00:00Intro
00:00Seorang balita yang bernama Bilkis menjadi korban penculikan di Makassar
00:12Selama satu minggu ia bagaikan bola pingpong yang dilempar kesana kemari
00:17Demi orang-orang yang punya niat keji
00:20Diduga Bilkis menjadi korban tindak pidana perdagangan orang atau TPPO
00:27Bahkan aksi ini diduga masuk dalam komplotan jaringan internasional
00:33Melansir dari kompas.id kabar soal Bilkis yang hilang datang dari kepolisian di Polrestabes Makassar
00:41Diketahui korban dijual di Jambi dan disembunyikan di sebuah pergemunan
00:46Sehingga membutuhkan waktu dan pendekatan persuasif untuk membawa pulang Bilkis
00:51Bilkis akhirnya ditemukan oleh tim gabungan di kawasan Tabir Selatan Merangin Jambi
00:56Pada Minggu 9 November 2025
00:59Di sebuah lokasi yang sepi dan gelap dengan kondisi ketakutan
01:03Untuk kejadian sendiri memang sudah sekitar satu minggu, enam hari yang lalu
01:09Dan anggota kami memantau pergerakan dari pelaku ini melalui saksi-saksi yang ada di lapangan
01:18Juga CCTV yang kami menggunakan
01:21Nah dari pengembangan para pelaku itu diketahui ada pelaku yang ternyata tinggal di tempat lain
01:29Sehingga kami juga mendatangi ke sana, ke Jawa Tengah
01:33Dan dari situ kami mendapatkan kebenaran bahwa korban sudah berada di Jambi
01:37Nah ketika berada di Jambi, kami berupaya juga ikut melakukan pelacakan
01:44Di mana korban ini diserahkan terakhir kepada orang yang melakukan transaksi untuk mendapatkan
01:54Sehingga dari situ kami berhasil menemukan anaknya di Jambi
02:01Di tengah pedalaman gitu di tengah hutang
02:02Setelah itu kami bernegosiasi untuk bisa mengambil kembali anaknya
02:07Dan bisa kembali lagi ke Maksasar pada hari ini
02:10Walaupun Bilkis telah ditemukan dan kembali pada keluarganya
02:15Pihak kepolisi yang menegaskan akan tetap melakukan penyelidikan
02:19Guna mengungkap jaringan-jaringan yang diduga masih beroperasi
02:23Adapun Bilkis bisa bertemu keluarganya di Maksasar pada Minggu 9 November 2025
02:29Sudah ditemukan tadi malam dan bisa kembali ke Maksasar pada hari ini
02:34Tadi sudah dicek kesehatannya
02:37Alhamdulillah tidak ada tanda-tanda penganiayaan
02:41Dan kondisinya juga baik
02:43Secara psikologis juga sudah dicek
02:45Dari Bukadis juga sudah ngecek semuanya
02:48Alhamdulillah dalam kondisi yang sangat baik
02:51Anaknya juga ceria
02:52Mudah-mudahan tidak mengalami trauma
02:55Ini melibatkan tindak pidana perdagangan orang Bang?
02:58Ya, biasanya kami akan dirilis tindak pidana apa
03:00Karena kan ini masih baru kita terima anaknya
03:03Jadi akan kami dalami
03:04Pelaku-pelakunya, jaringannya, tindak pidana
03:07Besok kita akan
03:08Berdasarkan rekaman yang ada
03:11Kejadian penculukan Bilkis berawal dari lokasi yang bernama Taman Pakwisayang
03:17Di Jalan Petarani, Maksasar pada Minggu 2 November 2025
03:23Dia bilang, Pak Pak saya mau main di sebelah
03:26Kan biasanya saya bawa Pak memang
03:28Cuma dia bilang, Pak Pak saya mau minum
03:31Minum lagi, masuk keluar lagi di taman
03:34Tapi saya selalu pantau dari depan
03:38Kan kita menyamping begini duduknya
03:40Jadi kita fokus dia
03:42Sebelum saya main
03:43Ceritanya jadi
03:44Pak Pak saya panggil Bilkis
03:47Pak Pak main pasir dia
03:50Bilkis
03:52Ya pas game ketiga
03:54Saya main
03:54Saya balik
03:56Bilkis
03:57Sudah tidak ada
03:57Orang-orang yang di sekitar taman
03:59Sudah tidak ada juga
04:00Sebagai informasi
04:03Taman Pak Pakwisayang
04:04Adalah tempat umum di Makasar
04:06Di Jalan Petarani
04:07Yang lazim digunakan untuk berolahraga
04:09Dan tempat bermain anak-anak
04:12Dari kasus penculikan Bilkis
04:14Polisi telah menetapkan
04:16Sejumlah empat tersangka
04:18Yakni seorang wanita dengan inisial
04:21SJ warga Makasar
04:23Seorang wanita dengan inisial
04:25NH warga Sukoharjo
04:27Seorang wanita dengan inisial
04:29MA warga Merangin
04:31Serta pria dengan inisial
04:33AS warga Merangin
04:35Diketahui tersangka yakni
04:37SJ mengaku pada polisi
04:39Ia bilang ia menarik imbalan uang
04:42Sebesar 3 juta rupiah
04:44Untuk melepaskan Bilkis
04:46Pengakuan itu diperkuat
04:49Dengan bukti dua kali transfer
04:50Yaitu yang pertama 500 ribu
04:53Dan yang kedua 2 juta 500 ribu rupiah
04:56Total uang tersebut mencapai 3 juta
05:00Untuk transaksi memberikan Bilkis
05:02Diketahui sebelumnya
05:04Pelaku SJ membawa korban ke kosnya
05:07Di Jalan Abu Bakar Lambogo
05:09Dan menawarkan korban
05:10Melalui media sosial di Facebook
05:13Selanjutnya muncul pelaku NH
05:16Yang kemudian membeli korban
05:19Dari tangan SJ dengan harga 3 juta
05:22NH datang dari Jakarta ke Makasar
05:25Untuk menjemput korban
05:27Selanjutnya NH bilang
05:29Menjual korban ke pelaku MA dan AS
05:31Dengan harga 15 juta di Jambi
05:34Pelaku AS dan MA
05:36Mengaku membeli korban dengan harga 30 juta
05:39Setelah itu
05:40Korban kembali dijual dengan harga 80 juta
05:43Pada salah satu warga di Jambi
05:45Ada pun keempat tersangka
05:47Dijerat dengan pasal tentang perlindungan anak
05:49Dan pasal tentang memberantasan
05:51Tindak pidana perdagangan orang
05:53Keempat tersangka terencang hukuman penjara maksimal
05:5615 tahun
05:58Tersangka adalah SJ perempuan
06:0930 tahun
06:11Pekerjaan PRT
06:14Kemudian tersangka kedua NH perempuan
06:1829 tahun
06:20Pekerjaan
06:23Pengurus rumah tangga
06:25Kemudian yang ketiga
06:28MA perempuan
06:3042 tahun
06:32Pekerjaan PRT
06:34Kemudian
06:36AS laki-laki
06:3836 tahun
06:40Hari Raman Honorer
06:43Kedamatan Bangko Maringin
06:45Provinsi Jambi
06:46Mengaku
06:48Telah tiga kali menjadi perantara adopsi ilegal
06:54Kemudian
06:56AS dan MA
06:57Mengaku membeli korban dari NH
07:00Sebesar 30 juta
07:03Dan menjual kembali kepada kelompok
07:06Salah status suku
07:08Di
07:09Jambi
07:11Seharga 80 juta
07:14Keduanya mengaku telah memperjual
07:16Keduanya mengambilkan 9 bayi
07:18Dan 1 anak
07:19Melalui TikTok dan BA
07:22Keduanya mengaku telah memperjual
07:26Keduanya mengaku telah menjual
07:43Keduanya mengaku telah menjual
07:46Bu, ini kan peserta sudah ditemukan, kondisi miliknya seperti apa Bu?
08:02Alhamdulillah, baik dari segi psikologis, baik dokter dari Polrestabes sudah memperiksa kemarin pada waktu tiba.
08:09Alhamdulillah, baik psikologis, dia sudah main ceria seperti biasa, aman, tanpa ini.
08:16Berarti kalau untuk trauma segala macam?
08:19Alhamdulillah, aman, katanya mungkin sudah diliwati Kasianto, dia sudah ceria, saya lihat, kembali bermain seperti biasa.
08:28Ada yang ingin disampaikan kepada pihak kompulsi?
08:31Ya, Alhamdulillah, terutama syukur kepada Allah SWT, kembali ke anak kami.
08:38Pada jajaran kepolisian juga, bapak-bapak yang baik dan ganteng-ganteng, sudah mendapatkan anak kami bilkis.
08:46Dengan sehat olafiat, tidak kurang satu apapun, terima kasih bapak-bapak polisi.
08:51Sehat selalu.
08:52Selamat menikmati.
08:53Selamat menikmati.
08:54Selamat menikmati.
Komentar