JAKARTA, KOMPAS.TV - Propam Polres Jakarta Selatan akan memeriksa personel kepolisian yang bertugas menjaga pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho.
Ayah tiri Alvaro, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, ditemukan meninggal dunia di dalam ruang konseling Polres Jakarta Selatan usai melakukan aksi bunuh diri.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, dua personel kepolisian yang berjaga saat itu juga akan diproses oleh Propam.
Polisi menyebut tersangka ditempatkan di ruang konseling karena keesokan harinya dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis pascapenetapan tersangka.
Sementara itu, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menerima dua kantong jenazah yang diduga milik Alvaro Kiano Nugroho.
Tim forensik RS Polri masih melakukan pengambilan data ante mortem untuk keperluan identifikasi.
Alvaro, yang hilang tanpa jejak sejak Maret 2025, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.
Polisi mengungkap bahwa pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro tak lain adalah ayah tirinya sendiri.
Motif pembunuhan diduga dipicu dendam dan kecemburuan terhadap ibu korban.
Alvaro diculik saat bermain di masjid dekat rumahnya bersama kakek dan neneknya.
Baca Juga Ayah Tiri Alvaro Akhiri Hidup di Ruang Konseling, Propam Periksa 2 Polisi Piket di https://www.kompas.tv/nasional/633448/ayah-tiri-alvaro-akhiri-hidup-di-ruang-konseling-propam-periksa-2-polisi-piket
#alvaro #ayahtiri #alvarotewas #anakhilang
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/633457/ayah-tiri-alvaro-ditemukan-tewas-propam-akan-periksa-petugas-polisi-yang-bertugas
Jadilah yang pertama berkomentar