00:00Es krim, siapa yang tidak suka?
00:04Olahan satu ini digandrungi hampir semua kalangan, khususnya anak-anak dan remaja.
00:09Tapi bagaimana dengan es krim daun kelor?
00:12Jika biasanya daun kelor hanya diolah sebagai sayuran,
00:16di tangan dua orang santriwati Pompes Abdul Malik Fajar Karangploso, Kabupaten Malang,
00:20daun kelor diolah menjadi es krim.
00:23Kerungisa dan Rifka adalah dua santriwati yang berinovasi membuat es krim daun kelor.
00:27Ide awalnya didasari masih cukup tingginya angka stunting
00:31dan mayoritas teman santri yang kurang suka dengan sayur kelor.
00:35Cara membuatnya cukup sederhana.
00:37Daun kelor yang telah dicuci bersih dikeringkan lalu dihaluskan.
00:40Bahan lain seperti susu murni, telur dan gula jawa dicampur dan dimasak.
00:45Setelah itu bubuk daun kelor dicampur dan dicetak.
00:48Setelah itu dibekukan dan es krim daun kelor siap dinikmati.
00:52Saya sama Rifka itu habis pulang.
00:55Itu kita melihat ada ngetrend suplemen kesehatan kelor bubuk buat nambahin tinggi.
01:02Saya sama Rifka tertarik.
01:03Tapi kita waktu nyoba itu ya rasanya pahit banget.
01:06Jadi kita juga gak suka.
01:08Juga kadang kalau misalnya kita lagi makan sayur di asrama,
01:11itu gak sepenuhnya habis menulis di asrama.
01:14Jadi kita mikir kayak awalnya cuma ngawur aja.
01:19Eh kalau sayur sama es krim gitu enak gak sih?
01:22Kepala PONPES Abdul Malik Fajar menyambut baik dan mendukung penuh inovasi santri ini.
01:27PONPES berharap es krim daun kelor bisa diproduksi dan dipasarkan ke masyarakat.
01:31Untuk sementara ini kita masih dipakai untuk pemasaran yang di lingkungan pondok.
01:36Pertama yaitu untuk para santri yang kita pasarkan di kantin kita.
01:43Sementara itu dulu sampai terus kita di uji coba kan terus terus sampai menjadi yang terbaik.
01:50Nah kalau nanti sudah terbaik, terbaik bagus.
01:53Tentu kita pengen ekspansi lebih luas lagi untuk masyarakat umum.
01:58Meski awalnya hanya coba-coba,
02:00namun es krim daun kelor sangat digemari oleh para santri di PONPES.
02:04Mereka berharap produk mereka ini bisa mendapatkan perhatian dan bantuan perizinan
02:09agar es krim bisa dijual di pasaran.
02:11Terlibutan Kompos TV Malang, Jawa Timur
Komentar