Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 5 bulan yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV - Polda Metro Jaya memperlihatkan rekaman CCTV sebelum terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut), pada Selasa (11/11/2025).

Rekaman CCTV menjadi salah satu bahan petunjuk yang didalami Polri terkait ledakan di SMAN 72 Jakarta.

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto Gomgom Manorang Pasaribu, membeberkan detik-detik aktivitas siswa yang kini disebut sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH) sejak tiba di sekolah sampai meledakkan bom dari jarak jauh menggunakan remote.

Baca Juga [FULL] Polda Metro Beberkan Hasil Olah TKP hingga Rekaman CCTV Kasus Ledakan SMAN 72 Jakarta di https://www.kompas.tv/nasional/629881/full-polda-metro-beberkan-hasil-olah-tkp-hingga-rekaman-cctv-kasus-ledakan-sman-72-jakarta



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/629884/terungkap-rekaman-cctv-aksi-terduga-pelaku-sebelum-ledakan-di-sman-72-jakarta
Transkrip
00:00Digital Forensik terhadap temuan kami dari dua barang bukti DVR yang kami terima dari penyidik dalam hal ini Polres Metro Jakarta Utara.
00:12Yang pertama adalah dua DVR ini adalah DVR yang dipakai atau yang digunakan sebagai media untuk merekam seluruh CCTV yang berada di lokasi SMA 72 Jakarta Utara
00:26dimana tempat terjadinya kejadian pada hari Jumat tanggal 7 November.
00:32Yang pertama adalah CCTV dengan merek High Look itu berupa satu buah DVR dan di dalamnya itu terdapat satu buah hard disk merek Seagate kapasitas 2TB
00:43terdapat 16 channel yang tersimpan di dalam DVR tersebut.
00:48Kemudian yang kedua CCTV dengan merek High Vision ini terdapat satu buah hard disk merek Seagate kapasitas 4TB dan di dalamnya terdapat 32 channel kamera yang ada.
01:02Kemudian lanjut bahwa di dalam proses ini kami juga mengadakan proses yang dinamakan kalibrasi waktu atau penyesuaian waktu
01:13dimana untuk DVR dengan merek High Look itu menggunakan sistem waktu atau time system UTC ya
01:22jadi UTC itu time coordinated universal plus 08 yang tersimpan secara sistemnya
01:29tetapi secara real time device tersebut sebenarnya adalah mengikuti UTC plus 07
01:36dalam hal ini lebih daripada satu jam real timenya.
01:41Kemudian yang kedua DVR High Vision itu kami melakukan kalibrasi waktu
01:46sistem yang terdaftar atau yang tercatat di dalam DVR tersebut adalah UTC 07
01:52sementara real timenya adalah kurang daripada 5 menit
01:58jadi nanti kami akan jelaskan di dalam perkembangannya.
02:03Jadi yang pertama mungkin bisa dilihat tampilan gambar di depan di layar
02:09ini dimulai ketika anak yang berkonflik dengan hukum
02:14ini mohon maaf tidak untuk disalahgunakan secara gambar
02:18tetapi supaya rekan-rekan media paham dan mengerti apa yang terjadi sebenarnya pada saat itu
02:23pada waktu CCTV menunjukkan pukul 7.28
02:29sebenarnya waktu aktual atau real timenya adalah 06.28 lewat 4
02:33itu anak yang berkonflik dengan hukum atau dengan anak memasuki gerbang sekolah SMA 72 Jakarta
02:40menggunakan seragam sekolah dengan menggendong tas punggung warna merah
02:44dan menenteng tas warna biru pada tangan kirinya
02:47serta memakai sepatu hitam dan berjalan ke arah kiri kamera
02:51yang kemudian yang kedua melintas
02:54terkam dalam channel A02 di ruang seni
02:57itu waktu real timenya adalah 06.28
03:02itu ABH sendiri menuju koridor ruang kepala sekolah
03:07lanjut terkam dengan channel 11
03:10di depan ruang kepala sekolah
03:12ABH ini masih berpapasan dengan seorang wanita
03:16ini yang kami duga adalah guru dari sekolah tersebut
03:20masih bertegur sapa
03:22dan selanjutnya adalah
03:24ketika melewetasi lorong lantai 1 timur 2
03:28yang terekam dengan channel 30
03:30anak tersebut melintas mengenakan tas punggung warna merah
03:35pada tanpa alas kaki, celana luar
03:38jadi ini sudah menginjak waktu 11.43 real timenya
03:42berarti menjelang pelaksanaan kegiatan ibadah pada saat itu
03:46kemudian ditampak bagian dalam
03:50ada celana berwarna hitam yang tersembul
03:53atau terlihat dari luar lebih sedikit
03:56dan dia menuju ke arah tempat ibadah masjid
03:59dan ini juga menjadi titik awal
04:02ketika kita masuk di channel 06 di depan masjid
04:06jadi channel 06 di depan masjid itu hanya ada satu CCTV yang meng-cover
04:11itu anak memasuki masjid menggunakan seragam sekolah dengan membawa tas merah
04:16jadi membawa tas merah masuk ke dalam
04:18kemudian masih terlihat juga
04:22yang bersangkutan memantau situasi di dalam dan di luar
04:25jadi saat itu sedang berdiri saja di dekat tiang
04:29masih ter-cover oleh kamera yang ada
04:33lanjut pada waktu CCTV 12.44
04:37atau waktu real timenya 11.44
04:40masih di channel 30
04:45itu dilihat bahwa anak tersebut memasuki
04:48pintu masjid di bagian depan
04:51nah ini sudah tidak ter-cover lagi pada saat itu
04:54kemudian di waktu setelah kemudian
04:57jadi setelah kemudian
04:59di waktu CCTV yang ter-cover
05:02bahwa pukul 11.57
05:05atau waktu-atulnya 12.05
05:07itu anak sudah melepas baju seragamnya
05:11dan terlihat menuju ke arah lorong
05:14arah-arah masjid
05:17dengan memakai celana hitam
05:19kaos putih
05:21dan menggendong senjata mainan
05:23atau dummy
05:24jadi terlihat di CCTV
05:26kemudian
05:27arah tangannya
05:29mengarahkan ke arah masjid
05:31nah ini nanti temuannya mungkin akan dibahas oleh Pak Dirkrim Um
05:35karena tadi sebelumnya sudah dipastikan oleh
05:37dari tim Jibom
05:39bahwa menemukan ada peralatan pengendali
05:42atau remote
05:43kemudian pada waktu aktual 12.0551
05:47ter-cover dari channel 06 depan masjid
05:50bahwa terlihat cahaya warna merah keluar dari dalam masjid disertai ledakan
05:56dan mengeluarkan asap warna putih
05:59selanjutnya kembali di channel 30 lorong lantai 1 timur 2
06:06ABH setelah mengadakan kegiatan yang tadi itu berlari menjauhi masjid
06:11tampak pintu ruangan terbuka diduga akibat adanya ledakan
06:16dan selanjutnya kami langsung loncat terakhir bahwa pada pukul 12.00 lewat 2.058
06:23itu para siswa berlari berhamburan meninggalkan masjid ke arah kamera
06:29ter-cover dengan channel 30 lorong lantai 1 timur 2
06:33mungkin demikian CCTV
06:35hasil analisa digital forensik yang bisa kami sampaikan
06:38nanti seluruh kesimpulannya akan disampaikan oleh penyidik
06:42terima kasih
06:43kami akhiri
06:43wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
06:45terima kasih Bapak Adir Sieber
06:49tadi sudah dijelaskan bagaimana pengolahan hasil digital forensik
06:54secara gamblang
06:55kita juga mendengar Bapak Habib Dokes
06:58Bapak Habib Dokes
Komentar

Dianjurkan