Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 menit yang lalu


JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menggelar halalbihalal di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Halalbihalal diikuti seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta. Pramono menegaskan akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan work from home (WFH) maupun work from everywhere (WFA).

"Jadi pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Apapun yang diputuskan akan kami jalankan. Tetapi karena belum diputuskan, kami belum mengambil sikap untuk itu," kata Pramono usai acara halalbihalal, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok: Kita Tidak Boleh Terlibat Perang di https://www.kompas.tv/nasional/658982/prabowo-tegaskan-indonesia-tetap-nonblok-kita-tidak-boleh-terlibat-perang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/658983/full-pramono-bicara-soal-wfa-asn-usai-lebaran-hingga-layanan-publik-berjalan-optimal
Transkrip
00:00Bisa kita mulai?
00:03Bismillahirrahmanirrahim.
00:04Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
00:08Atas nama pemerintah DKI Jakarta,
00:11Minal Aijin Walfaijin,
00:13mohon maaf lahir batin
00:14bagi semua publik,
00:17terutama juga rekan-rekan wartawan.
00:20Hari ini pemerintah DKI Jakarta
00:22mengadakan acara halal bihalal
00:25dalam rangka Idul Fitri 1447 Hijriah
00:28bersama dengan ASN di DKI Jakarta.
00:32Dari bok yang disiapkan,
00:342 ribu lebih habis,
00:35artinya 2 ribu lebih pasti orang hadir pada hari ini.
00:41Sesuai dengan apa yang menjadi arahan pemerintah pusat
00:44mengenai work from everywhere, work from home,
00:47pemerintah DKI Jakarta akan menjalankan
00:49sesuai dengan keuntuan yang diatur pada waktu itu,
00:52sehingga dengan demikian masih ada 2 hari lagi
00:54pelaksanaan itu dilakukan
00:56sesuai dengan surat edaran gubernur.
00:59Maka untuk para ASN DKI Jakarta
01:03yang belum incat secara langsung di ofis,
01:06mereka bisa memanfaatkan itu.
01:09Sudah sesekalian, dalam kesempatan ini
01:11kami juga ingin menyampaikan beberapa hal.
01:15Seperti yang kami sampaikan mengenai
01:18transportasi publik yang kemarin kami gratiskan
01:22tanggal 21-22 Maret,
01:26tercatat bahwa
01:27penggunanya cukup tinggi,
01:31MRT yang memanfaatkan 135.117 penumpang,
01:38atau naik 59 persen dari tahun sebelumnya.
01:43Jadi tahun lalu juga kita gratiskan,
01:45tetapi tahun ini penumpangnya lebih tinggi.
01:48LRT 9.987
01:51naik 6 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
01:56Selama periode Idul Fitri ini,
01:58jumlah kunjungan masyarakat ke tempat wisata
02:00juga mengalami kenaikan cukup signifikan.
02:02Kawasan Monas dari tanggal 22-24 Maret
02:08yang berkunjung 126.790.000 pengunjung.
02:14Kebun Binatang Ragunan 222.991 pengunjung.
02:23Ancol 155.000.
02:27Sehingga dengan demikian,
02:29kami melihat bahwa
02:30program mudik ke Jakarta
02:32mendapatkan sambutan yang cukup baik,
02:36luar biasa dari publik.
02:38Dalam rangka itu,
02:40maka dalam mudik ke Jakarta
02:42berlangsung sampai dengan tanggal 31 Maret
02:46melibatkan berbagai kolaborator
02:47seperti CityLink, KAI, hotel,
02:51destinasi wisata, pusat perbelanjaan,
02:55dan berbagai promo.
02:56Sampai dengan sebelum lebaran kemarin
02:58sudah rekornya sudah 21 triliun.
03:03Dan kami berharap mudah-mudahan sampai dengan 31 Maret nanti
03:09mudah-mudahan di atas 25 triliun.
03:11Mudah-mudahan.
03:13Dan program mudik ke Jakarta juga ternyata diikuti oleh berbagai provinsi.
03:18Di antaranya adalah
03:19dari Semarang,
03:23transaksinya 8 miliar,
03:25kemudian Surabaya 6,2 miliar,
03:27dan seterusnya.
03:28Banyak provinsi-provinsi yang akhirnya memanfaatkan itu.
03:32Pemerintah DKI Jakarta memastikan bahwa
03:35pelayanan publik,
03:36Alhamdulillah,
03:37semuanya berjalan dengan baik.
03:39selama mudik lebaran ini
03:41relatif tidak ada keluhan
03:42tentang pelayanan publik di lapangan.
03:46Demikian yang kami sampaikan.
03:48Kalau ada tambahan, Pak Wagub.
03:49Mungkin teman-teman kalau ada pertanyaan, silakan.
03:53Baru, kalau disini,
03:55nasional dan pemerintah,
03:56Pak, ini kan pengaruhkan sudah dimorasi
03:59menjadi salah satu yang mendatang kepada
04:00Bukasa di tiapak.
04:01Nah, kebetulan kan kemarin dari bisnis
04:03sudah sudah menindak
04:04adanya
04:05yang memiliki pekerjaan.
04:07Ternyata,
04:08tidak pun ada kenapa.
04:09Jadi, Pak Malam dan paginya itu
04:11balik-balik lagi.
04:12Nah, itu adalah jaman.
04:13Dan nanti setelah wadah-wadah,
04:17nanti pura airnya itu
04:18akan diusahkan kembali.
04:19Bukasa, kekankan.
04:28Bagi ASN DKI Jakarta,
04:30yang pertama,
04:31saya sudah meminta
04:32siapapun yang menggunakan
04:34kendaraan pribadi
04:36yang pelat merah,
04:37kami akan tidak tegas.
04:39Itu yang pertama dulu.
04:40Kemudian, yang kedua,
04:41selama WFA-nya sudah tidak berlangsung
04:45dan sudah jam normal,
04:47kemudian mereka
04:47belum masuk kantor,
04:49maka akan diberikan sanksi untuk itu.
04:52Tidak ada ruang untuk
04:55diberikan keringanan.
04:57Kemudian, untuk juru parkir
04:59dan juga peristiwa yang dimona,
05:00saya minta untuk tetap dilanjutkan,
05:02diambil tindakan tegas.
05:03Karena kami meminta
05:05agar Jakarta memberikan
05:06ketertiban untuk itu.
05:08Termasuk, saya juga secara pribadi
05:10menelpon langsung kepada
05:11wali kota Jakarta Pusat
05:13untuk yang di belakang
05:15Grand Indonesia
05:15yang sudah dibersihkan
05:17harus terus dilanjutkan.
05:19Tidak setengah hati lagi.
05:35Jadi, bagi siapapun warga negara Indonesia
05:38yang mau datang ke Jakarta,
05:39Jakarta terbuka.
05:40Tetapi Jakarta tentunya
05:42juga mensyaratkan orang
05:43untuk bekerja itu
05:44harus dengan
05:47kapasitas, kapabilitas,
05:48apa yang menjadi kebutuhan.
05:50Dan Jakarta sekarang ini
05:52dalam hal yang seperti itu
05:53pasti akan kami memberikan
05:54ruang untuk
05:56ditertibkan.
05:57Tidak bisa orang kemudian datang
05:59tanpa mempunyai kemampuan apapun
06:01dan menjadi beban.
06:02Tetapi sekali lagi,
06:04Jakarta tidak akan melakukan
06:05operasi justisia.
06:06Jadi Jakarta terbuka
06:07bagi siapa saja.
06:08Tetapi kami meminta
06:10bagi siapapun yang datang ke Jakarta
06:11mari
06:12membuka ruang
06:13untuk bekerja keras di Jakarta.
06:15Kami akan dengan senang hati.
06:19seperti yang diatur oleh
06:20pemerintah pusat
06:20dan sekda yang nanti
06:21akan mengatur.
06:23Satu lagi.
06:35Jadi pemerintah DKI Jakarta
06:37akan mengikuti
06:39apa yang menjadi
06:40keputusan pemerintah pusat.
06:41Apapun yang diputuskan itu
06:43akan kami jalankan.
06:44Tetapi karena belum diputuskan
06:45kami belum mengambil sikap
06:46untuk itu.
06:46Terima kasih.
06:47Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar

Dianjurkan