Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Propam Polres Jakarta Selatan akan memeriksa personel kepolisian yang bertugas menjaga pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho.

Ayah tiri Alvaro, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, ditemukan meninggal dunia di dalam ruang konseling Polres Jakarta Selatan usai melakukan aksi bunuh diri.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, dua personel kepolisian yang berjaga saat itu juga akan diproses oleh Propam.

Polisi menyebut tersangka ditempatkan di ruang konseling karena keesokan harinya dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis pascapenetapan tersangka.

Sementara itu, Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, menerima dua kantong jenazah yang diduga milik Alvaro Kiano Nugroho.

Tim forensik RS Polri masih melakukan pengambilan data ante mortem untuk keperluan identifikasi.

Alvaro, yang hilang tanpa jejak sejak Maret 2025, akhirnya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Polisi mengungkap bahwa pelaku penculikan dan pembunuhan Alvaro tak lain adalah ayah tirinya sendiri.

Motif pembunuhan diduga dipicu dendam dan kecemburuan terhadap ibu korban.

Alvaro diculik saat bermain di masjid dekat rumahnya bersama kakek dan neneknya.

Baca Juga Ayah Tiri Alvaro Akhiri Hidup di Ruang Konseling, Propam Periksa 2 Polisi Piket di https://www.kompas.tv/nasional/633448/ayah-tiri-alvaro-akhiri-hidup-di-ruang-konseling-propam-periksa-2-polisi-piket

#alvaro #ayahtiri #alvarotewas #anakhilang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/633457/ayah-tiri-alvaro-ditemukan-tewas-propam-akan-periksa-petugas-polisi-yang-bertugas
Transkrip
00:00Kami beranjak keserotan lainnya, Saudara.
00:02Propam, Pores, Jakarta Selatan akan memeriksa personel kepolisian
00:06yang bertugas menjaga pelaku penculikan dan pembunuhan
00:08anak Alvaro Kiano Nugroho.
00:11Ayah Tiri Alvaro meninggal di dalam ruang konseling Pores, Jakarta Selatan
00:15setelah ditetapkan sebagai tersangka.
00:20Menyusul aksi bunuh diri yang dilakukan di ruang konseling
00:24Pores, Jakarta Selatan.
00:26Dua personel kepolisian yang bertugas menjaga Ayah Tiri Alvaro
00:30juga akan diproses di Propam.
00:33Polisi bilang tersangka penculikan dan pembunuhan yang merupakan Ayah Tiri Alvaro
00:37sedang dititipkan di ruangan itu
00:38karena esok harinya harus dilakukan pemeriksaan medis
00:41pasca penetapan tersangka.
00:47Kami luruskan kepada rekan-rekan media
00:49tersangka mengakhiri hidupnya di ruangan konseling.
00:56Kenapa di ruangan konseling?
00:59Karena status yang bersangkutan sudah tersangka
01:02besok pagi akan dilakukan pemeriksaan medis.
01:07Apakah tersangka ini memiliki penyakit bawaan
01:11ataupun penyakit menular
01:12sehingga belum bisa dijadikan satu dengan tahanan lainnya.
01:18Rumah Sakit Polri Keramat Jati, Jakarta Timur
01:23menerima dua kantong jenazah
01:25yang diduga milik Alvaro Kiano Nugroho.
01:29Tim forensik Rumah Sakit Polri
01:30masih melakukan pengambilan data anti-mortem
01:33untuk keperluan identifikasi.
01:34Alvaro hilang tanpa jejak
01:56sejak Maret 2025 lalu.
01:58Akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
02:00Polisi mengungkap pelaku penculikan
02:02dan pembunuhan Alvaro tidak lain adalah ayah tirinya sendiri.
02:05Motif pembunuhan dipicu dendam ke ibu korban
02:08karena terbakar rasa semburu.
02:11Alvaro diculik ketika bermain di masjid
02:14dekat tempat tinggalnya bersama kakek dan neneknya.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan