00:00Dan saudara, selain dari Sumatera Barat, kami juga akan menyoroti bagaimana penanganan banjir di wilayah Aceh.
00:07Dan kita akan langsung tanyakan kepada Wakil Gubernur Aceh, Fadullah, yang sudah hadir melalui sambungan daring.
00:13Selamat siang, Pak Fadullah.
00:18Halo, siang.
00:21Ya, selamat siang. Assalamualaikum, Pak Fad.
00:22Untuk kondisi di Aceh saat ini, Pak. Bagaimana secara umum dan mana daerah yang masih terisolasi sampai hari ini?
00:31Ya, saat ini saya kemudian berada di Kabupaten Birun bersama Bupati Birun.
00:38Kami menuju ke tempatnya di jembatan Tepin Redup.
00:45Yang jembatan terhubung antara jalan banjir Medan sempat terputus sampai saat ini.
00:54Belum bisa terhubung antara Medan dikarenakan jembatan itu putus.
01:00Saya kira-kira 15 menit lagi sampai di lokasi.
01:03Kami ingin memastikan bahwa pekerjaan di sana, perkiraan yang disampaikan kepada kami,
01:13mudah-mudahan 2 atau 3 hari lagi sudah bisa dilintasi karena sudah lagi pemasangan beli.
01:20Kemudian, ada lagi yang jembatan terhubungnya antara Kabupaten Bener Meriah dengan Birun.
01:28Ada namanya jembatan Tepin Mane.
01:30Tepin Mane itu pun putus jembatan.
01:34Teman-teman dari PU lagi bekerja di lapangan,
01:37tapi kami lagi memastikan kapan bisa dilintasi.
01:41Karena ini arus air sungai sudah mulai menurun.
01:47Selain di Birun, Pak Padullah,
01:50di mana lagi daerah di Aceh yang masih terisolasi ataupun aksesnya terputus?
01:54Kalau masih terisolasi, terputus adalah Aceh Tengah dengan Bener Meriah.
02:00Sampai sekarang belum bisa dilintasi jalan darat.
02:04Semua itu lewat udara.
02:07Pengiriman barang lewat udara.
02:08Terus kita kirimkan lewat udara.
02:12Kemudian di Aceh Timur, di Aceh Utara,
02:14ada beberapa kejamatan juga yang terputus.
02:18Dan juga di Aceh Taming.
02:19Sampai saat ini masih terisolasi.
02:21di beberapa kejamatan, bukan kawupaten ya.
02:25Kalau antar kawupaten sudah terkoneksi.
02:28Ini di kampungan, di pedalaman.
02:34Masih ada di Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Timur, Aceh Utara,
02:38dan juga Aceh Tamiang.
02:40Kemudian Pak Padullah terkait dengan bantuan
02:43untuk warga yang terdampak ini seperti apa Pak?
02:46Sejauh ini sudah cukup atau masih ada yang kurang?
02:51Kalau mereka yang terisolasi,
02:55itu terus dikirimkan lewat udara.
02:57Setiap titik yang diberikan,
03:00titik koordinat diberikan,
03:01kawan-kawan dari TNI,
03:04terus dari BNPB,
03:05terus untuk mengantar bantuan
03:08baik lewat udara,
03:12maupun yang diantar langsung ke sana,
03:15yang bisa kita tembus.
03:16Tetapi khusus Aceh Tengah dan Aceh Bener Meriah,
03:22juga di Kabupaten Aceh Utara,
03:25di beberapa titik,
03:26dan di Aceh Tamiang,
03:27di beberapa titik,
03:28itu sama sekali memang belum bisa ditembus ke dalam.
03:32Di Aceh Timur, di pedalaman,
03:33itu tetap harus memakai lewat udara,
03:37armada udara maksudnya.
03:39Gitu Mas.
03:40Oke, kemudian kalau untuk di titik-titik pengungsian Pak,
03:43bantuan apa yang sekiranya masih dibutuhkan oleh warga?
03:48Saat ini semua masih dibutuhkan,
03:52malah yang saat ini di pengungsi-pengungsi
03:56yang dilaporkan kepada kami,
03:57mereka sudah mulai terkena penyakit,
04:00gatal, batuk, demam,
04:03sudah mulai.
04:06Kemudian untuk koordinasi antar kabupaten ini seperti apa Pak?
04:11Karena memang masih banyak lokasi yang belum tersentuh bantuan
04:15karena terisolasi.
04:16Bagaimana kemudian yang dilaporkan oleh para bupati
04:19maupun wali kota yang ada di Aceh?
04:23Saat ini dengan kabupaten,
04:26kita sudah terkomunikasi semua,
04:28terus kita meminta hari-hari
04:31di mana yang mereka belum tembus di dalam darah,
04:35kita akan fokus lewat udara.
04:38Gitu Mas.
04:38Oke. Kemudian Pak, untuk kondisi para pengungsi saat ini,
04:44untuk kesehatannya seperti apa?
04:45Kemudian layanan kesehatannya apakah sudah berjalan
04:48atau masih terbatas seperti itu?
04:52Kalau layanan kesehatan sudah berjalan di beberapa tempat,
04:55khususnya di pedalaman,
04:57ini masih sangat kurang.
04:58Tadi memang ada di Bandar Ceh,
05:01ada disiapkan dokter yang mau,
05:04apa namanya, membantu mereka ingin terbang juga
05:09ke Benar Meriah,
05:11ke Aceh Tengah untuk membantu para pengungsi di sana.
05:16Jadi memang kalau layanan kesehatan masih sangat terbatas.
05:19Tadi juga Bupati Benar Meriah
05:21menghubungi saya, Pak Tagor,
05:23untuk mengirim,
05:25apa namanya, oksigen.
05:27Oksigen sudah sangat menipis di sana.
05:29Tadi saya mau hubungi ke Bandar Ceh,
05:32sudah ada pengiriman dari Jakarta,
05:35tapi saat ini barang ada di Bandar Ceh
05:36akan segera dikirimkan ke Benar Meriah.
05:39Itu Mas.
05:40Oke, di Benar Meriah masih butuh
05:42stok oksigen yang menipis di sana.
05:44Kemudian bagaimana dengan pasokan listrik, Pak,
05:47untuk di Provinsi Aceh sendiri?
05:49Ada berapa persen yang kemudian masih
05:51padam listriknya?
05:52Ya, kalau listrik memang di beberapa tempat
05:58sudah mulai hidup,
06:00tapi itu pun hidup bergiliran.
06:02Yang jelas untuk listrik belum maksimal semuanya.
06:06Di beberapa tempat sudah mulai,
06:08tapi masih bergiliran.
06:09Saya dapat informasi dari PLN,
06:11besok Senin akan didorong satu listrik,
06:18mesinnya lewat Malahayati,
06:22akan mendarat di Malahayati
06:25kalau nggak salah saya
06:26dengan berapa KWH
06:28tadi disampaikan.
06:29Lumayan besar tentu tercover di Kota Bandar Ceh.
06:32Karena Kota Bandar Ceh sendiri
06:33listriknya masih bergiliran juga
06:36untuk hidupnya.
06:38Belum maksimal untuk listriknya.
06:41Ini masih bergantian gitu ya, Pak.
06:42Kemudian bagaimana dengan jenuh komunikasi?
06:44Mungkin, Pak,
06:45kalau mungkin di daerah Anda
06:46di Sekarang Berada ini di Biren
06:48sudah pulih.
06:49Lalu bagaimana dengan daerah lain, Pak?
06:51Apakah masih ada yang
06:52sampai sekarang masih terputus
06:53untuk akses komunikasinya?
06:55Masih, masih.
06:56Jadi akses komunikasi saat ini
06:58kita berkomunikasi.
06:59Mereka di kantor-kantor pemerintahan,
07:03di poskesmas,
07:04atau di daramil,
07:05atau di polsek.
07:07Mereka menghidupkan Starlink
07:08dengan menghidupkan Gingset
07:10untuk bisa berkomunikasi
07:12kepada kami di provinsi.
07:14Juga mereka bisa menghubungkan
07:16sanak keluarganya di luar Aceh.
07:18Jadi memang daerah-daerah
07:21yang terpencil,
07:24yang pedalaman,
07:25mereka menggunakan Starlink.
07:26Tadi juga dari
07:28Tangseh Gempang
07:30menghubungi kami,
07:31ada beberapa desa
07:33namanya Belang Pandak,
07:35mereka ingin dikirimkan Starlink
07:37supaya mereka bisa berkomunikasi
07:39ke luar tempat tinggal mereka.
07:41Begitu, Mas.
07:42Kemudian, Pak Fadullah terkait
07:45dengan infrastruktur.
07:47Ini kan ada sejumlah daerah
07:49yang kemudian bilang bahwa
07:50bahkan kantor pemerintahan mereka
07:52juga belum bisa dioperasikan
07:54sampai sekarang.
07:55Ada berapa kemudian tempat
07:57ataupun daerah kabupaten-kota
07:58yang masih lumpuh
07:59untuk aktivitas ASN, ya, Pak?
08:02Kalau Aceh-Taming
08:06itu lumpuh total, Mas.
08:09Aceh-Taming
08:09itu total lumpuh.
08:17Semuanya
08:18itu tidak bisa dijalankan
08:20kalau Aceh-Taming, ya.
08:22Halo?
08:23Ya, halo. Silahkan, Pak.
08:24Halo, Mas.
08:25Ya, data yang kami miliki
08:27perkantoran
08:28ada 205 unit
08:30perkantoran di Aceh.
08:32Kemudian,
08:33tempat ibadah
08:34ada 201 unit.
08:36Sekolah
08:37ada 243 unit.
08:39Kemudian,
08:40pondok pasantren
08:41saat ini dilaporkan
08:42ada 15 unit.
08:44Kemudian, rumah sakit,
08:45poskesmas
08:46245 unit.
08:49Jalan terputus
08:50ada 452 titik.
08:54Begitu juga
08:54dengan jembatan
08:55terputus
08:56ada 320 unit.
08:58Begitu, Mas.
09:00Oke, untuk
09:01beberapa
09:01infrastruktur
09:02termasuk ini jalan, Pak.
09:04Apakah sudah ada
09:05upaya pembersihan
09:06maupun perbaikan
09:07yang dilakukan?
09:10Ya, sudah.
09:11Sudah mulai
09:12yang jalan-jalan
09:14nasional,
09:15terus kita
09:16ingin
09:17apa,
09:17supaya aksesnya
09:18bisa ditembus dulu.
09:20Kita lakukan
09:20pembersihan
09:21seperti misalnya
09:22dari
09:23Abdiya,
09:24Bapak Rod
09:24ke
09:25Kailuus.
09:26Itu sudah bisa
09:26ditembus
09:27karena sudah
09:28dilakukan
09:28pembersihan
09:29yang longsor
09:30dan juga
09:31yang terputus
09:31sudah bisa dilalui
09:32di sana.
09:33Tetapi,
09:34untuk
09:34di beberapa titik
09:36seperti
09:36jalan
09:37Birun
09:38yang
09:38tersambung
09:39ke Aceh Tengah
09:40Benerberia,
09:41ini belum
09:42kecuali
09:43saat ini
09:44kita fokus
09:45adalah jalan
09:45KKA
09:46ke Benerberia
09:48itu tinggal
09:49info dari
09:50KDIS PU kami
09:51tinggal
09:5218 km lagi
09:53insya Allah
09:55bisa tembus
09:56ke Benerberia.
09:59Baik,
10:00terima kasih
10:01Pak Fadullah
10:02Wakil Gubernur Aceh
10:04sudah bergabung
10:05bersama kami
10:05di Breaking News
10:06nanti akan kami
10:07update kembali
10:08informasi terkini
10:09dari sana.
10:09Terima kasih
10:10Pak Fadullah.
Komentar