00:00Intro
00:00Penyidikan soal kematian Alvaro Kianunugroho menyita perhatian publik
00:11Warganet seolah ingin tahu bagaimana teka-teki kasus tersebut bisa terungkap oleh polisi
00:16Dari laporan yang diterima pihak kepolisian
00:21Dilakukan analisa awal dari olah TKP
00:27Meminta keterangan beberapa saksi dan persesuaian semua
00:32Sehingga penyidik juga melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait
00:40Baik itu yang dilakukan sampai dengan pelaksanaan penyelidikan di Sukabumi
00:46Termasuk kepada keluarga orang tua kandung Ananda AKN di wilayah Batam
00:55Termasuk selain dari pencarian itu
01:00Penyelidik juga menggali informasi kepada ayah kandung korban
01:07Ini yang berada di Lapas Sipinang
01:10Melakukan klarifikasi kepada beberapa saksi-saksi
01:15Dan melakukan pendaman informasi kepada ayah tiri korban
01:21Tidak berhenti disitu
01:24Penyelidik
01:26Bersama Polda Metro Jaya
01:29Selalu menyampaikan pada saat pelaksanaan
01:34Rilis di media sosial
01:37Tentang dugaan anak yang hilang
01:40Meninggalnya Alvaro Kiana Nugroh membuka selubung yang selama kurang lebih 8 bulan ini terkunci
01:46Ayah tiri Alvaro alias Alex Iskandar secara tidak langsung menjadi dalang dari pertunjukan wayangnya sendiri
01:54Menurut Tugimin kakek Alvaro
01:56Alvaro tersangka sempat ikut mencari-cari keberadaan Alvaro
02:00Bahkan ikut melapor ke polisi
02:02Kejadian bahwa ayah tiri nya yang menjadi tersangka
02:07Itu sebelum pada akhirnya ditetapkan sebagai tersangka
02:11Ini malah justru membantu keluarga melaporkan ke polisi atas kehilangannya Alvaro
02:15Betul seperti itu?
02:16Betul, betul
02:20Pada waktu itu memang tanggal 6 Maret itu
02:26Alvaro itu hilang
02:30Kita cari sampai kemana-mana enggak ketemu
02:35Akhirnya juga ikut mengantar saya malah
02:38Mengantar saya laporan ke polisi
02:42Untuk melaporkan anak hilang
02:46Namun waktu itu dari polisi
02:49Datang pertama itu
02:50Kita diarahkan karena belum 1x24 jam
02:54Belum bisa diterima untuk membuat laporan anak hilang
02:59Terus akhirnya hari kita pulang
03:02Oke, Pak Tugimin tidak ada kecurigaan waktu itu dari keluarga terhadap ayah tiri nya ini?
03:06Waktu itu kita tidak ada kecurigaan kepada ayah tiri nya atau mantu saya itu sebetulnya
03:18Karena saya pikir bahwa sebelum-sebelumnya itu kelakuan itu sangat baik gitu
03:26Sifatnya baik, sopan gitu
03:30Kepada keluarga maupun kepada tetangga kita
03:33Tapi akhirnya setelah kejadian ini kita juga baru tahu gitu
03:38Kalau dibalik kebaikannya itu ada hal-hal yang akan menyebabkan suatu musibah atau bencana bagi keluarga saya gitu
03:52Pihak kepolisian menjelaskan ada dendam dibalik aksi yang dilakukan oleh tersangka
03:57Dari pesan-pesan yang diperiksa polisi
04:00Ada percakapan yang mengarah pada tersangka menerah curiga pada ibu korban
04:04Oke untuk kami, untuk memperjelas bahwa hasil penyidikan kami berdasarkan alat bukti yang ada
04:09Dua alat bukti yang ada kita menyimpulkan dan sudah kita gelarkan sebagai tersangka
04:15Ada pun motifnya yaitu dari komunikasi yang ada
04:21Dan motif dendam pribadi dengan
04:25Jadi istri tersangka, istri tersangka ini
04:29Bekerja di luar negeri
04:32Nah akibat bekerja di luar negeri
04:34Dari hasil itu muncul adanya
04:38Dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya
04:42Nah disitu ada motif tersendiri terhadap si tersangka ini
04:47Untuk pembunuhan itu terhadap anak
04:51Karena ini ialah anak T dari tersangka
04:56Mengenai bagaimana korban ditemukan
04:59Polisi menjelaskan bahwa ada saksi dengan inisial G
05:02Yang memberikan keterangan bahwa G mendengar tersangka melakukan aksi ke J itu
05:07Selain itu ada pula sebuah plastik yang menurut pengakuan G tidak mengetahui isinya
05:12Dari informasi itulah polisi dapat mengungkap kasus hilangnya Alvaro
05:17Setelah ditemukan, jenazah Alvaro lantas dibawa ke air spol di keramah jati
05:21Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut
05:24Selain meninggalnya Alvaro, kabar soal tersangka juga tak kalah menyita perhatian publik
05:29Diketahui menurut keterangan pihak kepolisian bahwa tersangka meninggal dunia di ruang konseling dengan cara yang tak wajar
05:37Tersangka berada di ruang konseling guna dilakukan pemeriksaan lebih mendalam mengenai kondisi kesehatan dari tersangka
05:43Hal tersebut dijelaskan oleh dokter dari rumah sakit Polri Keramah Jati
05:47Mohon izin, kami sampaikan bahwa jenazah atas inisial AI ya
05:55Laki-laki berusia 49 tahun
05:57Itu kami terima di instansi forensik rumah sakit Polri Keramah Jati
06:01Pada hari Minggu 23 November 2025 sekitar pukul 11 siang
06:06Kemudian ada permintaan visum untuk dilakukan pemeriksaan luar dari Pores Metro Jakarta Selatan
06:12Pemeriksaan dilakukan pukul 1 lewat 25 menit
06:16Itu dilakukan oleh rekan saya, dokter Arfiani, spesialis forensik dan mediko-legal
06:20Dari hasil pemeriksaan beliau, itu dapatkan jenazah laki-laki berusia 49 tahun bergolongan darah O
06:27Kemudian ditemukan hanya luka lecekan yang melingkari leher
06:30Itu diduga sesuai dengan pola gambarannya, sesuai dengan kasus gantung
06:34Kemudian tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan lainnya pada permukaan tubuh lainnya
06:39Itu yang saya sampaikan
06:41Pihak keluarga menyampaikan menginginkan jenazah Alvaro bisa dibawa pulang ke rumah duka
06:46Polisi menegaskan setelah seluruh data cukup dan lengkap, maka jenazah Alvaro akan dibawa ke pihak keluarga
06:52Mengenai kabar tes DNA untuk kepastian jenazah Alvaro, ibu dari Alvaro yakni Arum telah melaksanakan tes DNA
06:59Apa aja tadi yang diambil sampelnya?
07:01Dari air liur aja
07:04Sama ada sedikit wawancara
07:11Ibu menduga gak sih ibu kalau kehilangan Alvaro berakhir seperti ini?
07:19Enggak senang sekali
07:21Belum bisa banyak jawab
07:27Banyak
07:31Terima kasih banyak ya
07:33Mengenai proses hukum dalam kasus kematian Alvaro, polisi bilang kasus tersebut sedang berjalan sesuai arahan
07:40Hasil dari titik pertama tadi seperti saya sampaikan terpukul ya pasti masih terpukul namanya kehilangan
07:46Jadi tadi dari psikolog dari Polda, dari Polis Metro Jakarta Selatan juga
07:52Ya mencoba memberikan beberapa treatment-treatment secara psikologi ya bagaimana untuk menstabilkan
07:59Psikolog atau psikis dari pihak keluarga supaya bisa stabil walaupun memang belum bisa sepenuhnya tapi bertahap
08:07Waktunya tidak bisa ditentukan karena kan psikis setiap orang ini kan berbeda-beda
08:13Jadi waktunya kita belum bisa tentukan
08:15Yang pasti kami dari pihak kepolisian terus mendampingi pihak keluarga
08:20Harapan dari pihak keluarga itu juga menjadi konser utama dari Polis Metro Jakarta Selatan
08:26Jadi secara penegakan hukumnya Polis Metro Jakarta Selatan itu melalui kasat reskrim dan jajaran itu tetap on the track sesuai dengan peraturan
08:37Yang berlaku karena ini juga memang atensi dari Bapak Kapolda juga dan juga dari pimpinan tertinggi Polri bahwa kasus ini harus sesuai dengan prosedurnya seperti apa
08:46Jadi tadi disampaikan pihak keluarga bahwa keluarga masih berharap proses hukum tetap berjalan
08:51Berjalan, ini tuh sejalan dengan apa yang sedang dilakukan oleh Satuan Reskrim Polis Metro Jakarta Selatan
08:56Terima kasih telah menonton!
Komentar