00:55Terima kasih, Bapak Lima.
00:56besok kami berangkatkan lagi satu kapal.
00:59Jadi totalnya tiga kapal kami berangkatkan.
01:03Kemudian kerusakan sawah di lapangan ada 70 ribu hektare.
01:10Insya Allah kami bisa tangani mulai bekerja di Januari.
01:14Berikutnya kami laporkan masalah pangan mulai ke halaman tiga.
01:24Ijin Bapak Presiden,
01:30kesejahteraan petani meningkat,
01:32nilai tukar petani 124,36 persen dari target 110 dari Menteri Keuangan.
01:39Ini tertinggi dalam sejarah.
01:43Total kenaikan untuk padi saja pendapatan petani 120 triliun.
01:47Kemudian ekspor pertanian kita sampai Agustus 42 dibanding tahun lalu.
01:54Kemudian perkiraan sampai Desember 33-35 persen kenaikan dibanding tahun lalu.
02:01Selanjutnya, halaman lima.
02:07Produksi kita, produksi beras dari target Bapak Presiden awalnya empat tahun,
02:13kemudian tiga tahun, terakhir satu tahun.
02:18Meningkat 4,17 juta ton.
02:21Ini dari BPS.
02:22Insya Allah, dua minggu kemudian kita bisa umumkan Indonesia suasana madapangan dan tercepat mencapai suasana madapangan di tanggal 1 Januari.
02:35Kemudian, stok kita Bapak Presiden.
02:39Ini stok kita mulai tahun 1969 sampai 2025.
02:46Stok kita tertinggi, insya Allah di akhir tahun, 3,7 juta ton.
02:51Dulu pernah 84 mencapai stok kita 3 juta ton.
02:58Di saat itu Indonesia mendapat penghargaan dari FAO.
03:01Dan penduduk saat itu hanya 161 juta.
03:05Sekarang 286 juta.
03:07Stok kita 3,7 juta sampai akhir tahun.
03:13Kemudian,
03:16pupuk halaman 10
03:20Pupuk
03:21Pupuk
03:22Ijin Bapak Presiden
03:23Ini sudah berjalan
03:25Pupuk kita
03:26Polumenya bertambah
03:28700 ribu ton
03:29Harganya turun 20%
03:31Hasil revitalisasi
03:33Alhamdulillah sekarang sudah
03:34Berjalan
03:35Sudah berjalan 2 bulan
03:37Ini
03:38Tidak menambah anggaran
03:40Membebani Menteri Keuangan
03:42Ini hanya
03:43Ini hanya merubah regulasi yang ada
03:45Perpres
03:46Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Menteri Pertanian
03:49Yang terakhir
03:51Ijin Bapak Presiden
03:53Ijin Bapak Presiden baru saja
03:54Kementerian Pertanian
03:55Kementerian Pertanian mendapatkan penghargaan
03:58Halaman 17 dari FAO
04:00Halaman 17
04:03Kementerian Pertanian
04:05Berkontribusi pada dunia
04:07Karena dimana harga pangan pada saat kita impor
04:11Harga pangan
04:12650 dolar per ton
04:14Sekarang 340
04:16Turun 42%
04:18Karena Indonesia
04:19Impor tir beras terbesar
04:21Tapi sekarang tidak impor
04:23Sehingga harga pangan dunia turun 42%
04:26Terima kasih Bapak Presiden
04:28Terima kasih
Komentar

Dianjurkan